Archive for the ‘Q-Formation’ Category

ATTENTION & PENGEMBANGAN DIRI

Salah satu tekhnik dasar dalam ilmu Quantum Healing adalah melakukan pengamatan atau memfokuskan perhatian kita pada sebuah titik di tubuh sekaligus memperhatikan gerakan micro muscle klien.

Untuk aplikasi ke diri sendiri, kita dapat juga melakukan pengamatan ke diri sendiri. Memberi perhatian secara penuh terhadap segala gerak dan langkah kita. dan mengurangi berbicara ketika bergerak atau melamun, agar fokus perhatian kita tidak terpecah. Fokus pada saat ini.

Perhatian adalah salah satu aspek yang paling menarik dan misterius dari keberadaan kita sebagai manusia. Kita telah menghabiskan sebagian besar hidup kita tanpa memberi cukup banyak perhatian untuk “perhatian”. Jika Anda membaca kata-kata ini sekarang, maka Anda sedang memberi perhatian. Tapi apa artinya? Tantangan yang harus kita hadapi adalah mencoba untuk memahami bagaimana Kekuatan Perhatian kita bekerja dan bagaimana untuk meningkatkan kemampuan Attention Power kita ini.

Pemurnian kesadaran bukanlah tugas yang mudah, namun dengan kegigihan dan praktek kita bisa membuat perubahan signifikan dalam cara kita menggunakan perhatian kita. Kita bisa meningkatkan konsentrasi, persaudaraan, latihan rohani, dan kesehatan mental kita secara keseluruhan. Apa yang dipertaruhkan adalah pengalaman hidup kita sendiri.

Gerakan adalah Hidup. Gerakan membantu otak tumbuh dan membentuk pola. Otak diatur melalui gerakan. Dan Pada gilirannya, otaklah yang mengatur semua gerakan kita : gerakan tubuh kita, pikiran kita, perasaan kita, dan emosi kita.

Tetapi gerakan saja tidak cukup. Gerakan-gerakan otomatis yang dilakukan tanpa adanya perhatian, sebagai suatu alur dalam pola yang sudah ada dalam kebiasaan kita sehari-hari. Tidak banyak memberikan pengaruh untuk perkembangan otak.

Ketika kita membawa perhatian pada apa yang kita rasakan ketika kita bergerak, otak segera mulai membangun miliaran koneksi neurologis baru yang mengantarkan perubahan, pembelajaran dan transformasi. Gerakan Anda menjadi lebih ringan dan tubuh Anda menjadi lebih bertenaga. Tubuh Anda terasa berbeda. Melalui perhatian & pengamatan pada gerakan, Anda dapat membantu otak Anda dalam menemukan cara terbaik untuk mengelola gerakan dalam hidup Anda.

Jangan terjebak dalam rutinitas. Tubuh Anda akan mencintai Anda untuk itu. Rutin mudah dilakukan karena berjalan secara otomatis. Tapi otak Anda tidak merespon hal-hal yang serba otomatis. Otak merespon variasi dan perhatian terhadap gerakan.

SALAM SEHAT DENGAN NAQS DNA……

INFO WORKSHOP QUANTUM HEALING Q~FORMATION, SILAHKAN KLIK DI SINI…

Referensi :
http://www.ratracetrap.com/the-rat-race-trap/movement-with-attention.html
http://www.anatbanielmethod.com/about-abm/the-nine-essentials

Quantum Sufisme

Dimensi Quantum adalah dimensi yang berisi bahan baku dari Alam Semesta, di sini tersedia Lautan Kemungkinan dari penciptaan, dan Diperlukan suatu mahluk yang memiliki kesadaran (consciousness) untuk menjadikan sesuatu benda menjadi “Real”. Tanpa pengamat, maka semesta ini tidak akan ada.

Fisika Modern Bersua Sufisme
Judul ini bisa langsung digugat : apa mungkin mengkaitkan Sufisme dan Fisika Modern? Sufisme atau tasawuf biasanya dikaitkan dengan tazkiyat al nafs (mensucikan diri), ishlah al qalb (pembersihkan hati) dari akhlak-akhlak tercela, pendekatan diri kepada Tuhan serta kehidupan spiritual lainnya. Sementara Fisika merupakan ilmu modern untuk menerangkan interaksi antara energi dan materi mulai dari partikel-partikel elementer seperti quark, elektron, dan proton sampai benda-benda makroskopis seperti bintang dan galaksi. Fisika berkaitan dengan materi yang tangible (dapat dipegang) atau hal-hal yang dapat diterangkan secara rasional.

Titik kontras yang lain adalah pandangan awam bahwa belajar tasawuf atau menjadi sufi sering disalahartikan sebagai suatu bentuk kehidupan yang egoistik. Untuk mencapai tujuan, seorang sufi dipersepsikan musti meninggalkan kehidupan material keduniaan, meninggalkan keramaian, mengasingkan diri dari pergaulan manusia, bahkan sampai ekstrimnya berhubungan dengan manusia hanya akan menganggu dirinya untuk bercengkerama dengan Tuhan. Sementara untuk belajar Fisika, yang pertama kali dihadapi adalah benda yang ditemui sehari-hari, dan kemudian dilihat sifat dan perilaku material, serta kemudian dilakukan percobaan atau pengamatan di laboratorium atau di lapangan sehingga ditemukan hukum-hukum Fisika yang obyektif, dapat diulang dan konsisten. Hal-hal yang bersifat spiritual atau yang tidak rasional harus ditinggalkan di Fisika. Belajar Fisika dapat dilakukan oleh semua orang pada semua jenjang, namun untuk belajar menjadi sufi seseorang harus melewati suatu maqam-maqam tertentu yang tidak mudah.

Sekilas tampak sekali susah mencari titik temu antara keduanya, perbedaan-perbedaan tersebut terjadi makin jelas antara Fisika klasik (Newtonian) dengan praktek-praktek yang tampak dari luar dari Sufisme. Namun dalam tatanan Fisika modern dan filosofi Sufisme ternyata terjadi banyak kemiripan. Sebagai contoh: bahasa yang digunakan Fisika modern dan Sufisme merupakan bahasa metafora. Hal ini merujuk kepada suatu realitas yang lebih dalam, pada hal-hal yang tidak dapat diterangkan, paradoks dan yang tidak masuk akal. Penjelasan metafora untuk menyatakan misteri yang tersembunyi dari realitas metafisik dan energi-energi di luar pemahaman manusia.

Sebelum masuk lebih jauh pada kaitan sufisme dan Fisika modern, ada baiknya gambaran tentang Fisika klasik kita lihat kembali. Konsep filosofis Fisika klasik adalah analitik, mekanistik dan deterministik. Bahkan cenderung reduksionis untuk mengambarkan alam semesta mengikuti filosofi Descartes dan Bacon. Dalam Fisika Newtonian ini semua fenomena yang ada di semesta dapat diurai secara analitik berdasarkan hukum-hukum Fisika yang pasti. Pada dasarnya apabila kondisi awal suatu keadaan diketahui dan semua medan gaya yang berpengaruh diperhitungankan maka perilaku suatu benda (posisi dan momentum) untuk waktu berikutnya dapat ditentukan. Hukum Fisika ini dapat diterapkan mulai dari hal sederhana seperti benda jatuh bebas sampai perhitungan posisi planet-planet dalam tatasurya. Salah satu contoh yang menakjubkan dari hasil perhitungan Fisika Newtonian ini adalah ramalan tentang waktu gerhana bulan atau matahari sampai dalam orde detik dan ternyata cocok dengan hasil pengamatan.

Tidak dapat disangkal bahwa cara berpikir Fisika klasik ini telah memicu kemajuan teknologi yang dimulai dengan revolusi industri di Eropa. Mesin-mesin dirancang dengan disain yang berdasarkan perhitungan analitik-mekanistik yang pasti. Dan dalam tatanan filosofi, alam semesta merupakan mesin raksasa yang berputar secara terus-menerus dan dapat diprediksi. Disini hal-hal yang berbau mistik seperti peran dewa-dewa, roh nenek moyang, kekuatan supranatural, dan mahluk halus tidak ada lagi dalam hidup manusia. Bahkan Tuhan pun cenderung untuk dinihilkan. Kalaupun Tuhan dianggap ada, maka peran Tuhan sudah sangat direduksi sebagai sekedar pencipta awal, dan kemudian alam “ditinggalkan” untuk berputar sendiri setelah dilengkapi dengan hukum-hukum Fisika.

Kesuksesan Fisika Newtonian ternyata hanya berlaku pada dunia makroskopis, dunia kasat mata dan pada benda yang bergerak dengan kecepatan jauh di bawah kecepatan cahaya. Di awal abad ke dua puluh, Fisika klasik terbukti gagal untuk menjelaskan fenomena mikroskopik pada skala atom. Seolah-olah ada revisi edisi ulang ilmu Fisika, muncullah dua cabang ilmu Fisika Modern yaitu Fisika Kuantum yang dibidani oleh Bohr, Heisenberg, Schrödinger dan lain-lain, dan Teori Relativitas yang diungkapkan Einstein.

Fisika Kuantum mempunyai implikasi yang sangat luas pada perubahan peradaban manusia. Penjelasan tentang atom, molekul dan zat padat telah melahirkan material semikonduktor, laser dan chips mikroskopis yang pada gilirannya menghasilkan akselerasi kemajuan di bidang teknologi dan informasi. Sementara Teori relativitas Einstein dapat ditarik untuk menerangkan kosmologi tentang asal usul semesta, disini diperoleh gambaran bahwa alam semesta berasal dari suatu titik big bang (dentuman besar) dan berkembang serta berekspansi secara terus menerus.

Implikasi filosofis Fisika Kuantum lebih dahsyat, diantaranya tentang Prinsip Ketidakpastian Heisenberg dan Participating Observer (hasil eksperimen selalu tergantung pada pengamat dan suatu realitas tidak akan terjadi sebelum kita benar-benar mengamatinya). Dalam dunia sub-atomik, hukum Fisika tidak lagi merupakan suatu kepastian, tetapi gerak partikel diatur oleh Konsep Probabilitas. Pandangan terakhir ini yang menyangkut indeterminisme menimbulkan kontroversi yang cukup ramai.

Dalam teori Kuantum setiap keadaan partikel (posisi, momentum, energi dst.) dihubungkan berdasarkan suatu eksperimen. Ketika formulasi telah dirumuskan maka perilaku partikel dapat diprediksi. Schrödinger menunjukkan bahwa perilaku partikel dapat ditunjukkan oleh sebuah persamaan matematis gelombang. Namun persamaan ini tidak memberi informasi apa-pun tentang keadaan partikel sebelum suatu eksperimen benar-benar dilakukan, dengan perkataan lain persamaan tersebut meramalkan dua hasil kemungkinan secara sepadan. Dalam percobaan celah ganda, tampak bahwa hasil pengamatan tergantung kepada cara eksperimen dilakukan. Partikel tersebut tidak punya sifat “asli”.

Oleh para Fisikawan konsekuensi indeterminisme ini biasanya dilukiskan secara dramatis dalam sebuah “eksperimen” yang dikenal dengan kucing Schrodinger (Dewitt, 1970). Kucing ini bisa dalam dua keadaan skizofrenik sekaligus yaitu hidup dan mati. Tentu saja semua ini merupakan bahasa metafora dari ketidakmampuan fisikawan untuk menerangkan keadaan “yang sesungguhnya” terjadi. Namun hal tersebut seperti keadaan partikel yang bisa sekaligus gelombang merupakan konsekuensi pengembangan teori Kuantum.

Albert Einstein sendiri sangat tidak nyaman dengan konsekuensi terakhir ini. Meskipun pada masa mudanya Einstein turut serta dalam membangun teori Kuantum (pada kasus efek fotolistrik) namun Einstein tua justru merupakan seorang penentang konsekuensi filosofis teori Kuantum, sampai-sampai dia berucap “Tuhan tidak bermain dadu”. Dalam debat melawan Bohr dan kawan-kawan, argumentasi Einstein tentang determinisme selalu dapat dipatahkan. Sehingga sampai saat ini teori Kuantum yang meskipun “agak edan” tetapi terbukti merupakan teori yang dapat menerangkan dunia mikroskopis dan mempunyai manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih jauh tentang konsep Participating Observer, pola hasil yang akan diperoleh dalam suatu eksperimen sangat ditentukan oleh pengamat atau dengan perkataan pengamat menentukan hasil. Ini bukan penelitian sosial tetapi penelitian tentang materi sub-atomik. Lebih jauh lagi sesuatu benda mikro tidak punya makna apa-apa sebelum benar-benar diamati. Oleh karena itu diperlukan suatu mahluk yang memiliki kesadaran (consciousness) untuk menjadikan sesuatu benda menjadi “real”. Tanpa pengamat, maka semesta ini tidak akan ada.

Disini mulai jelas titik singgung antara Fisika modern dengan sufisme atau mistisisme Timur lainnya. Kita dapat lihat dari salah satu potongan syair Rumi:
Aku adalah kehidupan dari yang kucintai
Tempatku tanpa tempat, jejakku tanpa jejak,
Bukan raga atau jiwa; semua adalah kehidupan dari yang kucintai“.

Juga kita dapat lihat pendapat Ibnu Arabi dalam Fushush al-Hikam:
Kosmos berdiri diantara alam dan al Haqq, dan antara wujud dan non eksisteni. Ia bukan murni wujud dan bukan murni non-eksistensi. Maka dari itu kosmos sepenuhnya tipuan, dan kalian membayangkan bahwa ini al Haqq, namun sebetulnya bukan al Haqq. Dan kalian membayangkan bahwa ini makhluk, namun ini bukan makhluk“.

Bahasa Rumi “Tempatku tanpa tempat, jejakku tanpa jejak” atau ungkapan Ibnu Arabi tersebut sangat memiliki kemiripan dengan Mekanika Kuantum yang juga mengungkapkan tentang “hidup yang juga mati, mati yang juga hidup“. Jelas sekali bahasa metafora yang digunakan disini.

Selanjutnya dalam kerangka teori relativitas juga dimungkinkan dibuat suatu kerucut ruang-waktu: masa lalu, masa sekarang dan masa mendatang. Dalam hal ini –secara matematik- ada bagian yang berada di luar kerucut ruang waktu ini, sehingga dapat dikatakan di luar dunia fisik ini yang kita tempati ini masih ada kemungkinan “dunia lain“. Hal ini juga didukung oleh teori Kuantum yang menawarkan many worlds interpretation atau interpretasi banyak dunia yang diungkapkan oleh Everett pada tahun 1957. Artinya alam semesta yang kita tempati ini bukan satu-satunya. Hal ini serupa dengan yang dikatakan oleh Rumi tentang hati yang bisa menuju ke “Pintu-pintu ke dunia lain.”

Rumi menulis dalam puisi yang lain “Sang Sufi bermi’raj ke ‘Arsy dalam sekejap, sang zahid membutuhkan waktu sebulan untuk sehari perjalanan.” Meskipun puisi ini sedikit menunjukkan nada yang agak sombong dari Sang Sufi, namun jelas menunjukkan adanya keserupaan dengan konsep relativitas pada Fisika modern.

Para ahli astrofisika modern telah menghitung bahwa setidaknya ada 15 trilyun galaksi sejak permulaan penciptaan —big bangEdan galaksi-galaksi tersebut dalam kosmos mengikuti suatu siklus seperti yang dijelaskan oleh sufi yaitu kelahiran, pertumbuhan, kematian dan pembangkitan kembali. Bintang-bintang, seperti manusia, tidak pernah sebenarnya mati, namun beberapa bahan dasar seperti besi, karbon, oksigen dan nitrogen secara terus-menerus didaur-ulang dalam ruang sebagai debu kosmis, bintang baru, tanaman dan kehidupan. Semua dalam alam semesta yang berekspansi terdiri dari energi, dan energi secara sederhana berubah dari suatu keadaan ke keadaan lain untuk selanjutnya naik menuju (cosmic ascent) kepada Allah.

Pencarian padanan antara sufisme dan Fisika modern dapat terus dilakukan terutama dalam masalah yang berkaitan dengan semesta lain, dunia ghoib, pengkerutan waktu, ketidakpastian, “hidup tetapi mati”, kesadaran dapat mempengaruhi materi, “ada tetapi tidak ada”, siklus kehidupan dan asal usul semesta.

Beberapa hal dapat dengan mudah dapat dicerna, namun lebih banyak lagi yang merupakan bahasa metafora karena susahnya menuliskan realitas yang sesungguhnya. Mungkinkah kesulitan ini karena keterbatasan bahasa manusia atau keterbatasan kemampuan logis manusia? Atau semua ini merupakan harta tersembunyi sebagaimana yang diungkapkan oleh sebuah hadist qudsi: Allah telah berkata “Aku adalah harta tersembunyi yang perlu disingkap, Aku ciptakan semesta sehingga Aku dapat diketahui”

Kita biarkan pertanyaan ini menjadi pertanyaan yang tidak terjawab, namun mengikuti “semangat teori Kuantum” yang maju terus memberikan kontribusi penting pada peradaban manusia meskipun telah meninggalkan Einstein dalam kegelisahan interpretasi. Adakah sekarang manfaat praktis yang dapat ditarik dari mengkaitkan sufisme dan Fisika modern?

Sudah saatnya para fisikawan mempelajari istilah yang sudah biasa di Fisika namun merujuk pada entitas yang berbeda dalam sufisme, yaitu energi. Di Fisika, istilah energi menunjukkan suatu besaran yang sangat real, sementara di sufisme istilah ini lebih abstrak. Para ahli sufi sebenarnya meminjam istilah ini karena ada keserupaan, meskipun pada dasarnya berbeda. Sudah beratus-ratus tahun terbukti secara empiris bahwa para ahli sufi mampu menggunakan suatu jenis energi metafisik yang berasal dari Yang Maha Kuasa untuk berbagai keperluan seperti penyembuhan sakit fisik dan non fisik. Para ahli sufi sendiri sebenarnya tidak mengerti bagaimana proses penyembuhan ini terjadi kecuali dengan sepenuhnya melakukan kepasrahan kepada Allah SWT. Disini fisikawan dapat melakukan penjelasan hal ini karena memang dimungkinkan dalam teori Kuantum bahwa kesadaran dapat mempengaruhi materi (mind over matter).

Hal ini hanya merupakan salah satu contoh manfaat real untuk kemanusiaan. Akan muncul sekali banyak manfaat bila dilakukan eksplorasi secara seksama hubungan antara sufisme dan Fisika modern.

Wallahu a’lam bishawab.

by. Muhammad Hikam 

Quantum Romansa (Rahasia Vibrasi Cinta)

Semua benda di sekitar kita merespon getaran yang kita keluarkan. Getaran dan vibrasi dari marah, benci, kegelisahan, kekacauan, stress, tertekan, akan mengakibatkan respon ‘rusak’ bagi benda di sekitar kita.

Percobaan klasik yang perlu dilakukan bagi yang belum pernah melakukan adalah menyiapkan dua tempat bersih untuk ditempatkan nasi di dalamnya. Setelah dua-duanya dikasih nasi, kemudian tutup rapat dengan plaster pada tutupnya. Taruh masing-masing di tempat yang berbeda. Tempat berisi nasi yang satu di salah satu tempat, setiap hari kita umpat dengan kalimat-kalimat marah, benci dan kegelisahan. Sedangkan tempat yang berisi nasi di tempat lain kita ucapkan kalimat-kalimat cinta, sayang dan positif. Lakukan hal tersebut setiap hari, sesering mungkin selama satu minggu.

Kemudian setelah satu minggu buka tutup plesternya dan lihat hasil dari kedua nasi tersebut. Nasi yang sering diumpat dengan kalimat benci dan marah akan mudah busuk, bau dan terlihat jamur, sedangkan nasi yang diucapkan kalimat cinta, sayang dan positif akan lebih awet dan tidak mengeluarkan bau.

Apabila untuk benda saja sudah terlihat seperti itu, bagaimana dengan vibrasi kita untuk manusia lainnya..? Apabila kita menyadari bahwa ada vibrasi berbahaya yang dapat kita keluarkan tanpa sengaja, maka kita dapat mengontrol diri kita untuk membuat keseimbangan dengan mengeluarkan lebih banyak vibrasi cinta kasih ke lingkungan kita dan ke seluruh Alam semesta.

“Cinta adalah unsur yang walaupun secara fisik tidak tampak, tetapi sama nyatanya dengan udara dan air. Cinta merupakan kekuatan yang bergerak. Cinta bergerak dalam bentuk gelombang dan arus seperti gelombang dan arus samudra.” [Prentice Mulford, Pengarang New Thought – 1834-1891]

Memahami kekuatan cinta dimulai dengan menyadari bahwa seluruh kehidupan pada mulanya dan pada intinya adalah ENERGI, termasuk diri kita sendiri. Kita secara fisik terbuat dari bahan-bahan yang sama dengan yang membentuk matahari, bulan, bintang-bintang, dan seluruh jagat raya ini. Kita adalah sekumpulan energi cerdas yang berwujud dalam tubuh manusia.

Kita terbuat dari sel-sel, yang terbuat dari atom-atom, yang terbuat dari partikel-partikel sub-atom: proton, elektron, dan neutron, yang terbuat dari paket-paket energi kecil dan elusive yang disebut kuanta, yang terbuat bukan dari apa-apa, melainkan ENERGI.

Ketika para ilmuwan Fisika Kuantum mempelajari sifat realitas pada skala yang semakin kecil, sesuatu yang aneh mulai terjadi: Semakin dalam kita memasuki realitas, semakin tampak lenyap dari pandangan. Terobosan Einstein dalam rumusnya yang termasyhur “E=MC2 berujung pada: Segala sesuatu terbuat dari ENERGI.”

Semua energi ini mewujud sebagai getaran, dan getaran itu dapat diukur frekuensinya: jumlah getaran per detik. Beberapa getaran tidak terasa seperti irama bumi (7,5 Hz, atau 7,5 kali per detik). Getaran-getaran lain bisa dirasakan oleh indera kita, seperti nada-nada musik, yang bergetar pada 16-20.000 Hz.

Telinga manusia hanya mampu mendengar suara pada kisaran frekuensi 20 Hz hingga 20.000 Hz (20 KHz). Banyak suara yang tidak mampu kita dengar dengan telinga telanjang (suara yang memiliki frekuensi di bawah 20 KHz atau di atas 20 KHz). Hewan dan serangga mempunyai kemampuan mendengar suara di luar rentang frekuensi suara yang mampu didengar oleh telinga manusia, seperti kelelawar yang berkomunikasi dengan menggunakan gelombang ultrasonik yang memiliki frekuensi sangat tinggi, jauh di atas kemampuan dengar telinga manusia.

Sebagai manusia, kita juga memiliki frekuensi getaran. Pemikiran yang melayang dalam benak kita dan suasana hati kita, memiliki frekuensi getaran. Segala sesuatu, baik yang berwujud padat, maupun yang tidak berwujud seperti pikiran dan perasaan, memiliki frekuensi getaran. Energi cinta juga dinyatakan melalui frekuensi getaran.

FREKUENSI GETARAN CINTA SANGATLAH KUAT

Dampak dari frekuensi getaran cinta sangatlah kuat. Getaran cinta kasih yang Anda pancarkan beresonansi melalui proses ‘pengikutan’. ‘Pengikutan’ adalah proses di mana satu frekuensi getaran bersekutu dengan frekuensi getaran lain.

Christian Huygens menemukan fenomena ‘pengikutan’ secara tidak sengaja pada abad ke-17. Huygens adalah seorang pencipta jam pendulum yang memiliki banyak sekali koleksi pendulum. Pada suatu hari ia mengamati bahwa semua pendulum berayun serempak. Yang membuatnya heran, ia tidak pernah mengaturnya seperti itu. Ia kemudian membuat suatu percobaan dengan sengaja mengatur pendulum-pendulum itu berayun dengan irama yang berbeda. Pada akhirnya semua pendulum itu kembali berayun dengan keselarasan yang sempurna, dipimpin oleh pendulum yang memiliki irama paling kuat.

Banyak contoh efek dari “pengikutan/resonansi”. Sebagai contoh, bila frekuensi getaran suara seorang penyanyi menyamai frekuensi getaran sebuah gelas kristal, gelas itu akan pecah. Jika tali dua biola yang disetem pada pola titinada yang sama dan disandarkan saling berseberangan dalam sebuah ruangan, dan tali satu biola digesek, tali biola di seberang ruangan pun akan akan ikut bergetar. Ini adalah prinsip yang berlaku pada garpu tala. Jika kita memegang sebuah garpu tala yang telah ditala pada nada tertentu di dekat sebuah alat musik, kemudian kita memainkan nada yang sama, maka garpu tala itu akan bergetar. Dawai piano dan garpu tala itu, mempunyai bentuk gelombang yang sama. Jika kita memainkan nada yang lain, maka garpu tala itu tidak akan bergetar.

Proses ini dinamakan ‘pengikutan’ karena dalam fenomena ini, getaran yang paling kuat dan paling intens “menarik” getaran-getaran lain untuk bersekutu dengannya untuk datang menghampiri kita.

Makin jelas getaran kita, makin kuat menarik frekuensi lain untuk melengkapi gema nada paduan kita: yakni untuk memberikan hasil yang kita inginkan. Penarikan dan persekutuan ini terjadi pada tingkat frekuensi getaran-tingkat di mana semua benda, makhluk dan pengalaman dibangun dengan cara yang sama.

BUKAN MANIPULASI, MELAINKAN GETARAN CINTA

Menggunakan kekuatan Cinta untuk menimbulkan berbagai hal atau pengalaman yang Anda inginkan di dalam kehidupan tidak ada hubungannya dengan manipulasi atau pengendalian. Kita tidak bisa menggunakan kekuatan Cinta untuk memaksa seseorang atau sesuatu untuk melakukan perintah kita. Yang dapat kita lakukan, dan ini adalah RAHASIA-nya yaitu secara sengaja memancarkan getaran Cinta atas apa pun yang kita inginkan. Getaran Cinta kita yang kuat memungkinkan pengalaman yang sesuai dengan dengan getaran tersebut bersekutu/beresonansi dengan kita sehingga membentuk hasil yang sesuai.

Pikirkan Cinta sebagai suatu getaran yang dengan sengaja kita pancarkan dan proyeksikan ke Alam Semesta. Frekuensi-frekuensi lain bereaksi dengan gema tersebut dan bergabung untuk menghasilkan gema paduan nada tertentu yaitu: HASIL APA YANG KITA INGINKAN.

Untuk sepenuhnya berkembang menjadi Manusia Yang Mempunyai Vibrasi Cinta yang Kuat, Kita harus membuka diri untuk sampai pada cinta tanpa syarat, memperluas / cahaya batin dan kecerdasan spiritual kita, memaafkan sepenuhnya dalam semua keadaan dan tidak menghasilkan pola pikir negatif. Senantiasa berkekalan dalam Getaran Vibrasi Positif. GETARAN CINTA TANPA SYARAT.

Salam, VIBRASI CINTA
DAPATKAN TEKHNIK RAHASIA & PRAKTIS MEMPERBESAR VIBRASI CINTA KLIK DI SINI….
Referensi : Ana Hakim

Graviton Qi, Tampil Luar Biasa Percaya Diri

TAMPIL LUAR BIASA PERCAYA DIRI…
Dengan Graviton Qi telah memancar aktif dari dalam diri anda. Maka untuk TAMPIL LUAR BIASA PERCAYA DIRI adalah mudah bagi anda. Daya Gravitasi Luar Biasa akan memancar dari diri anda. menyedot segala sesuatu hal yang positif di sekeliling anda. Perhatian Dunia akan tersedot kepada anda. dan anda yang mengendalikan dunia anda….

SALAM GRAVITON..

Aktivasi Graviton Qi adalah salah satu efek otomatis yang terjadi ketika peserta melaksanakan Attunement Q-Formation. JADWAL WORKSHOP KLIK : www.keajaibanhati.com

“Inaction breeds doubt and fear. Action breeds confidence and courage. If you want to conquer fear, do not sit home and think about it. Go out and get busy.” – Dale Carnegie

Ketiaadaan Action melahirkan Keraguan & Ketakutan. Action melahirkan Keyakinan dan keberanian. jika anda ingin menaklukkan ketakutan. jangan hanya duduk manis di rumah dan kebanyaken mikir. Keluarlah dan sibukkan diri anda.

Pada dasarnya setiap orang yang dilahirkan di dunia ini, memiliki potensi yang unik dan merasa lebih tertarik pada dirinya sendiri, hanya saja saja sebagian manusia terkadang dalam menjalani hidup ini sering tidak terfikirkan bahwa mereka terlahir dengan kepribadian dan potensi besar yang melebihi apa yang mereka fikirkan.

Berbicara tentang bagaimana cara meningkatkan percaya diri, tentunya sangat berkaitan dengan cara berfikir dan bagaimana mengenali diri kita dengan baik. Maka langkah awal yang sudah sepatutnya kita lakukan adalah mengarahkan pikiran kita agar selalu berfikir positif terutama dalam penilaian terhadap diri sendiri.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa sebelum menuju rasa percaya diri , perlu kita ketahui tentang perlunya harga diri atau self esteem , karena pada hakikatnya sumber dari tumbuhnya rasa percaya diri adalah berawal dari terbangunnya sikap self esteem atau harga diri yang positif . Bahkan cirri – ciri bahwa seseorang mempunyai mempunyai harga diri ( self esteem ) yang kuat itu salah satunya dia mempunyai self confidence.

Self esteem merupakan penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri, baik berupa penilaian negatif maupun penilaian positif yang akhirnya menghasilkan perasaan yang membawa kepercayaan diri dalam mejalani kehidupan.

Tentu saja bila dalam diri kita dan dalam karir kita memiliki self esteem yang positif , hal demikian akan sangat membantu. Sebab dengan memandang diri secara positif, kita akan semakin percaya diri. Itulah karenanya kita harus berupaya meningkatkan self-esteem. Tentunya dengan tetap memproposional sehingga tidak terkena sindrom over confidence yang justru malah sering merugikan diri kita.

Bagi orang yang memiliki Self Esteem dan Rasa Percaya diri yang baik, mereka memiliki kecenderungan untuk selalu melihat hal-hal positif yang melekat pada dirinya sendiri dan tidak menjadikan kelemahan-kelemahan yang dimiliki sebagai penghalang dalam mencapa sebuah tujuan. Dan hal itu terjadi karena mereka memiliki kepribadian diri yang tangguh dan mempunyai pandangan yang sangat jelas mengenai tujuan hidup dan jati diri mereka.

Rasa percaya diri inilah yang dimiliki oleh orang-orang sukses, dan menjadi ciri khas mereka. Mereka sungguh-sungguh paham dengan potensi dan kemampuan yang mereka miliki. Sehingga ketika sedang berhadapan dengan sebuah masalah, mereka dapat melaluinya dengan baik meskipun dalam prosesnya mereka menemui berbagai kegagalan. Dan di saat mereka mengalami kegagalan itu mereka selalu berhasil membangun Rasa Percaya Diri untuk selalu bangkit.

Gagal itu biasa, yang Luar Biasa adalah bangkit dari kegagalan untuk meraih sukses yang sebenarnya. & Kegagalan itu tidak ada, yang ada adalah sebuah pembelajaran mengenai sebuah pola tertentu yang bila dilakukan akan menghasilkan kegagalan. dan bila anda telah mengenali pola ini, maka anda akan dapat memperbaiki pola tersebut atau mencoba cara lain untuk meraih sukses impian anda.

TIPS PERCAYA DIRI ORANG SUKSES :

  • Selalu berfikir positif dan jangan berfikir negatif terhadap apa yang ada pada diri anda. Tanamkan keyakinan bahwa anda lebih baik dari apa yang anda fikirkan.
  • Selalu memberi afirmasi positif kepada diri anda, dengan demikian akan merangsang conscious Mind dan Unconscious Mind yang meningkatkan keyakinan anda dalam melakukan tindakan.
  • Cari dan temukan lingkungan yang dapat membantu self esteem/rasa percaya diri anda berkembang dengan memperbanyak membaca buku-buku positif atupun buku tentang motivasi. dan bergaullah dengan orang-orang yang psoitif.
  • Tentukan arah dan tujuan hidup anda dengan membuat goal-goal kecil yang akan mengantarkan anda mencapai tujuan, karena sebuah goal besar merupakan rangkaian dari goal-goal kecil yang anda capai. Salah satu cara paling efektif untuk membangun kepercayaan diri adalah memecah tujuan besar menjadi kecil, agar dapat dilakukan dengan langkah-langkah tindakan, kata Sharon Fountain, presiden “National Association for Self-Esteem”. Sebagai contoh, jika Anda mencoba untuk membentuk dan menurunkan berat badan, adalah dengan membuat tujuan untuk makan setidaknya tiga porsi sayuran hari ini.
  • Jangan menunda untuk melakukan tindakan, karena dengan tindakan akan membuat keyakinan semakin kuat.
  • Sikapilah kegagalan dengan bijaksana, karena tidak menjadi masalah seberapa sering anda gagal. Yang penting adalah seberapa sering anda bangkit dari kegagalan.
  • Mencoba sesuatu yang baru. Menangani sesuatu yang takut Anda lakukan atau sesuatu yang tampak sulit, dapat meningkatkan perasaan berkemampuan untuk melakukan dari dalam diri Anda. Beberapa hal yang bisa Anda mulai misalnya, mempelajari bahasa baru, merangkai bunga, mengambil kelas tarian tango atau mendaftar untuk sebuah kelas malam di sebuah perguruan tinggi setempat dalam sebuah topik yang menarik minat Anda.  
  • Lihatlah sisi positifnya. Pikirkan kembali pengalaman yang paling baru di mana Anda pikir Anda jatuh atau kacau, dan cobalah untuk menyebutkan beberapa hal yang berlangsung dengan baik, saran Marci Fox, PhD, salah satu penulis “Think Confident, Be Confident”. Mungkin Anda menyesali kue yang sedang Anda panggang gosong , tapi apakah Anda bisa meluangkan waktu yang berkualitas bersama anak-anak Anda dan menyelesaikan pekerjaan merajut sambil menunggu membuat kue?
  • Ulurkan tangan. Jadilah orang yang dermawan dan suka membantu orang lain. Ungkapan terima kasih yang Anda terima akan memperkuat harga diri anda dengan segera. 
  • Menegakkan tubuh. Sebuah Universitas Negeri Ohio baru-baru ini melakukan studi dan menemukan bahwa tindakan sederhana dengan duduk tegak dan menyesuaikan postur tubuh Anda secara signifikan dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda
  • Orang-orang sukses selalu memiliki tips percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya.
  • Mereka tetap bekerja sesuai ketrampilan mereka sendiri dan selalu menyadari bahwa ketrampilan ini memberi nilai pada ketrampilan lainnya. Mereka juga sadar bahwa karya terbaik akan menghasilkan kompensasi yang terbaik bagi mereka.
  • Anda bisa sukses sekalipun tak ada orang yang percaya anda bisa sukses.
  • Seorang pesimis selalu melihat kesulitan dari setiap peluang dan kesempatan, tetapi seorang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap hal, dan bahkan mampu menciptakan sebuah peluang dari sebuah kesulitan.
  • Percayalah pada diri anda, karena orang lain tidak akan bisa mempercayai diri anda, jika anda sendiri meragukan kemampuan anda.

Graviton Qi, Personal Magnetic Field

QUANTUM GRAVITON
Graviton Qi
AKTIVASI KEKUATAN GRAVITASI SEMESTA DI DALAM DIRI ANDA

PARTIKEL GRAVITON
M-Theory memperkenalkan sebuah partikel yang memiliki string tertutup (closed-loop string) yaitu graviton. Graviton adalah pertikel tidak ber-massa yang menjadi penghantar gaya gravitasi. Partikel dengan string tertutup tidak terikat oleh membrane manapun, ia dapat bebas pergi dari satu membrane ke membrane lainnya. Sedangkan partkel dengan string terbuka (seperti karet gelang yang dipotong) kedua ujungnya harus tertambat pada membrane. Sifat yang seperti ini membuat partikel dengan string terbuka terikat pada membrane dan tidak akan mampu pergi ke membrane lain.

Apakah ada partikel lain dengan string tertutup selain graviton? Belum ada yang tau. Namun diperkenalkannya graviton adalah momentum penting dalam fisika dan kosmologi. Pandangan orang atas konsep alam semesta berubah seketika. Kalau boleh saya katakan, manusia menemukan sebuah threshold baru dengan unlimitted possibilities di seberang sana. Alam semesta kita tidak unik, alam semesta kita adalah sebuah membrane 3 dimensi (3-braneworld) yang eksis di dalam ruang yang lebih besar lagi, ruang dengan dimensi lebih, dengan total jumlah dimensi-ruang hingga 10. Alam semesta kita juga berdampingan dengan alam semesta lain, parallel universe. Tidak terhingga jumlahnya. Dan hanya graviton yang mampu pergi keluar-masuk membrane-membrane itu baik yang berdimensi-ruang 3 maupun lebih.

Gravitasi adalah sebuah forsa atau gaya fundamental di alam ini yang sangat kuat (kalau boleh saya katakan yang paling kuat) di antara 3 forsa fundamental lainnya. Gravitasi mengatur gerak seluruh obyek di alam semesta, dari yang seukuran partikel terkecil hingga bintang masif dan galaksi-galaksi. Gravitasi adalah hukum alam yang mutlak. Alam patuh pada hukum ini.

QUANTUM GRAVITON
Quantum Graviton memperkenalkan sebuah cara sederhana yang efektif dan powerfull untuk meningkatan Medan Magnet Diri (PERSONAL MAGNETIC FIELD) yang bermanfaat untuk :

  • Memperkuat dan melipat gandakan Daya Magnetisme diri pribadi.
  • Meningkatkan Daya Kharisma, Wibawa, & Aura Pesona.
  • Melipat Gandakan Daya Tarik buat pelanggan.
  • Meroketkan Omzet & Profit
  • Money Magnet
  • Meroketkan Rasa Percaya Diri.
  • Memperkuat Daya Tarik Pribadi, Mahabbah, & Pengasihan
  • MENJADIKAN KEKUATAN GRAVITASI SEMESTA TERPANCAR KUAT DARI DALAM DIRI ANDA

Tips Meningkatkan Kharisma Diri
Apakah itu kharisma? Apakah seseorang harus terlahir dengannya, atau kita bisa belajar mendapatkannya? Darimana kita tahu apakah kita memiliki kharisma? Apa saja yang bisa membuat seseorang terlihat berkharisma? Hari ini Anda akan mendapatkan jawaban memuaskan dari pertanyaan di atas, sekaligus personal inner game secrets saya untuk meningkatkan kharisma Anda untuk keperluan sosial, bisnis, dan percintaan!

Ahli sosiologi berkebangsaan Jerman, Max Weber, adalah orang pertama yang secara serius mempelajari tentang karisma. Beliau menyatakan kharisma adalah, “… a certain quality of an individual personality, by virtue of which one is ‘set apart’ from ordinary people and treated as endowed with supernatural, superhuman, or at least specifically exceptional powers or qualities,” dan menurut Pierre BourMannas, sosiolog Perancis, hal tersebut hanya berada di alam persepsi orang yang melihatnya. Dengan kata lain, Anda tidak bisa merasakan sendiri bahwa Anda berkharisma atau tidak; itu hanya bisa dideteksi dan dirasakan oleh orang lain.

Kata kharisma berakar dari bahasa Yunani, ‘charis’, yang berarti karunia atau bakat; menurut mitologinya, para dewa mengaruniakan kekuatan spesial pada orang-orang tertentu sehingga mereka bisa tampil lebih menawan. Sementara dalam studi psikologi sosial modern, kharisma adalah pengaruh yang dimiliki seseorang terhadap orang lainnya atau kelompok. Jadi jika Anda ingin meningkatkan kharisma, berarti Anda perlu memahami beberapa atribut ‘kekuatan spesial’ terkandung di dalam kharisma yang memungkinkan Anda mempengaruhi orang lain.

Berikut adalah beberapa rahasia pribadi saya:

Banjir Kepercayaan Diri. 
Seseorang yang karismatik biasanya memiliki tingkat narsisme sangat tinggi yang dapat menarik perhatian seluruh orang. Ia seolah-olah menyerap energi orang dan ruangan, lalu memancarkannya kembali berlipat kali ganda kepada siapa saja yang memperhatikannya. Perhatikan bahwa ini bukan kepercayaan diri dalam pikiran saja, melainkan kepercayaan diri secara fisik yang meluap keluar dari setiap gerak tubuh Anda.

Howard Friedman, seorang profesor psikologi di University of California-Riverside yang meneliti komunikasi non-verbal menulis, “When charismatic people enter a room, they draw attention and may enliven the whole gathering. Charismatic people a basic self-confidence and then project this to others. Others have a sense of what they are feeling, mostly via nonverbal communication.”

Kepercayaan diri seperti ini, sekalipun bersifat inner game, wajib diproyeksikan lewat aksi non-verbal Anda. Berdirilah dengan postur tubuh tegap, dada dan tangan terbuka lebar, wajah berseri, dan senyuman yang siap untuk menyapa siapa saja. Ketika ada yang menghampiri Anda, jadilah pihak yang pertama untuk menginisiasi sentuhan fisik, baik dalam bentuk jabatan tangan, tepukan ringan di bahu, atau rangkulan hangat di pundak mereka.

Jangan lupa juga untuk mendengarkan sepenuh hati setiap kalimat yang orang sampaikan pada Anda; ketika Anda benar-benar mendengarkan, Anda secara otomatis memproyeksikan sebuah cahaya yang sulit sekali dijabarkan dengan kata-kata. Seluruh perilaku memungkinkan Anda ‘menghipnotis‘ siapa saja jauh sebelum Anda membuka mulut dan mengeluarkan suara.

Visioner. 
Setiap orang karismatik yang saya kenal secara pribadi memiliki kebiasaan melihat hal-hal yang kasat mata, tersembunyi, atau bahkan terlalu jauh di belakang dan di depan. Kebiasaan itu muncul dari kesadaran akan tujuan dan panggilan hidupnya. Seseorang yang bisa melihat dirinya memiliki misi spesial dalam dunia ini pasti yakin dirinya diperlengkapi dengan kekuatan spesial juga, persis seperti kisah mitologi Yunani di atas. Keyakinan pribadi inilah yang menular pada orang-orang di sekitarnya sehingga mereka merasa tergelitik, tersedot, dan tertawan secara magis. Oleh sebab itu gali sistem Passion-Vision-Mision anda.

Paul Gingrich, seorang profesor Sosiologi di University of Regina, menulis, “Charisma is a quality of an individual personality that is considered extraordinary, and followers may consider this quality to be endowed with supernatural, superhuman, or exceptional powers or qualities. Whether such powers actually exist or not is irrelevant – the fact that followers believe that such powers exist is what is important.“

Jadi luangkan waktu sejenak sekarang untuk menelisik esensi hidup Anda. Gali apa saja yang menjadi alasan dan tujuan Anda diciptakan di dunia ini, serta bagaimana secara spesifik pribadi Anda sangat diperlukan oleh orang lain di sekeliling Anda. Selidiki apa yang akan membuat dunia ini tidak lengkap jika tidak ada Anda.

Setelah Anda menemukan hal-hal tersebut di dalam diri Anda sendiri, lakukan lagi pada setiap pribadi orang yang hadir dalam hidup Anda, lalu pimpin mereka dengan menyampaikan apa yang Anda lihat tersebut. Ketika Anda terbiasa peduli pada diri Anda, Anda juga mudah peduli pada orang lain. Anda akan dianggap sangat berharga karena kebanyakan orang malas dan membutuhkan orang lain untuk mempedulikan diri mereka sendiri.

Menguasai Kontradiksi. 
Joseph Roach, profesor kajian teater di Yale, menjelaskan fenomena di atas dengan baik sekali dalam bukunya, It, sebuah buku yang memaparkan studi tentang karisma para tokoh terkenal, selebriti, dan dunia performing arts. Joseph menyatakan, “What people are responding to in charismatic people is the power of apparently effortless embodiment of contradictory qualities simultaneously: strength and vulnerability, innocence and experience, and singularity and typicality among them. Among the people who have best embodied these contradictory qualities at the same time are King Charles II, Johnny Depp, Michael Jackson, and Princess Diana.“

Penjelasan yang sama juga disampaikan oleh Charles de Gaulle, “There can be no power without mystery. There must always be a ‘something’ which others cannot altogether fathom, which puzzles them, stirs them, and rivets their attention. It is a mixture of the crowning virtue of the strong, the refuge of the weak, the modesty of the proud, the pride of the humble, the prudence of the wise, and the sense of fools.”

Jika Anda memiliki gaya atau pemikiran yang rasanya paradoks di dalam diri Anda sendiri, jangan pernah sembunyikan! Dorong diri Anda mengakui kekurangan dan kelebihan Anda, serta mengekspresikannya dengan bangga. Baca sebanyak mungkin buku-buku yang bahkan bertentangan dengan minat dan religi Anda sendiri. Temukan mengapa kekuatan Anda adalah kelemahan Anda dan sebaliknya. Biasakan menjawab dengan pertanyaan dan mengajukan pertanyaan dengan jawaban karena semakin Anda sulit dicerna, semakin orang rajin mencerna dan menyukai Anda. Serta jangan lupa untuk bersenang-senang menguasai kontradiksi yang sulit dikuasai ini.

Beberapa waktu yang lalu saya membaca buku Why Presidents Succeed yang ditulis oleh Dean Keith Simonton, profesor psikologi di University of California demikian, “I do think that charismatic techniques can be taught to a certain extent. If you tell people what they need to do to feel more confident, some may improve. Situations can also bring out a person’s hidden charisma.” Selaras dengan itu, Richard Wiseman -seorang profesor Public Understanding of Psychology- menyatakan kharisma merupakan 50% kemampuan alamiah dan 50% hasil latihan perilaku tertentu.

Itu artinya seseorang yang terlahir dengan kharisma alamiah pun masih perlu melakukan sejumlah tehnik karismatik jika ingin memaksimalkan pengaruhnya. Saya yakin ini adalah kabar baik untuk Anda yang merasa kekurangan sinar kharisma, bukan begitu?

Jika tulisan kali ini terasa berat, ah justru ini ringan sekali, sobat. Bahkan keterlaluan ringan dan praktis, sampai-sampai Anda tidak sadar kalau sudah melakukannya nanti.

Referensi : Lex DPraxxiss

Edukasi Pasien

KEKUATAN PEMAHAMAN
Tahapan terpenting sebelum memberikan tindakan terapi kepada pasien adalah memberikan Informasi, Input Data, dan Pemahaman yang cukup mengenai metode terapi yang digunakan serta bagaimana proses terapi tersebut di jalankan.

Prinsip hidup sehat secara Holistik adalah lewat menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan ruh untuk selaras atau harmonis dengan alam dan juga Tuhan. Dari prinsip ini maka diketahui, bahwa proses terapi haruslah terjadi juga di ketiga layer tersebut agar terjadi pemulihan kesehatan yang bersifat Efektif dan Permanen.

Layer yang harus juga diterapi yaitu :

  1. Layer DNA (Fisik)
  2. Layer Pikiran/Memory
  3. Layer Spiritual

Penyembuhan dengan menggunakan pendekatan Energy Healing, adalah ditujukan untuk memberikan terapi di layer Bioenergi dan DNA manusia. Dan proses terapi ini tidak akan dapat berhasil memberikan Dampak dan Pengaruh secara maksimal bila di tingkat pikiran, pasien tidak memahami proses terapi yang sedang berlangsung.

Proses edukasi ini dapat terjadi secara alamiah karena adanya informasi yang banyak beredar di masyarakat atau bersifat khusus, yaitu terapist memberikan edukasi kepada pasien sebelum terapi di laksanakan.

Itulah alasannya mengapa tekhnik terapi yang saya kembangkan di NAQS DNA, di awal-awal perjalanannya menggunakan istilah REIKI. Hal itu dimaksudkan untuk sekedar memberikan gambaran awal kepada masyarakat mengenai metode yang saya kembangkan di NAQS. Sehingga dengan demikian, sebelum klien datang untuk meminta terapi. Paling tidak Mereka sudah mempunyai input data yang cukup mengenai proses terapi yang akan dilakukan.

Namun walau metode Energi Healing/Spiritual Healing dengan segala variasinya telah berkembang luas di masyarakat. Kita tetap wajib memberikan tahap pengenalan dan pendahuluan sebelum sesi terapi berlangsung. Hal ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara terapist dan klien mengenai metode yang digunakan. Karena tidak menutup kemungkinan tingkat pemahaman dari klien bisa sangat jauh berbeda dengan tingkat pemahaman dari terapist. Walaupun untuk sesuatu hal yang sama. Dan juga, walau tekhnik energi healing sudah cukup luas dikenal masyarakat. Belum tentu pasien anda mempunyai informasi yang cukup mengenai hal itu.

Oleh karena itulah, saya melalui blog NAQS DNA ini mencoba memberikan informasi sebanyak mungkin mengenai dunia Terapi Alternatif dan pemberdayaan diri manusia, sehingga diharapkan blog ini menjadi sebuah Blog rujukan bagi mereka yang berminat untuk memberikan edukasi kepada dirinya sendiri, keluarga serta masyarakat luas terkait dengan metode-metode alternatif yang aman dan efektif.

Demikianlah sedikit ulasan saya mengenai tahapan Edukasi Ke Pasien yang wajib dilakukan oleh seorang terapist. Semoga bermanfaat.

TERAPI QUANTUM FITRAH ASMA’UL ALAM

QUANTUM FITRAH ASMA’UL ALAM
MereSet kembali pola energi Anda agar kembali sesuai dengan Fitrah diri, selaras dengan Energi Alam dan Energi Ilahi.

Sebagaimana Anda ingin mendengar siaran radio atau menikmati acara TV, Anda hanya perlu hadir dalam “Frekuensi Gelombang yang sama“, dan sesuatu yang “LUAR BIASA” akan terjadi dalam diri Anda : menjadi lebih sehat, lebih tenang dalam menghadapi dinamika kehidupan ini, lebih kreatif, dan intuisi Anda akan menjadi jauh lebih tajam.

Ngaji tafsir ayat-ayat kauniyah, berdialog & bersinergi dengan alam. Membuka kesadaran akan keterhubungan antara Quantum Diri dengan Quantum Alam ( Quantum Connectedness ). Mengagumi wajahNya di segenap penjuru alam, meningkatkan keimanan dan ketakwaan Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dan Bertambah Kasih Sayang Kepada Sesama Makhluk…!!!!

TUJUAN TERAPI
Baik yang menggunakan tekhnik Quantum ataupun Tekhnik Reiki Sufi pada prinsipnya adalah agar terjadi Reset atau format ulang Pola energi di layer Quantum Diri. Menuju keseimbangan diri yang merupakan kondisi Fitrah manusia. Sehingga kondisi kesehatan akan kembali pulih sehat sebagaimana sedia kala….

Sejak awal sesi, tujuan terapi ini harus dicamkan kuat-kuat di dalam benak terapist maupun klien dan harus difahami dengan baik. Hal ini sangat penting dilakukan agar kedua belah fihak dapat mengikuti proses terapi secara baik dan berkesinambungan. Karena terkadang, pemulihan kesehatan baru dapat dicapai setelah dilakukan lebih dari dua kali sesi terapi.

ASAL PENYAKIT
Kesibukan serta aktivitas manusia dalam mengejar pemenuhan akan kebutuhan hidupnya, akan menggeser keseimbangan diri yg fitrah ini dari titik NOL condong ke arah garis X ataupun garis Y. Baik kebutuhan duniawi maupun kebutuhan ruhani, keduanya sama-sama mempunyai kontribusi untuk menggeser titik keseimbangan ini….

Titik Nol ini dalam khasanah metafisika disebut kondisi Nafsul Muthmainnah atau kondisi jiwa/nafs yg tenang dan damai.

Ketika kita mengejar pemenuhan kebutuhan duniawi, maka potensi yang kita gunakan adalah potensi nafsu yang terkait dengan dimensi materi yaitu ammarah, Supiyah dan juga lawwamah. atau kalau dalam bahasa modern disebut dengan PASSION. Yang memunculkan kondisi Hubbud Dunya.

Dan ketika kita mengarahkan fokus diri untuk memenuhi kebutuhan spiritual, kita juga menggunakan dimensi nafsu/diri yg terkait dengan dimensi spiritual juga. Yaitu nafsul Radliyah, Mardhiyah, dll. Yang memunculkan kondisi Hubbillah….

Kedua kutub ekstrim dari kondisi jiwa tersebut akan membuat ketidak seimbangan dari dimensi jasmani/materi yg dapat mengakibatkan sakit dan juga penyakit…. baik penyakit fisik, psikosomatis, ataupun penyakit di aspek hidup yang lain, semisal sakit secara finansial, sosial, dll.

Maka dengan membawa jiwa kembali ke titik NOL, maka ketidak seimbangan diri di dimensi materi akan dapat di harmoniskan kembali. Sehingga terjadi pemulihan diri menuju kesehatan yg sempurna di segala aspeknya.

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali- kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?” [QS. AL-Mulk : 3]

“Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,” [QS. Al-Infithaar : 7]

Distance Healing Quantum :
Tata Cara :

  1. Silahkan ambil posisi yang nyaman, boleh duduk di atas kursi, atau di lantai, atau di atas laptop anda…. he..he..he..
  2. Tarik nafas dengan perlahan dan hembuskan dengan perlahan. lakukan minimal 3 kali. Dan niatkan diri anda menjadi Rileks, dan semmakin rileks… santai gt lho………..
  3. Rasakan nikmatnya rileksasi anda, dengan merasakan sentuhan udara di permukaan kulit anda. rasakan sejuknya sentuhan itu. dan apapun sensasi yang anda rasakan, itu akan membuat anda semakin terhanyut dan larut untuk masuk ke dalam kesadaran yang lebih dalam, semakin nyaman, dan damai. rasakan diri anda terhubung dengan kesadaran murni anda.
  4. Sekarang silahkan ingat-ingat peristiwa satu minggu yang lalu. Apa warna celana dalam yg anda pakai waktu itu. Juga warna baju dan celana anda….
  5. Kemudian bawa ingatan anda ke peristiwa 2 minggu yang lalu. Apa menu makan malam anda. dan bagaimana rasanya.
  6. Demikianlah seterusnya, bawa ingatan anda menuju peristiwa-peristiwa di masa lalu anda. Terutama peristiwa yang membawa kesan bahagia dan menyenangkan bagi anda. Lakukan itu selama 20 menit.
  7. Akhiri sesi terapi dengan mengucap syukur kepada Tuhan.
  8. Selesai.

WALLAHU A’LAM