Archive for the ‘Testimoni’ Category

Quantum Mangga, Harmoni dengan Alam

Apakah Energi Quantum hanya untuk manusia?
Tidak. Energi Quantum juga dapat dimanfaatkan untuk kesuburan tanaman dan kesehatan binatang . Apabila Anda ingin membuktikan bahwa tanaman hias semisal Anturium dan sejenisnya tumbuh subur maka sering-seringlah me-nyalurkan energi ke tanaman ini. Energi Quantum dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan tanaman menjadi lebih sehat baik di rumah maupun di kebun. Di samping itu juga apabila Anda mempunyai binatang kesayangan misalnya anjing, ikan, burung dan peliharaan lain yang sedang sakit jangan segan untuk menyalurkan Energi Quantum ke binatang ini. Insya Allah binatang Anda akan sehat kembali.

Letakkan tangan anda pada daun-daun atau tangkai-tangkai sebuah tanaman rumah yang besar. Untuk tanaman yang lebih kecil tangkupkan tangan anda pada pot-nya. Cara lain untuk memberikan energi pada tanaman adalah memberikannya pada air yang akan anda gunakan untuk menyiram tanaman tersebut dan dengan cara yang sama anda akan memberikan energi pada pupuk, kompos atau makanan khusus tanaman. Dewasa ini ada anggapan tanaman memberi respon kepada sentuhan dan suara manusia, jadi tingkatkanlah kekuatan perawatan anda dengan mengajak tanaman anda untuk bercakap-cakap juga.

Seperti di dalam hal menggunakan Energi Quantum untuk meningkatkan kesehatan tanaman rumah anda, demikian pula anda dapat membantu kebun anda melalui cara yang sama, yakni memenuhinya dengan Energi Quantum. Sebelum anda menanam ubi-ubian atau benih tanaman, genggamlah bibit tersebut selama 10 menit untuk memperkuat dan memberkahi bibit tadi. Gambarlah simbol Graviton Qi ditanah setelah menanamnya dengan hati-hati. Setelah melakukan pemangkasan, genggamlah cabang yang dipotong dengan tangan anda selama beberapa saat.

Di area-area tertentu di dalam kebun anda dimana anda menghabiskan waktu untuk bersantai, gantungkanlah sebuah antena Tachyon berukuran kecil guna memperoleh efek menyejukkan atau penambahan energi untuk kebun anda. Sambil anda berjalan-jalan dikebun, berikan tanaman anda sapuan energi dari ujung jari anda ketika melewatinya. Dan ketika sedang duduk menikmati kebun, pancarkanlah energi positif ke kebun anda.

Berikut ini adalah cerita salah satu siswa NAQS DNA :

Saya masih ingat ketika itu awal bulan Ramadhan. Iseng2 habis buka puasa dan sholat Maghrib saya ke halaman depan berdiri didekat pohon mangga satu2nya lalu konsentrasi dan “komat-kamit” sebentar ala Ki Joko Bodo sambil mengarahkan telapak tangan ke batang pohon mangga. Antara percaya dan tidak setelah satu bulan berbuah 3x lebih banyak dari panen2 sebelumnya sampai2 tetangga2 heran. Terima kasih Lau Tse Edi S.

by : AGUS TRI RAHARDJO

JADWAL WORKSHOP, SILAHKAN KLIK DI SINI..

Penghasilan Naik 7 Kali Lipat dalam 2 bulan

TESTIMONI & PENJELASAN LENGKAP TIPS MUDAH MENGAKSES KEAJAIBAN ALAM BAWAH SADAR

TESTIMONI :
Dari siswa NAQS DNA yang berasal dari Malaysia dengan No. ID : 734, Alumni Workshop di surabaya, tgl. 9 & 10 Juni 2012. Testimoni ini disampaikan tgl. 21 Agustus 2012 via Chatting Room di FB :
Terima kasih ya pak Edi …. Saya telah capai apa yg saya programkan masa di pelatihan sama pak edi di surabaya. Pendapatn saya sekarang sudah capai RM 20,000.00 dan keatas… Seperti yg telah ditetapkan masa pelatihan…Dulu pendapatan saya cuma RM 3,000.00 sebulan..Semuanya kerana izin dan saya berserah sepenuh kepada nya… Hasilnya memang lumayan… Tak terjangkau oleh akal fikiran… Dari RM 3,000 ke RM 20,000. Alhamdulillah.

Ya Allah bantulah aku untuk dapat mengingat-Mu, bersyukur atas nikmat-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan baik.”

INFO NEXT EVENT :
|www.keajaibanhati.com|

TIPS MUDAH MENGAKSES KEAJAIBAN ALAM BAWAH SADAR
DALAM SEGALA GELOMBANG OTAK.

MengINGAT dan menSYUKURi nikmat, adalah sebuah cara ampuh untuk melipatgandakan Nikmat dan karuniaNya…. Ini adalah sebuah tekhnik yang SANGAT AMPUH. Boleh dibuktikan…

Bahkan Allah swt memberikan contoh :
“(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai ‘Isa putra Maryam, ingatlah ni’mat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus…….. “(Q. S. [5] : 110)

Jika kalian bersyukur, pasti Aku (Allah) akan tambah (kenikmatan) untuk kalian….”(QS. Ibrahim: 7)

Kata kuncinya adalah INGAT & SYUKUR

PENJELASAN TEKHNIS :
Silahkan anda ambil posisi yg paling nyaman untuk diri anda, boleh duduk atau berdiri, anda boleh memejamkan mata atau anda juga boleh tidak harus memejamkan mata. Apapun pilihan anda, pastikan itulah yg paling nyaman untuk diri anda….

Langkah 1 : INGAT,
Ingatlah sebuah moment kebahagiaan dalam hidup anda, apapun momentnya itu terserah anda. Karena hanya anda yg tahu sebuah moment yg mempunyai arti besar buat hidup anda. Kalau sudah, sekarang RASAKAN emosi dan rasa yg hadir saat anda mengingat moment tersebut, kemudian lipat gandakan Emosi & Rasa itu 5 kali lipat dengan membayangkan moment itu menjadi semakin nyata di fikiran anda. dan buatlah moment itu semakin indah dengan mendramatisir adegannya atau menambahkan sesuatu sesuai harapan anda. Cth. seumpama moment bahagia itu adalah menerima arisan sebesar Rp. 100.000,- maka tambahkan adegannya dg membayangkan setelah dapet uang, lalu si ketua arisan ngasih anda hadiah Rice Cooker umpamanya. atau anda boleh menambah atau merancang adegan tambahan sesuaka anda. Apapun itu, jadikan Rasa Bahagia anda meningkat 5 hingga 10 kali lipat.

Langkah 2 : TANDA SYUKUR
Setelah Rasa bahagia anda memuncak memenuhi dada anda. Silahkan anda TANDAi moment bahagia itu dengan menyentuh dada anda, atau cukup dengan mengucap Rasa syukur “ALHAMDULILLAH” umpamanya. Kemudian sambil melakukan hal itu, ucapkan afirmasi ini,”Mulai saat sekarang dan seterusnya. Setiap saya menyentuh/mengucapkan…….(isi titik-titik Sesuai dengan tanda yang anda gunakan, cth. menyentuh dada atau mengucap ALHAMDULILLAH). Maka seketika itu juga diri saya akan dipenuhi oleh Rasa Bahagia dan Rasa Syukur Yang Luar Biasa seperti saat ini.” ucapkan afirmasi ini 3 s/d 5 kali. 

Langkah 3 : Silahkan menghitung dari angka 1 s/d 20
Langkah 4 : Visualisasi Cita-cita.
Silahkan anda membayangkan sebuah Goal, cita-cita, atau suatu harapan yang ingin anda Wujudkan di masa depan. Visualkan secara cukup jelas, dan detail. perjelas Gambarnya, warnanya, Rasa dari suasana yang ada, aroma yang tercium, suara yang terdengar. Serta rasakan diri anda hadir dalam visualisasi anda tersebut. Setelah cukup nyata visualisasi anda tersebut. Silahkan lakukan TANDA SYUKUR anda. Jadi, saat ini anda sambil memvisualkan cita-cita atau goal anda tercapai. Anda juga merasakan Rasa Bahagia yang luar biasa di dalam diri anda. Bila anda rasa sudah cukup, silahkan akhiri sesi ini dengan mengucap syukur sekali lagi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan biarkan dengan ikhlas, visualisasi anda dengan perlahan memudar dari Layar Mental anda. Terpancar ke Alam Semesta. Mengaktifkan Hukum The Law Of Attraction di alam semesta juga mengaktifkan Servo Mechanism yang ada di dalam Pikiran Bawah Sadar anda.

Langkah 5 : Ulangi tekhnik di atas, minimal satu minggu satu kali. Dan untuk di awal Project, lakukan tiap pagi atau malam selama 7 hari berturut-turut.

Saya Edi Sugianto, CHt CI MNLP mengucapkan : SELAMAT BERLATIH & SALAM SUKSES.
Untuk Pelatihan langsung di bawah bimbingan saya, silahkan baca infonya di sini…

Berkah Ilmu, Infak 2,5jt kembali 75jt (tidak sampai 30 hari, investasi kembali berlipat ganda)

INFAK (Investasi Pelatihan) Rp. 2.500.000,- dibalas Allah swt Rp. 75.000.000,-
“Perumpamaan orang yang menginfakan hartanya di jalan ALLOH, adalah seumpama biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai berisi seratus biji. Dan ALLOH melipatgandakan (balasan) bagi siapa yang dikehendakiNYA, dan ALLOH Maha Luas karuniaNYA lagi Maha Terpuji.” (QS2:261)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Barusan dapat FB inbox message dari alumni pelatihan di Jakarta Kemarin. Identitas Alumni minta di rahasiakan, tetapi sebagai petunjuk untuk sesama alumni NAQS DNA. Beliau ini adalah peserta yg berasal dari California Amerika, dan ikut workshop pd tanggal 24 juni kemarin di atlantic hotel jkt. :

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Ada yang ingin saya share…stlh training kemarin itu..hidup saya jadi terasa lain,sering sekali kemudahan2 saya dapatkan bahkan yang terkadang luar biasa. Yang terakhir tiba-tiba saya yang memang sedang butuh uang tiba-tiba dapat uang sebesar 75 juta..hasil penjualan kayu di kampung ,yang sebenarnya saya sendiri tdk pernah tahu bahwa di kebun saya tsb ada kayu akasia-nya. Masya Allah.Alhamdulillah.

Melalui surat ini saya hanya ingin,mengucapkan terima ksh banyak utk segala ilmu dan bimbingannya..sangat berguna sekali utk saya (meski saya belum bisa menyembuhkan orang lain..krn belum berlatih kali ya..). Saya sangat bersyukur kepada Allah..telah diberikan izinNya bisa mengikuti training yang diberikan pak Edi Sugianto. Salam Sukses selalu pak Edi. Sekali lagi terima ksh banyak.

Wassalam,
Ibu RH

Nb.
Segalanya jadi mungkin bila tahu ilmuNya.
Segalanya jadi makin terang, bila anda ikhlas dan percaya….
SALAM HAQQUL YAKIN…..

FOOTNOTE :

Keutamaan menuntut Ilmu :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Barangsiapa meniti satu jalan untuk mencari ilmu, niscaya –dengan hal itu- Allah jalankan dia di atas jalan di antara jalan-jalan sorga. Dan sesungguhnya para malaikat membentangkan sayap-sayap mereka karena ridha terhadap thalibul ilmi (pencari ilmu agama). Dan sesungguhnya seorang ‘alim itu dimintakan ampun oleh siapa saja yang ada di langit dan di bumi, dan oleh ikan-ikan di dalam air. Dan sesungguhnya keutamaan seorang ‘alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama daripada seluruh bintang-bintang. Dan sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. Para Nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu. Baramngsiapa yang mengambilnya maka dia telah mengambil bagian yang banyak. [HR. Abu Dawud no:3641, dan ini lafazhnya; Tirmidzi no:3641; Ibnu Majah no: 223; Ahmad 4/196; Darimi no: 1/98. Dihasankan Syeikh Salim Al-Hilali di dalam Bahjatun Nazhirin 2/470, hadits no: 1388]

Dari Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama bersabda, ‘Sesungguhnya diantara manusai ada yang menjadi kunci-kunci pembuka kebaikan dan penutup keburukan. Dan diantara manusia ada pula yang menjadi kunci-kunci pembuka keburukan dan penutup kebaikan. Maka beruntunglah orang yang Allah jadikan kunci-kunci kebaikan di tangannya dan celakalah bagi orang-orang yang Allah jadikan kunci-kunci keburukan di tangannya”.[Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (237) dan dihasankan oleh Al-Albany di Shohih Sunan Ibnu Majah (194).]

ALLAH SWT BERFIRMAN DI DALAM AL QURAN :

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (Q.S. Al-Mujadalah: 11)

Dan berinfaqlah di jalan ALLOH, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan. Dan berbuat baiklah, sungguh ALLOH menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS2:195)

NEXT EVENT, KLIK DI SINI…

Sakit & Nyeri Amblas

Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh…!

Waktu jam istirahat kerja badan saya terasa lelah , kecapean barangkali…..!
Tiba2 ada teman saya menawarka untuk dipijat dibagian jari2 kaki saya, kata dia untuk melancarkan peredaran darahnya bahkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

“Oke ….silahkan kalau mau”. kata saya.
Tapi baru salah satu jari kaki saya di pijat, kaki saya tarik karena sakitnya bukan main , Pedih, panas, sakit sekali rasanya. Akhirnya pemijatannya dihentikan .

Tapi saya penasaran…..kenapa sakit sekali , kenapa saya nggak kuat…..?
Akhirnya saya mencoba dipijat jari2 kaki saya sambil melakukan tehnik “tapping”.
Dengan set up : “ya Allah meskipun kaki saya terasa sakit waktu di pijat saya ikhlas..saya pasrah padaMu “.

Sambil dipijat, terus saya melakukan “tapping” sambil mengucapkan kata2 set-up tadi.
Akhirnya betul2 tidak terasa sakit walaupun teman saya itu mengeluarkan tenaganya sampai full.Saya bilang keteman saya “pijjat yang kuat” Dan akhirnya dia yang menyerah kecape-an setelah jari2 kaki saya dipijat semua. Padahal dalam keadan biasa tanpa tapping, itu sakitnya luar biasa.

Setelah selesai pemijatan tadi…badan saya betul2 terasa ringan bahkan berjalan pun terasa melayang……
Alhamdullillah……! Semoga bermanfaat….!

Testimoni Dari saudara Mulyadi Supriyadi di Group NAQS FACEBOOK Hari Selasa, 27 Desember 2011.
Pak Mulyadi Supriyadi adalah siswa NAQS DNA yang berasal dari CIKAMPEK, KARAWANG, JAWA BARAT. Beliau merupakan Peserta Latihan Bersama pada hari minggu, 27 Nov. 2011

Terbebas Dari Mental Block

Sering manusia tidak sadar menempatkan dirinya sendiri pada kotak sempit pemikirannya sendiri.

Sahabat NAQS DNA dimanapun berada, berikut ini adalah sebuah cuplikan dialog saya dengan seorang siswa di Facebook malam ini, Hari Sabtu, 20 Agustus 2011. Pukul 24.00 WIB :

Imam Wahyudi (Siswa NAQS) :
assalamualaikum…karena td lampu mati jd saya sholat isyak dirumah , hbs sholat saya bermeditasi .., sampai ketiduran…, nah pada saat tidur saya bermimpi banyak … singkat cerita dalam mimpi saya ditanya teman saya” sapa tuhan mu?? dengan merasa gugup saya merasa ditodong dengan dgn pertanyaan itu? sehingga saya kesulitan untuk menjawab…, lalu jawaban saya :Susilo bambang yudhoyono…, kemudian sambil masih dalam keadaan bingung seseorang membetulkan jawaban saya bahwa tuhan kita adalaha ALLOH… akhirnya saya merasa takut trus terbangun… (padahal dalam meditasi td yang saya ingat hanya Alloh.., sampai tertidur…..
>>
saya jd takut dengan mimpi td…
..
apa ada yang salah dengan meditasi saya pak edi??
matur suwun.
Jawab saya (Edi Sugianto CHt) :
Wa’alaikum salam. ya..itu peringatan buat kamu, untuk dijadikan bahan renungan dalam tafakurmu. dan alhamdulillah Allah telah mengoreksi program-program yg telah tertanam di alam bawah sadar kamu. dan dikembalikan ke fitrahnya…….
Itulah SISTEM KOREKSI OTOMATIS DARI ALLAH SWT………….. (Mengenai sebuah contoh tentang sistem otomatis sukses ini, silahkan pembaca baca di artikel saya yang berjudul : Psycho Cybernetics [Auto Success Mechanism] ) Silahkan di klik judul artikel tersebut. trims

Imam Wahyudi (Siswa NAQS) :
sebenarnya apa yang salah dari tafakkur saya…,karena kejadianya itu barusan saja..,

Edi Sugianto CHt :
Yang salah bukan tafakur kamu, tetapi kamu tidak sadar bahwa selama ini telah tertanam di alam bawah sadar kamu bahwa yang memberi kamu makan, penghidupan, dll adalah pemerintah. yang dalam hal ini disimbolkan dengan pak susilo. Program itu yg tertanam di otak bawah sadar kamu…………..

Imam Wahyudhi :
oh enggeh Pak Eddy…, karena memang selama ini saya dalam rangka ingin atau berusaha >> menuju kursi PNS bersama teman teman…
dan saya kalu ada kebijakan dr pemerintah yang menghambat hal tersebut saya mulai gusar…

kemudian pekerjaan saya ini juga (salah satu wujud kebijakan dari SBY) yang meskipun sampai saat ini belum ada kejelasan perihal itu sehingga saya juga memikirkanya (takut kalo udah selesai=pengangguran)…
..
nah dalam bertafakur /meditasi … saya juga pernah menemukan jawabanya bahwa manusia itu kaya susah seneng dsbgainya…, itu bukan tujuan kita untuk beriman..bertakwa..maupun beribadah… yang menjadi tujuan kita hanyalah untuk mendapat ridhoNya…,terlepas Allh SWT memberi kita hidup kaya atau miskin…, seneng apa susah…

tp dalam tafakur saya itu tetep bersikukuh untuk berdoa meminta itu semua… karena saya juga berfikir itu bagian dari usaha dan berdoa…

kemudian … bagaimana itu kita menyebutnya koreksi dari Allah SWT , Bukankah mimpi itu bisa saja bagian dari bentuk khayalan saja….,kemudian .,kalo itu memang bagian dr koreksi..bukankah kita diperbolehkan berdoa atau berusaha…? .. (masih dalam kebingungan )…ngapunten Pak eddy

Edi Sugianto CHt :
Mimpi itu juga bisa menjadi bagian dari ilham atau petunjuk/isyaroh dari Allah swt.
berdoa dan berusaha itu boleh, hanya saja mungkin kamu ada sedikit salah dalam menentukan siapa yang memberi kamu rizki….

Dan mimpi kamu itu Insya Allah merupakan ilham dari Allah swt untuk kamu. Apabila hati bersinar dan gemilang, Allah mengilhamkan kepada hati itu berbagai ilmu dan petunjuk. Diantaranya adalah firasat mukmin. Sehubungan hal tersebut menurut Imam Thirmidzi , nabi bersabda , “Takutlah kamu dengan firasat mukmin karena sesungguhnya dia melihat dengan nur Allah.

Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu berTAKWA kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan (pembeda) dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS Al-Anfal : 29)

“..menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu.” ► bisa berarti menghapus pola fikir atau program pikiran yang salah tetapi tidak kamu sadari……….

Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa membaca Surat Al Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya ( HR. At Tabrani )

Pelajaran dari surat Al Ikhlas ini adalah mengenai ketauhidan. Bahwa hanya Allah sajalah tempat kita untuk menggantungkan harapan.

Pada surat tersebut, terdapat teks, “Allah tempat bergantung.” Ya, memang hanya Dia-lah Zat yang pantas dan Maha Mampu untuk menjadi tempat bergantung semua yang kita perlukan. Kalau kita menggantungkan harapan kepada orang lain, baik itu orangtua, pasangan hidup, kekasih, dokter, sopir, teman, sahabat, guru, kiai, ajengan, atau apa dan siapa saja, sungguh sebaiknya kita bersiap-siap untuk kecewa, karena orang, barang, atau bahkan institusi itu bukan tempat yang pantas untuk menjadi tempat bergantung sehingga amat sangat berpotensi untuk kecewa dan mengecewakan.

Inilah hikmah sebenarnya dari Surat Al Ikhlas tersebut. Oleh karena itu, inilah saatnya untuk berlatih secara pelan-pelan tapi pasti agar hati kita tidak lagi bergantung kepada apa pun atau siapa pun, bahkan pada saat di mana pun dan kapan pun. Hanya Allah swt sajalah tempat kita bergantung dan berlindung dari segala permasalahan dunia. “Hasbunallah wa ni’mal wakil.” (Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.)

Nah, yang tertanam di dalam hati kamu itu mungkin program yang bertentangan dengan nilai-nilai ketauhidan…. makanya trus di ingatkan oleh Allah swt melalui mimpi kamu tadi……….

Imam Wahyudhi : enggeh pak eddy matur suwun kanti sanget…

Sahabat, Dalam setiap babak kehidupan, manusia selalu mengalami satu atau lebih peristiwa yang menggoncangkan dan mengubah kehidupannya. Kebutuhan hidup yang begitu besar yang tidak seimbang dengan pendapatan, kehilangan pekerjaan, konflik rumah tangga, perceraian, kematian pasangan hidup atau salah satu keluarga yang dicintai, sakit parah berkepanjangan, kecelakaan yang menyebabkan cacat seumur hidup dan berbagai krisis kehidupan lainnya, semua itu bisa membuat depresi bahkan mengguncang keimanan kita.

Jelas kita merasa tidak bahagia, padahal bahagia adalah fitrah manusia. Jika kemudian manusia merasa tidak bahagia, itu karena manusia sudah keluar dari fitrahnya. Fitrah manusia yang sempurna sering dikacaukan oleh pesan-pesan ketidakmampuan yang datang dari lingkungannya. Dan juga dari pola fikir serta pola tindakan yang dilakukan oleh dirinya sendiri yang kesemuanya itu tertanam di alam bawah sadar menjadi sebuah program yang mengendalikan dan mengarahkan perjalanan hidupnya sehingga dia bernasib seperti apa yang dia alami sekarang. itulah dahsyatnya PROGRAM PIKIRAN yang tertanam di alam bawah sadar. Program Pikiran itulah yang menjadi Mekanisme Otomatis yang membentuk NASIB KITA. Baik Nasib di Dunia ataupun Nasib di akherat.

Tanamlah gagasan, petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan, petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.

Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan, kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak, dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib. Jadi nasib kita, kita sendirilah yang menentukan.

Proses Pemrograman Pikiran Manusia.
Proses pemrograman pikiran sebenarnya telah terjadi sejak seorang anak masih di dalam kandungan ibunya, sejak ia berusia 3 bulan. Pada saat ini pikiran bawah sadar telah bekerja sempurna, merekam segala sesuatu yang dialami seorang anak dan ibunya. Semua peristiwa, pengalaman, suara, atau emosi masuk ke dan terekam dengan sangat kuat di pikiran bawah sadar dan menjadi program pikiran.

Saat kita lahir, kita lahir hanya dengan satu pikiran yaitu pikiran bawah sadar. Bekal lainnya adalah otak yang berfungsi sebagai hard disk yang merekam semua hal yang kita alami. Sejak lahir, dan sejalan dengan proses tumbuh kembang, kita mengalami pemrograman pikiran terus menerus, melalui interaksi kita dengan dunia di luar dan di dalam diri kita.

Pada anak kecil, yang memprogram pikirannya adalah terutama kedua orangtuanya, pengasuh, keluarga, lingkungan, guru, tv, dan siapa saja yang dekat dengan dirinya. Saat masih kecil pemrograman terjadi dengan sangat mudah karena pikiran anak belum bisa menolak informasi yang ia terima. Ketidakmampuan memfilter informasi ini disebabkan karena pada saat itu critical factor, atau faktor kritis, dari pikiran sadar belum terbentuk. Kalaupun sudah terbentuk critical factor masih lemah.

Pemrograman pikiran saat anak masih kecil terjadi melalui dua jalur utama yaitu melalui :

  1. Imprint 
  2. Misunderstanding.

Definisi imprint adalah “a thought that has been registered at the subconscious level of the mind at a time of great emotion or stress, causing a change in behavior” atau imprint adalah apa yang terekam di pikiran bawah sadar saat terjadinya luapan emosi atau stress, mengakibatkan perubahan pada perilaku.

Misunderstanding adalah salah pengertian yang dialami seseorang saat memberikan makna kepada atau menarik simpulan dari suatu peristiwa atau pengalaman.

Baik imprint maupun misunderstanding, setelah terekam di pikiran bawah sadar, akan menjadi program pikiran yang selanjutnya mengendalikan hidup seseorang.

Satu hal yang perlu kita mengerti yaitu bahwa semua program pikiran adalah baik. Program pikiran selalu bertujuan membahagiakan kita. Program pikiran diciptakan atau tercipta demi kebaikan kita berdasarkan level kesadaran dan kebijaksanaan kita saat itu.

Program pikiran menjadi mental block apabila bersifat menghambat kita dalam mencapai impian atau tujuan kita. Sebaliknya program pikiran akan menjadi stepping block, batu lompatan, bila bersifat mendukung kita.

Contoh Ilustrasi :
Ini dari kasus klinis yang pernah ditangani oleh Bpk. Adi Gunawan. Ada seorang wanita, sebut saja Rosa, cantik, ramah, cerdas, pintar cari uang, dan mandiri tapi sampai saat bertemu saya, usianya saat itu 35 tahun, masih jomblo alias single, belum dapat jodoh.

Rosa juga bingung mengapa ia sulit dapat jodoh. Ada banyak pria yang suka padanya. Namun setiap kali pacaran dan jika sudah masuk ke rencana untuk menikah, selalu muncul masalah sehingga hubungan mereka akhirnya putus.

Setelah dicari akar masalahnya, saya menemukan program pikiran, di pikiran bawah sadarnya, yang sangat baik namun justru bersifat menghambat dirinya untuk bisa dapat jodoh.

Apa itu?

Ternyata ayah Rosa meninggal saat ia masih kecil, usia 7 tahun. Sejak saat itu ibunya yang bekerja keras menghidupi keluarga mereka. Bahkan pernah sampai jatuh sakit dan hampir meninggal.

Nah, pas saat ibunya sakit keras,Rosa berdoa dan mohon kesembuhan untuk ibunya. Dan dalam doanya ia berjanji bahwa ia akan membalas semua pengorbanan ibunya, setelah ia dewasa kelak, dengan selalu menyayangi dan mendampingi ibunya.

Janji ini ternyata masuk ke pikiran bawah sadarnya dan menjadi program. Benar, sejak saat itu dan hingga ia dewasa Rosa adalah anak yang begitu sayang pada ibunya. Selama ini program pikirannya telah sangat membantu Rosa dalam menjalani hidupnya. Rosa bekerja keras, menjadi anak yang sangat mencintai ibunya. Dan ibunya juga begitu bersyukur dan bahagia karena mempunyai anak yang begitu menyayanginya. Nah, program yang sangat positif ini tiba-tiba berubah menjadi program yang menghambat (baca: mental block) saat Rosa ingin berkeluarga.

Program ini mensabotase setiap upaya Rosa untuk mendapat pasangan hidup. Saat saya berdialog dengan “bagian” (baca: program) yang tidak setuju bila Rosa menikah, saya mendapat jawaban yang jelas dan lugas. Ternyata “bagian” ini khawatir Rosa tidak bisa menepati janjinya, menyayangi dan mendampingi ibunya karena bila menikah, menurut pemikiran “bagian” ini, Rosa harus mengikuti suaminya dan meninggalkan ibunya sendiri. “Bagian” ini tidak setuju dengan hal ini.

Nah, anda jelas sekarang?

Saya beri satu contoh lagi biar lebih jelas.

Saya mendapat email dari seorang pembaca buku, sebut saja Bu Asri, yang mengeluh bahwa ia telah berusaha keras untuk menaikkan penghasilannya namun selalu gagal. Setelah membaca buku The Secret of Mindset dan mendengarkan CD Ego State Therapy ia menemukan program pikiran yang menghambat dirinya, khususnya di aspek finansial.

Ternyata dulu, saat akan menikah, ia mendapat wejangan dari ibunya, “Nak, ingat ya… nanti waktu menjadi seorang istri, cintai suamimu dengan tulus, baik di kala suka mapun duka, layani dengan sepenuh hati, tempatkan suami sebagai kepala rumah tangga, jaga perasaan dan harga diri suami, jangan melebihi suamimu…….”

Pembaca, wejangan (baca: program) ini tentu sangat baik. Namun menjadi masalah karena program ini justru menghambat upaya Bu Asri meningkatkan penghasilannya. Selidik punya selidik ternyata penghasilan Bu Asri saat ini sama dengan penghasilan suaminya. Makanya saat ia berusaha menaikkan income-nya selalu saja ada hambatan. Program ini yang menghambat dan tujuannya juga sangat “positif” yaitu agar Bu Asri bisa menjadi istri yang baik sesuai wejangan ibunya.

Bagaimana, jelas sekarang?

Suatu program, selama tidak bersifat menghambat diri kita maka jangan diotak-atik. Biarkan saja. Nggak usah bingung. Ada rekan yang, setelah membaca buku dan mengerti soal mental block, begitu giat mencari berbagai mental blocknya. Bahkan sampai mengeluh, “Pak, saya kok nggak menemukan mental block saya ya?”.

Lha, kalo memang nggak ada trus apa harus dipaksakan ada? Bukankah lebih baik bila waktu yang ada digunakan untuk belajar dan mengembangkan diri? Kekhawatiran karena tidak menemukan mental block justru bisa menjadi mental block baru.

Lalu, bagaimana sikap yang benar?

Ya, santai saja lah. Nggak usah aneh-aneh. Kita harus netral saja. Selama hidup kita happy, usaha lancar, semua berjalan seperti yang kita rencanakan dan harapkan maka nggak usah pusing soal mental block.

Mental block akan kita rasakan saat ada penolakan atau hambatan untuk mencapai suatu target yang lebih tinggi. Penolakan ini juga timbul saat kita ingin berubah.

Ini saya kutip email yang baru saya terima dari seorang pembaca buku saya:

“Saya ingin lebih memahami dan membaca buku-buku anda. Saya beli The Secret of Mindset. Saat baca ada aja perasaan yang membuat saya malas, ngantuk dsb. Padahal saya sungguh ingin membaca buku TSOM. Bagaimana solusinya?”

Perasaan malas, mengantuk, dan berbagai perasaan lain yang menghambat upaya untuk berubah ini adalah ulah nakal dari mental block kita. Nah, ini saatnya kita perlu menemukan dan mengenali mental block ini. Setelah ditemukan… ya dibereskan. Gitu aja kok repot.

Intinya, jika anda telah menetapkan target yang lebih tinggi, dari apa yang telah anda capai saat ini, dan anda merasa ada yang tidak enak di hati anda maka ini indikasi adanya mental block.

Atau jika anda mengalami kegagalan yang beruntun atau yang mempunyai pola kegagalan yang sama, maka ini indikasi sabotase diri alias mental block.

Mental block ini ada juga yang baik. Misalnya anda telah berkeluarga. Dan ada kesempatan untuk selingkuh namun anda tidak mau. Alasannya bisa macam-macam. Bisa takut dosa, takut masuk neraka, takut malu, takut ketahuan, bisa karena anda tidak ingin melukai hati pasangan anda, atau anda setia pada janji pernikahan anda, atau alasan apapun. Yang pasti, ada satu program pikiran yang menghambat anda melakukan sesuatu. Mental block ini tentunya perlu dipertahankan.

So… bersikaplah netral… jadilah orang yang Non Block. Artinya anda tidak neko-neko atau aneh-aneh. Cari mental block sesuai kebutuhan. Kalo sedikit-sedikit cari mental block … sedikit-sedikit cari mental block… maka saya khawatir anda akan menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan resource yang anda miliki untuk sesuatu yang tidak produktif. Kalo seperti ini…anda masuk kategori Go Block.

Referensi : Adi W. Gunawan

Sukses Bersyukur

Di kala impian belum terwujud, kita selalu banyak memohon dan terus bersabar menantinya. Namun di kala impian sukses tercapai, kadang kita malah lupa daratan dan melupakan Yang Di Atas yang telah memberikan berbagai kenikmatan. Oleh karenanya, apa kiat ketika kita telah mencapai hasil yang kita idam-idamkan? Itulah yang sedikit akan kami kupas dalam tulisan sederhana ini.

Akui Setiap Nikmat Berasal dari-Nya
Inilah yang harus diakui oleh setiap orang yang mendapatkan nikmat. Nikmat adalah segala apa yang diinginkan dan dicari-cari. Nikmat ini harus diakui bahwa semuanya berasal dari Allah Ta’ala dan jangan berlaku angkuh dengan menyatakan ini berasal dari usahanya semata atau ia memang pantas mendapatkannya. Coba kita renungkan firman Allah Ta’ala,
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” (QS. Fushshilat: 49). Atau pada ayat lainnya,
“Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa.” (QS. Fushshilat: 51)

Inilah tabiat manusia, yang selalu tidak sabar jika ditimpa kebaikan atau kejelekan. Ia akan selalu berdo’a pada Allah agar diberikan kekayaan, harta, anak keturunan, dan hal dunia lainnya yang ia cari-cari. Dirinya tidak bisa merasa puas dengan yang sedikit. Atau jika sudah diberi lebih pun, dirinya akan selalu menambah lebih. Ketika ia ditimpa malapetaka (sakit dan kefakiran), ia pun putus asa. Namun lihatlah bagaimana jika ia mendapatkan nikmat setelah itu? Bagaimana jika ia diberi kekayaan dan kesehatan setelah itu? Ia pun lalai dari bersyukur pada Allah, bahkan ia pun melampaui batas sampai menyatakan semua rahmat (sehat dan kekayaan) itu didapat karena ia memang pantas memperolehnya. Inilah yang diisyaratkan dalam firman Allah Ta’ala,
“Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: “Ini adalah hakku.”(QS. Fushshilat: 50)

Sifat orang beriman tentu saja jika ia diberi suatu nikmat dan kesuksesan yang ia idam-idamkan, ia pun bersyukur pada Allah. Bahkan ia pun khawatir jangan-jangan ini adalah istidroj (cobaan yang akan membuat ia semakin larut dalam kemaksiatan yang ia terjang). Sedangkan jika hamba tersebut tertimpa musibah pada harta dan anak keturunannya, ia pun bersabar dan berharap karunia Allah agar lepas dari kesulitan serta ia tidak berputus asa.[1]

Ucapkanlah “Tahmid”
Inilah realisasi berikutnya dari syukur yaitu menampakkan nikmat tersebut dengan ucapan tahmid (alhamdulillah) melalui lisan. Ini adalah sesuatu yang diperintahkan sebagaimana firman Allah Ta’ala,
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS. Adh Dhuha: 11)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
“Membicarakan nikmat Allah termasuk syukur, sedangkan meninggalkannya merupakan perbuatan kufur.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam Shahih Al Jaami’ no. 3014).

Lihat pula bagaimana impian Nabi Ibrahim tercapai ketika ia memperoleh anak di usia senja. Ketika impian tersebut tercapai, beliau pun memperbanyak syukur pada Allah sebagaimana do’a beliau ketika itu,
“Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. ” (QS. Ibrahim: 39).

Para ulama salaf ketika mereka merasakan nikmat Allah berupa kesehatan dan lainnya, lalu mereka ditanyakan, “Bagaimanakah keadaanmu di pagi ini?” Mereka pun menjawab, “Alhamdulillah (segala puji hanyalah bagi Allah).”[2]

Oleh karenanya, hendaklah seseorang memuji Allah dengan tahmid (alhamdulillah) atas nikmat yang diberikan tersebut. Ia menyebut-nyebut nikmat ini karena memang terdapat maslahat dan bukan karena ingin berbangga diri atau sombong. Jika ia malah melakukannya dengan sombong, maka ini adalah suatu hal yang tercela.[3]

Memanfaatkan Nikmat dalam Amal Ketaatan
Yang namanya syukur bukan hanya berhenti pada dua hal di atas yaitu mengakui nikmat tersebut pada Allah dalam hati dan menyebut-nyebutnya dalam lisan, namun hendaklah ditambah dengan yang satu ini yaitu nikmat tersebut hendaklah dimanfaatkan dalam ketaaatan pada Allah dan menjauhi maksiat.

Contohnya adalah jika Allah memberi nikmat dua mata. Hendaklah nikmat tersebut dimanfaatkan untuk membaca dan mentadaburi Al Qur’an, jangan sampai digunakan untuk mencari-cari aib orang lain dan disebar di tengah-tengah kaum muslimin. Begitu pula nikmat kedua telinga. Hendaklah nikmat tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan lantunan ayat suci, jangan sampai digunakan untuk mendengar lantunan yang sia-sia. Begitu pula jika seseorang diberi kesehatan badan, maka hendaklah ia memanfaatkannya untuk menjaga shalat lima waktu, bukan malah meninggalkannya. Jadi, jika nikmat yang diperoleh oleh seorang hamba malah dimanfaatkan untuk maksiat, maka ini bukan dinyatakan sebagai syukur.

Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Katsir berkata, sebagai penduduk Hijaz berkata, Abu Hazim mengatakan, “Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah, itu hanyalah musibah.”[4]

Mukhollad bin Al Husain mengatakan, “Syukur adalah dengan meninggalkan maksiat.”[5]
Intinya, seseorang dinamakan bersyukur ketika ia memenuhi 3 rukun syukur: [1] mengakui nikmat tersebut secara batin (dalam hati), [2] membicarakan nikmat tersebut secara zhohir (dalam lisan), dan [3] menggunakan nikmat tersebut pada tempat-tempat yang diridhoi Allah (dengan anggota badan).

Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah mengatakan, “Syukur haruslah dijalani dengan mengakui nikmat dalam hati, dalam lisan dan menggunakan nikmat tersebut dalam anggota badan.”[6]

Merasa Puas dengan Rizki Yang Allah Beri
Karakter asal manusia adalah tidak puas dengan harta. Hal ini telah diisyaratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai haditsnya. Ibnu Az Zubair pernah berkhutab di Makkah, lalu ia mengatakan,

Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya manusia diberi lembah penuh dengan emas, maka ia masih menginginkan lembah yang kedua semisal itu. Jika diberi lembah kedua, ia pun masih menginginkan lembah ketiga. Perut manusia tidaklah akan penuh melainkan dengan tanah. Allah tentu menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6438)

Inilah watak asal manusia. Sikap seorang hamba yang benar adalah selalu bersyukur dengan nikmat dan rizki yang Allah beri walaupun itu sedikit. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667)

Dan juga mesti kita yakini bahwa rizki yang Allah beri tersebut adalah yang terbaik bagi kita karena seandainya Allah melebihkan atau mengurangi dari yang kita butuh, pasti kita akan melampaui batas dan bertindak kufur. Allah Ta’alaberfirman,

Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Seandainya Allah memberi hamba tersebut rizki lebih dari yang mereka butuh, tentu mereka akan melampaui batas, berlaku kurang ajar satu dan lainnya, serta akan bertingkah sombong.” Selanjutnya Ibnu Katsir menjelaskan, “Akan tetapi Allah memberi rizki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk mereka. Allah-lah yang memberikan kekayaan bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya. Dan Allah-lah yang memberikan kefakiran bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya.”[7]

Patut diingat pula bahwa nikmat itu adalah segala apa yang diinginkan seseorang. Namun apakah nikmat dunia berupa harta dan lainnya adalah nikmat yang hakiki? Para ulama katakan, tidak demikian. Nikmat hakiki adalah kebahagiaan di negeri akhirat kelak. Tentu saja hal ini diperoleh dengan beramal sholih di dunia. Sedangkan nikmat dunia yang kita rasakan saat ini hanyalah nikmat sampingan semata. Semoga kita bisa benar-benar merenungkan hal ini.[8]

Jadilah Hamba yang Rajin Bersyukur
Pandai-pandailah mensyukuri nikmat Allah apa pun itu. Karena keutamaan orang yang bersyukur amat luar biasa. Allah Ta’ala berfirman,
Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imron: 145)
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.” (QS. Ibrahim: 7)

Ya Allah, anugerahkanlah kami sebagai hamba -Mu yang pandai bersyukur pada-Mu dan selalu merasa cukup dengan segala apa yang engkau beri.

Diselesaikan atas taufik Allah di Pangukan-Sleman, 23 Rabi’ul Akhir 1431 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Source : http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/syukur-di-kala-meraih-sukses.html

  • [1] Lihat Taysir Al Karimir Rahman, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, hal. 752, Muassasah Ar Risalah, cetakan pertama, tahun 1420 H dan Tafsir Al Jalalain, hal. 482, Maktabah Ash Shofaa.
  • [2] Lihat Mukhtashor Minhajil Qoshidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, hal. 262, Darul Aqidah, cetakan pertama, tahun 1426 H.
  • [3] Lihat Tafsir Juz ‘Amma, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, hal. 202, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, cetakan tahun 1424 H.
  • [4] Jaami’ul Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab, 294, Darul Muayyid
  • [5] ‘Iddatush Shobirin, hal. 49, Mawqi’ Al Waroq
  • [6] Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 11/135, Darul Wafa’, cetakan ketiga, 1426 H.
  • [7] Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 12/278, Muassasah Qurthubah.
  • [8] Lihat Mukhtashor Minhajil Qoshidin, hal. 266.

Dari Sahabat Di Kelantan

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh…
Buat Sejiwa qu..Knjeng Edi…
testimoninya udah qu rasakan selama masa persahabatan dengannya hampir setahun nan lalu…sebelum hadirnya Naqs group…qu bertambah matang,berkeyakinan pada potensi diri qu berkat dokongan ,nasihat sejiwa qu ini ,juga bertambah penghayatan pada jalan kerohanian qu bertharikat Samaniah,juga menekuni didalam gabungan method keilmuan kebatinan,pencak,pengobatan juga disiplin method keilmuan dari guru2 sesepuh diperjalanan nyata qu,pencak gerak jurus makrifat..,menjadi takdir dan asbabNya bila qu niatkan pemula hadir dif b,,qu kuncikan bersama Ittikad dalam makrifat.ketemu pak Edi….itu lah sobat…kemana mana hadirnya ditemasya fb..aqu ada juga hadirnya.sama,bercanda,santai,serius seperti sobat2 lainnya,jika ada yang menvonis sobat qu ini,aqulah yang jadi galang gantinya…hehehe..Subhanalloh..

Rupanya sejiwa qu ini pengasas Naqs method ,bilang pada qu mahu menubuhkan Group Naqs akhirnya…itulah sebuah pengalaman,makasih juga buat Pak Edi kerna memperkenalkan sobat qu ,satu aliran rantaian guru yang sama dengan qu..Pak wiyoto Krido Santoyo,pendiri dan guru besar “Rajakawasa”dari aliran sesepuh Syeikh Subandari,Khori,madi…Hmm…Testimoninya…kebiasaannya bicara qu mungkin tegas pada focus bicara serius ,mungkin melambangkan sikap qu yang suka mengambil risiko..maka terpalit juga pada energy perlawanan pada batin dari serangan mereka yang dikira mahu ngetes atau memudaratkan diri qu….maka bertemporlah aqu seperti dulu2nya…terkena juga energynya..,

kini Alhamdulillah,ngak ada..kisah lama aja tuh..^__^..namun selepas qu hayati,qu gabungan ,qu ikhlas menerima transfer energy murni dari Pak Edi..aqu bertambah tambah sihat,bertambah tenang dalam berkarya..,ngak terasa lagi gigitan2 serangga atau nyamuk berenergy negatif ditujukan pada qu….atau aqu terpaksa menghunus senjata perisai tempor qu….

Alhamdulillah…bertambah tambah mantap perjalanan kerohanian qu bersama keyakinan,mendapat energy method tambahan,qu terima setiap waktu juga ,dokongan spiritual dari sejiwa qu Pak Edi tanpa qu tinggalkan pelajaran dan sekalian wasilah diterima mursyid perjalanan Tharikat qu dulu…inilah sedikit pengalaman qu kongsikan,walau ngak bisa untuk qu lakarkan satu persatu…bertambah tambah nikmat kaya jiwa…nikmat mana lagi yang mahu di dustakan…qu Ikhlas melakarkan testimoninya dari sahabat buat sahabat ..makasih sejiwa qu Pak Edi…Wallahu’alam…salam penyejuk jiwa……………..Tingg!!!

Dari Kang Mung Ali – Kelantan -Malaysia