Archive for the ‘METAFISIKA’ Category

Tips Praktis Anti Santet & Sihir

Santet atau sihir walau bersifat metafisik, tetapi cara kerjanya juga tunduk pd hukum kesadaran.

Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang, berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai kematian.

Santet baru akan bekerja mempengaruhi anda bila :

  1. Anda percaya dengan kekuatan santet, jin, dll. Anda percaya bahwa kekuatan tersebut dapat memberikan efek madhorot atau keburukan bagi anda. Ini bisa kepercayaan pribadi ataupun kepercayaan bersama yg berada di area Collective Consciousness. Kepercayaan anda ini merupakan pintu masuk bagi kekuatan pengaruh santet. Sadar atau tidak, anda telah mengizinkan santet mempengaruhi anda.
  2. Biasanya, sebelum santet bekerja. ada langkah pendahuluannya yg berupa langkah-langkah psikologis teror mental. Bisa berupa lemparan telur busuk, atau bunga, atau benda-benda mistik lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan pd anda sehingga gerbang kesadaran anda terbuka dan pengaruh santet bisa masuk.
  3. Langkah pendahuluan santet yg lain adalah, dengan menyeret anda pd vibrasi hati yg rendah, bisa dengan mengajak anda bertengkar, bermusuhan, dll.

LANGKAH PENCEGAHAN :

  1. Fokuskan diri pada kekuatan Tuhan. dan serahkan keselamatan diri anda padaNya. Hal ini akan menaikkan vibrasi positif anda di level spiritual.
  2. Yakinlah, bahwa kekuatan santet tidak akan bekerja tanpa seizin Tuhan. Maka mintalah perlindungan pada Tuhan. 
  3. Jaga vibrasi hati & fikiran agar senantiasa positif.
  4. Bersikap tenang ketika ada teror lemparan benda mistik. Dan katakan bahwa itu adalah benda biasa sebagaimana benda pd umumnya.

LANGKAH PENGOBATAN :
SILAHKAN HUBUNGI TERAPIST TERDEKAT.

Apakah bapak juga percaya pada pengaruh santet…?“Tanya seorang sahabat.
Saya jawab,”ya….
Katanya,”Berarti bapak bisa kena santet dong….?
Saya Jawab,”Tidak….”
Katanya lagi,”Lho…katanya kalau percaya dengan kekuatan santet, jin, dll. kita bisa kena santet…
Saya jawab,”Karena saya juga percaya pada kekuatan Daya Hidup yang menghidupi dan melindungi saya. Yang mana Daya Hidup yang berada di dalam diri saya itu berasal dari Dia Yang Maha Hidup dan di dalam kesadaran saya ada keyakinan bahwa Daya Hidup yg berada di dalam diri saya senantiasa terhubung denganNya…

Okey pak, bila kita sudah punya keyakinan bahwa santet tidak berpengaruh pada kita, dan kita juga sudah membentengi diri dengan vibrasi positif. Lalau apakah santet sudah betul-betul tidak bisa mengenai kita. Bukankah dalam riwayat banyak dikisahkan kisah Nabi-nabi dan juga waliyullah yg terkena pengaruh sihir….?” Tanya kawan saya lagi…

Saya jawab,”Yang pertama kali adalah tumbuhkan keyakinan dan perkuat keimanan serta jaga vibrasi positif diri dulu. Serta bekali diri dengan ilmu-ilmu dan pemahaman yang positif dan luas agar terbuka luas kesadaran kita. Dan bila kemudian suatu saat kita masih kena pengaruh santet, maka yakinlah itu semua terjadi juga karena seizin Allah swt. Dan untuk itu, ikhlaskan diri kita menerima ujian tersebut. Dan serahkan, pasrahkan serta kembalikan kesembuhan diri kita sepenuhnya kepada Allah swt….. Tawakkal ‘alallah…. Setelah Ikhtiar, selanjutnya adalah bertawakal, betul….?

KESURUPAN DI PESANTREN
Kenapa peristiwa kesurupan di pesantren atau di komunitas muslim dijadikan berita yang menghebohkan, sementara peristiwa kesurupan di tempat non muslim tidak dijadikan berita yang menghebohkan….?” Tanya seorang kawan…

Saya Jawab,”Barangkali itu karena tradisi saja. Di Tradisi Non Muslim barangkali peristiwa kesurupan, kerasukan, dll. dianggap sebagai bagian dari ritual. Makanya hal itu sudah dianggap sebagai suatu hal yang wajar dan tidak perlu dihebohkan…. Beda dengan tradisi muslim, masalah jinny ini masih bersifat kontroversial dan debatable, dan setiap elemen Islam mensikapinya dengan sikap yg berbeda…... “

TIPS PRAKTIS ILMIAH
Sumber : kaskus.us

Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap fenomena santet dan sejenisnya. Tentu metode penelitian para ilmuwan agak berbeda dengan agamawan. Jika para agamawan memakai rujukan dalil-dalil kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini.

Penyelidikan yang menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang sifatnya ilmiah, mulai dari mencari kasus-kasus santet, tipe-tipe santet, gejala, akibat dan sebagainya.

Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya. Salah satu kesimpulan / pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan, dan lainnya, bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energi.

Nah, santet dan mahluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-). Bumipun ternyata memiliki muatan (-). Dalam hukum C Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak senama justru akan tarik menarik.

Rumusnya :

  • F = K * ((Q1*Q2)/R^2)
  • F = gaya tarik menarik
  • K = Konstanta
  • Q1, Q2 = muatan
  • R = jarak

Nah karena demit alias mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan (-) makanya para demit itu tidaklah menyentuh bumi.

Orang tua jaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dengan orang yang tidak dikenal pada malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak ke bumi atau tidak. Jika tidak, maka ia berarti golongan mahluk halus.

Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-), maka secara fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini.

Disini kita tidak membahas metode melawan santet dengan zikir karena sudah banyak dibahas tapi kita akan mencoba menawarkan alternatif lainnya yang bisa bersifat “standalone” (untuk non muslim) maupun digabungkan dengan zikir (untuk muslim).

Beberapa Metodenya :

1. Tidurlah di lantai yang langsung menyentuh bumi.
Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur di lantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.

2. Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-).
Mahluk halus, jin, santet, dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga. Atau anda bisa juga menggunakan technology tachyon yang sudah saya jabarkan di artikel ini.. TACHYON ANTENNA SYSTEM MANUAL BOOK

3. Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-).

Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll.

Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi) dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+)

Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem, beringin, belimbing, kemuning, alas randu, dll maka phohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal.

Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.

Terlepas dari berhasil atau tidaknya cara-cara di atas, semuanya pasti akan kembali bergantung pada Kekuasaan Tuhan Sang Pencipta.

Cara yang paling ampuh untuk menangkal segala hal buruk yang ada di sekeliling kita adalah tetap berserah dan mendekatkan diri kepada-Nya sembari mengharapkan perlindungan-Nya.

Ilmu Meraga Sukma (Astral Projection)

Peringatan : Artikel berikut ini adalah sekedar sebagai bahan pengetahuan, kami tidak bertanggung jawab terhadap siapapun yang mempraktekkan ini. NAQS tidak menjadikan Ilmu Lepas Sukma sebagai bagian dari kurikulum, walaupun banyak siswa yang secara otomatis terbangkitkan kemampuan sukmanya setelah belajar di kelas spiritual Sir Hu. Dan biasanya bila hal itu terjadi, kami sangat hati-hati menjaga perjalanan Ruhani siswa agar tetap berjalan di atas Shirothol Mustaqiem.

INGAT : THIS IS THE ONE WAY ROAD, NO RETURN. Ini adalah perjalanan satu arah, bila kemampuan ini telah terbuka. Tidak bisa ditutup kembali, anda harus sudah siap mental mengahadapi dunia baru yang penuh dengan hal baru dan tantangan baru. Resiko di tangan anda sendiri…
Salam…
Selamat membaca….

Ilmu Meraga Sukma
Banyak orang yang ingin mengusai Ilmu Meraga Sukma. Bagaimanakah rahasia yang sebenarnya? Benarkah Meraga Sukma hanya bisa dilakukan dengan metode tirakat atau dengan meminta bantuan jin…?

Anda mungkin pernah mendengar cerita seseorang berilmu tinggi, yang mampu mengunjungi familinya hanya dengan berkonsentrasi. Atau, Anda mungkin pernah menonton film yang berkisah tentang seorang pendekar yang bertarung dari jarak jauh dengan “tubuh halus”-nya dengan pendekar yang menjadi lawannya. Hal semacam itu merupakan ciri dari seorang yang memiliki Ilmu Meraga Sukma, yang memang dapat dipergunakan untuk melepas sukmanya tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Ilmu Meraga Sukma, atau banyak juga orang mengiistilahkanya sebagai Proyeksi Astral, Lepas Sukma, Pangaracutan, Proyeksi Mental, Out of Body Experience, bahkan Astral Projection, adalah suatu proses pelepasan sukma dari raga untuk melakukan perjalanan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Proses ini bila sempurna maka semua rasa panca indera pelakunya dibawa keluar, sehingga sukmanya mampu mendengar, merasakan, melihat dan meraba lingkungan sekitarnya dengan sukma itu sendiri secara nyata.

Apakah meraga sukma diperbolehkan dalam syariat Islam? Marilah kita baca firman Allah SWT ini, “Seluruh jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya, melainkan dengan kekuatan.” (QS. Ar Rahman:33).

Penjelasannya bahwa Allah Azza Wa Jalla telah memberikan suatu fasilitas dalam tubuh manusia untuk melakukan perjalanan ke penjuru langit dan bumi secara fisik (teknologi: ilmu pengetahuan) dan non fisik (energi: sukma) jika memang manusia itu memiliki kekuatan atau kemampuan.

Perlu diketahui, proses meraga sukma sesunggunya tidak melepas roh, tetapi hanya memproyeksikan energi pikiran yang disebut sukma. Kalau kita melepas roh bisa menyebabkan kematian. Sebab itu orang yang meraga sukma bisa menarik kembali energi pikiran yang melanglang buana sehingga dapat hidup kembali. Energi pikiran atau sukma ini secara otomatis akan kembali ke raga dalam kondisi tertentu, misalnya saja karena kaget, tertindih energi lain, dan sebagainya.

Sukma atau jiwa adalah kemampuan manusia yang bersifat kasat mata, gaib, atau metafisika. Sedangkan sukma atau jiwa ini sangatlah kompleks yang terdiri dari beberapa sub-sub penyusun.

Salah satu dari sub-sub tersebut adalah kemampuan Bawah Sadar atau orang ada yang menyebutnya ESP (Extra Sensory Perception), atau juga disebut Indera Keenam. Kemampuan Bawah Sadar inipun sebenernya kompleks juga. Hanya yang pasti, kesemuanya ini jelas merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada setiap manusia, sejak dia lahir dengan sifatnya yang khas.

Sifat khas dari kemampuan Indera Keenam ini adalah kemampuan sensoriknya yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Dengan sifat uniknya ini maka Indera Keenam mampu melakukan aktivitas “antar dimensi” atau Transdimensi.

Juga mungkin difahami secara sederhana, apa yang disebut sukma atau jiwa ini dapat dianalogikan sebagai perangkat lunak (software) pada komputer. Kita tahu bahwa software sendiri terbagi dalam beberapa klasifikasi sesuai kebutuhan penggunanya.

Jika dalam software komputer dikenal yang namanya Operating System sebagai basis kegiatan seluruh aktivitas komputer maka, dalam jiwa atau sukma kita pun ada komponen yang berfungsi sebagai basis kegiatan seluruh aktivitas hidup kita yang dalam bahasa Qur’an disebut sebagai QALBU

Jadi sebenarnya kegiatan melepas sukma bukan membuat tubuh kita menjadi kosong tanpa ada roh yang mengisinya. Mengapa? Karena sebenarnya kita bukan “MELEPASKAN” sukma tapi mendayagunakan kemampuan Extra Sensorik kita untuk melakukan penjelajahan antar dimensi

Proses melepas sukma hanya memanfaatkan kemanpuan otak yang kompleks. Tidak seperti yang diperkirakan orang yang menyangka melepas sukma adalah berupa sinar dan saudara empat lima pancer. Hal ini jauh dari kenyataan yang sesungguhnya.

Otak manusia adalah suatu organ tubuh yang sangat luar biasa dan teramat kompleks. Seperti kita ketahui otak manusia terbagi-bagi menjadi banyak sekali bagian yang masing-masing mengatur suatu fungsi sistem tubuh manusia, seperti ada yang khusus mengatur syaraf sensorik, lalu ada yang mengatur khusus untuk syaraf motorik, dan lain-lain. Dan salah satu fungsi penting di dalam otak, ada suatu bagian otak yang mempunyai tugas sebagai “pengawas”, yaitu mengawasi seluruh kerja tubuh kita sehingga berjalan dengan semestinya. Nah, bagian otak ini terus-menerus bekerja walau kita tertidur pulas. Buktinya adalah walau kita tidur pulas sekali, bagian tubuh seperti jantung terus memompa darah dari dan ke seluruh tubuh, atau paru-paru yang terus menghisap oksigen dan melepas CO2, dan lain-lain. Tanpa bagian otak ini tubuh kita akan tidak dapat berfungsi ketika kita tidur sehingga akibatnya kita bisa mati, karena kegagalan fungsi tubuh.

Salah satu bagian otak yang penting lainnya adalah suatu bagian otak yang bertugas untuk menganalisis setiap pesan sensorik yang diterima tubuh lalu dikirim dalam bentuk neurotransmitter ke otak, seperti dari mata, sehingga kita bisa melihat, dari kulit sehingga kita bisa merasai sakit ketika kita tertusuk duri, dari telinga sehingga kita bisa mendengar, dan lain sebagainya. Bagian otak ini sangat penting bagi manusia karena jika bagian otak ini tidak berfungsi dengan baik maka kita tidak akan bisa melihat, mendengar, merasakan, membaui, dan lain-lain. Walaupun mata, telinga, kulit, dan hidung kita normal tidak ada yang rusak sama sekali, namun jika bagian otak tadi rusak maka tidak akan ada artinya sama sekali.

Jika kita bisa memfungsikan dua bagian otak di atas secara maksimal, maka kita akan bisa melepas sukma. Caranya adalah kita harus bisa membuat kesadaran otak kita tetap terjaga, walau tubuh kita tertidur pulas sekali. Dengan menjaga kesadaran otak yang penuh ketika kita tidur, maka ketika kita tidak lagi merasakan tubuh (tidak bisa menggerakkan/ merasakan tubuh kita sama sekali tapi kita masih sadar sepenuhnya), maka pikiran kita ini bisa “melayang-layang” kemana-mana, pergi ke manapun yang kita mau dengan bebas seakan-akan kita sudah bangun.

Suatu hal penting yang perlu ditegaskan adalah kemampuan melepas sukma ini adalah murni kemampuan memanipulasikan kemampuan otak, bukan roh. Jadi kalau kita mengganggap melepas sukma adalah melepas nyawa atau roh, hal ini jelas sama tidak benar. Buktinya adalah kita masih bisa bebas balik lagi ke tubuh wadag kita, tanpa ada hal-hal yang aneh. Bayangkan, kalau roh tentu kita tidak bisa balik lagi ke tubuh wadagnya, kecuali atas izin Allah SWT dalam kasus yang yang spesifik dan langka sifatnya.

Orang yang ingin melepas sukma harus memiliki energi tubuh yang cukup besar supaya mampu melontarkan sukma ke luar raga, dan dipergunaskan untuk proses perjalanan luar tubuh. Orang itu harus mengetahui teknik melepas sukma untuk dilatih dengan disilpin dan kontinyu.

Seorang teman Misteri pernah mengajarkan sebuah buku petunjuk latihan Metoda Chi Kung yang berisi berbagai teknik latihan indra ke-6 dengan pernafasan murni. Salah satunya metoda melepas sukma dengan metoda rileks, dibarengi pernafasan tertentu untuk melepaskan sukma yang dinamakan Meditasi Levitasi Pikiran. Metoda ini sangat aman dan efektif untuk dilakukan pemula.

Berikut caranya:
1. Anda berbaring di lantai dengan nyaman. Tangan diletakkan di samping tubuh dengan jempol dan telunjuk saling bersentuhan. Pejamkan mata dan taruh lidah di langit-langit.
2. Anda lakukan menarik nafas dari hidung dan mengeluarkannya dari mulut dengan aturan nafas:

  • Ambil nafas dan keluarkan nafas 50% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan semua.
  • Ambil nafas dan keluarkan nafas 90% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan nafas semua.
  • Ambil nafas dan keluarkan nafas 1% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan nafas semua.
  • Ambil nafas dan keluarkan 100% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan semuannya.
  • Ambil nafas dan keluarkan 30% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan semuanya.
  • Ambil nafas dan keluarkan 20% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan nafas semuanya.

3. Anda bernafaslah alami selama 5 menit dan akhiri dengan meditasi.
4. Anda membuka mata dan niatkan untuk meraga sukma. Setelah itu biarkan tubuh Anda rilaks dan tetap berbaring sambil tidur-tiduran sampai Anda memasuki kondisi sangat relaks atau setengah tidur. Sebab pada saat itu Anda mengalami sensasi seperti berputar atau gerakan energi dari dalam tubuh yang ingin keluar. Apabila tubuh Anda menjadi dua maka Anda tinggal mengendalikan “tubuh halus” alias sukma untuk berjalan-jalan.

Teknik meraga sukma metoda Meditasi Levitasi Pikiran Chi Kung ini sangat aman dan efektif. Anda yang melakukan tahapan latihan dengan benar manpu melepas sukma hanya beberapa kali latihan saja. Apabila Anda ingin mengembalikan “badan halus” alias sukma hanya tinggal meniatkan menarik sukma masuk tubuh dan membuka mata Anda.

Sesungguhnya, apa yang disebut sebagai Ilmu Meraga Sukma hanya memanfaatkan pontesi otak untuk menproyeksikan dan melevitasikan pikiran untuk keluar tubuh. Prosesnya membutuhkan bantuan energi tubuh besar yang bisa dirangsang dengan motada pernafasan tertentu.

Perlu dikatahui, dalam penguasaan melepas sukma ini banyak sekali orang yang memakai metoda tirakat yang biasanya meminta bantuan jin. Metoda bantuan jin ini jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan secara syariat Islam karena kita telah berkolaborasi dengan jin yang dilarang Allah untuk berhubungan dengan jin (Baca QS. Al-Jin:9).

Selain itu, metoda tirakat kolaborasi dengan jin jelas sekali memiliki efek-efek negatif secara medis. Sebagai contoh, si jin hanya membantu menproyeksikan dan melevitasikan pikiran keluar tubuh dengan merekayasa sistem syaraf otak kita, sehingga potensial bisa mengganggu sistem syaraf kita jika saja kita tidak kuat dan sungguh-sungguh telah siap.

Metoda teraman dan terefektik adalah dengan memanfaat pontesi tubuh manusia sendiri, yakni hanya dengan meningkatkan kapasitas energi tubuh supaya mampu menlontarkan sukma keluar tubuh, dan melakukan proses perjalanan luar tubuh. Tentunya membutuhkan latihan yang intensif dengan jangka waktu tertentu. (mystys.wordpress.com)

Proses melepas sukma adalah sebagai berikut :
Otak manusia adalah suatu organ tubuh yang sangat luar biasa dan teramat kompleks, seperti kita ketahui otak manusia terbagi-bagi menjadi banyak sekali bagian yang masing2 mengatur suatu fungsi sistem tubuh manusia, seperti ada yang khusus mengatur saraf sensorik, lalu ada yang mengatur khusus untuk saraf motorik, dan lain2. Dan salah satu fungsi penting didalam otak, ada suatu bagian otak yang mempunyai tugas sebagai “Pengawas” yaitu mengawasi seluruh kerja tubuh sehingga berjalan dengan semestinya, dan bagian otak ini terus-menerus bekerja walau kita tertidur pulas, buktinya adalah walau kita tidur pulas sekali, bagian tubuh seperti jantung terus memompa darah dari dan ke seluruh tubuh, atau paru-paru yang terus menghisap oksigen dan melepas CO2, dan lain2. Tanpa bagian otak ini tubuh kita akan tidak dapat berfungsi ketika kita tidur sehingga akibatnya kita bisa mati, karena kegagalan fungsi tubuh.

Salah satu bagian otak yang penting lainnya adalah suatu bagian otak yang bertugas untuk menganalisis setiap pesan2 sensorik yang diterima tubuh lalu dikirim dalam bentuk neurotransmitter ke otak seperti dari mata, sehingga kita bisa melihat, dari kulit sehingga kita bisa merasa sakit ketika kita tertusuk duri, dari telinga sehingga kita bisa mendengar dan lain2, bagian otak ini sangat penting bagi manusia karena jika bagian otak ini tidak berfungsi dengan baik maka kita tidak akan bisa melihat, mendengar, merasakan, membaui, dll, walaupun mata , telinga, kulit, dan hidung kita normal tidak ada yang rusak sama sekali.

Jika kita bisa memfungsikan dua bagian di otak diatas secara maksimal maka kita akan bisa melepas sukma, caranya adalah kita harus bisa membuat kesadaran otak kita tetap terjaga, walau tubuh kita tertidur pulas sekali. Dengan menjaga kesadaran otak yang penuh ketika kita tidur maka ketika kita tidak lagi merasakan tubuh (tidak bisa menggerakkan/ merasakan tubuh kita sama sekali tapi kita masih sadar sepenuhnya), maka pikiran kita ini bisa “melayang-layang” kemana-mana / pergi ke manapun yang kita mau dengan bebas seakan-akan kita sudah bangun.

Suatu hal penting yang perlu ditegaskan adalah kemampuan melepas sukma ini adalah murni kemampuan memanipulasikan kemampuan otak bukan roh, jadi kalau kita mengganggap melepas sukma adalah melepas nyawa/ roh ini tidak benar sama sekali, buktinya adalah kita masih bisa bebas balik lagi ketubuh tanpa ada hal2 yang aneh, kalau roh tentu kita tidak bisa balik lagi ketubuh (baca aja deh Al Qur’an dan Al Hadits Shahih)

Berikut adalah tahap-tahap melepas sukma :

1. Keadaan antara sadar dan tidur
Inilah keadaan pertama yang biasanya dilalui oleh setiap orang yang melepas sukma, pada saat ini kesadaran kita sudah kabur tapi kadang2 kita masih bisa mendengar suara2 disekeliling. Kalau kita sudah mahir kita bisa langsung ke tahap 4 tanpa melewati tahap 1, 2, atau 3.

2. Keadaan seperti berada dalam suatu dimensi yang sangat gelap
Inilah keadaan yang pasti familiar bagi para jagoan ngimpleng atau melepas sukma atau time travel. Pada keadaan ini kita sudah tidak lagi merasakan tubuh fisik kita secara total, tapi kesadaran kita tetap ada dan penuh. Seakan-akan kita berada dalam dimensi yang sangat gelap dan kita tidak bisa menggerakkan/ merasakan tubuh kita tapi anehnya kita masih sadar penuh dan terkadang kita bisa merasakan keadaan sekitar kita. Pada keadaan ini kita terkadang melihat warna-warna berkilauan atau mendengar bunyi-bunyi aneh.

3. Keadaan memasuki “Terowongan” super kecil (black hole?)
Pada keadaan ini kita tersedot kedalam suatu terowongan yang sangat kecil sekali dengan cepat sekali yang lalu diujung “terowongan” kita seperti terlempar keluar kesuatu dimensi yang biasanya adalah dimensi waktu (bisa masa lalu, masa sekarang, atau masa yang akan datang), Inilah keadaan yang sangat penting dalam melakukan Time Travel (perjalanan melintas antar waktu). Bila kita sudah mahir kita bisa mengatur kecepatan kita bergerak dalam dimensi waktu dan besar energi yang kita pakai untuk mengatur mau kemasa mana yang akan kita kunjungi. Perlu diterangkan disini yaitu keadaan ini tidak harus dilalui untuk melepas sukma sehingga kadang2 kita langsung loncat ke tahap 4 dari tahap 2 tanpa melewati tahap 3 dulu.

4. Keadaan terpisahnya tubuh halus dan tubuh fisik
Inilah keadaan yang menakjubkan yang dialami setiap orang yang mengalami melepas sukma, pada tahap ini kadang2 berbeda cara “keluar” tubuh-nya yaitu bisa lewat ubun-ubun, bisa langsung tubuh “membelah” jadi dua, dan lain2, tapi biasanya kalau “keluar”nya lewat ubun-ubun, kita bisa melihat percikan / ledakan cahaya berkilauan yang keluar pada tempat ditubuh kita keluar. Pada saat keluar terasanya biasa2 saja, tidak sakit sama sekali tapi biasanya suka ada perasaan tertarik atau ada perasaan tertekan di kepala bagian belakang/ ubun2 pada saat keluarnya.

5. Keadaan tubuh menjadi dua
Kalau orang yang baru pertama kali melakukan melepas sukma lalu berada dalam keadaan tahap 5 ini maka dia bisa merasa shock sekali, dan saya ingat waktu pertama kali melepas sukma, saya betul2 shock dan saya pikir saya sudah meninggal dunia, tapi kalau sudah terbiasa yah nggak takut lagi. Pada tahap ini adalah terasa sangat aneh ketika kita melihat tubuh kita menjadi dua, yang satu lagi tergeletak di ranjang dan yang satu lagi bersama kesadaran kita. Terus terang sampai saat ini saya belum bisa memastikan terbuat dari apa sebenarnya tubuh halus ini, mungkin semacam bentuk gabungan energi dari pikiran dan energi halus berasal dari tubuh fisik, tapi hanya Allah SWT yang tahu pastinya. Tapi perlu saya tambahkan disini terkadang kita bisa melakukan melepas sukma tanpa melihat tubuh halus kita. Saya pernah mendengar ada yang mengatakan bahwa kalau kita melepas sukma, tubuh kita tidak boleh berubah sama sekali kalau tidak kita tidak bisa balik ketubuh lagi, tapi berdasarkan pengalaman saya hal ini tidaklah menjadi masalah karena otak lah yang berperan bukan tubuh. Oh yah, pada keadaan ini kita terkadang bisa melihat semacam benang energi halus yang menyambungkan tubuh halus dengan tubuh fisik kita dan benang halus ini terkadang disebut orang dengan “rantai perak” seperti yang tertulis di Bible. Ada yang mengatakan kalau benang energi ini diputuskan maka kita akan mati, saya sendiri tidak tahu apa ini benar atau tidak. Ada suatu yang penting disini yaitu terkadang tubuh halus kita bisa terlihat oleh orang yang kita temui ketika jalan2.

6. Keadaan Jalan-jalan
Inilah keadaan dimana kita bisa jalan2 kemana yang kita suka tanpa ada halangan jarak lagi. Pada saat ini dimensi waktu dan ruang sudah tidak jelas lagi karena pada saat ini kita bisa pergi kemana saja yang kita ingin dengan pikiran kita, jadi pikiran kita yang jalan2 bukan ruh. Yang menarik disini ternyata kita bisa pergi ke berbagai dimensi waktu (Time Travel), dan keberbagai dimensi jin. Yang menarik kita seakan2 kita berada diwaktu yang kita inginkan itu dengan merasakan keadaan sekelilingnya seperti kita ke waktu kapal Titanic tenggelam kita bisa merasakan dinginnya air laut disana, hembusan angin sepoi-sepoi dimasa Jurassic ketika Dinosaurus raksasa lewat didepan kita. Atau kita masuk ke dimensi jin, kita bisa melihat aneka bentuk jin yang aneh2, dan kehidupannya. Dan kita juga bisa pergi ke tempat yang jauh dan hebatnya tubuh halus kita terkadang bisa dilihat oleh orang2 biasa yang tinggal di tempat kita pergi. Jadi kalau kita ingin ke Amerika untuk menengok saudara disana kita tidak perlu capek2 pakai pesawat dan bayar tiket pesawat yang mahal cukup kita melepas sukma kesana, gratis dan bahkan kalau kita sudah bagus otaknya kita bisa bercakap cakap dengan telepati. Dalam keadaan tahap ini hebatnya lagi kita bisa memahami / membaca setiap pikiran orang2 disekeliling kita dengan jelas, jadi kalau kita ketemu orang yang kita naksir kita bisa tahu pikirannya,…..asyik!

7. Mengadakan kontak dengan orang
Khusus untuk tahap 7 ini, hanya orang yang betul2 mahir melepas sukma dan energinya cukup besar untuk berada di tahap 7 ini. Dalam keadaan ini kita bisa melepas sukma dengan sekaligus mengadakan kontak (bisa kontak komunikasi, dan bisa kontak fisik ) dengan orang yang sadar. Hal ini juga yang menyebabkan banyak para pendekar sakti yang mengadakan tarung jarak jauh dengan melepas sukma tanpa pergi ketempat lawan. Dan hebatnya kita bisa membuat tubuh halus kita terlihat oleh orang-orang biasa, dengan kelihatan seperti hologram tiga dimensi, atau persis seperti orangnya. Tapi sekali lagi saya tekankan hal2 ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang energi dan konsentrasinya cukup bagus. Sehingga cukup berbahaya jika dilakukan untuk mengisengi orang seperti mengintip orang mandi, ngebunuh orang jarak jauh ,dll.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Untuk setiap kali kita hendak melakukan melepas sukma, ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan, khususnya untuk pemula, yaitu:

  1. Pikiran sebaiknya tenang, tidak tegang, stress, atau banyak pikiran. Semakin tenang pikiran, semakin mudah otak untuk bekerja.
  2. Badan sebaiknya relax dan posisi tubuh dibikin senyaman mungkin. Kita bisa melepas sukma dengan berbagai posisi tubuh: bisa sambil berbaring, duduk, berdiri, dan bahkan sambil berjalan kalau perlu.
  3. Bikinlah diri kita senyaman mungkin, misalnya hindari alas duduk/pembaringan yang menyakitkan.
  4. Kita bisa melepas sukma dengan mata tertutup / terbuka, tapi untuk pemula sebaiknya dengan mata tertutup.
  5. Buatlah suasana yang bikin diri kita tenang, hindari suasana yang bising, cuaca yang mengganggu, dll.
  6. Bila kita sudah berpengalaman, semua hal diatas tidak lagi harus diperhatikan, bahkan dalam keadaan tertentu justru diperlukan hal2 yang berlawanan dengan hal2 diatas.

Cara-cara Melepas Sukma :

Cara 1: “Visualisasi”
Cara ini disebut dalam dunia kedokteran barat dengan istilah “Lucid Dreams” (Mimpi yang terasa sangat nyata). Caranya adalah kita menvisualisasikan (membayangkan dengan senyata mungkin) bahwa “diri” kita keluar dari tubuh. Bayangkan diri yang berbentuk tubuh halus keluar dari tubuh fisik kita, seperti ulat keluar dari kepompongnya. Bayangkan dengan senyata mungkin dalam pikiran kita, bahwa tubuh halus kita benar2 berpisah dengan tubuh fisiknya.

Kemudian juga bayangkan senyata mungkin suasana sekitar kita, seakan-akan kita betul2 mempunyai tubuh halus yang sedang jalan2. Contohnya: jika di kehidupan nyata kita tahu ada gelas terletak diatas meja makan dirumah kita, coba bayangkan dan rasakan senyata mungkin, rasa tekstur dan kerasnya permukaan gelas itu.

Bayangkan sejelas dan senyata mungkin dalam pikiran kita, seakan2 kita memang benar2 sedang jalan2 dengan tubuh halus kita. Tapi harus diingat, yang saya maksud dengan membayangkan disini bukan mengkhayal !!!

Jangan sekali2 kita mencoba mengkhayal atau berimajinasi dengan hal2 yang tidak ada dalam kehidupan nyata ketika melepas sukma, karena nanti kita sulit membedakan apakah kita sedang benar2 melepas sukma atau sedang mengkhayal atau sedang mimpi ?!

Cara 2: “Self Sugestion / Hipnotis”
Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk meyakinkan diri sendiri sekuat mungkin kita sedang melepas sukma, yaitu tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita. Hal ini dilakukan dengan keinginan dan kemauan yang sangat kuat untuk memaksa tubuh melakukan melepas sukma. Contohnya: ucapkan berulang2 dalam hati: “saya sedang melepas sukma, saya sedang melepas sukma,….”

Juga bisa dilakukan dengan meminta bantuan teman untuk mencoba menghipnotis kita dengan teknik2 sederhana hipnotis / regresi.

Cara 3: “Perenggangan Otot”
Cara ini juga dilakukan oleh pendeta2 Lama di Istana Pothala, di Tibet untuk melepas sukma. Caranya adalah kita melakukan perenggangan otot secara bergantian pada tubuh. Pertama kita kejangkan otot2 tangan beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 lengan beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 badan (perut, dada, pungggung) beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 kaki beberapa kali, terus secara bergiliran kecuali kepala dan leher, dengan membayangkan kita melepas sukma. Lebih bagus lagi jika diiringi dengan menyalurkan tenaga dalam kebagian yang dikejangkan.

Maksud dari perenggangan otot tubuh ini adalah untuk memberikan rangsangan ke otak agar tetap sadar secara penuh ketika tubuh tertidur.

Cara 4: “Mengalihkan Pikiran”
Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk selalu mengalihkan pikiran kita agar kita tetap sadar sepenuhnya, dengan membiarkan tubuh kita tertidur. Setiap kali pikiran kita larut karena ngantuk, alihkan pikiran kita ke hal2 yang tetap membuat kita sadar. Contohnya: menggerakkan jari2 kita secara berulang2.

Cara 5: “Mengatur Napas”
Cara ini biasa dilakukan oleh fakir2 India dengan metode Yoga kundalini-nya. Caranya adalah atur napas yaitu tarik, tahan, dan hembus napas dengan ritme hitungan tertentu. Contohnya: menarik napas dengan 9 hitungan, lalu tahan napas 9 hitungan, kemudian hembus napas 9 hitungan juga. Lakukan berulang2 secara teratur dengan membayangkan kita melepas sukma. Dapat juga dilakukan dengan menutup sebelah lubang hidung secara bergantian.

Cara 6: “Menarik Sukma”
Cara ini sering dilakukan Kang Dicky ketika bersama2 murid2 HI dalam acara time travel bareng. Cara ini dilakukan dengan meminta bantuan teman yang sudah bisa melepas sukma untuk membuat kita mencapai keadaan melepas sukma (menarik sukma). Caranya adalah si teman itu melepas sukma dulu lalu dengan gelombang otaknya, si teman itu mempengaruhi gelombang otak kita supaya sama frekwensi gelombang otak kita dengan si teman itu. Caranya cukup dengan seakan2 si teman itu sedang menarik tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita. Tapi kita harus memastikan dulu teman kita itu memang benar2 bisa melepas sukma.

Cara 7: “Tenaga Metafisik”
Cara ini dilakukan dengan menggunakan Tenaga Metafisik (TM) kita, jika TM kita cukup besar seperti anak HI, cukup dengan mengaktifkan ilmu melepas sukma dan dilakukan dengan konsentrasi sekuat2-nya, nanti dengan bantuan frekwensi energi TM tertentu, bisa membentuk gelombang otak kita mencapai keadaan melepas sukma .

Cara 8: “Tenaga Dalam”
Cara ini dilakukan dengan menggunakan Tenaga Dalam (TD) kita. Caranya adalah dengan menyalurkan TD sebanyak2-nya ke otak, lalu setelah otak terasa penuh dengan energi TD, kemudian aktifkan seluruh kemampuan otak kita sekuat2- nya.

Bila TD kita cukup besar nanti kita akan merasa bisa melihat, mendengar, membaui, dan merasakan suasana sekitar kita walaupun mata kita tertutup, bahkan jauh lebih jelas dari panca indra lahir, bahkan kita bisa merasakan pergerakan molekul tubuh seseorang.

Bila kita sudah mencapai keadaan ini, melakukan melepas sukma sudah mudah, tinggal di gerakkan saja “diri” kita keluar tubuh. Cara melepas sukma dengan TD ini merupakan cara yang paling bagus karena otak kita dapat bekerja secara maksimal.

Tahap2 Melepas Sukma

Tahap 1: Dimensi Transisi
Cara2 diatas akan membuat otak kita masuk ke tahap I dari melepas sukma. Kita akan merasa berada disuatu keadaan dimana kita tidak lagi bisa merasakan dan menggerakan tubuh sama sekali, tapi anehnya kita masih sadar sepenuhnya. Kita merasa seperti mengambang dalam dimensi yang aneh, gelap tanpa cahaya, dan tanpa ada pengaruh ruang dan waktu.

Ini adalah dimensi transisi antara dimensi manusia dengan dimensi2 lainnya, jadi semacam “pintu gerbang antar dimensi”. Setelah beberapa waktu kemudian biasanya mungkin akan muncul warna2 berkilauan atau bunyi2 aneh seperti bunyi dengungan, musik indah, dll.

Pernah juga suatu saat saya ketika berada dalam keadaan ini, saya mendengar suara percakapan kakak dengan jelas, yang setahu saya sedang tidur disebelah saya, dan suara kakak saya itu tidak masuk lewat telinga tapi langsung masuk ke otak saya, dan ternyata suara itu adalah gelombang otak kakak saya yang sedang bermimpi. Hal ini menunjukkan dalam keadaan ini, otak kita sangat peka terhadap pengaruh luar, contohnya mimpi2 yang jadi kenyataan juga disebabkan kondisi ini.

Tahap 2: Memisahkan tubuh halus dengan tubuh fisik
Setelah memasuki dimensi transisi, kita dapat mengeluarkan pikiran kita secara mandiri, tanpa terikat dengan tubuh lagi. Caranya, kita langsung saja mengeluarkan “diri” kita dengan pikiran kita, dapat langsung tubuh membelah dua, atau keluar lewat bagian tubuh seperti ubun2, seperti ulat keluar dari kepompongnya.

Biasanya kita dapat melihat semacam pancaran cahaya berkilauan dibagian tubuh yang “diri” kita keluar. Proses “keluar”nya biasa2 saja, tidak terasa sakit, tapi kadang2 terasa ada sedikit perasaan tertarik / tertekan di kepala bagian belakang / ubun2. kalau sudah biasa, terasanya seperti kita buka baju saja.

Tahap 3: Tubuh menjadi dua
Setelah “diri” kita keluar dari tubuh, kita akan merasa aneh, karena tubuh kita menjadi dua, dan kita tidak lagi menggunakan tubuh fisik yang biasanya kita gunakan. Sebagai gantinya kita akan mempunyai semacam tubuh halus yang terbuat dari energi, tapi saya sendiri tidak tahu tubuh halus ini termasuk energi apa, karena sifatnya yang berbeda. Kadang2 terasa aneh juga melihat tubuh fisik kita berbaring diluar diri kita. Saya ingat ketika pertama kali melepas sukma, saya merasa shock, saya pikir sudah mati, tapi yah kalau sudah biasa, yah nggak takut lagi.

Tubuh halus yang kita punya mempunyai semacam benang energi yang menghubungkan tubuh fisik dan tubuh halus, dan benang ini karena berbentuk energi maka dapat menghubungkan tubuh halus dengan tubuh fisik untuk jarak yang jauh. Benang energi ini disebut orang dengan “rantai perak” seperti yang tertulis di Bible.

Ada yang mengatakan kalau tubuh kita berubah posisi atau keadaannya, atau benang energi ini diputuskan, kita akan mati, tapi hal ini menurut saya tidak benar, karena melepas sukma adalah proses kegiatan otak.

Membuat Hologram tiga dimensi Tubuh Halus
Bagaimana bentuk tubuh halus itu? Berdasarkan pengalaman, tubuh halus ini sebetulnya berbentuk kumpulan energi, dan kumpulan energi ini dapat berbentuk seperti yang kita inginkan / pikirkan, tergantung dari pikiran kita, tapi umumnya menyerupai tubuh fisik kita.

Terkadang orang tidak dapat melihat tubuh halus kita, karena itu jika kita ingin orang dapat melihat tubuh halus kita, caranya yaitu kita mengeluarkan semua energi (TD / TM) yang kita punya, lalu dengan pikiran / gelombang otak kita fokuskan dan padatkan energi ini yang nanti akan membentuk wujud yang dapat dilihat (bahkan mungkin dapat difoto).

Dan nanti tubuh halus kita terlihat seperti nyata sekali, dan jauh lebih jelas terlihatnya dari hologram di film Star Wars. Tapi dalam praktek, hati2 untuk menunjukkan tubuh halus karena orang2 dapat ketakutan ketika melihat tubuh halus kita yang dapat muncul dan hilang dalam sekejap mata, dan kadang suka disangka hantu. Makanya sering kita dengar cerita tentang Kyai2 di desa yang suka terlihat berada di dua tempat secara bersamaan, satu didesa satu lagi di Mekkah misalnya.

Tahap 4: Jalan2
Setelah pikiran kita dapat bergerak bebas tanpa terikat tubuh lagi, kita dapat jalan2 ketempat manapun yang kita ingin, walaupun jaraknya jauh, karena gelombang otak kita dapat bergerak cepat sekali melebihi kecepatan cahaya.

Berbeda dengan gelombang elektromagnetik atau cahaya, yang masih terpengaruh oleh medan gravitasi dan jarak, gelombang otak tampaknya tidak terlalu terpengaruh dengan medan gravitasi dan jarak, bahkan dapat menembus dimensi2 ruang dan waktu. NASA pernah berhasil melakukan eksperimen telepati, antara dua orang subyek percobaannya (1 orang bertugas Pemancar, 1 orang lagi bertugas penerima) dan eksperimen ini dilakukan dari jarak ratusan ribu km dari bumi dalam pesawat ulang-alik Apollo.

Bagaimana cara untuk pergi ke tempat orang / tempat yang kita inginkan? Caranya kita harus melacak dulu orang / tempat yang kita tuju dengan gelombang otak kita.

Prinsip dasar melacak orang / tempat dengan gelombang otak
Ini adalah prinsip dasar dari ESP / ngimpleng, seperti kita ketahui semua materi dialam semesta mempunyai susunan kandungan atom dan molekul yang berbeda2, dan karena itu setiap materi mempunyai semacam kode sandi “DNA”-nya, jadi yang namanya kode sandi DNA itu tidak hanya dalam tingkat sel2 tubuh mahluk hidup saja, tapi bahkan sampai ke tingkat paling dasar dari alam semesta yaitu atom.

Nah, karena setiap materi mempunyai kode sandi DNA yang berbeda2 maka, gelombang otak kita tinggal mencari / melacak materi yang mempunyai kode sandi DNA yang mirip dengan materi yang kita cari. Jadi seperti program search / find di komputer.

Semakin lengkap data yang kita punya maka semakin mudah kita mencari orang / tempat yang kita tuju dan jika datanya tidak lengkap nanti kita akan salah sasaran, contoh kita ingin mencari Kang Dicky, kita tinggal melacak dengan gelombang otak dengan data informasi nama: “Dicky Zainul Arifin”, dengan wajah begini, tubuh begini, sifat begitu, dll, nanti otak akan mencari sendiri materi yang cocok dengan data2 Kang Dicky ini, jika tidak lengkap, misalnya cuma nama saja: ”Dicky”, maka nanti akan bisa salah orang karena yang namanya Dicky itu ada jutaan orang.

Bagaimana terasanya ketemu materi yang dicari? Nanti di otak, terasa seperti perasaan “klik” ketika ketemu materi yang dicari dan kita bisa menscan DNA atau susunan molekulnya, tapi hal ini terutama untuk orang yang sudah bisa membaca buku dengan mata tertutup. dan tentu saja hal ini didukung dengan kemampuan otak yang bagus, bila otak kita sudah bagus, bahkan kita bisa melacak sampai dengan kode genetik DNA / susunan materi atom2-nya, tapi yah minimal kita sudah bisa membaca buku dengan mata tertutup dengan lancar dulu.

Setelah ketemu orang / tempat yang dituju kita tinggal melanjutkan mau apa, dan saya sarankan ketika jalan2 ini kita mengingat hal2 yang kita temui waktu melepas sukma, nanti setelah tidak lagi melepas sukma, kita cocokkan dengan kenyataan di kehidupan nyata, sehingga kita bisa mengecek apakah kita benar2 melepas sukma atau sedang ngekhayal / mimpi. Misal: kita melihat teman lagi membaca buku Harry Potter hari senin jam 9 pagi ketika kita melepas sukma, nanti tanyakan ke teman itu apa benar hari dan jam itu teman kita sedang baca buku Harry Potter, atau tidak.

Cara masuk ke alam jin
Biasanya setelah “pikiran” kita keluar dari tubuh fisik, kita sudah bisa berhubungan dengan alam jin, dan kita bisa melihat jin2 dalam bentuk aslinya, dan bisa masuk alam jin dan terkadang jin2 itu bisa melihat “diri” kita atau bisa juga tidak.

Dan disarankan untuk berhati2 atas gangguan dan tipuan jin, jika kita melepas sukma. Gangguan jin itu bisa seperti mereka menakuti2 kita dengan bentuk2 seram, atau malah menyerang kita, karena itu pertahanan diri itu tetap perlu (minimal tahanan TM).

Tapi yang paling berbahaya itu adalah tipuan jin, jin itu sering memata2i diri kita dan selalu berusaha menyesatkan manusia, contohnya jin sering mengaku2 menjadi orang suci / keluarga yang sudah meninggal, atau mempengaruhi otak kita sehingga kita tertipu dengan gambaran2 / pemikiran2 yang menyesatkan, atau bisa juga menipu kita seakan2 kita melepas sukma padahal bukan, dll.

Karena itu untuk bisa menghindari tertipu / diganggu jin kita harus punya TD dan kemampuan otak yang bagus untuk melacak kebenarannya.

Cara Melakukan kontak fisik dengan benda2
Inilah bagian yang paling sulit dari melepas sukma, sehingga jarang ada orang yang bisa melakukan kontak fisik dengan benda ketika melepas sukma, karena membutuhkan konsentrasi pikiran yang bagus juga didukung energi tubuh (TD/TM) yang cukup.

Cara untuk melakukan kontak fisik dengan benda ketika melepas sukma, adalah bangkitkan dulu seluruh energi tubuh (TD dan TM) kita, kumpulkan dan padatkan energi itu sampai puncaknya, lalu dengan gelombang otak, energi itu difokuskan untuk melakukan hal2 yang kita inginkan.

Kita bisa menggerakkan benda2 (telekinetis), bisa memukul orang, bahkan bisa menghancurkan benda keras, kalau energi TD kita cukup. Pernah saya memukul teman secara perlahan ketika saya melepas sukma, dan teman saya itu bilang ke saya bahwa tadi malam ia merasa dipukul orang ketika berada dikamarnya sendirian, dikiranya yang mukul itu hantu.

Hal inilah yang menyebabkan banyak pendekar / dukun di pedalaman2 terpencil melakukan tarung jarak jauh tanpa pergi ke tempat lawan. Caranya mereka melepas sukma ketempat lawan lalu membuat hologram tiga dimensi tubuh halusnya (tubuh halus mereka dapat terlihat seperti nyata), sehingga masing2 dapat melihat lawan didepannya seperti nyata. Dan mereka tinggal mengirim ilmu2 dan energi kelawan dan tubuh fisik masing2pun dapat merasakan gempuran ilmu / energi lawan, sehingga bisa muntah darah, hangus, bahkan mati, dll.

Ini juga merupakan rahasia kenapa orang2 yang dalam keadaan trance / tidur berjalan dapat melakukan hal2 yang aneh seperti dapat menembus dinding, jalan diatas air, dll, karena keadaan otak / frekwensi gelombang otak mereka hampir sama dengan orang2 yang melepas sukma.

Sumber : twedisanjaya.blogspot.com

MENJEMPUT REJEKI

“Tidak ada satu makhluk melatapun di muka bumi kecuali Allah yang menanggung rezekinya, dan Dia yang mengetahui tempat berdiamnya dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)” (Huud : 6)

Sesungguhnya seorang jiwa tidak akan meninggal sampai Allah menyempurnakan semua rizkinya, maka hendaklah kalian bertakwa kepada Allah dan memperbaik cara mencari rizky tersebut. Al Hadits

Dalam mejalani kehidupan, seorang hamba seharusnya meyakini bahwa rizkinya telah ditetapkan oleh Allah. Apabila rizkinya habis, maka dia tidak mungkin hidup di dunia.

” Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, tentu diadakan-Nya jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari “pintu” yang tak diduga-duga olehnya. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah, maka Tuhan Allah akan mencukupkan kebutuhannya. Bahkan sesungguhnya Allah pelaksana semua peraturan-Nya. Dan Allah juga telah menjadikan segala-galanya serba beraturan “. (Ath Tholaq ayat 2-3)

” Inna Allaha ma’alladzinat taqau, waladzina hum muhsinun “

Sesungguhnya Allah selalu menolong / membantu orang-orang yang taqwa, dan orang-orang yang benar-benar berbuat baik. ( QS. An-Nahl : 128 )

Yaa Allah bantulah Kami menemukan kekurangan Kami. Dan ketika Kami sudah menemukan kekurangan Kami, bantulah Kami untuk bisa mengatasi kekurangan Kami itu.

Yaa Allah yang Maha Kaya lagi Maha Pemberi Rejeki, karuniailah Diri Kami dengan Rejeki-MU, rejeki yang halal, barokah dan membawa kebahagiaan bersama keluarga. ENGKAU yang Maha Sempurna, dan ENGKAU-lah Yang Maha Menyempurnakan.

KISAH Pak Bejo Menjemput Rejeki

Setengah jam menjelang makan siang, dari kejauhan mata saya menangkap sosok tua dengan pikulan yang membebani pundaknya. Dari bentuk yang dipikulnya, saya hapal betul apa yang dijajakannya, penganan langka yang menjadi kegemaran saya di masa kecil. Segera saya hampiri dan benarlah, yang dijajakannya adalah kue rangi, terbuat dari sagu dan kelapa yang setelah dimasak dibumbui gula merah yang dikentalkan. Nikmat, pasti. Satu yang paling khas dari penganan ini selain bentuknya yang kecil-kecil dan murah, kebanyakan penjualnya adalah mereka yang sudah berusia lanjut. “Tiga puluh tahun lebih bapak jualan kue rangi,” akunya kepada saya yang tidak bisa menyembunyikan kegembiraan bisa menemukan jajanan masa kecil ini. Sebab, sudah sangat langka penjual kue rangi ini, kalau pun ada sangat sedikit yang masih menggunakan pikulan dan pemanggang dengan bara arang sebagai pemanasnya. Tiga jam setengah berkeliling, akunya, baru saya lah yang menghentikannya untuk membeli kuenya. “Kenapa bapak tidak mangkal saja agar tidak terlalu lelah berkeliling,” iba saya sambil menaksir usianya yang sudah di atas angka enam puluh. “Saya nggak pernah tahu dimana Allah menurunkan rezeki, jadi saya nggak bisa menunggu di satu tempat. Dan rezeki itu memang bukan ditunggu, harus dijemput. Karena rezeki nggak ada yang nganterin,” jawabnya panjang. Ini yang saya maksud dengan keuntungan dari obrolan-obrolan ringan yang bagi sebagian orang tidak menganggap penting berbicara dengan penjual kue murah seperti Pak Bejo ini. Kadang dari mereka lah pelajaran-pelajaran penting bisa didapat.

Beruntung saya bisa berbincang dengannya dan karenanya ia mengeluarkan petuah yang saya tidak memintanya, tapi itu sungguh penuh makna. “Setiap langkah kita dalam mencari rezeki ada yang menghitungnya, dan jika kita ikhlas dengan semua langkah yang kadang tak menghasilkan apapun itu, cuma ada dua kemungkinan. Kalau tidak Allah mempertemukan kita dengan rezeki di depan sana, biarkan ia menjadi tabungan amal kita nanti,” lagi sebaris kalimat meluncur deras meski parau terdengar suaranya. “Tapi kan bapak kan sudah tua untuk terus menerus memikul dagangan ini?” pancing saya, agar keluar terus untaian hikmahnya. Benarlah, ia memperlihatkan bekas hitam di pundaknya yang mengeras. “Pundak ini, juga tapak kaki yang pecah-pecah ini akan menjadi saksi di hari penghakiman kelak bahwa saya tak pernah menyerah menjemput rezeki.” Sudah semestinya isteri dan anak-anak yang dihidupinya dengan berjualan kue rangi berbangga memiliki lelaki penjemput rezeki seperti Pak Bejo. Tidak semua orang memiliki bekas dari sebuah pengorbanan menjalani kerasnya tantangan dalam menjemput rezeki. Tidak semua orang harus melalui jalan panjang, panas terik, deras hujan dan bahkan tajamnya kerikil untuk membuka harapan esok pagi. Tidak semua orang harus teramat sering menggigit jari menghitung hasil yang kadang tak sebanding dengan deras peluh yang berkali-kali dibasuhnya sepanjang jalan. Dan Pak Bejo termasuk bagian dari yang tidak semua orang itu, yang Allah takkan salah menjumlah semua langkahnya, tak mungkin terlupa menampung setiap tetes peluhnya dan kemudian mengumpulkannya sebagai tabungan amal kebaikan. Sewaktu kecil saya sering membeli kue rangi, tidak hanya karena nikmat rasanya melainkan juga harganya pun murah. Sekarang ditambah lagi, kue rangi tak sekadar nikmat dan murah, tapi Pak Bejo pedagangnya membuat kue rangi itu semakin lezat dengan kata-kata hikmahnya. Lagi pula saya tak perlu membayar untuk setiap petuahnya itu.

Kisah Tertutupnya Rejeki Seseorang

Ada yang menarik bagi saya pada acara “Dorce Show” yang ditayangkan oleh Trans TV beberapa hari yang lalu. Tamu yang diundang adalah “Fahmi Bo” seorang artis. Dulu dia bergelimang harta tetapi kini dia hanya jualan gorengan di depan rumahnya. Saya sangat terkejut. Kok bisa-bisanya ya, dulu begitu terkenal tapi kini hanya jualan gorengan dan katanya untuk membiayai anaknya sekolah pun dia dibantu oleh teman-temannya.

Setelah ditanya Dorce kenapa dia kok sampai seperti ini saat ini, dengan spontan dia menjawab karena dulu dia kurang bersedekah. Sebuah jawaban yang spontan dan sangat jujur dari mulut dia. Setelah mendengar jawaban itu, saya sedikit terpaku. Oh, begini ya azab orang yang tidak mau bersedekah.

Allah maha kaya dan maha berkehendak atas umatnya. Allah akan melimpahkan rejeki pada umatnya jika mau berusaha, tetapi dia juga dengan mudah menutup rejeki itu jika umatnya melupakan sesama yang membutuhkan dari rejeki yang telah Dia berikan tersebut.

Semoga kita bisa mengambil hikmahnya……

10 Langkah Menjemput Rejeki
  1. Taqwa. Allah akan memberikan rejeki dari arah yang tiada disangka- sangka bagi orang yang taqwa.
  2. Tawakal. Seperti burung yang pergi di pagi hari dengan perut kosong, sore harinya ia pulang dalam keadaan kenyang, itulah esensi tawakal.
  3. Shalat. Firman Alah (dlm Hadist Qudsi) :” Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rekaat pada waktu permulaan siang (sholat Dhuha), niscaya pasti Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya”
  4. Istighfar : ” Mohon ampunlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula di dalamnya sugai-sungai.” (QS Nuh : 10-12)
  5. Silaturahmi. ” Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung tali silaturahmi (Hadist).
  6. Sedekah. “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rejeki melainkan karena orang-orang lemah di antara kamu.” (HR. Bukhari)
  7. Berbuat kebaikan. “Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambanya yang berbuat kebaikan. Dia akan balas dengan diberi rejeki di dunia dan akan dibalas pahala di akhirat. (HR Ahmad)
  8. Berdagang. “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rejeki itu ada dalam perniagaan.” (HR. Ahmad)
  9. Bangun Pagi. “Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rejekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan.” (HR. At-Tabrani)
  10. Bersyukur. “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat padamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat pedih.” (QS Ibrahim : 7)

Kunci Rezeki

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi, melainkan Allah lah yang akan memberi rezekinya.” (QS Huud [11]: 6).

Ayat di atas menunjukkan salah satu janji Allah SWT, sekecil apa pun makhluk hidup yang berada di muka bumi ini, Allah SWT akan memberikan rezekinya. Apalagi terhadap manusia yang merupakan makhluk termulia di antara makhluk yang lainnya. Malah, binatang melata dan segala macam yang berada di muka bumi ini, sengaja diciptakan-Nya untuk kepentingan manusia.

Dengan kata lain, segala macam yang ada di muka bumi ini merupakan pintu rezeki. Manusia hanya tinggal mencari kunci pintu-pintu tersebut. Selain tentunya dengan ilmu dan usaha, Allah SWT juga memberikan kunci-kunci khusus untuk memperlancar membukanya.

Kunci-kunci tersebut di antaranya,  
pertama, gemar menolong orang-orang lemah baik dalam bentuk fisik ataupun materi. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rezeki melainkan karena orang-orang lemah di antara kalian.” (HR Bukhari).

Kedua, gemar mendermakan harta. Firman Allah SWT, “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba`[34]: 39). Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini, apa pun yang diinfakkan di dalam hal yang diridhai Allah SWT, maka Allah SWT akan mengantinya di dunia dan memberikan pahala dan balasan di akhirat kelak.

Ketiga, gemar bersilaturahim. Nabi SAW bersabda, “Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu, engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena sesungguhnya silaturahim itu akan menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak harta, dan memperpanjang umur.” (HR Ahmad).

Keempat, tawakal kepada Allah SWT terhadap setiap apa yang telah kita usahakan dalam mencari rezeki. “Seandainya kalian mau bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, pasti Allah akan memberikan rezeki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rezeki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang.“” (HR Ahmad, at-Tirmidzi). Dengan menggunakan kunci-kunci ini, insya Allah kita akan semakin lancar dalam mendapatkan rezeki-Nya.

Membuka pintu rezeki (Resep dari Ki Sawung)

1. setiap hari jumat bersedekah kepada 7 anak yatim
2. setiap bertemu orang buta yg minta-minta segera beri sedekah
3. ikhlaskan mereka yg punya hutang tetapi tidak mampu membayarnya
4. pelihara tanam-tanaman yg membawa hokki rejeki
5. pelihara hewan-hewan yg membawa hokki rejeki
6. selalu cium tangan sesepuh (lawan jenis) kalau lama tak bertemu mereka
7. selalu silaturahmi kepada orang yg ahli mencari uang ( minta nasehatnya/restunya )
8. jangan bergaul dengan orang yg suka mengeluh dan susah ( tapi tolongi mereka )
9. selalu menjaga tempat air jangan sampai kekeringan.(http://archive.kaskus.us/thread/871593/60)

KHASIAT BISMILLAH 7, 6 & 5

”AMALAN BISMILLAH PITU/TUJUH – Padepokan ” NUR LANGIT” ”

Amalan khusus ini ijazah langung dari Kyai Khairul Huda, ARM

Pengasuh Ponpes “AL BARAKAH & Kajian NAHDLATUL JUHALAA’ “ GRESIK-Jatim (Cucu Eyang Prabu Brawijaya V & Eyang Kanjeng Sunan Giri). Apabila dulur dan sahabat semua berminat ijazah khusus silahkan menghubungi/sowan pada beliau. semoga amalan ini bermanfaat dunia sampai akherat. Bi’idznillah. Padepokan ” NUR LANGIT”

BISMILLAH 6
  1. Bismillaahis samii’il bashiir, alladzii laisa kamitslihii sya-un wahuwa bikulli syai-in ‘alim.
  2. Bismillahil khallaqil’aliim, alladzii laisa kamitslihii syai-un wahuwal fattaahul ‘aliim.
  3. Bismillaahil ladzii laisa kamitslihii syai-un wahuwal ‘aliimul qaBiir
  4. Bismillaahil ladzii laisa kamitslihii syai-un wahuwal ‘aliimul qadiir.
  5. Bismillaahil ‘aziizil kariim, alladzii laisa kamitslihii syai-un wahuwal ‘aziizul kariim.
  6. Bismillaahil ghafuurir rahiim, alaadzii laisakamits lihii sya-un wahuwal ghafuurur rahiim. Fallaahu khairun haafizhan wahuwa arhamur rahimiin.

Artinya :

  1. Dengan nama Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat, Dzat yang tiada sesuatu pun yang serupa denganNya, dan Dia Allah dengan segala sesuatu itu Maha itu Maha Mengetahui.
  2. Dengan nama Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui, Dzat yang tiada sesuatu pun yang serupa denganNya, dan Dia Maha Pembuka rahmat lagi Maha Mengetahui.
  3. Dengan nama Allah, Dzat yang tiada sesuatu pun yang serupa denganNya, dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.
  4. Dengan nama Allah, Dzat yang tiada sesuatu pun yang serupa denganNya, dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
  5. Dengan nama Allah Yang Maha Bijak sana lagi Maha Pemurah, Dzat yang tiada sesuatu pun yang serupa denganNya, dan Dia Maha Bijaksana lagi Maha Pemurah.
  6. Dengan nama Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, Dzat yang tiada sesuatu pun yang serupa denganNya, dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, maka Allah itu sebaik baik Tuhan yang memelihara dan Dia-lah Maha Rahim”

*KHASIAT (Doa) BISMILLAH 6*

  1. Makbul segala hajat dan cita-cita.
  2. Luas rezkinya.
  3. Jika ditiup kepada perempuan nescaya kasih ia kepada kita.
  4. Menang dalam peperangan.
  5. Penerang hati.
  6. Dijauhkan dari segala penyakit.
  7. Dibaca 70 kali tiap-tiap hari aman dari ancaman raja-raja dan pembesar yang zalim yang hendak membunuhnya.
  8. Dibaca ditempat yang suci nescaya dapat melihat malaikat, jin dan syaitan.
  9. Dibaca dimalam jumaat 20 kali boleh melihat orang didalam kubur.
  10. Aman daripada binatang2 buas.
  11. Air laut menjadi tawar.
  12. Terlepas daripada terkena bunuh jika dibaca kepada tubuh badan.
  13. Jika ditulis dan dijadikan azimat atau dibaca pada sawah aman daripada ancaman babi, tikus atau burung.
  14. Terselamat daripada bahaya musuh dan seteru.
  15. Terselamat dari karam dilaut.
  16. Jika dibaca pada minyak malam jumaat tiga kali boleh memudahkan perempuan beranak jika meminumnya.
  17. Orang yang pekak jika dibaca pada telinganya selam 7 hari nescaya mendengar.
  18. Orang gila atau yang dirasuk oleh iblis apabila dibaca ditelinga tiga kali insyaallah lari iblisnya.
  19. Boleh tawarkan segala jenis bisa termasuk bisa sengat binatang seperti lebah, ular dan ikan.
  20. Boleh tawarkan segala jenis racun dan santau, seperti yang diperbuat daripada miang rebung, ulat buku mati beragan, hempedu katak dan sebagainya.
  21. Terkeluar daripada penjara apabila dibaca bersungguh-sungguh.
  22. Dijadikan jampi untuk menghalau jin dan syaitan.
Cara untuk merawat pesakit yang menderita kerana perkara diatas; letakkan tangan ditempat yang sakit, tahan nafas dan baca 24-al-Fathihah dan juga ayat Bismillah Enam ini. Tiup tempat tersebut dah urut sedikit. Baca juga ayat ini pada air untuk disapukan pada tempat yang sakit dan untuk di minum. Angin akan keluar daripada pesakit dan diikuti oleh muntah, insyaallah.

Doa ini juga boleh digunakan kepada binatang yang termakan rumput yang diracun atau yang dipatuk ular. Kaedah rawatannya adalah dengan memberi makan rumput dan meminum air yang telah dibacakan dengan doa diatas.

AMALLAH BISMILLAH ENAM INI KERANA IANYA MENJADIKAN SEGALA JENIS RACUN AKAN TAWAR DAN TIDAK MEMBERI MUDHARAT KEPADA PENGAMAL KALAU TERMINUM. GELAS YANG MENGANDUNGI RACUN AKAN PECAH KALAU DIPEGANG OLEH PENGAMAL BISMILLAH ENAM. INSYAALLAH

Wallahu’alam

BISMILLAH 5

“Bismillaahir rohmaanir rohiim, Bismillaahisy syafi, bismillaahil kaafi bismillaahil mu’aafi, Bismillaahil la-dzi laa ya-dhur-ru ma’asmihi syai-un fil ardhi walaa fis-samaa’i wahuwas samii’ul aliim

  1. Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang
  2. Dengan nama Allah yang menyembuhkan
  3. Dengan nama Allah yang mencukupi
  4. Dengan nama Allah yang memberi kesejahteraan
  5. Dengan nama Allah, yang bersama namaNya, tidak ada sesuatu pun yang membahayakan, baik di bumi maupun di langit dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui

Di antara khasiatnya:

  • boleh tawarkan segala jenis racun, santau dan bisa binatang
  • menghalang jin dan syaitan
  • terpelihara dari bahaya dan musuh

ALLAH adalah sebaik-baik Pemelihara, dan DIA maha mengasihani dari segala-galanya. Dan telah berselawatlah ALLAH ke atas penghulu kami nabi Muhammad SAW juga ke atas kaum keluarga dan sahabatnya.

Santet dan Penangkalnya

Kumpulan Artikel tentang Santet

Santet memang masih kontroversial. Banyak masyarakat yang mempercayainya, tapi tidak sedikit pula yang menganggapnya hal klenik yang tak masuk akal. Kita sampai pada pertanyaan menarik : apakah santet masuk akal?

Bagi Penulis, santet masuk akal (rasional). Menurut hipotetis Penulis, mekanisme santet memenuhi teori dualisme cahaya/gelombang elektromagnetik. Cahaya atau gelombang elektromagnetik memiliki sifat dualisme, sifat ganda, yakni sebagai partikel dan gelombang. Cahaya misalnya diemisikan dan diabsoprsi dalam bentuk kuanta atau foton. Foton adalah partikel jenis khusus yang tak bermassa dan selalu bergerak dengan kecepatan cahaya. Namun ketika partikel cahaya ini berpindah dan melalui ruang, cahaya tampak sebagai medan listrik dan medan magnetik bergetar yang menunjukkan perilaku gelombang. Sedangkan mekanisme transmisi santet bisa dianalogikan dengan mekanisme transmisi pada telekomunikasi: ada pengirim, pesan yang dikirim, media pengiriman dan penerima pesan. Pesan dari gelombang santet adalah destruktif.

Tapi untuk memahami mekanisme santet, kita masih membutuhkan satu teori lagi, yaitu teori tentang ruh (jiwa). Sayangnya teori tentang ruh yang dipahami oleh manusia masih sangat terbatas dan akan tetap menjadi suatu hal yang misterius sampai hari kiamat**. Tapi setidaknya kita akan mengambil teori dasar ruh yang dipahami umum oleh manusia, bahwa manusia itu terdiri dari jasad (badan) dan ruh, sebagai satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Nah, santet itu pada hakikatnya adalah menyerang ruang antara jasad dan ruh melalui suatu gelombang energi. Ruang antara jasad dan ruh yang terserang kiriman energi ini akan memberi efek pada jasad manusia. Sayangnya ilmu kedokteran konvensional kesulitan membuktikan adanya serangan santet, karena sudah berada di luar ranahnya.

Bagaimana menangkal atau mengobati santet?

Dengan memahami bahwa santet menyerang ranah antara jasad dan ruh, maka kita akan sangat mudah untuk memahami bagaimana cara penangkalan dan penyembuhannya. Ada dua macam cara penangkalan santet :
(1) cara Mekanika Gelombang dan
(2) cara Spiritual. Sedangkan cara spiritual itu sendiri masih bisa dibagi menjadi 2 macam lagi, yaitu Spiritual Humanis dan Spiritual Religius. Apa bedanya?

(1) Cara Mekanika Gelombang
Cara ini menangkal santet dengan menggunakan teori mekanika gelombang. Bahwa gelombang energi santet harus ditangkal dengan membuat gelombang energi yang bersifat destruktif atau menahan gelombang santet yang datang tersebut. Penulis pernah mendengar sudah ada insinyur yang membuat alat penangkal santet. Penulis menduga bahwa penemu itu menggunakan teori mekanika gelombang ini. Yang menjadi layak untuk diacungi jempol adalah bagaimana insinyur tersebut meneliti karakteristik gelombang energi santet! Sebab di situlah terletak kunci untuk memahami penangkalannya.

(2) Cara Spiritual Humanis
Menangkal santet dengan cara ini menggunakan teori kejiwaan. Bahwa jiwa yang kuat mampu menahan gangguan eksternal. Meski kekuatan jiwa tidak bisa diukur namun ia mampu dilihat dari ketenangan jiwa, semakin tenang kejiwaan seseorang, semakin kuat kejiwaannya. Orang yang jiwanya kuat tidak bisa dipengaruhi oleh gangguan eksternal. Lantas bagaimana menguatkan kejiwaan seseorang? Kekuatan jiwa seseorang tidak bisa diperoleh begitu saja, ia diperoleh melalui proses yang panjang, yang dilatih dari sikap penghargaan terhadap hidup serta terhadap kehidupan sekelilingnya. Kekuatan spiritual ini relatif dekat bahkan sangat dekat dengan kekuatan spiritual religius. Semakin kuat religiusitas seseorang maka semakin kuat kejiwaannya.

(3) Cara Spiritual Religius
Cara ini sesuai dengan namanya memang bersadarkan prinsip religius. Bahwa jiwa/ruh itu dikuasai oleh Tuhan. Bahwa Tuhan maha mengetahui dan menguasai segala apa yang ada di semesta. Analogi sederhananya seperti ini. Jika Anda sedang berjalan dan diganggu oleh seekor anjing, apa yang akan Anda lakukan? Jika anda melawan anjing dengan mengambil batu atau pemukul, berarti anda memakai cara mekanika gelombang. Jika Anda malah berjongkok dihadapan anjing tersebut dan bersikap seolah-olah menggonggong anjing untuk menakut-nakutinya, berarti Anda memilih cara Spiritual Humanis. Tapi jika Anda memanggil pemilik anjing tersebut, agar ia menjinakan anjingnya, berarti Anda memilih cara spiritual religius. Dan memang cara ketiga inilah cara yang paling mudah dan sederhana, tapi yang paling ampuh!

*) Memang seharusnya disebut hukum konservasi energi, bukan kekekalan energi, sebab yang kekal hanyalah Sang Pencipta.

**) Dalam Kitab Suci umat Islam, disebutkan bahwa Allah berfirman : Tidaklah manusia diberi ilmu tentang ruh, kecuali sangat sedikit.
by. indonesiasejahtera.wordpress.com

SANTET DAN ILMU GUNA-GUNA
by.Gede Mahendra

Penyakit tidak saja disebabkan oleh virus, tempratur atau makanan namun penyakit bisa saja bikinan manusia. Santet sebuah kata yang sangat ngeri atau identik dengan dunia hitam, benarkah demikian? Atau hanya sekedar ungkapan untuk menakut nakuti seseorang.

Percaya atau tidak ilmu santet sebenarnya ada, dan memang bisa dipelajari oleh manusia asalkan dengan tekun dan dibimbing oleh guru yang mahir. Mempelajari ilmu santet sebenarnya sulit tidak seperti kata orang sebab ilmu ini sangat rahasia dan sangat hebat, apabila disalahgunakan bisa meyebabkan bahaya bagi si pelaku atau korban.

Sebelum mempelajari ilmu santet ini terlebih dahulu seorang murid akan disumpah oleh gurunya agar mempergunakan ilmunya dengan baik, dengan mengikuti prosesi. Menurut pengalaman penulis, sewaktu belajar ilmu ini di daerah SULAWESI, sebelumnya harus mengikuti prosesi dari guru penulis. Dalam prosesi itu penulis diajak ke tengah hutan yang lebat, tepat di tengah hutan ada sebuah kolam kuno yang tidak terpakai, di tengah malam yang gelap gulita guru penulis komat-kamit baca mantra dan………maaf penulis tidak sebutkan prosesinya. Penulis memang mempelajari ilmu santet dan guna-guna, maklum masih berambisi pengen sakti….he he he.

Setelah penulis merampungkan prosesi tersebut barulah diberikan pelajaran tentang ilmu santet, pada dasarnya ilmu santet bukanlah ilmu yang bersifat destruktif, namun protektif bagi pemilik ilmu tersebut. Dalam ilmu santet yang penulis pelajari tidak ada diajarkan bagaimana untuk membunuh atau menyakiti lawan, tetapi bagaimana menggunakan emosi lawan sebagai senjata yang menikam dirinya sendiri.

Ilmu santet berasaskan DEMATRIALISASI mengubah energi menjadi benda serta benda menjadi energi, energi inilah yang dipakai untuk melukai lawan dengan emosi dari sang lawan. Contoh sederhana, apabila seseorang sering marah-marah tentu gejolak jantung dan tekanan darahnya tidak seimbang, bagi tukang santet bayaran menghadapi lawan seperti ini sangat mudah, merubah energi jantung menjadi panas, sehingga lawan akan merasakan tubuhnya terbakar dan panas, lama-lama tidak tahan atau kalau dibawa kedokter dikasi obat penurun panas sepanjang obatnya masih bisa turun begitu obat habis kambuh dan lebih hebat lagi….panasnya,,,, ( uyang paling ). Begitulah bentuk-bentuk dari ilmu Dematrialisasi apapun bentuknya sama saja sifat serta karakternya ada juga perut seseorang kembung, dicek sama dokter lever, tahu-tahu dari pusar keluar rambut yang bergulung dan sangat panjang.

Yang sangat mengerikan lagi adalah ilmu santet yang sengaja dilancarkan memakai kekuatan mahkluk mahkluk gaib, seperti danyang, setan, serta iblis, ilmu santet jenis ini sangat ganas, lebih ganas dari tumor. Jenis santet seperti ini adalah jenis yang umum sekali di miliki oleh dukun-dukun hitam, alasanya mempelajari ilmu santet jenis ini sangat gampang, tinggal kerjasama dengan dunia roh hitam dan memberi imbalan maka santetpun berjalan mulus ( take and give).

PROSES NYANTET DAN GUNA-GUNA.

Ada berbagai macam proses atau teknik untuk melancarkan ilmu santet atau guna-guna namun semuanya memilki tujuan yang sama yaitu membuat lawan takluk atau sakit. Penulis akan berikan satu teori dalam ilmu santet dan guna-guna, apabila anda ingin menyakiti seseorang apapun alasanya, ilmu santet tidak perlu alasan benar atau tidak bukan urusan yang penting emosi tersalurkan, masalah dosa nomber 16.

Carilah photo, atau pakaian bekas korban, dengan satu catatan pernah dipakai, minimal kenal dengan korban, lalu photo ini dibikinkan upacara sesuai dengan weton orang yang mau disantet, setelah itu barulah acara dimulai, pada malam KAMIS WAGE berdirilah sambil menyiapkan upacara di tengah pekarangan, bakarlah kemenyan agar para mahluk jahat datang membantu, setelah itu bacalah mantra santet……….setelah selesai tulisilah ( rajah gaib ) photo atau pakain korban dengan darah ayam dan bakarlah ke api. Sambil membakar sampaikan keinginan anda kepada mahluk gaib. Apabila tepat dan benar maka dalam tujuh hari akan kelihatan hasilnya, apabila guna-guna agar di cintai maka dalam tujuh hari cewek tersebut akan takluk dan datang, begitu juga dengan penyakit dalam tujuh hari korban akan punya penyakit baru.

APAKAH SETIAP ORANG BISA KENA SANTET

Pada dasarnya asalkan manusia masih memilki emosi berpeluang kena ilmu santet, namun kendati demikian Setan ciptaan Tuhan, malaikatpun ciptaan Tuhan, di sinilah Tuhan membuktikan dengan hukum kebenaran. Artinya tidaklah gampang menyantet orang yang mempunyai iman, kesadaran, serta kasih, setinggi apapun ilmu santet yang dimiliki, jangan pernah coba-coba untuk menyantet orang seperti itu, sebab energi akan terbalik, energi negatif diubah menjadi positif ( bumerang). Begitu juga tidak gampang untuk bisa menyantet, sebab ilmu ini sangat berbahaya serta menjerumuskan kita ke lembah hitam yang dalam.

Penulis pernah mempunyai ilmu seperti itu, akibat ilmu itu juga penulis hampir mati, untunglah Tuhan masih memberikan kesempatan pada akhirnya penulis dipertemukan dengan seorang yang mempunyai kesadaran Tuhan yang tinggi, hanya dengan SEGELAS AIR akhirnya semua ilmu penulis luntur tanpa bekas dan tak berdaya.

Ilmu santet memang ada, dan tidak gampang menyantet manusia atau guna-gunai seseorang, dan ingat semua ada balasanya, bermain-main dengan energi hitam maka energi hitam itu akan memakan kita. Hukum dalam alam semesta ini adalah kamu berbuat maka kamu akan menuai apapun bentukanya, pikiran perbuatan, kata-kata, energi, dll semuanya sama.

Motto ” orang sakti belum tentu suci, tapi orang suci sudah pasti sakti “

Mahendra
(iloveblue.com/bali_gaul_funky/artikel_bali/detail/1838.htm)

Jenis Santet
by. Tegal Forum

Dari berbagai literatur buku-buku dan naskah kuno, santet yang berlaku di Jawa (Indonesia) dibagi menjadi tiga jenis. Pembagian ini bedasarkan sumber energi yang digunakan.

Santet Dematrealisasi. 
Dematrealisasi adalah proses merubah materi menjadi energi. Proses perubahan tersebut tidak seperti proses pencernaan makanan, dimana karbohidrat diolah dalam perut secara mekanik dan kimiawi melalui berbagai tahap, hingga akhirnya menjadi senyawa gula yang siap dibakar menjadi energi. Dematrealisasi terjadi secara tiba-tiba, menyalahi hukum fisika dan kimia. Orang yang memiliki kemampuan seperti ini, sebetulnya juga tidak berdiri sendiri. Ada jin yang membantu. Jin pembantu tersebut bisa didapat dari keturunan atau dari pemujaan.

Proses pengiriman santet jenis ini adalah: Benda yang sudah dirubah menjadi energi, dikirim melalui gelombang energi hingga sampai kepada sasaran. Orang yang menerima energi akan merasa tersentak kaget secara tiba-tiba. Kemudian, energi yang sudah masuk dalam tubuh sasaran diubah menjadi benda seperti semula (matrealisasi).

Orang yang terkena santet jenis ini, di dalam tubuhnya ada benda asing yang menjadi sarana santet. Rasa sakitnya pun tergantung benda apa yang masuk dalam tubuh. Misalnya seorang dimasuki paku/jarum di kepala, maka rasa sakitnya berupa nyeri karena tusukan. Bila yang dimasukan adalah silet, maka akan penderita akan merasa disayat-sayat.

Kemampuan merubah materi atau benda menjadi energi termasuk kemampuan yang sangat langka. Dari 100 lebih paranormal yang saya kenal, hanya seorang yang mampu melakukannya. Dalam penelitian yang saya lakukan, kebanyakan kemampuan “menghilangkan” benda yang dipraktekan paranormal hanyalah tipuan mata. Misalnya, ketika paku atau jarum yang haya ditiup kemudian hilang dari pandangan. Sebetulnya itu hanya trik sulap yang mengandalkan kecapatan tangan. Memang di Indonesia sulit memebedakan mana pesulap dan mana orang sakti.

Santet Energi Pribadi. 
Santet Energi Pribadi adalah kemampuan visualisasi dengan konsentrasi penuh, hingga “hayalan” dalam visualisasi tersebut seolah-olah nyata terjadi. Visualisasi biasanya berupa bayangan bahwa orang yang dituju sedang merasakan sakit sesuai yang diharapkan. Jenis santet ini menggunakan alat bantu visualisasi berupa boneka yang diibaratkan sebagai orang yang akan disakiti. Boneka tersebut ditusuk atau disayat dengan niat menusuk/menyayat tubuh orang yang dituju.

Kekuatan jiwa seseorang, jika disalahgunakan, dapat berubah menjadi kekuatan santet. Misalnya, dengan kekuatan kehendak (konsentrasi) yang maksimal, seseorang dapat mempengaruhi jiwa orang lain. Dalam buku kuno saya temukan kisah unik tentang seorang pandai besi dan petani yang bertengkar. Malam hari, si pandai besi itu masuk kamar, memusatkan konsentrasi sambil memukul-mukul besi.

Ketika besi dipukul, ia berniat mengirim “gelombang” suara itu agar mengganggu tidur sang petani. Terbukti, dalam beberapa malam, petani itu tidak dapat tidur karena mendengar suara aneh bergemuruh dalam kamarnya.

Di Madura ada kisah santet tidak sengaja (ngawur) yang unik. Setelah siang harinya bertengkar dengan tetangga, seseorang masuk kamar dan membaca kalimat ciptaan sendiri, yang diulang-ulang, berbunyi : Alif lam mim, dzalikal kek tabuk. Dalam bahasa Madura, kek tabuk berarti sakit perut. Setelah mantra yang sekilas mirip firman Allah itu dibaca disertai kehendak batin yang kuat agar perut tetangganya sakit, maka sakit itu pun terjadi.

Santet Energi Non Pribadi. 
Energi khodam atau energi yang bukan dari diri.adalah kemampuan memanfaatkan makhluk halus dari jenis jin untuk didayagunakan sebagai alat menyampaikan kehendak. Misalnya, dengan memuja tempat keramat yang dihuni makhluk-makhluk halus.

Kalau boleh berkata jujur, sebenarnya ilmu santet yang populer pada tahun 70–an ini, sudah hampir punah. Bahkan pada tahun 80–an boleh dikata benar-benar punah. Santet menjadi marak karena banyak dibahas (dibesar-besarkan) oleh mas media saja. Paranormal yang banyak berbicara tentang santet, tujuannya hanya untuk gagah-gagahan, biar dianggap hebat, sakti, sekaligus melancarkan bisnis jimat anti santetnya, padahal, mereka itu mengetahui santet hanya dari membaca buku atau mendengar kata orang.

Menurut pengamatan saya, santet yang (mungkin) masih digunakan orang-orang pada zaman sekarang ini adalah santet yang bersumber dari “energi negatif” yang terdapat pada tempat-tempat angker. Misalnya, kuburan tokoh sakti berilmu hitam, atau tempat yang disitu dikultuskan orang-orang yang senang berbuat musyrik.

Tempat-tempat yang mengandung energi negatif itu dapat dimanfaatkan, semisal, mengambil bagian dari tanah yang ada disitu lalu ditebarkan di tanah/rumah orang yang hendak disakiti, atau melakukan transaksi (ikrar musyrik) dengan makhluk halus, dengan maksud minta bantuan mereka.  
(tegal.forumotion.com/t13-jenis-santet)

JIMAT
by. konsultasiruqyah.wordpress.com

Benda gaib mungkin bisa dimaksudkan pada 2 arti :

1. Benda yang dipercaya memiliki kekuatan gaib, seperti pusaka, benda keramat,jimat atau sejenisnya. Intinya, benda tersebut benar-benar ada secara fisik namun dipercaya memiliki manfaat, kekuatan gaib, atau mengandung makhluk gaib. Mengenai hal ini, saya sebutkan beberapa hadist Nabi :

  • Barang siapa menggantungkan tamimah (jimat) maka sungguh ia telah menyekutukan Alloh. (HR. Ahmad)
  • Dari Imam bin Hushain bahwa Nabi melihat suatu ikatan yang ada pada tangan seseorang, lalu beliau bersabda : “apakah ini ? ia menjawab: Aku menggunakannya untuk menjaga dari wahinah (penyakit yang mengenai lengan=sejenis encok). Nabi bersabda : hal itu tidak menambahmu selain kelemahan, lemparkan ia darimu, karena jika engkau mati dan ia ada padamu, maka engkau diserahkan padanya (tidak ditolong). Dalam riwayat lain : karena sesungguhnya jika engkau meninggal dan sesuatu itu ada padamu maka engkau tidak akan beruntung selamanya.

Dengan memahami 2 hadist tersebut dapat kita simpulkan bahwa benda-benda tersebut dapat merusak iman kita dan tergolong pada kesyirikan. Yang memiliki makna sejenis dengan jimat adalah segala hal yang kita anggap memiliki manfaat, kelebihan, dan tidak dapat dijelaskan dengan akal dan syariat. Maka pusaka dan benda benda keramat juga dapat disifati seperti tamimah pula.

Selain itu terlarang secara syar’I, keberadaan benda-benda tersebut sangat merugikan bagi pembawa dan keluarganya. Kami di klinik sangat sering menemui kasus seperti ini. Betapa banyak gangguan jin yang bersumber dari pusaka dan benda-benda keramat. Bagi para penyimpan benda-benda tsb sering kali mengalami hal-hal berikut :

  • sakit-sakitan
  • rumah terasa panas
  • sering terjadi slah paham dan pertengkaran dirumah
  • anak, istri atau suami menjadi susah diatur.

2. Benda-benda gaib yang tidak terlihat alias kasat mata, menganai hal ini sikap kita adalah
i. Ttg keberadaannya, sangat mungkin.
Al Qur’an dan hadist Nabi mensifati bangsa jin sama dengan manusia, ada yang baik dan buruk, mereka beraktivitas, menghadiri majelis ilmu, makan dan juga minum. Tentunya mereka juga akan menggunakan alat dan sarana untuk beraktivitas. Namun, mengenai detail wujud bendanya seperti apa, kita sama-sama tidak tahu dan harus kita kembalikan pada penjelasan Nabi ttg hal ini. Nabi pernah menyebutkan ttg makanan bangsa jin, tempat tinggalnya, kendaraannya dan bebarapa hal lain, namun tidak ada penjelasan selebihnya.

ii. jika kita mendapati informasi ttg benda-benda kasat mata maka sikap kita adalah kembali pada penjelasan Nabi. Ada atau tidak penjelasan dari beliau. kita hanya perlu bersikap netral, artinya semua info tersebut hanya kita pakai sebagai informasi. Kita tidak perlu menolak atau membenarkannya.

Cara Menghilangkan santet.
Temukan benda sihirnya lalu hancurkan dengan dibakar. Ini tidak mutlak tapi sangat efektif untuk menghilangkan sihir / santet. Perlu kita pahami bahwa buhul/ikatan benda santet bisa berwujud fisik atau kasat mata.

Cara dukun meletakan benda sihir :

  1. Menyuruh seseorang untuk bertamu dan tanpa sepengetahuan kita dia meletakan sihir dirumah kita
  2. Mengirim makanan, pakaian atau benda sihir lain
  3. Mengoleskan (jika berwujud minyak) didinding rumah, pintu masuk, tempat tidur target
  4. Melemparkan benda ke arah rumah
  5. Mengambil / mencuri benda bekas pakai si target sihir
  6. Menggunakan no hp target (modus baru). Selama dukun tahu no hp target maka sihir dapat dikirim dengan mudah. Sihir mulai bekerja saat target menerima telp, jadi waktu menerima telp lebih baik kita baca Basmalah. Inilah hikmah bahwa nabi menyuruh kita mengawali segala hal dengan menyebut asma Alloh.

Cara mengetahui letak benda sihir

  1. Lakukan ruqyah, jika bereaksi keras maka jin dapat di Tanya lokasi benda sihirnya. Namun hati-hati, jin sangat lihai dan mereka pembohong. Cara ini hanya mungkin dilakukan oleh yang sudah berpengalaman.
  2. Lakukan sholat istkhoroh dan tahajjud lalu berdoalah agar diberi petunjuk lokasi benda sihir berada. Mudah-mudahan kita mendapat ilham. Hati-hati dengan ilham atau mimpi yang muncul karena sangat mungkin ilham dan mimpi itu adalah ulah jin. Oleh karena itu, konsultasikan ilham tersebut pada yang sudah pengalaman meruqyah.
  3. Pasien kadang bisa merasakan letak benda sihir itu. tandanya : tempat yang terasa paling tidak nyaman, menakutkan atau dimana rasa sakit muncul.

Cara menghancurkan benda sihir
1. Jika sudah ketemu 
Bacakan Ayat qursy Al Baqoroh 163, Al Falaq Annas, Surat Al Zalzalah dan Al Furqon : 23. bacalah berulang-ualgn pada benda tersebut. lalu bakar.

2. Jika tidak ketemu atau benda sihir kasat mata maka lakukan :

  • Bacalah pada air Ayat qursy Al Baqoroh 163, Al Falaq Annas, Surat Al Zalzalah dan Al Furqon : 23.
  • Tuangkan air tersebut diseluruh penjuru ruang rumah tertutama di tempat-tempat yang dicurigai kecuali kamar mandi dan WC.
  • Lakukan tiap hari sampai ada perubahan yng dirasakan pasien. Ada beberapa kasus, benda sihir dapat muncul setelah diruqyah.

METODE ALAMI PENANGKAL SANTET

Tidurlah dilantai yang langsung menyentuh bumi. Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 cm. Dengan tidur dilantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.

Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-). Mahluk halus, jin, santet dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi Kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.

Melakukan gerakan Senam Bioenergi NAQS ALAM dimana tapak kaki harus menyentuh bumi. Gerakan senam ini hanya punya EMPAT gerakan inti saja jadi mudah sekali dilakukan oleh anak-anak hingga orang tua. Selain utk penyembuhan berbagai penyakit medis yang sulit sembuh, senam ini cukup banyak menyelesaikan kasus santet juga.

Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-). Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll. Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi)dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+). Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem,beringin, belimbing, kemuning, alas randu dll maka pohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+)dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.

Ada kiat lain untuk menangkal santet, yaitu bawa jerami/merang ketan hitam kemanapun pergi. Karena ketan hitam hitam punya daya positif untuk menetralisir santet & Pelet. Suasanan hati yang tenang, positif, ceria, suka humor, dan tanpa prasangka atau selalu berprasangka baik juga merupakan cara ampuh untuk menetralisir santet.

Tips Peluntur Santet & Pelet :

  • Rendam 3 helai janur lalu bacakan Surat Al-Fiil dan ayat Kursy 41 kali. Lalu gunakan untuk mandi.
  • Rebus air kelapa muda sampai mendidih, beri 3 kuntum bunga melati yang masih kuncup lalu di minum.

Nb. Bila sakit anda berlanjut hubungi dokter terdekat atau bapak penggali kubur….. he…he…he…. Guyon(dot)Com