Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Rokok Tachyon Quantum

Di dalam tekhnologi Antenna Tachyon, kita dapat membuat antena tachyon dari benda apapun saja. Maka, sekedar wacana. Bagaimana kalau kita membuat antena tachyon dari rokok, dan bagaimana efeknya….??? Dapatkah tekhnologi antena tachyon menetralisir kandungan racun yang ada di dalam rokok…??? Nah, ini perlu penelitian dan eksplorasi nih….he..he..he…

Sekedar untuk menambah wawasan, berikut ini saya tampilkan sebuah penelitian mengenai manfaat kesehatan dari asap rokok.

Profesor Sutiman Bambang Sumitro, Guru besar Universitas Brawijaya, yang berhasil menemukan filter rokok yang bisa menyehatkan. Rabu (29/6/2011).

Rokok Bisa Menyehatkan, Mungkinkah?
MALANG, KOMPAS.com — Profesor Sutiman Bambang Sumitro, Guru Besar Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, kini menggemparkan dunia kesehatan. Mengapa? Ia menemukan filter rokok yang konon bisa menyehatkan para perokok.

Penemuan tersebut berawal dari hasil penelitian yang bertema “Inovasi Mereduksi Dampak Negatif Merokok dan Memperkuat Dampak Positif Merokok dalam Memperbaiki Kualitas Hidup”. Penelitian tersebut dilakukan sejak 2007 lalu.

Alasannya, terkait dengan permasalahan bangsa yang dirasa menuntut penyelesaian dengan kearifan lokal. Salah satu yang disorot adalah masalah rokok. “Saya memang bukan perokok. Karena seorang peneliti justru harus mengabaikan unsur subyektivitas dan mengedepankan obyektivitas,” katanya, ditemui di Universitas Brawijaya, Malang, Rabu (29/6/2011).

Menurutnya, banyak peneliti yang menyebutkan bahaya merokok. Di sisi lain rokok sudah menjadi sebuah industri besar. Kalau ditutup, ribuan tenaga kerja akan kehilangan pekerjaannya. “Pemikiran saya, terciptanya rokok kretek yang dibuat nenek moyang, bukan tanpa dasar. jelas dibuat untuk obat batuk. Namun, fakta tersebut tidak ada yang membuktikan secara ilmiah,” kata pria yang kini mengambil program doktor di Nagoya University, Jepang, tersebut.

Seiring dengan arus globalisasi, rokok kretek dilanda isu sebagai produk tidak sehat. Namun, anggapan itu pun tak dilandasi hasil riset yang memadai. “Ironisnya, isu tersebut berembus dari luar negeri serta dibangun melalui hasil kegiatan riset asing. Sementara pihak lokal kurang percaya diri untuk melakukan inovasi tentang rokok sehat. Apalagi, ide tentang rokok sehat itu menentang arus,” katanya.

Pemahaman itulah yang kemudian menjadi dasar bagi Sutiman untuk mengkaji bahaya rokok. Lalu muncul pertanyaan apakah memang sudah final asap rokok itu berbahaya? “Dari itu muncul untuk meneliti pada tahun 2007 lalu,” katanya.

Secara garis besar, penelitian yang dilakukan Sutiman kala itu adalah untuk mengetahui cara untuk menghilangkan radikal bebas dari asap rokok. Hal tersebut ia lakukan dengan memodifikasi makro molekul yang terkandung dalam asap rokok lewat sentuhan teknologi.

Hasil dari penelitian tersebut diberi nama divine cigarette. Bentuknya mirip dengan filter pada rokok. warnanya putih. “Saya memopulerkan penelitian saya ini dengan sebutan nanobiologi jawaban kretek sehat,” kata guru besar biologi sel dan molekuler Universitas Brawijaya itu.

“Divine cigarette ini ada senyawanya sehingga mampu menjinakkan radikal bebas. Tapi, senyawanya apa saja, itu yang masih dalam proses dipatenkan,” tutur Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maliki Malang ini.

Bagi perokok, divine cigarette itu cukup mudah, filter yang menempel di rokok diambil lalu diganti divine cigarette itu. Dengan begitu, divine cigarette menggantikan filter asli pada rokok.

Pengguna divine cigarette akan membuat rokok terasa lebih ringan saat diisap. “Apalagi, saat merokok di ruang ber-AC, tidak timbul kabut asap tebal dan tidak membuat ruangan bau. Juga tidak berbahaya pada perokok pasif kalau berdampingan,” katanya.

Menurut Sutiman, asap rokok berasal dari pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan ribuan komponen berbahaya. Dari komponen tersebut, ditemukan sekitar 5.000 komponen yang bisa diamati, seperti aseton (cat kuku), toluidin (cat), metaanol (spiritus bakar), polonium (bahan radiaktif), arsen (racun tikus), serta toluene (pelarut industri).

Radikal bebas dari asap rokok memang berbahaya, tapi komponen racunnya bisa diminimalkan. “Hasil penelitian divine cigarette itu masih dalam bentuk fase-fase awal. Karena itu, saya masih merancang penelitian lanjutan,” katanya.

Namun, sejak divine cigarette mulai diedarkan secara terbatas di wilayah Malang, dalam seharinya sudah ada permintaan sekitar 30 pak dari para perokok berat. “Hasil penjualan itu dipergunakan untuk biaya penelitian lanjutan yang sudah saya rancang,” katanya.

Sejauh ini masih tersisa dua penelitian lanjutan yang bakal dikerjakan Sutiman, yakni, karakter jenis-jenis asap dan mengumpulkan data-data dari pengguna divine cigarette. “Ada 200 responden yang dilibatkan dalam penelitian tersebut,” ujarnya.

Demi uji coba divine cigarette, Sutiman mendirikan laboratorium swasta yang diberi nama Lembaga Penelitian Peluruhan Radikal Bebas di Malang. “Biayanya dari para donatur,” ujarnya.

Produksi divine cigarette, menurut Sutiman, masih dibatasi. Itu karena hasil temuannya masih menuai kontroversi di dunia kesahatan. “Temuan kami itu masih belum sata tawarkan ke perusahaan rokok dan kami tak menggunakan sistem marketing. Karena semuanya masih dalam tahap penyempurnaan,” katanya.

Filter rokok berukuran sekitar 7 milimeter dengan panjang 2 sentimeter hasil temuan Sutiman tersebut dikemas dalam plastik transparan. Harga per bungkus Rp 10.000, yang berisi 30 filter rokok.

Fisika Kuantum Penyembuhan Penyakit
JAKARTA, KOMPAS.com – Tahun lalu, dunia dihebohkan dengan praktek penyembuhan penyakit dengan asap rokok yang dilakukan oleh Gretha Zahar, pakar nuklir dari Lembaga Peluruhan Radikal Bebas di Malang.

Gretha menciptakan “Divine Cigarette” atau mungkin bisa disebut “Rokok Surga”. Berbeda dengan rokok biasa yang menyebabkan penyakit, rokok ini justru akan menyembuhkannya.

Rahasia Rokok Surga adalah pada asam amino yang diteteskan atau diolah bersama tembakau. Zat ini akan melepaskan 1 elektron merkuri. Ketika satu elektron lepas, merkuri akan berperilaku seperti emas.

Dikatakan bahwa merkuri dan emas hanya memiliki satu perbedan jumlah elektron. Merkuri memiliki energi cukup besar sehingga mampu menyamar menjadi unsur lain.

Asam amino yang dimiliki Rokok Surga membebaskan radikal bebas. Rokok selanjutnya berperan sebagai media menyembuhkan penyakit degeneratif, seperti jantung, stroke dan kanker.

Penyembuhan Kuantum

Profesor Sutiman Bambang Soemitro, guru besar dari Universitas Brawijaya mengatakan bahwa penyembuhan a la Gretha Zahar memang sulit dipahami tetapi sebenarnya ilmiah.

Menurut Sutiman, penyembuhan yang dilakukan Gretha bisa dipahami jika memandang tubuh sebagai susunan partikel-partikel dimana energi mengalir terus-menerus tanpa henti.

Energi dalam tubuh manusia mengalir dalam bentuk paket atau kuanta, sesuai pendapat Max Planck pada tahun 1900. Aliran energi mengikuti hukum-hukum dalam fisika kuantum.

Dalam kacamata fisika kuantum, tubuh sehat dipandang sebagai raga dengan aliran energi yang lancar. Aliran energi memastikan tubuh mampu melakukan self production dan self regeneration.

“Kalau tubuh sakit, aliran energinya mengalami turbulensi, alirannya berputar-putar di bagian sakit,” ungkap Sutiman saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu yang lalu.

Turbulensi energi bisa terjadi akibat banyak faktor. Beberapa diantaranya adalah faktor makanan, radikal bebas serta senyawa yang bersifat toksik.

“Kalau kita bisa gangguan aliran energi pada bagian tubuh sakit maka kita bisa mengembalikan tubuh pada keseimbangan. Tubuh akan sehat lagi,” jelas Sutiman.

Untuk mengembalikan aliran energi, dibutuhkan sebuah perantara. Sifat perantara harus fleksibel, mampu menerima maupun mendonasikan elektron. Asap memenuhi kriteria tersebut.

“Asap ini seperti hemoglobin. Bisa membawa energi tanpa berubah menjadi radikal. Bisa menjadi donor maupun penerima,” terang Sutiman yang sebenarnya berlatar belakang mikrobiologi.

Sifat asap menerangkan cara kerja Rokok Surga. Setelah dibebaskan dari radikal bebas, asap rokok membawa energi menuju bagian sakit, menyembuhkan dengan melancarkan aliran energi.

Asam amino yang ditambahkan pada Rokok Surga, menurut Sutiman, berperan sebagai penyaring. Partikel asap yang masuk ke tubuh harus berukuran nano sehingga bisa bekerja menurut hukum mekanika kuantum.

Bagaimana asap menuju bagian yang sakit? “Dalam kuantum, ini bisa melewati apa saja. Tidak terbatas pada ruang dan waktu. Jadi, tidak harus lewat pembuluh darah, misalnya,” jelas Sutiman.

Dalam upaya penyembuhan, terapi dengan asap bisa dipadukan dengan mengkonsumsi makanan yang membantu menetralisir racun. Contohnya adalah putih telur dan kopi.

Sebenarnya, ada banyak media yang bisa digunakan dalam penyembuhan kuantum. Contohnya adalah lewat air yang diminum ataupun dengan meditasi.

“Tapi, asap memiliki kelebihan. Kalau air fluiditasnya kurang karena dia bukan gas. Asap bisa bergerak dengan lebih mudah,” papar Sutiman.

Saat ini, Sutiman dan mahasiswanya di Universitas Brawijaya terus mempelajari potensi asap sebagai media penyembuhan. Beberapa penelitian dilakukan, diantaranya tentang perilaku asap.

Pengobatan Masa Depan

Menurut Sutiman, penyembuhan kuantum akan berkembang mendukung praktek pengobatan di masa depan. Penyembuhan kuantum menghidupkan pengobatan tradisional dan mengatasi masalah akses kesehatan.

Salah satu contohnya adalah peluang jamu untuk lebih mendukung pengobatan. Menurut Sutiman, jamu memiliki kelebihan dibandingkan obat kimia.

“Kalau obat kimia hanya satu senyawa diisolasi dan diproduksi. Ini menjadi rentan dosis. Senyawa obat sebenarnya disediakan satu paket seperti pada jamu,” jelasnya.

Penyembuhan kuantum juga menyediakan pelayanan kesehatan yang lebih murah.

“Tidak seperti rumah sakit yang membutuhkan biasa jutaan untuk bisa sehat,” cetus Sutiman.

Rahasia Memuaskan Wanita Anda

Artikel Kesehatan, untuk keharmonisan Rumah tangga. – Salah satu alasan melakukan hubungan intim dengan pasangan adalah mencapai orgasme, alias kepuasan tertinggi saat bercinta.

Sayangnya tidak semua orang mudah mendapatkan orgasme ini. Perempuan kadang sulit mencapai kepuasan maksimal karena berbagai hal, bisa karena faktor fisik dan psikis.

Satu atau duka kali tidak orgasme saat melakukan seks itu wajar. Namun jika berkali-kali tidak bisa orgasme, ini baru masalah,” kata Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACS, Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI).

Menurut Prof Wimpie, banyak faktor yang membuat perempuan sulit mencapai orgasme saat melakukan seks dengan pasangan. “Bisa jadi ereksi pasangan tidak keras sehingga penetrasi tidak maksimal, posisi bercinta yang tidak tepat, hingga masalah gangguan pada perempuan itu sendiri, mungkin karena pengaruh hormonal atau saraf,” ujarnya.

Satu hal yang disayangkan Prof Wimpie adalah masih suburnya anggapan masyarakat bahwa perempuan dianggap tabu jika bicara soal seks. “Gairah perempuan dan laki-laki itu sama. Hanya masyarakat merepresi hasrat seksual pada perempuan sehingga mereka dianggap warga kelas dua untuk urusan seks,” ujar pengajar di Bagian Andrologi dan Seksologi, Pusat Studi Anti-Aging Medicine Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali.

Lantas, mengapa lelaki lebih mudah orgasme dibandingkan perempuan? “Secara anatomi, organ genital pria itu kan menonjol, berada di luar sehingga lebih mudah terangsang. Sementara organ kelamin perempuan berada di dalam. Wajar saja jika sulit terangsang secara seksual jika rangsangan tidak tepat sasaran,” jelas Prof Wimpie.

Prof Wimpie menambahkan agar perempuan terangsang dan bisa mencapai orgasme, sebaiknya pilih posisi yang kondusif agar perempuan mudah mencapai kenikmatan, misalnya posisi perempuan di atas.

Biarkan perempuan mencapai orgasme lebih dulu, baru kemudian lelaki. Dengan cara ini keduanya sama-sama mendapatkan kepuasan. Hal ini tak bisa dicapai jika ereksi tidak maksimal. Jadi pria juga harus mengusahakan ereksi di organ intim maksimal sehingga tujuan orgasme bisa tercapai,” tandas Prof Wimpie.

10 Rahasia orgasme wanita

1. Orgasme bisa meredakan sakit kepala
Anda sedang sakit kepala? Anda bisa mencoba bercinta dengan pasangan untuk menyembuhkannya.

Ada bukti bahwa orgasme bisa merekan semua rasa sakit, termasuk rasa sakit setelah operasi bahkan sakit saat melahirkan,” ujar praktisi perawat yang bekerja untuk Planned Parenthood di Los Angeles, Lisa Stern.

“Hal itu bisa terjadi karena saat orgasme tubuh melepaskan hormon oksitosin. Oksitosin ini membuat seseorang rileks dan mengeluarkan energi positif,” jelasnya. Hanya saja khasiat orgasme dalam menyembuhkan sakit kepala ini bertahan 8-10 menit saja.

2. Kondom tak pengaruhi kualitas orgasme
Untuk Anda yang ragu apakah kondom bisa mempengaruhi kualitas orgasme wanita atau tidak, jawabannya adalah tidak. “Wanita tetap bisa orgasme baik itu pasangannya memakai kondom ataupun tidak,” ujar peneliti asal Indiana University dan penulis Because It Feels Good, Debby Herbenick.

Faktanya, kondom bisa membantu pasangan bercinta lebih lama, karena kondom bisa membuat pria tidak cepat ejakulasi,” jelasnya.

3. 30% Wanita sulit mendapatkan orgasme
Anda mengalami kesulitan mendapatkan orgasme? Anda tidak sendiri. Menurut data dari Planned Parenthood, 1 dari 3 wanita sulit meraih orsgame saat bercinta. Sementara 80% wanita mengalami kesulitan mendapatkan orgasme jika hanya melalui penetrasi Mr. P pada Ms. V. Pria bisa membantu wanitanya orgasme melalui stimulasi klitoris.

4. G-Spot bisa memperbesar kemungkinan wanita orgasme
Bisakah Anda temukan di mana G-spot Anda? Area itu pertama kali ditemukan oleh ginekolog asal Jerman, Ernst Grafenberg pada 1950. Dalam studinya yang berjudul The Role of Urethra in Female Orgasm, ia mengklaim keberadaan area tersensitif pada wanita di dalam Ms. V.

Pada 1981, G-spot kemudian dipopulerkan kembali oleh seorang seksolog, Professor Beverly Whipple. Profesor Whipple mengatakan bahwa ia berhasil menemukan G-spot lewat penelitiannya terhadap 400 wanita.

Dari berbagai penelitian itu diketahui G-spot persisnya berada di 2-5 cm dari lubang Ms. V. Saat titik itu disentuh, wanita akan merasakan sensasi tersendiri. Sehingga jika si dia bisa menyentuh G-spot Anda, bukan tidak mungkin Anda mendapatkan orgasme yang luar biasa.

5. Kualitas orgasme semakin baik seiring pertambahan usia
Menurut Dr. Herbenick, kualitas dan frekuensi orgasme pada seorang wanita akan semakin meningkat seiring pertambahan usia. “Buktinya, hanya 61% wanita berusia 18-24 yang merasakan orgasme saat bercinta, sementara wanita yang berusia 30-an, ada 65% yang bisa orgasme dan 70% pada wanita berusia 40-50-an,” jelasnya.

Seiring pertambahan usianya, pengalaman seksual wanita pun bertambah. Wanita juga jadi lebih percaya diri sehingga menikmati momen bercinta dengan pasangan. Ditambah lagi, kepercayaan dan keintiman yang dirasakan wanita dalam sebuah hubungan, bisa membuat mereka semakin percaya diri saat berhubungan intim.

6. Wanita yang bereksperimen bisa lebih sering orgasme
Jika Anda mengalami kesulitan mencapai orgasme, dr. Herbenick menyarankan untuk melakukan eksperiman.

Wanita akan jadi lebih mudah orgasme apabila mereka melakukan variasi dalam bercinta,” jelasnya. Misalnya saja, saat bercinta selain melalui penetrasi, oral seks juga bisa membuat wanita cepat orgasme.

7. Kepercayaan diri wanita mempengaruhi kualitas orgasmenya
Penelitian menunjukkan bagaimana wanita merasakan alat kelaminannya berhubungan dengan kualitas orgasme mereka. “Selama wanita tidak merasakan sakit pada Ms. V-nya dan tidak memiliki keanehan di sana, atau masalah medis lainnya, si wanita bisa dianggap memiliki Ms. V yang sehat,” ujar Stern.

Dengan memiliki vagina yang sehat, wanita pun bisa lebih percaya diri saat berhubungan intim. “Tingkatkan kepercayaan diri untuk mendapatkan orgasme,” saran Stern lagi.

8. Orgasm ‘gap’
Orgasm ‘gap’ ini merupakan istilah dari Dr. Herbenick. Apa itu? “Ada 85% pria yang berpikir kalau pasangannya mendapatkan orgasme setiap mereka bercinta. Padahal kenyataannya hanya 65% wanita yang mengaku bisa orgasme,” jelasnya.

9. Orgasme bisa terjadi tanpa stimulasi di Ms. V
Mungkin Anda pernah beberapa kali mendengar ada wanita yang bisa orgasme saat dipijat atau duduk di kursi. Apa yang terjadi pada wanita tersebut memang fenomena nyata. Penjelasan logis untuk apa yang dialami para wanita itu, menurut Stern adalah, mereka mengalami orgasme spontan.

“Saat beraktivitas aliran darah meningkat dan mengalir ke alat kelamin dan terhubung dengan klitoris. Peningkatan aliran darah dan perasaan rileks itulah yang bisa membuat seseorang mengalami orgasme,” tuturnya.

10. Wanita butuh waktu untuk bisa orgasme
Dibanding pria, cukup banyak wanita yang butuh waktu untuk mencapai klimaks. Hal itu pun sangat normal. Malah menurut data, sebagian besar wanita setidaknya perlu 20 menit untuk melakukan aktivitas seksual hingga akhirnya orgasme.

MENGUNGKAP RAHASIA ORGASME WANITA
Inilah fakta yang seringkali kita lupakan. Dari berbagai riset dan penelitian, terungkap bahwa sebagian besar wanita tidak pernah mengalami orgasme saat berhubungan seks. Memang berhubungan intim, bukan hanya untuk mendapatkan keturunan saja, tetapi juga merupakan rekreasi dan relaksasi. Dengan demikian diharapkan, bagi seorang wanita setelah melakukan hubungan intim dengan pasangannya, akan jadi cerah, gembira, merasa nyaman, dan tentu saja tubuh dan jiwanya jadi fresh.

Berikut ini kami buka tabir rahasia orgasme wanita, berdasar Kamasutra Jawa, seperti tertuang dalam kitab-kitab kuno yang memberikan petunjuk soal itu. Misalnya dalam buku Surat Centini, Katuranggan Wanito, Mbukak Kelambu, dan lain-lain. Wanita akan bisa mendapatkan orgasme yang maksimal, kalau pasangannya mengetahui titik-titik sensitif pada wanita. Bagi lelaki yang sudah menikah, harus paham betul pada titik “sensitif utama” wanita yang menjadi pasangannya.

Pada setiap titik tubuh wanita memiliki kepekaan dan reaksi berbeda saat menerima rangsangan. Ada beberapa wanita yang bisa terbuai ketika telinganya disentuh lidah pasangannya, tetapi ada juga wanita yang akan padam gairahnya ketika telinganya digelitik. Malah merasa kegelian, atau karena rasa aneh yang tidak umum. Karena itu seorang lelaki, harus tahu betul mengenal kesukaan pasangannya.

Rahasia suksesnya hubungan intim adalah saling “memberi” dan “menerima” saat berhubungan, agar bisa diperoleh kenikmatan puncak, sebagai hubungan badan yang berkualitas. Komunikasi aktif dan saling keterbukaan sangat berperan dalam proses memberi dan menerima ini. Membisikkan pada pasangan, mana daerah sensitif milik Anda yang membutuhkan tekanan, sentuhan atau pijitan, sangatlah perlu. Jangan biarkan pasangan Anda mencari sendiri, titik-titik sensitif yang bisa membuat Anda melayang dan bergairah.

Bagi seorang wanita, selain organ seks seperti buah dada dan vagina, daerah di sekitar telinga, leher, dan paha, akan menggelorakan gairah jika dirangsang. Sentuhan atau rangsangan lembut di sekujur kulit tubuhnya, akan sangat efektif menuntun wanita menuju puncak permainan seks lebih lanjut. Dalam soal ini, perlu informasi keterbukaan di antara keduanya. Tanyakan pada pasangan Anda, daerah mana saja di tubuhnya yang sangat peka bila dirangsang. Jelaskan pula titik-titik peka di tubuh Anda. Hanya dengan cara itu, akan bisa didapat foreplay yang maksimal.

Untuk menghasilkan orgasme yang maksimal pada wanita, inilah tips “Delapan Hal” yang bisa membuat wanita mencapai puncak:

1. G-Spot
Ernest Grafenberg, ahli genekologi Jerman, adalah orang yang pertama kali menemukan G-Spot dan mengumumkannya pada tahun 1950-an. Menurut dia, tiga inci ke arah dalam dinding vagina terdapat daerah yang mampu menimbulkan rasa sensasi luar biasa bila tersentuh, diusap, atau ditekan. Bagian ini lunak yang wujudnya lebih kasar dari dinding vagina, dan dinamai Titik G, atau G-Spot oleh Grafenberg. G-Spot ini akan membengkak dan mengeras jika dirangsang. Hampir 90% wanita akan merespon dengan perasaan menyenangkan. G-Spot ini akan mempercepat orgasme pada wanita. Gunakan jari tangan untuk sampai pada titik G-Spot. Tekan, gesek-gesek, dan usaplah bagian tersebut dengan jari Anda. Jika pasangan anda merasakan sensasi nikmat, teruskan sentuhan dan pijitan, sampai dia mengelinjang dan mencapai orgasme.

2. Clitoris atau Klitoris
Bentuknya kecil, menonjol ke luar, di atas belahan vagina atas wanita. Umumnya, supaya tidak vulgar, orang menyebutnya: kacang. Memang yang normal, besarnya seperti sebiji kacang. Namun ada juga yang tumbuh lebih besar, dan ada pula yang agak memanjang. Inilah salah satu bagian titik rangsangan yang cukup peka. Bahkan bisa mengeras kalau dirangsang dan ketika penis mengenai klitoris, rangsangan yang dirasakan wanita akan menjadi lebih dahsyat. Jikalau daerah ini semakin sering tergesek, akan menyebabkan cepat orgasmenya wanita.

3. AFE-Zone
Area yang ada di dalam vagina seorang wanita. AFE singkatan dari: Anterior Fornix Erotic. Zona ini letaknya berseberangan atau berlawanan dengan dinding vagina. Anda akan menemui daerah ini jika vagina mulai basah dan menyebabkan wanita keenakan bila ada benda lembut yang masuk serta melewati. Apalagi kalau benda itu, yaitu penis, keluar-masuk dengan ritme teratur.

Dr Chee Ann Chua, seorang seksolog Malaysia, yang memiliki klinik terapi seks, melaporkan penemuannya ini, dalam pertemuan seksolog se-Asia di India tahun 1994. Menurut dia, AFE Zone sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Bahkan tercatat dalam buku Kamasutra di berbagai negara. Dr Chua melakukan survei, hasilnya dari 193 wanita, 11 di antaranya mengaku sangat puas ketika pasangan mereka, menggesek di area ini. “Kalau Anda satu dari wanita yang pernah merasakan kenikmatan saat penis pasangan, berdenyut di bagian yang tidak diketahui namanya, mungkin saja daerah itu AFE,” tambahnya.

4. Uretra
Uretra alias saluran kencing, menurut Kevin Mc Kenna, Psikolog dan Urolog dari Nortwestern University Medical School mengatakan, terkadang tidak pernah terpikirkan, bahwa daerah ini adalah pembuka rangsangan seksual pertama, saat memulai berhubungan intim. Uretra berada di sebelah kanan bawah klitoris. Wanita bisa saja merangsang bagian ini selama melakukan masturbasi. Seringkali wanita salah paham, dikiranya itu klitoris saat disentuh, oleh pasangannya, karena rasanya sungguh nikmat.

5. Kenop
Dibandingkan alat anatomi seksual lainnya, payudara terlihat paling sederhana. Putingnya terletak di puncak membukitnya kedua payudara, dengan lingkaran gelap areola. Dapat mengencang, padat, dan tegak saat terangsang. Perangsangan pada tombol atau kenop ini, sangat menyenangkan wanita dalam usaha menuju orgasme. Mengelitik dengan lidah atau menghisap serta mengigitnya secara ringan sering kali sangat efektif untuk membangkitkan birahi, karena lidah mengandung chi atau energi hangat.

6. Bibir dan Lidah
Dalam mengungkap rahasia orgasme wanita, sesungguhnya peranan bibir dan lidah tidak dapat diabaikan begitu saja. Ketika foreplay terjadi, dimana pasangan saling meraba dan menyntuh agar mendapatkan sensasi rangsangan yang maksimal, sentuhan bibir dan pagutan lidah, bisa membuat pasangan jadi terangsang hebat dan seakan melayang. Ciuman bibir, saling mengulum dan memainkan lidah, membuat keduanya ingin cepat menyelesaikan permainan, ke tahap berikutnya. Pada waktu bermain pun, bila dibarengi ciuman ini, akan menimbulkan sensasi tersendiri dan wanita cepat mencapai puncak.

7. Variasi Posisi
Posisi dalam berhubungan seks juga memegang peranan yang sangat penting untuk membuat wanita mencapai puncak orgasme. Mencoba berbagai posisi saat berhubungan seks, memungkinkan terkenanya seluruh bagian sensitif pada liang vagina. Soalnya, masing masing posisi persetubuhan menghasilkan gesekan yang berbeda antara penis dengan titik-titik sensitif yang berbeda pada liang vagina. Jika seluruh titik sensitif pada vagina semuanya terkena gesekan, atau rangsangan, selama persetubuhan tentu saja akan menghasilkan puncak orgasme total yang luar biasa nikmatnya. Karena itu jangan hanya menggunakan satu posisi atau satu gaya saja, saat bercinta. Cobalah berbagai macam variasi dan tanyakan posisi mana yang paling disukai oleh pasangan Anda.

8. Mengalir
Dalam kehidupan, bersifatlah seperti air. Mengalir dan merembes kemana-mana. Demikian juga dalam berhubungan intim dengan pasangan Anda. Mengalirlah sesuai dengan naluri kemanusiaan Anda. Jangan sekali-kali dipaksanakan. Soalnya, sensasi wanita dalam berhubungan, satu sama lain saling berbeda. Misalnya ada yang dirangsang G-Spot nya, akan merem-melek, keenakan. Tetapi ada loh, yang malah kebelet kencing, kegelian dan tidak nyaman. Kalau ternyata pasangan Anda seperti itu, berhentilah, jangan diteruskan. Ganti rabaan atau sentuhan lain, yang menimbulkan nikmat untuk dia. Hanya dengan cara seperti itu dan tidak sembrono, bisa membuat seorang wanita jadi orgasme…..Selamat mencoba.

Begitulah sedikit menguak rahasia orgasme wanita. Memang kaum Hawa adalah pribadi yang kompleks dan sangat membutuhkan kelembutan, perhatian, kasih sayang, dan tentu saja cumbuan dan belaian. Tanpa semua itu, jangan harap seorang wanita bisa mencapai orgasme. Salam.

Rahasia Kultivasi Sex.
SOURCE : BERBAGAI SUMBER

Senam Otak (Brain Gym)

Senam otak (Brain Gym) pertama kali dikembangkan oleh Dr Dennison dan istrinya setelah melewati masa riset selama hampir 19 tahun. Terdapat keterkaitan antara perkembangan tubuh, bahasa dan prestasi akademik Ia kemudiam mengembangkan serangkaian gerakan yang dinamakan Brain Gym dan berhasil mengubah kesulitan belajar menjadi sebuah keberhasilan yang luar biasa.

Paul Dennison membagi otak ke dalam tiga fungsi utama, yaitu :

  1. Dimensi Lateral :
    koordinasi antara hemisfir kanan dan kiri yang berguna untuk membangun/mengembangkan komunikasi dengan lebih efektif
  2. Dimensi Pemusatan :
    Koordinasi antara bagian atas dan bawah otak yang berguna untuk mengatur proses berpikir dan tindakan.
  3. Dimensi Fokus :
    koordinasi antara batang otak dan pre-frontal cortex yang berguna untuk tujuan pemahaman dan perspektif.

Senam otak sangat baik dilakukan pada awal pembelajaran, yang berguna untuk membuka titik-titik positif belajar. Setelah belajar, Senam otak juga bisa dilakukan kembali untuk membuat santai/rileks akibat proses pembelajaran yang melelahkan/menegangkan/membutuhkan konsentrasi tinggi. Senam otak bisa pula berfungsi untuk meredakan dan mengurangi stress.

Membangkitkan Titik Positif
Titik positif terletak di atas alis, kira-kira pertengahan antara alis dan batas rambut.

Banyak orang dapat meraba benjolan kecil di kedua titik ini. Dengan lembut letakkan tiga jari dari kedua tangan di titik ini (akan lebih baik jika gerakan ini dilakukan sambil memejamkan mata). Sentuh titik ini dengan lembut selama enam sampai sepuluh kali pernapasan lengkap yang dilakukan dengan perlahan. Anda dapat menyentuh sendiri Titik Positif atau meminta orang lain menyentuh bagi Anda. Untuk menghilangkan stres, sentuh titik ini sambil meninjau ulang situasi yang membuat Anda stres dan juga sambil mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan alternatif penyelesaian masalah Anda.

MANFAAT TITIK POSITIF
Titik Positif adalah titik acupressure (titik tekan) yang secara spesifik dikenal untuk mengurangi refleks ‘’berjuang atau melarikan diri’’ yang ada pada sistem limbik (dalam otak reptil). Hal tersebut berguna untuk menghilangkan stres emosional. Dengan menyentuh titik-titik itu, berarti memindahkan reaksi otak terhadap stres dari sistem limbik (midbrain) ke otak bagian depan (formal lobe), sehingga memungkinkan Anda memberikan reaksi yang lebih rasional.

Gerakan 8 Tidur : Menyeimbangkan Otak Kiri dan Kanan

Luruskan satu lengan ke depan Anda, dengan ibu jari mengarah ke depan. Di udara, dengan perlahan-lahan dan halus buat gambar angka 8 berukuran besar yang rebah di sisinya. Ketika Anda bergerak mengikuti gambar 8 tidur, fokuskan mata Anda di ibu jari. Jaga leher Anda tetap relaks dan kepala lurus, wajah ke depan, agar kepala agak diam atau hanya sedikit bergerak mengikuti gerakan 8 tidur.

Langkah-langkahnya :

  1. Gerakkan tangan menuju arah panah 1 ( Ke kiri), agak atas dari mata. namun jangan terlalu lebar. Batasannya, dengan lirikan, ibu jari itu masih bisa terlihat. Terus bergeraklah ke kiri, turun ke bawah pada langkah 2 dan 3, lalu kembali ke posisi semula di langkah ke-4.
  2. Ikuti gerakan arah panah 5 (Ke kanan), agak ke atas dari mata, sebagaimana langkah 1 tadi. lalu ikuti langkah ke6 dan 7, sebelum kembali ke posisi semula di 8.
  3. Ulangi langkah 1 hingga langkah 8, delapan kali sehari. lama kelamaan, anda akan semakin lancar menggerakkan mata anda mengikuti ibu jari tersebut. Bila sudah demikian lancar, anda boleh melakukan senam otak di atas, tanpa menggunakan penunjuk ibu jari. untuk gerakan selengkapnya, buka gerakan tangan kiri, dan gerakan tangan kanan.

Manfaat 8 Tidur
Gerakan 8 Tidur memadukan bidang visual kiri dan kanan, jadi meningkatkan integrasi belahan otak kiri dan kanan, sehingga keseimbangan dan koordinasi antar bagian menjadi lebih baik. Banyak orang melaporkan penglihatan dengan kedua mata bersamaan (binokular) membaik dan penglihatan perifer meluas, setelah melakukan 8 Tidur. Keterampilan membaca, menulis, dan memahami menjadi semakin baik.

Gerakan Menyilang
Seiring dengan pertumbuhan tubuh, kerja sama antara kedua sisi yang berlawanan terjadi melalui gerakan seperti merangkak, berjalan dan berlari.

Gerakan silang mengaktifkan pusat bicara dan bahasa di dalam otak. Hal itu terjadi karena gerakan silang merangsang bagian otak yang menerima informasi dan juga bagian yang mengungkapkannya, sehingga mempermudah proses belajar yang terhubung.

Gerakan-gerakan ini mengaktifkan hubungan antara otak kanan dan otak kiri. lebih detail tentang gerakan menyilang :

SOURCE : SUPERSUGA

Anak-anak Juga bisa Stres Lho..

Selain makanan yang baik, anak juga membutuhkan dukungan psikis dari orang tua dan lingkungan terdekatnya. Anak yang kurang mendapat bahasa cinta yang cukup adakalanya mengalami stres. Layaknya orang dewasa, anak pun mengalami stresor dalam fase kehidupannya. Dapat dengan gejala ringan atau berat. Stresor merupakan peristiwa dalam kehidupan yang membuat seseorang harus beradaptasi dengan kondisi yang secara umum berisi tekanan (stres). Stres pada anak sering kali tidak diketahui orang tua sehingga terabaikan.

Stresor yang diterima secara baik oleh anak tidak akan berdampak serius pada kesehatannya. Sebaliknya jika anak gagal beradaptasi akan muncul beberapa problem psikopatologi (penyakit yang berhubungan dengan kejiwaan) yang bila dibiarkan akan berdampak serius bagi psikisnya kelak.

Penyebab stresor dibedakan atas faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal meliputi peran orangtua, utamanya ibu dan keluarga terdekat dalam memahami dan mengenali kebutuhan anak mereka. Sedangkan faktor internal terkait dengan faktor genetik di dalam diri anak sendiri. Ada anak yang biasa saja dengan berbagai reaksi lingkungan terhadapnya, tetapi ada juga yang tidak. Itu semua tergantung pada lingkungan dan pembawaan sifat anak sendiri. Contohnya, dalam suatu keluarga ada anak yang mampu mengatasi jadwal padat dengan sedikit atau tanpa stres. Sementara anak lainnya justru merasa terbebani oleh jadwal kegiatan yang biasa-biasa saja.

Stres yang terlalu berat biasanya gabungan dari faktor genetik maupun lingkungan keduanya saling berkaitan untuk menimbulkan psikopatologi paada anak. Saat anak masuk pra sekolah mereka sudah diajari berhitung memabaca, dan menulis. Sementara sistem motorik halus anak belum cukup berkembang. Terkadang bila anak salah sedikit saja mereka langsung dihukum. Inilah salah satu contoh stresor yang berakibat stres pada anak. Dan penanganan stres terhadap anak tidak dapat dilakukan dengan cara yang sama karena kepribadian setiap anak berbeda.

Kenali Gejala Stres Anak
Gejala-gejala seorang anak mengalami stres sangat banyak, misalnya sering menggigit kuku, sulit memusatkan perhatian, mengertakkan gigi, sering menarik-narik telinga, rambut, atau pakaian, prestasi belajar menurun, gagap, tidak bergairah, tidur berlebihan, tidak sabar dan terburu-buru, ketakutan dengan penyebab yang tidak masuk akal. Suasana hati berubah secara tidak menentu, nyeri leher dan punggung, sulit makan atau tidur, mengompol, mimpi buruk, selalu menuntut pembenaran, sering melamun, membenci sekolah dan kepala sering pusing.
Setiap anak mempunyai bahasa cinta atau bahasa non verbal yang berbeda. Untuk hal yang satu ini orang-orang terdekatlah yang paling mengerti. Bahasa cinta dapat dilakukan dengan pelukan, elusan, gendongan, atau ditemani duduk. Bahasa cinta yang dilakukan dengan tepat dapat memberi ketenangan pada anak. Diharapkan orang-orang terdekat anak dapat mengembangkan bahasa cinta ini sehingga akan membantu anak dalam menghadapi stres.

Orangtua Perlu Konseling
Orang tua sering kurang menyadari bahaya stres pada anak. Mungkin orang tua hanya berfikir bagaimana fisik anak, tanpa melihat sisi psikisnya. Pada dasarnya anak membutuhkan asih (emosi yang baik), asah (stimulasi/latihan yang mengasah otaknya) dan asuh (makanan yang cukup dan baik). Orangtua dan keluarga terdekat pun perlu diedukasi dengan konseling untuk menyadari pentingnya afeksi pada anak. Jadi ketika anak mengalami stres yang diobati , bukan hanya hanya anak tetapi termasuk orang tua.

Agar stres tidak terjadi pada anak, ada baiknya sejak dini anak dideteksi perkembangannya. Diharapkan dengan adanya konsultasi pada psikolog, dokter atau psikiatri dapat menguak sekaligus latar belakang penyakit fisik atau psikis yang diderita anak. Keterlibatan keluarga dan pembawaan kuat anak memungkinkan kesembuhannya. Jadi sebaiknya pahami bahasa cinta Anak Anda sekarang.

Oleh : Pelitawati Karo Sekali, P.Si

Manfaat Musik Untuk Anak

Menikmati musik memang kegiatan yang paling mengasyikkan. Musik ternyata mempengaruhi perkembangan IQ (Intelligent Quotion) dan EQ (Emotional Quotion) seseorang. Seorang anak yang telah dibiasakan mendengarkan musik dari sejak kecil maka kecerdasan emosional dan intelegensinya akan lebih berkembang dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Anak yang sering mendengarkan musik tingkat kedisiplinannya lebih baik dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik.

Musik dapat menjadikan anak pintar terutama di bidang logika matematika dan bahasa. Keindahan musik adalah kata-kata yang menyatu dengan nada, sehingga anak memiliki keinginan yang kuat untuk bergabung di dalamnya dan tanpa disadari anak turut berdendang dengan kata-katanya sendiri misalnya dengan menyanyikan ba..ba..ba..ba..ba, mengetuk-ngetukkan atau menjentik-jentikan jari-jari tangan atau mengangguk-anggukkan kepala setiap kali mendengar irama musik dan sebagainya. Tapi keinginan untuk mengikuti lagu yang ia dengar, akan mendorongnya untuk berlatih terus menerus.

Musik juga dapat membantu anak yang kurang pandai berbicara untuk menyalurkan perasaan dan emosi yang terpendam. Bermain musik dapat memicu kepintaran kinestetis atau kepintaran gerak tubuh dan mengurangi stress anak. Jadi bila anak sedang suntuk atau kesal, dengan bermain musik atau mendengar musik beberapa menit, pasti akan menyegarkan otak si anak.

Musik mampu mempengaruhi perkembangan intelektual anak dan bisa membuat anak pintar bersosialisasi. Alunan musik memberikan manfaat pada perkembangan intelektual anak, bahkan didalam kandunganpun dianjurkan memperdengarkan musik kepada anak. Ketertarikan anak pada permainan musik berawal dari mendengarkan musik, dengan mendengarkan musik akan melatih fungsi otak anak yaitu berhubungan dengan daya nalar dan intelektual anak. Musik dapat mengoptimalkan perkembangan intelektual anak dan musik juga bisa membuat anak jadi cerdas sekaligus kreatif, musik juga dapat membangun rasa percaya diri dan kemandirian.

Ada beberapa manfaat yang dapat diambil apabila anak distimulus dengan musik sejak dalam kandungan, yaitu:

  1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan
  2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik sebab mendengarkan dan merasakan musik lewat perasaan sehingga menggugah kepekaannya
  3. Memberikan kesenangan dan membantu anak mempelajari berbagai keterampilan yang perlu dikuasai anak atau yang sesuai dengan bakat anak
  4. Membantu anak untuk mengekspresikan dan mengembangkan kreatif anak
  5. Anak mampu mengendalikan emosinya, perasaan sedih atau senang dapat dicurahkan melalui musik dan lagu.
  6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat syair lagu. Musik klasik sangat bagus untuk mengembangkan imajinasi kreatif anak
  7. Membangun perasaan pada anak memberi banyak pengalaman seni kreatif. Contohnya, menari, menggambar sesuai dengan irama musik yang didengar oleh anak. Musik dapat menentukan suasana hati yang menggairahkan anak untuk membuat sesuatu
  8. Apresiasi anak pada musik juga akan tumbuh dan berkembang dalam diri anak. Kalau apresiasi sudah tumbuh, maka ia bisa menganalisa nada.
  9. Musik dapat merangsang otak anak
  10. Musik memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi
  11. Musik dapat meningkatkan perkembangan motoriknya, termasuk upaya anak saat belajar merangkak, berjalan, melompat dan lari.

Manfaat musik tidak sebatas untuk bayi baru lahir. Di hari-hari berikutnya, musik dapat dijadikan sebagai bagian hidup si kecil. Perdengarkanlah musik, sedikitnya tiga kali sehari. Di waktu pagi saat bangun tidur, pengantar tidur siang setelah lelah bermain, hingga sebagai senandung pengantar tidur.

Mendengarkan musik tidak hanya untuk kesehatan fisiknya, tapi juga kesehatan mental dan perkembangan otak atau kognitifnya.

Berbasis penelitian, sejumlah ahli menyebutkan bukti-bukti manfaat mendengar musik untuk anak:

1. Meningkatkan kemampuan motorik.
Penulis buku Learning Before Birth: Every Child Deserves Giftedness, Dr Brent Logan, menyatakan, bayi (bahkan janin) yang mendengarkan musik, perkembangan detak jantung dan fisiknya menjadi lebih baik. Irama musik terbukti mampu menstimulus bayi untuk senang bergerak. Respons ini tentunya membantu perkembangan fisik bayi, dalam hal kekuatan, koordinasi dan kontrol motoriknya.

2. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi.
Masih menurut Logan, musik bisa membantu perkembangan otak bayi dalam menerima informasi. Kemampuan ini kelak memengaruhi keterampilannya dalam berkomunikasi.

Pakar Neuroscience, Dr Dee Joy Coulter, yang juga penulis buku Early Childhood Connection: The Journal of Music and Moment-Based Learning, mendukung pernyataan ini. Menurut Coulter, permainan yang melibatkan musik akan cepat meningkatkan keterampilan berbahasa anak sekaligus cepat menambah kosakatanya. Kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang mampu mengorganisasikan ide serta cepat memecahkan masalah.

3. Memiliki pencernaan lebih baik.
Bayi yang terekspos musik akan memiliki pencernaan lebih baik karena rasa rileks yang diterimanya. Dampaknya, efisiensi metabolismenya meningkat dan akhirnya pertambahan berat badannya lebih baik.

4. Meningkatkan kemampuan matematika.
Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, ada kaitan erat antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi. Juga keterampilan di bidang sains, ketika kelak anak sudah bersekolah. Musik juga mampu meningkatkan inteligensi spasialnya (kecerdasan ruang) sebanyak 46 persen dibanding anak-anak yang tidak terekspos musik.

Aktifasi Delapan Kecerdasan Manusia

MULTIPLE INTELLIGENCE
Ternyata, kecerdasan bisa diaktifkan. Dalam teori multiple intelligent, ada delapan kecerdasan ganda yang bisa digunakan untuk menjelaskan potensi belajar Anda. Setiap kecerdasan tersebut, dapat memberikan manfaat bagi Anda.

Howard Gardner, seorang psikolog terkemuka dari Harvard University, menemukan bahwa sebenarnya manusia memiliki beberapa jenis kecerdasan. Howard menyebutnya sebagai kecerdasan majemuk atau multiple intelligence.

Mula-mula Howard menemukan tujuh kecerdasan, namun dalam perkembangan selanjutnya, ia berhasil menemukan satu kecerdasan lagi. Sehingga sampai hari ini diperkirakan setiap manusia memiliki delapan jenis kecerdasan.

Kedelapan jenis kecerdasan itu adalah:

  1. Kecerdasan Linguistik (word smart)
  2. Kecerdasan Spasial (picture smart)
  3. Kecerdasan Matematis (logic smart)
  4. Kecerdasan Kinestetis (body smart)
  5. Kecerdasan Musik (music smart)
  6. Kecerdasan Interpersonal (people smart)
  7. Kecerdasan Intrapersonal (self smart)
  8. Kecerdasan Naturalis (nature smart)

Setiap manusia memiliki semua jenis kecerdasan itu, namun hanya ada beberapa yang dominan atau menonjol dalam diri seseorang.

Kita sering kali menganggap bahwa orang yang memiliki kecerdasan matematis (logic smart) sebagai orang yang pintar. Namun, survei membuktikan bahwa mereka yang dulunya terkenal nakal dan bandel di kelas, justru pada saat bekerja bisa sukses dan menjadi pemimpin atas orang-orang yang dikenal rajin dan pandai di kelas. Mengapa bisa demikian?

Mereka yang nakal dan bandel itu bukanlah bodoh, tetapi mereka memang tidak menonjol dalam kecerdasan matematis dan mungkin menonjol dalam jenis kecerdasan yang lain.

1. Nature Smart
Definisi:
Secara sederhana, orang dengan nature smart adalah orang yang sangat menyukai alam dan lingkungannya. Ia sangat suka bepergian dan segala macam kegiatan luar ruang. Biasanya seorang nature smart juga suka memelihara binatang atau merawat tanaman.

Ciri-ciri:
Suka bepergian atau hiking (naik gunung), tertarik pada objek wisata pantai dan pegunungan, gemar memasak, suka fotografi atau videografi, suka menonton acara televisi tentang flora atau fauna, mudah mengingat detail sebuah lokasi, suka berkemah di alam terbuka, menikmati liburan ke taman safari atau kebun binatang, peduli terhadap lingkungan hidup, suka mengikuti organisasi pencinta alam, tertarik dengan jenis binatang atau tumbuhan yang aneh, suka berkebun.

Pengembangan:
Bagi penggemar flora, anda bisa membuat kebun sendiri dan mengumpulkan berbagai jenis tanaman. Bagi penggemar binatang, cobalah memelihara binatang tertentu. Banyaklah membaca buku tentang flora dan fauna. Bergabunglah dengan berbagai perkumpulan yang sering mengadakan hiking, jalan-jalan di alam terbuka, dan sebagainya.

Kecerdasan lain yang mendukung:
Body smart, karena anda membutuhkan stamina yang cukup kuat untuk naik gunung atau berkemah di alam terbuka. Selain itu, kecerdasan lain tidak berpengaruh secara langsung pada seorang nature smart.

Pekerjaan yang sesuai:
Arkeolog, astronom, ahli botani, ahli biologi, peneliti lingkungan, florist, arsitek lanskap, pelaut, dokter hewan, fotografer alam, dan sebagainya.

2. Self Smart
Definisi:
Seorang self smart adalah orang yang bisa memahami diri sendiri. Ia tahu tujuan hidupnya, punya target-target yang ingin dicapai, mengerti apa potensi dan kelemahan-kelemahan yang ia miliki. Selain itu, orang dengan kecerdasan ini akan selalu mengintrospeksi diri dan menarik pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidupnya. Sebenarnya ini adalah jenis kecerdasan yang harus dikembangkan oleh semua orang hingga maksimal. Kecerdasan ini sangat diperlukan untuk mengambil berbagai keputusan penting dalam hidup kita dan untuk menghadapi berbagai masalah yang timbul.

Ciri-ciri:
Suka bekerja seorang diri, bisa memegang teguh pendirian meski banyak yang melawan, cenderung masa bodoh (cuek), sering mengintrospeksi diri, mengerti kekuatan dan kelemahan diri sendiri, secara berkala suka memikirkan masa depan dan rencana-rencana hidup, realistis, bisa menghadapi kegagalan dan kemunduran dengan tabah, biasanya dianggap orang yang bijaksana, suka membaca buku-buku pengembangan diri, bisa mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi, lebih suka berwiraswasta (usaha sendiri) daripada kerja ikut orang.

Pengembangan:
Saat teduh adalah hal yang sangat efektif untuk mengembangkan self smart anda. Secara berkala evaluasilah diri anda. Bertanyalah pada diri sendiri, “Apa tujuan hidup saya?”, “Apa yang ingin saya capai dalam waktu dekat maupun jangka panjang?”, “Apa potensi dan kekuatan yang saya miliki?” Cara lain untuk mengembangkan self smart anda adalah dengan menyediakan waktu untuk merenung. Kemudian catatlah hasil perenungan anda.

Kecerdasan lain yang mendukung:
Kecerdasan lain berguna untuk mempermudah pengembangan self smart kita. Misalnya, orang yang memiliki music smart akan lebih mudah merenung bila disertai dengan iringan lagu. Orang dengan nature smart bisa lebih mudah melakukan introspeksi saat berada di alam terbuka. Orang dengan picture smart bisa menuangkan hasil perenungannya dalam bentuk gambar agar lebih mudah diingat.

Pekerjaan yang sesuai:
Semua pekerjaan membutuhkan self smart agar kita dapat mencapai potensi maksimal dalam pekerjaan kita.

3. People Smart
Definisi:
Orang dengan kecerdasan ini memiliki kemampuan sosial yang tinggi. Mudah berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, orang dengan kecerdasan ini sanggup menempatkan diri dan membaca situasi orang-orang di sekitarnya. Ia bisa dengan cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Kegiatan-kegiatan berkelompok akan lebih disukai.

Ciri-ciri:
Mudah berteman, suka bertemu dengan orang-orang atau kenalan baru, suka bekerja dalam kelompok, suka kegiatan sosial, berusaha ‘maha hadir’ (suka bila dibutuhkan oleh orang lain), tidak betah berada di rumah sendirian, banyak berbicara, dalam menghadapi masalah cenderung meminta bantuan orang lain, suka memotivasi orang lain, senang berada dalam keramaian, bisa mengatur atau memimpin sekelompok orang, menyukai permainan yang dilakukan bersama (monopoli, kartu, dsb).

Pengembangan:
Bergaullah dengan berbagai orang seluas-luasnya dan pelajarilah karakter-karakter mereka. Belajarlah melihat apa yang mereka sukai dan apa yang tidak mereka sukai. Ini akan membantu anda membangun hubungan dengan orang-orang baru. Ikutlah dalam berbagai organisasi dan banyaklah terlibat dalam berbagai perkumpulan yang membangun hidup anda. Perluaslah wawasan anda, sehingga ketika bertemu dengan banyak orang, anda punya banyak bahan untuk didiskusikan dan diceritakan.

Kecerdasan lain yang mendukung:
Yang terutama adalah word smart. Dengan pengolahan kata-kata yang baik, kemampuan sosial anda akan semakin efektif. Kecerdasan lain juga dibutuhkan, namun tergantung pada jenis pekerjaan yang anda miliki.

Pekerjaan yang sesuai:
Pengusaha, public relations, psikolog, konselor, marketing, politikus, trainer, aktivis sosial, reporter, sosiolog, dsb.

4. Music Smart
Definisi:
Rasanya tidak perlu dijelaskan lagi. Bagi anda yang sangat menyukai musik dan punya bakat di bidang musik, sudah pasti anda adalah orang yang memiliki kecerdasan musik.

Ciri-ciri:
Suka bersiul, mudah menghafal nada lagu yang baru didengar, menguasai salah satu alat musik tertentu, peka terhadap suara fals/sumbang, suka bekerja sambil bernyanyi atau bersenandung, sangat berminat untuk mengetahui perkembangan musik dunia, mengenal berbagai jenis irama musik, punya keinginan untuk menguasai lebih dari satu jenis alat musik, merasa tidak bisa hidup tanpa musik, memiliki suara yang merdu, tertarik pada sesuatu yang menghasilkan bunyi-bunyian; bila mendengar musik, ada anggota tubuh yang mengikuti irama.

Pengembangan:
Banyaklah mendengar berbagai jenis musik. Berusahalah menguasai sebanyak mungkin alat musik, tetapi harus ada satu alat musik yang dikuasai hingga mahir. Bentuklah sebuah band dan berlatihlah bersama-sama. Ikut kursus atau mencari seorang guru juga akan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan musik anda. Jika ada waktu luang dan sedang dalam suasana hati yang baik, cobalah untuk menciptakan lagu sendiri.

Kecerdasan lain yang mendukung:
Secara langsung hampir tidak ada kecerdasan lain yang dibutuhkan. Tetapi secara tidak langsung body smart, self smart, word smart, picture smart, dan nature smart juga dibutuhkan dalam mengembangkan music smart anda.

Body smart dibutuhkan karena anda membutuhkan keterampilan tangan dan koordinasi tubuh untuk memainkan alat musik (kecuali vokalis tentunya). Self smart dan word smart bagus bagi anda yang suka menciptakan lagu. Picture smart atau nature smart bagus untuk mengembangkan otak kanan anda, karena bermain musik juga menggunakan otak kanan.

Pekerjaan yang sesuai:
Tentunya semua yang berhubungan dengan musik, mulai dari menjadi pemain musik, vokalis, pembuat jingle, arranger, pencipta lagu, dan sebagainya.

5. Body Smart
Definisi:
Kemampuan untuk mengendalikan gerakan, keseimbangan, koordinasi, dan ketangkasan bagian-bagian tubuh. Umumnya orang dengan body smart sangat menyukai olahraga dan suka terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang mengandalkan fisik.

Orang body smart hampir tidak bisa berdiam diri dan cukup aktif. Namun, kecerdasan tubuh bukan hanya soal olahraga dan stamina fisik saja. Kemampuan berperan dan menirukan perilaku tertentu juga termasuk keahlian yang dimiliki oleh orang-orang dengan kecerdasan tubuh. Pernahkah anda melihat orang yang suka mengotak-atik sesuatu (misalnya mesin, peralatan elektronik, atau menjahit bagi yang wanita)? Bisa jadi mereka juga orang-orang yang memiliki body smart.

Ciri-ciri:
Suka berolahraga, bisa menirukan perilaku atau gerak-gerik orang lain, suka menari, suka kegiatan luar ruang, tidak betah duduk diam dalam waktu yang lama, menyukai kegiatan yang membutuhkan keterampilan tangan, ketika berpikir biasanya harus bergerak; ketika berbicara, banyak anggota tubuh yang bergerak; malas membaca, suka pekerjaan keluar kantor, memiliki kekuatan fisik dan stamina yang lebih tinggi dibanding orang lain, suka kegiatan yang berbahaya (misalnya bungee jumping).

Pengembangan:
Berolahraga! Selain itu bagi yang suka prakarya (pekerjaan tangan), cobalah untuk mengembangkan hobi tersebut. Bagi yang pria, bisa mulai belajar mengotak-atik mesin atau peralatan elektronik. Sedangkan bagi yang wanita, mulailah membuat berbagai pernak-pernik dan aksesoris. Cukup banyak buku keterampilan yang dapat dipelajari, mulai dari origami, clay, menjahit, lipat-melipat, dan sebagainya.

Kecerdasan lain yang mendukung:
Secara tidak langsung tidak ada kecerdasan lain yang secara spesifik diperlukan. Tergantung bidang pekerjaan terkait. Misalnya untuk olahragawan, logic smart juga diperlukan untuk menganalisis kemampuan dan kelemahan lawan, serta menyelidiki situasi lapangan dan kondisi lingkungan. Dengan memiliki kemampuan analisis yang baik, sang olahragawan dapat menyiapkan strategi terbaik guna meningkatkan kemungkinannya untuk berhasil.

Pekerjaan yang sesuai:
Atlet, penari, perajin, pesulap, penata rambut, penjahit, aktor, stuntman, montir, dan sebagainya.

6. Logic Smart
Definisi:
Kecerdasan matamatis atau kecerdasan logika. Orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya unggul dalam pelajaran-pelajaran IPA, seperti fisika dan matematika. Orang dengan kecerdasan ini memiliki kemampuan analisis yang kuat dan dapat berpikir secara teratur, bahkan pola pikirnya cenderung kaku.

Orang logic smart adalah orang yang realistis dan selalu mencari jawaban atas berbagai pertanyaan. Tetapi harus diwaspadai karena biasanya orang logic smart cenderung mencari alasan terhadap segala sesuatu, sehingga mereka sulit memercayai Tuhan yang ajaib.

Atheis umumnya terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah orang-orang yang kecewa terhadap Tuhan atau agama. Kelompok kedua adalah orang-orang logic smart yang mencoba menganalisis Tuhan dan mencari penjelasan-penjelasan.

Ciri-ciri:
Unggul dalam matematika dan fisika, suka bertanya ‘kenapa’ terhadap segala sesuatu, mudah menghafal angka, suka menganalisis sesuatu, yakin bahwa segala sesuatu ada sebab/alasannya, tertarik pada teknologi dan berbagai penemuan terbaru, suka cerita detektif/misteri, bertindak secara kronologis/teratur/berurutan, suka berandai-andai, suka berdebat; senang melakukan penelitian, eksperimen, atau survei; menyukai film-film fiksi ilmiah (science fiction).

Kecerdasan lain yang mendukung:
People smart guna menambah wawasan dan teman, supaya tidak dianggap kutu buku dan orang aneh. Nature smart juga perlu guna memancing otak anda untuk menemukan berbagai pertanyaan yang bisa memperkaya pengetahuan anda. Music smart, karena konon katanya musik bisa merangsang kerja otak manusia menjadi lebih maksimal. Cocok bagi mereka yang gemar ‘memeras’ otak.

Pekerjaan yang sesuai:
Ilmuwan, guru/pengajar sains, akuntan, analis data, programmer, ekonom, ahli teknik (mesin, sipil, elektro, kimia), peneliti, ahli statistik.

7. Picture Smart
Definisi:
Kecerdasan spasial atau kecerdasan gambar. Orang yang memiliki kecerdasan ini sangat mudah mengingat gambar, dan memiliki imajinasi yang kuat. Apabila ia membayangkan sesuatu, bayangan itu tergambar dengan jelas dalam pikirannya.

Umumnya orang dengan kecerdasan ini juga memiliki kemampuan dalam menggambar. Biasanya orang-orang yang memiliki picture smart adalah para seniman.

Kelebihan para pemilik picture smart, selain terletak pada imajinasinya juga pada matanya. Mata mereka biasanya peka atau jeli menangkap hal-hal yang tidak dilihat oleh orang lain.

Ciri-ciri:
Tidak mengalami kesulitan dalam membaca peta, lebih tertarik pada gambar daripada tulisan, peka terhadap warna, suka fotografi atau videografi, mampu membayangkan sebuah benda dilihat dari berbagai sudut, suka mencoret-coret bila sedang bertelepon atau berbicara dengan orang, suka bermain puzzle, suka menyederhanakan sesuatu menjadi gambar, gemar membaca komik, imajinatif (mudah membayangkan), peka terhadap tata letak (interior, majalah, dsb), suka menggambar.

Pengembangan:
Lebih banyak menggambar. Jika anda sedang belajar, cobalah untuk menggambar poin-poin penting yang anda dapatkan, karena anda akan lebih mudah mengingatnya. Jika anda sedang menulis catatan apa saja, cobalah untuk menambahkan gambar-gambar yang berhubungan dengan catatan anda. Lebih baik lagi jika anda membuat catatan harian (diary) berupa sketsa. Banyaklah membaca buku-buku yang memuat berbagai visualisasi menarik (buku-buku desain, fotografi, dsb).

Kecerdasan lain yang mendukung:
Kecerdasan lain yang paling mendukung adalah nature smart. Biasanya alam adalah sumber inspirasi yang tak terbatas bagi para seniman. Dalam dunia kerja, dibutuhkan juga berbagai kecerdasan lain untuk menunjang picture smart anda. Biasanya logic smart juga dibutuhkan untuk menunjang picture smart anda. Bahkan seorang desainer grafis juga membutuhkan word smart dalam pekerjaannya.

Pekerjaan yang sesuai:
Desainer grafis, arsitek, desainer interior, pemahat/pematung, fotografer, kamerawan, ilustrator, komikus, pelukis, desainer produk, animator, dan sebagainya.

8. Word Smart
Definisi:
Kecerdasan linguistik atau kecerdasan bahasa. Orang yang memiliki kecerdasan ini pandai mengolah kata-kata. Sebagian di antara mereka pandai berkata-kata (misalnya: presenter, rohaniwan, pendongeng, mc, dsb). Sebagian lagi pandai menulis (misalnya: novelis, penulis buku, dsb). Tetapi cukup banyak juga yang menguasai keduanya.

Ciri-ciri:
Suka membaca, gemar menulis (puisi, cerpen, novel, diary, dsb), suka bermain scrable atau mengisi TTS, pandai bercerita, suka memelesetkan atau memarodikan kata-kata, lebih suka mendengar secara lisan (auditory), mudah mengingat kata-kata aneh, suka menghibur orang lain atau diri sendiri dengan serangkaian kata/kalimat, suka berintonasi dalam berkata-kata, punya banyak perbendaharaan kata, mudah menemukan kejanggalan bahasa dalam tulisan atau kata-kata orang lain, suka menghabiskan waktu di toko buku.

Pengembangan:
Cara utama untuk mengembangkan kecerdasan ini adalah dengan membaca berbagai buku, majalah, dan litaratur lainnya. Ada baiknya membiasakan diri menulis sesuatu (pengalaman hidup sehari-hari, atau apa pun yang didapat ketika membaca sesuatu, menonton film, atau bersaat teduh).

Kecerdasan lain yang mendukung:
Akan lebih baik jika ditunjang dengan pengembangan self smart, logic smart, dan people smart. Ketiga kecerdasan itu akan lebih meningkatkan kemampuan anda dalam mengolah kata, serta memperluas wawasan anda.

Pekerjaan yang sesuai:
MC, pembawa acara, rohaniwan, trainer, penyiar radio, guru, editor, story teller, public relations, sastrawan, penulis, copywriter, pelawak.

Stroke

Stroke sebagai salah satu penyakit yang paling menakutkan karena hasil akhirnya yang bisa fatal baik meninggal dunia atau cacat tetap. Untuk itu penting bagi kita semua untuk mengetahui lebih dalam tentang penyakit stroke ini.

Dalam artikel kesehatan tentang stroke ini akan dibahas segalanya tentang penyakit ini mulai dari epidemiologi, apa itu stroke, faktor resiko stroke, gejala stroke, cara menangani stroke, pencegahan stroke, obat stroke, harapan sembuh dari stroke dan menjalani kehidupan pasca stroke.

Jumlah Penderita Stroke Semakin Meningkat
Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh Yayasan Stroke Indonesia, masalah stroke semakin penting dan mendesak karena kini jumlah penderita Stroke di Indonesia terbanyak dan menduduki urutan pertama di Asia. Jumlah yang disebabkan oleh stroke menduduki urutan kedua pada usia diatas 60 tahun dan urutan kelima pada usia 15-59 tahun. Stroke merupakan penyebab kecacatan serius menetap no 1 di seluruh dunia.

Pada tanggal 29 Oktober diperingati sebagai hari stroke dunia, saat ini diingatkan bahwa 1 dari 6 orang menderita stroke dan hampir setiap 6 detik seseorang meninggal karena stroke . Organisasi Stroke Dunia mencatat hampir 85% orang yang mempunyai faktor resiko dapat terhindar dari stroke bila menyadari dan mengatasi faktor resiko tersebut sejak dini.

Badan kesehatan dunia memprediksi bahwa kematian akibat stroke akan meningkat seiring dengan kematian akibat penyakit jantung dan kanker kurang lebih 6 juta pada tahun 2010 menjadi 8 juta di tahun 2030.

Di Amerika Serikat tercatat hampir setiap 45 detik terjadi kasus stroke, dan setiap 4 detik terjadi kematian akibat stroke. Pada tahun 2010, Amerika telah menghabiskan $ 73,7 juta untuk menbiayai tanggungan medis dan rehabilitasi akibat stroke.

Secara normal darah mengangkut oksigen dan nutrisi untuk sel – sel otak. Tanpa aliran darah , sel otak akan cepat mati. Setiap detik 32.000 sel otak yang tidak mendapat suplai oksigen akan mati.

Apa Itu Stroke
Stroke merupakan suatu penyakit defisit neurologis yang bersifat mendadak. Penyebabnya adalah gangguan pada aliran pembuluh darah di otak. beberapa hal yang dapat menyebabkan terganggunya aliran darah di otak antara lain adalah terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah ( stroke iskemik ) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke perdarahan), yang sama – sama dapat menyebabkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul gejala kematian jaringan otak.

Menurut dr.Yuda Turana Sp.S saat ini bukan hanya gejala kelemahan tubuh saja yang menjadi fokus utama tetapi bisa saja terkena gangguan pada fungsi kognitif seperti lupa mendadak, gelap satu mata, pusing, bicara pelo / cadel mendadak, gangguan menelan, kesemutan seluruh badan mendadak, gangguan keseimbangan mendadak.Stroke dapat menyebabkan gangguan baik fisik maupun emosional seseorang.

Apa Saja Faktor Resiko Terjadinya Stroke,
Beberapa faktor resiko terjadinya stroke , antara lain :
Yang dapat dimodifikasi (diubah), seperti

  1. Merokok
  2. Alkohol
  3. Diabetes
  4. Hiperlipidemia (hiperkolesterol)
  5. Obesitas
  6. Penyakit Hipertensi yang tidak terkontrol dengan obat

Yang tidak dapat dimodifikasi, seperti

  1. Komorbid dengan penyakit jantung (penyakit jantung koroner)
  2. Stenosis arteri karotis
  3. Penyakit anemia sel sabit
  4. Usia lanjut
  5. Pengguna obat –obatan anti pembekuan darah
  6. Memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang kronis (jangka waktu lama)
  7. Memiliki riwayat gangguan pembuluh darah
  8. Memiliki riwayat fibrilasi atrium
  9. Memiliki riwayat gangguan pembekuan darah
  10. Riwayat Stroke sebelumnya

Saat ini yang cukup memprihatinkan adalah meningkatnya kasus-kasus stroke pada usia muda yang diakibatkan tingkat stress yang tinggi dan kebiasaan pola hidup yang kurang sehat seperti sering mengkonsumsi makanan siap saji yang cukup banyak dan kurangnya olahraga.

Apa Itu TIA/ Stroke “mini”??
TIA merupakan suatu stroke yang berlangsung sesaat dan tidak menyebabkan gejala sisa apapun. Gejala berlangsung kurang dari 24 jam sehingga fungsi otak yang terganggu dapat kembali normal. Namun, TIA yang berulang dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah yang sewaktu-waktu dapat menyebar ke seluruh tubuh lewat pembuluh darah. Sekitar 1 dari 5 orang yang pernah mengalami TIA akan mengalami serangan stroke dalam waktu kurang lebih 3 bulan. TIA harus diwaspadai sebagai kondisi kegawatdaruratan sebab tidak ada jaminan akan sembuh dan fungsi akan kembali normal. Oleh karena itulah meskipun gejala sudah menghilang tetapi tetap harus dicek kembali di RS karena tidak ada bedanya dengan penanganan stroke.

Gejala TIA sama seperti stroke , antara lain penglihatan ganda, pusing (vertigo), kehilangan keseimbangan, kelemahan satu sisi tubuh ataupun kelumpuhan tangan, kaki, wajah ataupun seluruh tubuh, tidak lancar berbicara dan tidak mengerti perintah. Bekuan darah yang terbentuk dapat menyumbat pembuluh darah di daerah retina sehingga menimbulkan gejala gangguan di mata seperti hilangnya penglihatan sementara (amaurosis fugax).

Kenali Segera Gejala Khas Stroke ( “Warning Sign” )

Perlu diingatkan lagi untuk gejala pada penderita stroke tidak hanya kelemahan tubuh saja yang menjadi fokus utama tetapi bisa terjadi gangguan pada fungsi kognitif yang bersifat mendadak, seperti

  • Mendadak mati rasa, kesemutan dan kelemahan pada wajah, tangan, atau kaki, pada satu sisi tubuh atau seluruh tubuh
  • Mendadak kebingungan, lupa mendadak, sulit berbicara ataupun sulit mengerti
  • Mendadak muncul masalah penglihatan pada satu atau kedua mata (penglihatan ganda, penglihatan gelap)
  • Mendadak kesulitan berjalan, dan kehilangan keseimbangan tubuh
  • Mendadak pusing berat tanpa sebab yang jelas

Kita dapat mengenali gejala stroke dengan mudah dengan menggunakan tes FAST, merupakan sebuah singkatan yang terdiri dari

  • Face, cek muka mereka, apakah saat tersenyum akan terlihat sudut mulut yang turun
  • Arms, dapatkah mengangkat kedua tangan, ataukah ada tangan yang lemah
  • Speech, apakah lancar berbicara dan dapat dimengerti, atau terdengar cadel
  • Time, segera hubungi Rumah sakit terdekat. Semakin cepat maka Semakin baik

Gejala, Penyebab, dan Akibat Stroke
Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

WHO mendefinisikan bahwa stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.

Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. stroke iskemik
  2. stroke hemorragik.

Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik. Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  1. Stroke Trombotik: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
  2. Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
  3. Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.

Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:

  1. Hemoragik Intraserebral: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.
  2. Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

Tanda dan Gejala-gejala Stroke

Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi berikut:

  1. Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik
  2. Batang otak, dimana terdapat 12 saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
  3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.

Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.

Faktor Penyebab Stroke
Faktor resiko medis, antara lain Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), Kolesterol, Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain.

Faktor resiko perilaku, antara lain Merokok (aktif & pasif), Makanan tidak sehat (junk food, fast food), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Kontrasepsi oral, Narkoba, Obesitas.

80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis, Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.

Pemicu stroke pada dasarnya adalah, suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah), terlalu banyak minum alkohol, merokok dan senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.

Derita Pasca Stroke

Sudah Jatuh tertimpa Tangga Pula, peribahasa itulah yang tepat bagi penderita Stroke.

Setelah stroke, sel otak mati dan hematom yg terbentuk akan diserap kembali secara bertahap. Proses alami ini selesai dlm waktu 3 bulan. Pada saat itu, 1/3 orang yang selamat menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat

Diperkirakan ada 500.000 penduduk yang terkena stroke. Dari jumlah tersebut:

  1. 1/3 –> bisa pulih kembali,
  2. 1/3 –> mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang,
  3. 1/3 sisanya –> mengalami gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur.

Hanya 10-15 % penderita stroke bisa kembali hidup normal seperti sedia kala, sisanya mengalami cacat, sehingga banyak penderita Stroke menderita stress akibat kecacatan yang ditimbulkan setelah diserang stroke.

Akibat Stroke lainnya:

  1. 80% penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.
  2. 80-90% bermasalah dalam berpikir dan mengingat.
  3. 70% menderita depresi.
  4. 30 % mengalami kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri.

Stroke tak lagi hanya menyerang kelompok lansia, namum kini cenderung menyerang generasi muda yang masih produktif. Stroke juga tak lagi menjadi milik warga kota yang berkecukupan , namun juga dialami oleh warga pedesaan yang hidup dengan serba keterbatasan.

Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Selain karena besarnya biaya pengobatan paska stroke , juga yang menderita stroke adalah tulang punggung keluarga yang biasanya kurang melakukan gaya hidup sehat, akibat kesibukan yang padat.

Stroke sangat dapat dicegah,
Hampir 85% dari semua stroke dapat DICEGAH ,

Karena Ancaman stroke hingga merenggut nyawa dan derita akibat stroke. Hidup BEBAS tanpa STROKE merupakan dambaan bagi semua orang.

Tak heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah Stroke atau mengurangi faktor risiko dengan menerapkan pola hidup sehat, olahraga teratur, penghindari stress hingga meminum obat atau suplemen untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Stroke.

Sumber:
Seri Gaya Hidup Sehat: Cara Bijak Hadapi Stroke, Jantung & Pembuluh Darah, Agustus 2007, PT Gramedia.

Waham & Delusi, Sebuah Gangguan Mental

ilustrasi (image from google)

Semaraknya aliran sesat saat ini, membuat saya ingin sekali mengungkapkan apa itu waham atau delusi. Dalam ilmu kedokteran jiwa, dikatakan bahwa waham sering dijumpai pada penderita gangguan mental yang merupakan salah satu dari gejala gangguan isi pikir. Waham atau delusi merupakan keyakinan palsu yang timbul tanpa stimulus luar yang cukup dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  • Tidak realistik
  • Tidak logis
  • Menetap
  • Egosentris
  • Diyakini kebenarannya oleh penderita
  • Tidak dapat dikoreksi
  • Dihayat oleh penderita sebagai hal yang nyata
  • Keadaan atau hal yang diyakini itu bukan merupakan bagian sosiokultural setempat.

Beberapa pengertian Waham :

  1. Waham adalah suatu keyakinan seseorang yang berdasarkan Penilaian realitas yang salah, keyakinan yang tidak konsisten dengan tingkat intelektual dan latar belakang budaya, ketidakmampuan merespons stimulus internal dan eksternal melalui proses interaksi/informasi secara akuat.
  2. Waham adalah keyakinan yang salah yang secara kokoh dipertahankan wlaupun tidak diyakini oleh orang lain dan bertentangan dengan realita normal ( Stuart dan Sundeen, 1998 ).
  3. Waham adalah keyakinan seseorang yang berdasarkan penilaian realitas yang salah. Keyakinan klien tidak konsisten dengan tingkat intelektual dan latar belakang budaya klien.
  4. Waham adalah keyakinan klien yang tidak sesuai dengan kenyataan tetapi dipertahankan dan tidak dapat dirubah secara logis oleh orang lain, keyakinan ini berasal dari pemikiran klien dimana sudah kehilangan kontrol (Dep Kes RI, 1994)
  5. Seseorang yang mengalami waham berfikir bahwa ia memiliki banyak kekuatan dan bakat serta tidak merasa terganggu jiwanya atau ia merasa sangat kuat dan sangat terkenal. Hal ini sesuai dengan penjelasan Varcarolis dalam Fundamental of Psychiatric Mental Health Nursing ( 2006 : 397 ): Thinks he or she has powers and talents that are not possessed or is someone powerful or famous.
  6. Delusi adalah suatu keyakinan yang dipegang secara kuat namun tidak akurat, yang terus ada walaupun bukti menunjukkan hal tersebut tidak memiliki dasar dalam realitas.  Dalam ilmu psikiatri, delusi diartikan sebagai kepercayaan yang persifat patologis (hasil dari penyakit atau proses sakit) dan terjadi walaupun terdapat bukti yang berkebalikan. Sebagai penyakit, delusi berbeda dari kepercayaan yang berdasar pada informasi yang tidak lengkap atau salah, dogma, kebodohan, memori yang buruk, ilusi, atau efek lain dari persepsi. Delusi menyudutkan seseorang untuk melakukan tindakan yang mengacaukan situasi. Seseorang bertindak berdasarkan persepsi salah yang membuat kita membayangkan respons negatif dari orang lain, karena itu mungkin sekali orang tersebut justru mendapat reaksi seperti yang dibayangkan sehingga menguatkan rasa takut.[wikipedia]

Manifestasi klinik waham yaitu berupa : klien mengungkapkan sesuatu yang diyakininya (tentang agama, kebesaran, kecurigaan, keadaan dirinya) berulang kali secara berlebihan tetapi tidak sesuai kenyataan, klien tampak tidak mempunyai orang lain, curiga, bermusuhan, merusak (diri, orang lain, lingkungan), takut, kadang panik, sangat waspada, tidak tepat menilai lingkungan / realitas, ekspresi wajah tegang, mudah tersinggung

Penyebab :
1. Faktor Predisposisi

  • Genetis : diturunkan, adanya abnormalitas perkembangan sistem syaraf yang berhubungan dengan respon biologis yang maladaptif.
  • Neurobiologis : adanya gangguan pada konteks pre frontal dan korteks limbic.
  • Neurotransmitter : abnormalitas pada dopamine, serotonin, dan glutamat.
  • Virus : paparan virus influensa pada trimester III
  • Psikologis : ibu pencemas, terlalu melindungi, ayah tidak peduli.

2. Faktor Presipitasi

  • Proses pengolahan informasi yang berlebihan
  • Mekanisme penghantaran listrik abnormal
  • adanya gejala pemicu

Proses terjadinya masalah

  1. Penyebab.
    Penyebab secara umum dari waham adalah gannguan konsep diri : harga diri rendah. Harga diri rendah dimanifestasikan dengan perasaan yang negatif terhadap diri sendiri, termasuk hilangnya percaya diri dan harga diri, merasa gagal mencapai keinginan.
  2. Akibat.
    Akibat dari waham, klien dapat mengalami kerusakan komunikasi verbal yang ditandai dengan pikiran tidak realistic, flight of ideas, kehilangan asosiasi, pengulangan kata-kata yang didengar dan kontak mata yang kurang. Akibat yang lain yang ditimbulkannya adalah beresiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan.

Waham ada berbagai macam, yaitu :

  1. Waham kendali pikir (thought of being controlled). Penderita percaya bahwa pikirannya, perasaan atau tingkah lakunya dikendalikan oleh kekuatan dari luar.
  2. Waham kebesaran (delusion of grandiosty). Penderita mempunyai kepercayaan bahwa dirinya merupakan orang penting dan berpengaruh, mungkin mempunyai kelebihan kekuatan yang terpendam, atau benar-benar merupakan figur orang kuat sepanjang sejarah (misal : Jendral Sudirman, Napoleon, Hitler, dll).
  3. Waham Tersangkut. Penderita percaya bahwa setiap kejadian di sekelilingnya mempunyai hubungan pribadi seperti perintah atau pesan khusus. Penderita percaya bahwa orang asing di sekitarnya memperhatikan dirinya, penyiar televisi dan radio mengirimkan pesan dengan bahasa sandi.
  4. Waham bizarre, merupakan waham yang aneh. Termasuk dalam waham bizarre, antara lain : Waham sisip pikir/thought of insertion (percaya bahwa seseorang telah menyisipkan pikirannya ke kepala penderita); waham siar pikir/thought of broadcasting (percaya bahwa pikiran penderita dapat diketahui orang lain, orang lain seakan-akan dapat membaca pikiran penderita); waham sedot pikir/thought of withdrawal (percaya bahwa seseorang telah mengambil keluar pikirannya); waham kendali pikir;waham hipokondri
  5. Waham Hipokondri. Penderita percaya bahwa di dalam dirinya ada benda yang harus dikeluarkan sebab dapat membahayakan dirinya.
  6. Waham Cemburu. Cemburu disini adalah cemburu yang bersifat patologis
  7. Waham Curiga. Curiga patologis sehingga curiganya sangat berlebihan
  8. Waham Diancam. Kepercayaan atau keyakinan bahwa dirinya selalu diikuti, diancam, diganggu atau ada sekelompok orang yang memenuhinya.
  9. Waham Kejar. Percaya bahwa dirinya selalu dikejar-kejar orang
  10. Waham Bersalah. Percaya bahwa dirinya adalah orang yang bersalah
  11. Waham Berdosa. Percaya bahwa dirinya berdosa sehingga selalu murung
  12. Waham Tak Berguna. Percaya bahwa dirinya tak berguna lagi sehingga sering berpikir lebih baik mati (bunuh diri)
  13. Waham Miskin. Percaya bahwa dirinya adalah orang yang miskin.

Proses Terjadinya Waham
Proses terjadinya waham dibagi menjadi enam yaitu :

  1. Fase Lack of Human need.
    Waham diawali dengan terbatasnya kebutuhn-kebutuhan klien baik secara fisik maupun psikis. Secar fisik klien dengan waham dapat terjadi pada orang-orang dengan status sosial dan ekonomi sangat terbatas. Biasanya klien sangat miskin dan menderita. Keinginan ia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mendorongnya untuk melakukan kompensasi yang salah. Ada juga klien yang secara sosial dan ekonomi terpenuhi tetapi kesenjangan antara Reality dengan selft ideal sangat tinggi. Misalnya ia seorang sarjana tetapi menginginkan dipandang sebagai seorang dianggap sangat cerdas, sangat berpengalaman dn diperhitungkan dalam kelompoknya. Waham terjadi karena sangat pentingnya pengakuan bahwa ia eksis di dunia ini. Dapat dipengaruhi juga oleh rendahnya penghargaan saat tumbuh kembang ( life span history ).
  2. Fase lack of self esteem.
    Tidak adanta pengakuan dari lingkungan dan tingginya kesenjangan antara self ideal dengan self reality (kenyataan dengan harapan) serta dorongan kebutuhan yang tidak terpenuhi sedangkan standar lingkungan sudah melampaui kemampuannya. Misalnya, saat lingkungan sudah banyak yang kaya, menggunakan teknologi komunikasi yang canggih, berpendidikan tinggi serta memiliki kekuasaan yang luas, seseorang tetap memasang self ideal yang melebihi lingkungan tersebut. Padahal self reality-nya sangat jauh. Dari aspek pendidikan klien, materi, pengalaman, pengaruh, support system semuanya sangat rendah.
  3. Fase control internal external.
    Klien mencoba berfikir rasional bahwa apa yang ia yakini atau apa-apa yang ia katakan adalah kebohongan, menutupi kekurangan dan tidak sesuai dengan kenyataan. Tetapi menghadapi kenyataan bagi klien adalah sesuatu yang sangat berat, karena kebutuhannya untuk diakui, kebutuhan untuk dianggap penting dan diterima lingkungan menjadi prioritas dalam hidupnya, karena kebutuhan tersebut belum terpenuhi sejak kecil secara optimal. Lingkungan sekitar klien mencoba memberikan koreksi bahwa sesuatu yang dikatakan klien itu tidak benar, tetapi hal ini tidak dilakukan secara adekuat karena besarnya toleransi dan keinginan menjaga perasaan. Lingkungan hanya menjadi pendengar pasif tetapi tidak mau konfrontatif berkepanjangan dengan alasan pengakuan klien tidak merugikan orang lain.
  4. Fase environment support.
    Adanya beberapa orang yang mempercayai klien dalam lingkungannya menyebabkan klien merasa didukung, lama kelamaan klien menganggap sesuatu yang dikatakan tersebut sebagai suatu kebenaran karena seringnya diulang-ulang. Dari sinilah mulai terjadinya kerusakan kontrol diri dan tidak berfungsinya norma ( Super Ego ) yang ditandai dengan tidak ada lagi perasaan dosa saat berbohong.
  5. Fase comforting.
    Klien merasa nyaman dengan keyakinan dan kebohongannya serta menganggap bahwa semua orang sama yaitu akan mempercayai dan mendukungnya. Keyakinan sering disertai halusinasi pada saat klien menyendiri dari lingkungannya. Selanjutnya klien lebih sering menyendiri dan menghindar interaksi sosial ( Isolasi sosial ).
  6. Fase improving.
    Apabila tidak adanya konfrontasi dan upaya-upaya koreksi, setiap waktu keyakinan yang salah pada klien akan meningkat. Tema waham yang muncul sering berkaitan dengan traumatik masa lalu atau kebutuhan-kebutuhan yang tidak terpenuhi ( rantai yang hilang ). Waham bersifat menetap dan sulit untuk dikoreksi. Isi waham dapat menimbulkan ancaman diri dan orang lain. Penting sekali untuk mengguncang keyakinan klien dengan cara konfrontatif serta memperkaya keyakinan relegiusnya bahwa apa-apa yang dilakukan menimbulkan dosa besar serta ada konsekuensi sosial.

1.3 Tanda dan Gejala Waham
a. Waham kebesaran

Meyakini bahwa ia memiliki kebesaran atau kekuasaan khusus, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan.
Contoh : “ Saya ini titisan Bung Karno, punya banyak perusahaan, punya rumah di berbagai negara dan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit”.

b. Waham Curiga

Meyakini bahwa ada seseorang atau kelompok yang berusaha merugikan/mencederai dirinya, diucapkan berulang kali tetapi tidak sesuai kenyataan.
Contoh : “ Banyak Polisi mengintai saya, tetangga saya ingin menghancurkan hidup saya, suster akan meracuni makanan saya “.

c. Waham Agama

Memiliki keyakinan terhadap suatu agama secara berlebihan, diucapkan berulang kali tetapi tidak sesuai dengan kenyakinan, Contoh : “ Tuhan telah menunjuk saya menjadi wali, saya harus terus-menerus memakai pakaian putih setiapa hari gar masuk surga “.

d. Waham Somatik

Meyakini bahwa tubuh klien atau bagian tubuhnya terganggu, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai dengan kenyataan. Contoh : “ Sumsum Tulang saya kosong, saya pasti terserang kanker, dalam tubuh saya banyak kotoran,tubuh saya telah membusuk, tubuh saya menghilang”.

e. Waham nihilisti

Meyakini bahwa dirinya sudah tidak ada di dunia/meninggal, diucapkan
berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan.
Contoh: “Saya sudah menghilang dari dunia ini ,semua yang ada di sini adalah roh-roh, sebenarnya saya sudah tidak ada di dunia”

Kesimpulan
waham adalah Keyakinan tentang suatu isi pikiran yang tidak sesuai dengan keyataan atau tidak cocok dengan intelegensi dan latar belakang kebudayaannya walau dibuktikan kemustahilan itu
Biasanya waham digunakan untuk mengisi keperluan atau keinginan-keinginan dari penderita itu sendiri. Waham merupakan suatu cara untuk memberikan gambaran dari berbagai problem sendiri atau tekanan-tekanan yang ada dalam kepribadian penderita biasanya:

  • a. Keinginan yang tertekan.
  • b. Kekecewaan dalam berbagai harapan.
  • c. Perasaan rendah diri.
  • d. Perasaan bersalah.
  • e. Keadaan yang memerlukan perlindungan terhadap ketakutan.

Jenis-jenis waham:

  • Waham kebesaran
  • Waham kejar
  • Waham cemburu
  • Dll.

SARAN

Adapun saran yang dapat penulis sampaikan adalah

  1. Bahwa waham adalah kondisi dimana pasien mengalami gangguan jiwa, dalam hal ini kita sebagai perawat seharusnya selalu mengedepankan komunuikasi secara terapeutik agar pasien wahan bisa tenang dan nyaman apabila bersama kita.
  2. Selain itu, pasien dengan gangguan waham sudah selayaknya mendapatkan perhatian agar proses yang terjadi dalam dirinya agar secepatnya bisa pulih kembali seperti manusia normal yang lain, oleh karena itu, kita sebagai perawat sudah selayaknya bias memberikan asuhan keperawatan yang maksimal kepada mereka yang mengalami gangguan tersebut.

Gangguan Delusi
Gangguan delusi merupakan suatu kondisi dimana pikiran terdiri dari satu atau lebih delusi. ―Delusi diartikan sebagai ekspresi kepercayaan yang dimunculkan kedalam kehidupan nyata seperti merasa dirinya diracun oleh orang lain, dicintai, ditipu, merasa dirinya sakit atau disakiti. Gangguan delusi dapat terjadi pada siapa saja dengan beberapa kondisi tertentu, tanpa mestinya adanya gejala yang menunjukkan skizofrenia.

Secara awam orang yang berhadapan dengan pasien memiliki delusi akan terlihat nyata, hal ini disebabkan ekspresi wajah yang begitu menyakinkan sehingga orang akan mempercayai dengan apa yang diucapkan oleh individu dengan gangguan delusi tersebut. Pasien akan terlihat secara normal layaknya orang lain selama tema episode itu berlangsung. Disebut sebagai gangguan delusi bila kemunculan delusi tersebut bukan disebabkan oleh kondisi medis.

Tipe delusi
Ada beberapa macam tipe delusi diantaranya;

  • Delusion of erotomanic; individu atau pasien mempercayai seseorang mempunyai kedudukan penting dan terlibat percintaan dengannya.
  • Delusion of grandiose; pasien mempercayai bahwa ia mempunyai pengetahuan yang lebih, bakat, insight, kekuatan, kepercayaan orang, atau mempunyai hubungan khusus dengan orang terkenal bahkan Tuhan.
  • Delusion of jealous; pasien mempercayai bahwa pasangannya berselingkuh atau tidak dapat dipercaya.
  • Delusion of persecutory; pasien mempercayai bahwa dirinya ditipu, dimata-matai, diikuti, difitnah dan tidak mempercayai orang lain.
  • Delusion of somatic; pasien mempercayai bahwa tubuhnya merasakan sensasi sesuatu atau merasakan salah satu dari bagian organ tubuhnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
  • Tipe campuran; mempunyai delusi lebih dari satu tema
  • Tipe tidak terdefinisi; bila tidak termasuk didalam kategori yang ada diatas; atau tipe lainnya yang berkaitan dengan budaya setempat

Beberapa tipe delusi lainnya dalam gangguan psikotik;

  • Delusion of control; waham dimana individu beranggapan bahwa dirinya dikendalikan dari luar, atau orang lain
  • Delusion of influence, pasien merasa dirinya dipengaruhi oleh sesuatu kekuatan dari luar dirinya
  • Delusion of passivity, dimana individu dalam ketidaberdayaan, merasa dirinya sebagai orang paling malang
  • Delusion of perception, pengalaman indrawi yang berkenan dengan mistik atau mukjizat
  • Tipe campuran; mempunyai delusi lebih dari satu tema atau tipe lainnya yang berkaitan dengan budaya setempat

Simtom

  1. Munculnya delusi atau pikiran aneh-aneh yang merupakan refleksi pemikiran dari situasi tertentu yang kemudian muncul kedalam kehidupan nyata dengan waktu durasi minimal selama 1 bulan atau lebih.
  2. Simtom berbeda dari skizofrenia bila individu belum pernah mengidap gangguan tersebut, kecuali diikuti dengan delusi pembauan secara konsisten bersamaan dengan tema yang ada.
  3. Tidak adanya gangguan perilaku (atau bentuk perilaku yang ganjil) dan gangguan fungsi sosial
  4. Gejala mood menyertai gejala delusi yang muncul berlangsung singkat selama episode delusi berlangsung
  5. Ganguan delusi tidak disebabkan oleh penggunaan obat dan kondisi medis tertentu

Faktor penyebab
Banyak faktor kemunculan delusi, berkembangnya atau mood yang tidak stabil mempunyai pengaruh terhadap kepercayaan-kepercayaan delusi. Misalnya saja pada tipe persecutory dan cemburu akan memicu munculnya rasa marah dan perilaku kekerasan. Himpitan ekonomi, banyaknya stressor disekeliling individu dapat memicu munculnya delusi hingga individu tersebut menjadi penakut. Individu yang mencoba mengobati dirinya dengan sesuatu yang seharusnya tidak perlu merasakan adanya pengaruh terhadap tubunya merupakan salah satu gambaran tipe somatic

Treatment
Gangguan delusi jarang sekali dirasakan sebagai suatu problem bagi individu, sehingga mereka menolak dilakukan intervensi medis, kecuali gangguan tersebut bila dirasakan cukup mengganggu, kehilangan kontak sosial atau munculnya konflik interpersonal.

Assessment dan diagnosa harus dilakukan dengan hati-hati karena kemunculan delusi berhubungan erat dengan beberapa gangguan lainnya; skizofrenia, depresi, demensia, delirium, stress, gangguan keperibadian, penyalahgunaan obat-obatan, narkoba, sakit anggota tubuh, dsb.

Bagi beberapa pasien dengan gangguan delusi, metode supportif kadang cukup membantu, keberhasilan metode ini dengan memberikan dukungan kepada pasien untuk mengikuti treatment secara teratur berupa memberikan pengetahuan dan pendidikan mengenai hubungan sosial (social-skills training) dan mengurangi resiko dari dampak gangguan delusi seperti kehilangan rasa peka, isolasi diri, stress dan menghindari terjebaknya dalam perilaku kekerasan. Disamping itu pasien juga dibimbing dalam menghadapi dunia nyata, bagaimana menyesuaikan harapan dan pikirannya dengan realistic.

Terapi kognitif juga dapat membantu pasien, ini dilakukan terapis dengan membantu pasien mengidentifikasi pikiran-pikiran maladaptif dengan beberapa pertanyaan yang disesuaikan dengan pengalaman individu. Selanjutnya terapis memberikan alternative yang lebih adaptif dan dapat disesuaikan. Diskusi tentang pikiran-pikiran delusi pasien dilaporkan cukup memberikan kontribusi membaiknya pasien.

Untuk membantu pasien dengan gangguan delusi kadang dibutuhkan teman, anggota keluarga atau kelompok diskusi, dukungan dari mereka dapat membantu individu menumbuhkan kembali kepercayaan dan kemampuan dirinya seperti semula. Cara terbaik adalah memberikan dukungan pendekatan positif dengan pasien berupa kritikan dan nasehat secara terus menerus sehingga pasien akan mempunyai pengalaman dalam menghadapi stres sehingga tidak semakim memburuknya delusi tersebut.

SOURCE :
ASKEP KAPUKONLINE
ADI SITE’S
PSIKOMEDIA

Psychosomatic, Sakit Akibat Pikiran

QUANTUM THERAPY
Di dalam workshop NAQS DNA, anda tidak hanya belajar satu saja tekhnik therapy. Tetapi saya akan berbagi berbagai macam tekhnik therapy yang sangat ampuh dan populer saat ini… Yang rata-rata biaya investasi workshop untuk satu tekhnik saja biasanya di atas satu juta rupiah…. Dengan menguasai lebih dari satu tekhnik, anda akan lebih mampu untuk memberikan solusi beragam persoalan yg sedang di hadapi klien anda…. termasuk diantaranya adalah Gangguan Psikosomatis, yaitu sakit yang diakibatkan oleh pikiran.

Gangguan Psikosomatis

Deskripsi:
Gangguan psikosomatis atau somatisasi adalah gangguan psikis yang menyebabkan gangguan fisik. Pendek kata, psikosomatik adalah penyakit fisik yang disebabkan oleh pikiran negatif dan/atau masalah emosi. Masalah emosi itu antara lain rasa berdosa, merasa punya penyakit, stress, depresi, kecewa, kecemasan atau masalah emosi negatif lainnya. Gangguan ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya.

Perlu diketahui bahwa pikiran dapat menyebabkan gejala fisik. Sebagai contoh, ketika seseorang takut atau cemas dapat memacu detak jantung yang cepat, jantung berdebar, merasa sakit, gemetar (tremor), berkeringat, mulut kering, sakit dada, sakit kepala, dan bernafas cepat. Gejala-gejala fisik tersebut melalui saraf otak mengirim impuls tersebut ke berbagai bagian tubuh, dan pelepasan adrenalin ke dalam aliran darah.

Gejala:
Psikosomatis ditandai dengan adanya keluhan dengan gejala fisik yang beragam. Namun umumnya penderita mengalami atau mengeluhkan beberapa gejala berikut:

  • mual
  • muntah
  • sendawa
  • sakit perut
  • rasa pedih
  • kulit gatal
  • pusing
  • nyeri saat berhubungan seksual

Pengobatan:
Ada dua macam pengobatan untuk gangguan psikosomatik, pengobatan fisik dan mental. Pengobatan fisik disesuaikan dengan penyakit yang diderita. Sedangkan perawatan mental dapat dilakukan dengan hipnoterapi, obat, atau dengan bantuan psikolog & NAQS DNA Terapi.

Psikosomatis, Sehat tapi Merasa Sakit
KOMPAS.com — Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Pendapat itu ada benarnya. Banyak keluhan atau penyakit yang berawal dari beban pikiran. Salah satunya bisa menimbulkan gangguan psikosomatis. Berdasarkan data dari Departemen Penyakit Dalam FKUI, 15-30 persen orang meninggal dunia karena gangguan psikosomatis di Jakarta.

Contoh gangguan psikosomatis seperti yang dialami Heru. Pria 38 tahun ini dirujuk ke Poli Jiwa dan Poli Penyakit Dalam dengan keluhan maag dan sakit di dada. Keluhan makin terasa menyiksa ketika obat maag dari dokter tidak lagi mempan mengatasi nyeri lambungnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh tidak ditemukan gangguan pada karyawan yang hobi bermain saham ini. Ahli penyakit dalam menduga Heru mengalami gangguan psikosomatis dan merujuknya ke bagian jiwa.

Dari hasil wawancara, diketahui Heru selalu memikirkan sahamnya dan takut kehilangan uang tersebut. Ia memiliki latar belakang keluarga yang pas-pasan, sehingga uang sangat berarti baginya. Beban pikiran itu bermanifestasi menjadi keluhan fisik berupa nyeri lambung.

Akibat Pikiran
Dijelaskan oleh psikolog Roslina Verauli, MPsi, dari RS Pondok Indah, Jakarta, gangguan psikosomatis adalah kondisi psikologis dan emosional yang menimbulkan gangguan fisik. Dalam ilustrasi kasus di atas, perasaan takut kehilangan uang memengaruhi kondisi tubuh Heru.

Gangguan psikosomatis harus dibedakan dengan perasaan grogi atau demam panggung. Grogi hanya menyebabkan perasaan tidak nyaman sesaat, yaitu ketika kejadian yang membuat grogi sedang berlangsung.

Ciri khas gangguan psikosomatis adalah adanya keluhan fisik yang berulang dalam jangka waktu lama, meski secara diagnosis pasien dinyatakan baik-baik saja. Tak hanya lambung, seluruh organ tubuh bisa kena imbasnya.

Bahkan, pada kasus gangguan psikosomatis yang berat, pasien bisa mengalami kebutaan, masalah kelamin, atau masalah seksual seperti susah ereksi dan ejakulasi. “Ini yang disebut pseudoneurogical, tahap di mana beban pikiran memengaruhi saraf tubuh,” katanya.

Penyebab gangguan psikosomatis, tambah Vera, adalah beban pikiran yang tidak bisa keluar atau disalurkan. Contohnya, karena si pasien tidak punya teman untuk curhat, sehingga menyimpan beban pikirannya.

Gangguan psikosomatis ini paling sering terjadi pada usia awal 30-an. Anak-anak bisa terhindar dari gangguan ini karena belum memiliki beban pikiran seperti orang dewasa.

Selain obat, pasien psikosomatis harus diberi psikoterapi yang bertujuan untuk menggali masalah psikologis yang tersembunyi. Dengan harapan setelah masalahnya dihilangkan, keluhan fisik pasien turut hilang. (Michael)

Pengaruh Fikiran dan perasaan negatif pada gen dan sel tubuh
Fikiran dan perasaan negatif mempunyai andil yang besar sebagai penyebab gangguan psykosomatik yang dialami banyak orang. Seseorang yang berada dalam keadaan tertekan, stres berkepanjangan atau menghadapi masalah dan problem berat yang tidak pernah terselesaikan , biasanya memiliki fikiran dan perasaan yang negatif. Fikiran dan perasaan negatif ini akan mempengaruhi gen dan sel tubuhnya, yang pada akhirnya akan memunculkan berbagai keluhan pada tubuh dan fisik yang bersangkutan.

Allah menciptakan manusia dari sebutir sel yang dibuahi, kemudian sel tersebut membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16 dan terus membelah diri hingga berjumlah triliunan. Setiap sel memiliki Gen yang berisi program atau cetak biru dari sel tersebut. Gen inilah yang mengendalikan sel untuk menjadi bagian-bagian dari tubuh manusia. Gen mengendalikan sel untuk menjadi tulang, daging, rambut, pembuluh darah , gigi , kuku hingga membentuk ujud manusia. Terdapat satu triliun sel dalam setiap kilogram berat badan manusia, sehingga bayi yang baru lahir saja terdiri atas kurang lebih 3 triliun sel, dan manusia dewasa memiliki 50 sampai 70 triliun sel.

Dalam setiap sel manusia terdapat Nukleus yang mengandung zat asam deoksiribonukleat atau Deoxyrribonucleic acid (DNA), yaitu zat yang kita sebut sebagai Gen. DNA terdiri dari dua untai berbentuk spiral yang mengandung molekul –molekul yang namanya dapat disingkat dengan huruf A,T,C dan G. Ini adalah kode genetik kita, yang mengandung semua informasi untuk membentuk kehidupan. Nukleus dari sebuah sel tubuh manusia memiliki tiga miliar huruf-huruf seperti tersebut diatas. Bentuk tubuh dan hidup kita dibentuk oleh informasi yang dibentuk dari kombinasi tiga milyar huruf tersebut dan disimpan didalam DNA kita . Instruksi pada DNA itulah yang membentuk bagian tubuh kita menjadi darah, tulang , daging, mata dan lain sebagainya.

Sel tubuh kita akan berfungsi sesuai instruksi yang aktif didalam gen yang ada didalam sel tersebut. Para ahli genetika menyebut instruksi instruksi ini sebagai mekanisme nyala-padam (on-off). Tubuh kita akan dibentuk menurut gen yang sedang nyala (aktif). Seluruh informasi yang baik maupun buruk untuk pembentukan tubuh kita terdapat dalam triliunan gen yang ada didalam tubuh kita. Jika gen yang menyala banyak mengandung unsur negatif kita akan mengalami kekacauan pada metabolisme tubuh, namun jika gen yang nyala adalah gen yang baik insya Allah tubuh kita akan merasa baik dan nyaman .

Para ilmuwan mengatakan bahwa dari triliunan gen yang ada didalam tubuh kita yang aktif terus menerus hanya antara 5 sampai 10 persen saja, sisanya dalam keadaan pasif dan siap untuk diaktifkan sewaktu waktu. Pengaruh luar dapat memicu gen yang pasif atau tidur itu untuk menyala dan aktif. Pengaruh luar dapat memicu gen yang buruk atau baik untuk menyala dan mulai mengatur sel tubuh untuk mengikuti instruksi gen yang nyala tersebut. Jika gen yang aktif merupakan gen yang buruk ia mulai menimbulkan berbagai masalah didalam tubuh kita, jika gen yang aktif merupakan gen yang baik ia akan memberi kenyaman dan kebaikan pula pada tubuh dan kehidupan kita.

Tubuh kita memilki gen yang berpotensi untuk menimbulkan penyakit, dan pada saat yang sama juga memiliki gen yang dapat menyembuhkan penyakit. Pada saat gen yang berpotensi menimbulkan penyakit menyala , kondisi ini akan diimbangi oleh menyalanya gen yang berpotensi menyembuhkan penyakit , sehingga dicapai keadaan yang seimbang dan tubuh kita tetap berada dalam keadaan sehat. Namun begitu keseimbangan tersebut terganggu , penyakit itu akan mulai menyebar keman mana.

Orang yang mempunyai fikiran dan perasaan negatif dan berada dalam keadaan stres berkepanjangan dapat memicu aktifnya gen yang berpotensi untuk menimbulkan penyakit. Emosi yang labil menyebabkan menyalanya gen yang berpotensi untuk menimbulkan penyakit namun tidak diimbagi oleh sel yang mampu menyembuhkan penyakit. Hal tersebut menyebabkan orang tersebut sangat rentan terhadap gangguan berbagai penyakit. Gejala inilah yang umumnya menimbulkan gangguan psykosomatik pada kebanyak orang dewasa ini.

James K Van Fleet dalam bukunya ‘” The Powwer within , tap your inner for and program yaourself for succsess” mengisahkan bagaimana John Hunter seorang ahli fisiologi terkenal mengalami nasib buruk karena dia mederita kelainan pada pembuluh arteri. Ia selalu berkata bahwa orang pertama yang membuat ia benar benar marah akan menyebabkan kematiannya. Istrinya pernah mencoba membuatnya marah beberap kali namun tidak pernah berhasil. Akhirnya orang yang ditunggu tunggu muncul juga , dalam salah satu rapat medis Dr Hunter sangat marah, sehingga ia terjatuh dan meninggal disaat itu juga karena mengalami oklusi jantung. Kejadian seperti ini banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari hari bagaimana emosi yang memuncak dapat mendatangkan kematian pada seseorang akibat menyempitnya pembuluh darah dijantung atau pecahnya pembuluh darah diotak. Demikianlah perasaan negatip dan emosi yang memuncak bahkan dapat mendatangkan kematian pada seseorang.

Merasa dan berfikir positip
Orang yang selalu merasa dan berfikir positip memiliki emosi yang stabil, bebas dari rasa stress dan tertekan yang berkepanjangan , mampu meredam aktifnya gen yang berpotensi menimbulkan penyakit. Orang seperti ini mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap berbagai penyakit. Bahkan kadangkala makanan yang menurut perhitungan ilmu kedokteran dapat membahayakannya tidak berpengaruh sedikitpun padanya.

Dalam kehidupan sehari hari kita jumpai orang yang kuat merokok namun sampai usia hampir 90 tahun masih tetap sehat tidak mengalami gangguan apapun. Adapula orang yang banyak mengkonsumsi gula dan garam namun tidak mengalami gangguan penyakit diabet maupun darah tinggi. Fikiran dan perasaan positip yang dimilikinya merangsang gen positipnya untuk meredam semua efek negatif yang muncul dari makanan tersebut. Selalu merasa dan berfikir positip sangat penting untuk mempertahankan tubuh tetap sehat dan bugar.

Perasan dan fikiran dapat mengaktifkan gen kita, sebagian besar gen kita yang sedang tidur dapat diaktifkan oleh kekuatan fikiran dan perasaan . Kazuo Murakami Ph D seorang ahli genetika dari Jepang menyatakan dalam bukunya “The Divine Message of the DNA” bahwa faktor faktor positip seperti kegembiraan, sukacita,keyakinan dan do’a dapat mengaktifasi gen gen yang bermanfaat. Sementara faktor negatif seperti kegelisahan , stress, kesedihan, rasa takut, dapat menon-aktifkan gen yang bermanfaat dan nsebaliknya mengaktifkan gen yang tidak bermanfaat (buruk).

Untuk membuktikan hipotesanya ini ia bergabung dengan raksasa bisnis hiburan jepang Yoshimoto Kogyo Co untuk mempelajari pengaruh tawa dan perasaan senang pada ekspresi gen. Secara sfesifik ia meneliti bagaimana tawa mempengaruhi tingkat glukosa darah pada orang yang mengidap diabetes type 2. Dalam penelitian itu ia mengukur glukosa darah setelah puasa (fasting blood clucose) pada subyek tes. Kemudian sebagian mereka mendengarkan kuliah yang tidak lucu dan membosankan sementara yang lain menonton pertunjukan komedi yang lucu dan menyenangkan. Kemudian makanan dihidangkan kepada mereka setelah itu Kazuo Murakami mengukur gula darah setelah makan (post –prandial blood glucose ) mereka. Dalam percobaan itu ia mendapati glukosa darah mereka yang mengikuti kuliah yang membosankan itu meningkat 123 mg/dl sedang pada mereka yang menonton komedi hanya meningkat sebesar 77 mg/dl. Penelitian tersebut menunjukan bahwa tawa memiliki efek menguntungkan bagi tingkat glukosa darah

Firman Allah dalam Al Qur’an
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Ar Ra’d 28)

Klinik Ochsner di New Orleans menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa dari 500 pasien yang dirawat di klinik mereka 74 persennya menderita penyakit karena gangguan emosi. Departemen Medis Universitas Yale yang menangani pasien berobat jalan juga melaporkan bahwa 76 % dari pasien yang datang ke klinik mereka terbukti menderita penyakit karena fikiran dan perasaan negatif yang mempengaruhi emosi mereka.

Tidak dapat kita pungkiri bahwa fikiran dan perasaan sangat besar pengaruhnya terhadap metabolisme tubuh . Jika kita sedang makan tiba tiba diberi tahu bahwa anak yang kita kasihi meninggal akibat kecelakaan , dijamin anda tidak bisa meneruskan makan anda. Tubuh anda segera bereaksi, nafas menjadi sesak selera makan kontan menghilang, otot dan saraf anda menjadi tegang. Pada kondisi tertentu juga diikuti naiknya tekanan darah yang kadangkala menyebabkan pecahnya pembuluh darah tertentu. Kadangkala juga diikuti dengan rasa mulas pada bagian perut.

Pola hidup dikota besar yang cenderung materialistis dan penuh persaingan menyebabkan tekanan yang berat pada fikiran dan perasaan sebagian orang. Mereka yang tidak terampil memenage fikiran dan perasaannya dalam menghadapi tekanan dan kesibukan pekerjaan , cenderung untuk mengalami gangguan psykosomatik, yaitu penyakit fisik yang muncul akibat gangguan emosi. Umumnya mereka tidak menyadari bahwa penyakit fisik yang mereka derita adalah akibat gangguan emosi yang mereka alami. Mereka hanya sibuk mengobati penyakit fisik yang timbul dan tidak memperhatikan masalah fikiran dan perasaan yang menyadi penyebab dari penyakit tersebut.

Beberapa penyakit fisik yang sering muncul mengiringi gangguan emosi antara lain, Nyeri dileher, Radang tenggorokan, Gatal dan luka pada kulit, Kesemutan dan bengkak, Pusing dan sakit kepala, Sembelit, Diare, Gangguan lambung, Keletihan . Kadangkala gangguan emosi ini juga bisa memicu beberapa penyakit ganas seperti tumor dan kanker. Menangani gangguan penyakit fisik akibat gangguan emosi tidak cukup hanya dengan mengobati gejala fisik yang timbul, tapi harus dibarengi dengan mengatasi gangguan emosi tersebut. Usaha mengobati gangguan fisik akan sia- sia jika tidak diiringi dengan usaha mengatasi gangguan emosi. Obat-obatan medis yang diberikan hanya untuk mengurangi rasa sakit atau mengurangi efek buruk penyakit tersebut , namun tidak akan mampu menyembuhkan secara sempurna jika penyebab utama nya yaitu gangguan emosi tidak segera diatasi.

Penyakit yang timbul akibat gangguan psykosomatik ini kadang kala tidak bisa dideteksi secara fisik maupun medis. Penderita merasakan keluhan rasa sakit dan tidak nyaman ditubuhnya yang kadangkala lokasinya berpindah pindah, namun pemeriksaan medis tidak menemukan kelainan pada organ tubuh yang dikeluhkan itu. Menghadapi hal ini biasanya dokter menyarankan pasiennya untuk konsultasi pada psikiater, namun sayangnya banyak pasien yang menolak saran ini: ” Emangnya saya gila dok…” . Selanjutnya ia akan mencari dokter lain untuk menyembuhkan keluhannya itu. Orang ini akhirnya akan sering gonta-ganti dokter namun penyakitnya tidak juga kunjung sembuh.

Menjaga agar fikiran dan perasaan tetap positip dan optimis
Telah kita ketahui bahkan sebagian besar penyakit yang timbul diakibatkan oleh fikiran dan perasaan negatif yang muncul didalam diri seseorang. Banyak cara dilakukan orang untuk menjaga agar fikiran dan perasaan selalu gembira dan tetap positip. Hiburan, tamasya, bercengkerama dengan teman dan keluarga, Meditasi, membaca al-Qur’an, Dzikir yang dilakukan secara bersama maupun sendiri .

Rasa nyaman, bahagia dan tentram juga dapat membangkitkan kekuatan berfikir dan merasa positip bagi setiap orang. Ada beberapa aktifitas yang dapat menimbulkan rasa bahagia nyaman dan tentram didalam hati antara lain, bersyukur, memberi dan bersedekah, ridho dengan apa yang dialami, tawakkal, menyebar salam dan berbagi kasih sayang, selalu ingat dan menyebut nama Allah setiap saat.

Sebaliknya rasa cemas, kawatir, gelisah, takut, jengkel, dendam, dengki dapat membangkitkan kekuatan berfikir dan merasa negatif . Bersihkan diri dari berbagai perasaan tersebut diatas , jangan biarkan diri dikuasai perasaan buruk itu. Berbagai perasaan buruk tersebut akan mendatangkan berbagai bencana, kejadian buruk dan penyakit bagi kita. Jika orang yang memiliki perasaan diatas mengalami gangguan suatu penyakit akibat kecelakaan atau gangguan virus biasanya sangat sulit untuk sembuh. Obat2an yang diberikan hanya menghilangkan penyakit untuk sementara, dan pada akhirnya ia kan mengalami ketergantungan obat yang dalam jangka panjang malah menimbulkan kerusakan pada organ tubuh lainnya seperti jantung, lambung, liver maupun ginjal.

Dalam persaingan hidup pada era globalisasi ini sangat penting bagi kita untuk menjaga agar fikiran dan perasaan selalu positip. Jangan biarkan diri berada dalam keadaan stress dan tertekan berkepanjangan. Fikiran dan perasaan negatif hanya akan mendatangkan berbagai penyakit , bencana dan kejadian buruk bagi kehidupan kita.

Firman Allah dalam Al Qur’an
Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yunus 62)
ANDA MENGALAMI GANGGUAN PSIKOSOMATIK ?
Temukan solusinya di
&

Kekuatan Penyembuhan Diri yang tak terbatas

KEMAMPUAN SELF HEALING
Ada sebuah buku menarik yang mengisahkan bagaimana tubuh mempunyai potensi tidak terbatas dalam proses penyembuhan, Miracle of Cell Healing, karya Joyce Whiteley Hawkes.

Joyce adalah seseorang dokter bidang biofisika di Universitas Pannsylvania tahun 1971. Ia banyak meneliti biologi sel. Joyce sangat disibukkan dengan berbagai penelitian yang menggunakan mikroskop electron untuk merekam pergerakan sel-sel yang dicemari polutan. Sebagai ilmuwan, Joyce berorientasi pada kebenaran dari sudut pandang keilmuan. Agama dan Tuhan bukanlah bagian dari kepercayaan yang ia anut.

Suatu saat, ia mendapat suatu musibah, kecelakaan yang menyebabkan kepalanya mengalami cedera berat akibat kejatuhan pecahan jendela. Ia mati suri. Dalam keadaan mati suri, Joyce mengalamai suatu peristiwa penting yang kelak mengubah hidupnya, Ia merasakan kebahagiaan dari momen itu yang mampu menghentikan dan melampaui keberadaan seluruh ruang dan waktu. Ia merasakan suatu kesadaran lain yang ternyata jauh lebih berharga ketimbang karir dan posisi. Setelah peristiwa mati surinya , akhirnya Joyce meninggalkan segala atribut yang pernah disandangnya dan beralih profesi menjadi penyembuh, guru, dan penulis spiritual. Joyce sangat yakin bahwa kesehatan fisik bermula dari sel-sel kita. Demikian pula penyembuhan harus melibatkan sel-sel ini, karena penyakit bermula dari sel. Joyce meyakini ada jembatan antara jiwa dan sel.

Dalam bukunya, Joyce menuliskan puisi meditasi dan penyembuhan sel.

Semoga siklus pembaharuan sel diimbangi kondisi terbaik tubuh.
Semoga produksi seluruh enzim, protein, dan hormone dapat menunjang kesehatan tubuh saya.
Semoga sel-sel mati dapat dipengaruhi segera setelah saya memanggil fagosit untuk menjalankan tugasnya dengan efisien.
Semoga sel-sel yang mengenali dan membersihkan bakteri, senyawa-senyawa racun, dan virus selalu ditopang sepenuhnya oleh system imun saya
Semoga seluruh system, didalam atas kesehatan tubuh optimal selalu mendapatkan suplai energy dan luar sel, yang bertanggung jawab atas kesehatan tubuh optimal selalu mendapatkan suplai energy untuk menjalankan fungsi terbaiknya

Lebih dari dua ribu tahun yang lalu, Hipocrates, Bapak ilmu kedokteran, mengatakan kepada muridnya di yunani bahwa Penyakit bukanlah hanya penderitaan tetapi juga perlawanan, yaitu perlawanan badan untuk menyembuhkan dirinya menjadi normal. Tubuh sudah dilengkapi dengan serangkaian system yang bekerja secara otomatis ketika tubuh diganggu oleh benda asing yang berasal dari luar. Sayangnya, kekuatan ini tidak selalu diSadari si pemilik Tubuh.

Para pasien sering mengabaikan dan tidak menyadari betapa tubuh mempunyai kemampuan untuk memperbaiki dan menyembuhkan dirinya sendiri atau self healing. Mari kita lihat contoh sederhana. Betapa sering kita sakit flu-yang ditandai demam, batuk, pilek dan nyeri sendi- namun tanpa pengobatan flu akan segera hilang dengan sendirinya. Mengapa? Karena system kekebalan tubuhlah yang menghalau virus penyebab flu. Ternyata betapa dahsyatnya kekuatan tubuh dalam mereparasi dirinya sendiri.. yang dilakukan oleh dokter dalam pengobatan adalah Membantu tubuh agar perlawanan terhadap stressor didalam stressor didalam tubuh menguat.

Robertson, dalam bukunya Misteri Pikiran Manusia, menceritakan kisah Sheila yang menderita penyakit Herpes sejak usia 10 tahun. Penyakit herpes ini bagi Sheila sungguh menggangu hidupnya. Obat antivirus kadang memang dapat menyembuhkan sementara, namun kemudian kambuh lagi. Jika konsumsi obat anti virus dihentiikan, penyakitnya kumat lagi. Jika ia stress, herpes itu juga menyerbu. Dokter-dokter yang ia datangi mengatakan bahwa hal itu terjadi karena antibody yang memerangi virus dalam darahnya, yaitu limfosit dan sel-sel pembunuh alami (natural killer cell), mengalami penurunan saat stress. Kemudian seseorang datang melatihnya menciptakan imajinasi dalam mata pikirannya untuk memerangi virus herpes tersebut. Sheila dilatih untuk relaks dibawah pengaruh HIPNOTIS yang ia ciptakan sendiri dan memvisualisasikan ikan paus dan lumba-lumba meluncur di sepanjang aliran darahnya memburu virus-virus herpes yang ia derita. Setelah beberapa minggu dokter mengukur system kekebalan tubuhnya, sel limfosit dan sel-sel pembunuh alami dalam aliran darahnya telah bereaksi kembali. Hasilnya herpes tersebut tiadk lagi sering muncul.

Hubungan antara stress dan system kekebalan tubuh sudah banyak diteliti. Sebagaimana sudah dijelaskan didepan stress kronis (herpes kumat-kumatan) akan erangsang hormone stress ( kortisol dan adrenalin) secara berkepanjangan. Stres berkepanjangan melalui hormone stress, akan menekan aktivitas system kekebalan tubuh yang diperankan oleh sel T, Sel B (produsen Antibodi), dan sel-sel pembunuh alami.

Penulis buku The Secret, Rhonda Byrne, menceritakan pengalaman Cathy Goodman, seorang penderita kanker payudara. Berikut testimony Cathy, “saya didagnosis mengidap kanker payudara. Dalam hati, dengan iman yang kuat, saya sungguh percaya bahwa saya sudah sembuh. Setiap hari saya berkata, “Terima kasih untuk penyembuhan saya.’ Saya mengucapkannya berulang-ulang. Saya memandang diri seakan-akan kanker tidak pernah ada dalam tubuh saya. Salah satu hal yang saya lakukan untuk penyembuhan diri adalah menonton semua film komedi. Dan kami akan tertawa dan tertawa. Kami tidak akan menambah stress kedalam hidup saya karena kami tau bahwa stress adalah salah satu hal terburuk yang dapat anda lakukan ketika anda sedang berusaha menyembuhkan diri. Dari saat diagnosis sampai saat saya sembuh, waktunya sekitar 3 bulan. Dan itu sama sekali tanpa radiasi atau kemoterapi.”

PLACEBO SEBAGAI BUKTI
Salah satu bukti bahwa tubuh mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri, asalkan si pemilik tubuh meYAKINInya, dapat dilihat pada efek placebo.Placebo, yang berasal dari bahasa asing yang berarti “saya senang”, adalah istilah umum yang digunakan untuk menyatakan obat sugesti-tablet,kapsul,suntikan atau prosedur medis yang diberikan dokter kepada pasien untuk mengurangi atau menyembuhkan gangguan kesehatan yan dialami pasien.

Placebo dapat diistilahkan sebagai obat yang ukan obat, obat palsu tetapi bekerja sebagai obat. Placebo dapat berupa gula, tepung atau tablet kapur yang diberi atau tidak diberi rasa dan warna. Jika didalam bentuk suntikan, placebo dapat berupa garam fifiologis atau glukosa. Dalam praktek medis Placebo umumnya diberikan pada dua keadaan. Keadaan pertama, misalnya kepada pasien yang merasa dirinyasakit, namun menurut dokter sebenarnya sehat-sehat saja. Jika dokter tidak memberikan obat, pasien akan kecewa, merasa tidak diobati dan menjadi tidak percaya terhadap dokter yang merawatnya. Keadaan kedua, Placebo digunakan pada penelitian kedokteran. Placebo akan dibandingkan dengan obat yang akan diteliti yang diasumsikan mempunyai efek terapeutik. Bentuk obat yang diteliti dan placebo sama persis. Sejumlah pasien yang mendapatkan obat yang diteliti dan kelompok pasien yang diberi Placebo. Kedua kelompok tersebut masing-masing tidak mengetahhui apakah mereka menerima obat yang diteliti atau placebo. Kemudia efek terapi kedua kelompok teresebut dinilai perbedaannya secara statistic.

Berdasarkan penelitian, 30 %-40% pasien dengan problem nyeri, tekanan darah tinggi, asma, dan bahkan penyakit jantung yang mendapatkan placebo mengalami perbaikan klinis. Dr. Louis Lasagna dan Dr. Henry K. Beecher yang banyak meneliti Placebo mengatakan, ” the placebo not only can made to look like powerfull medication but can actually act like a medicine.” yang artinya, Placebo bukan hanya dapat berfungsi layaknya sebuah obat. Masih menurut para ahli tersebut, bahwa mekanisme placebo didasarkan pada efek psikis, diduga placebodapat mengaktifkan cortex cerebral, yang selanjutknya dapat mempengaruhi system endokrin secara umum dan kelenjar adrenal secara khususnya.

Tentu tidak semua placebo memberikan efek yang menguntungkan bagi pasien, semuanya tergangtung pada factor hubungan dokter dengan pasien. Kekuatan sugesti mempunyai pengaruh kuat. Semakin baik hubungan dokter dan pasien, semakin optimal efek placebo.

Kebalikan dari placebo adalah nocebo. Apa reaksi anda ketika seorang dokter mengatakan, “ saat ini anda menderita kanker stadium terminal.” Hidup anda tinggal enam bulan lagi.” Jika anda mempercayai kata-kata tersebut, mungkin memang benaar demikian adanya. Ada sebuah contoh kasus yang ditulis oleh Bruce Lipton, Seorang doctor ilmu biologi dalam bukunya biology of belief. Seorang pasien bernama sam didagnosis menderita kanker kerongkongan. Saat itu, penyakit ini sangat sulit ditangani. Sam yakin dirinya tak tertolong. Beberapa minggu kemudia Sam meninggal dunia. Kejutan datang setelah kematian Sam, ketika hasil otopsi memperlihatkan kanker didalam tubuhnya hanya sedikit dan tidak cukup untuk membunuhnya. Sam meninggal dunia dengan kanker, tapi bukan karena kanker. Sam meninggal dunia karena sebab lain yang berhubungan dengan efek nocebo.

Menyembuhkan atau to heal berarti membuat utuh kembali disintegritas yang dialami individu. Banyak studi membuktikan bahwa lebih dari 90% pasien yang mencari pertolongan medis sebenarnya mengalami gangguan yang dapat sembuh sendiri dengan mengandalkan kemampuan dalam diri sendiri. Mengatasi penderitaan, rasa sakit, dan penyakit tidak selalu memerlukan obat. Obat hanya bersifat membantu dikala dibutuhkan. Tugas kita adalah menondisikan mind, body, dan spirit sedemikian rupa agar tubuh dapat bekerja untuk menyembuhkan dirinya secara otomatis.

Pil UNGU
Dalam bukunya Timeless Healing, Herbert Benson menceritakan pengalaman Dr. Vincent mengenai Placebo. Pada tahun 1939, Dr. Vincent bekerja selama tujuh tahun sebagai satu-satunya dokter bagi 1.500 orang yang tinggal di pedesaan, Utica, ohio. Ia mengambil alih praktek dan kantor dr. Kass, yang meninggal setelah melayani masyarakat setempat selama bertahun-tahun. Dr. Vincent mulai membereskan ruang praktek dan membereskankamar obat-suatu ruang atau lemari yang umum bagi ruang praktek di pedesaan, yang sering memberikan obat sendiri. Di situ ia menemukan sebuah stoples yang berisi kapsul ungu yang diberi label “placebo” pada tutupnya. “setelah menjalani sekolah kedokteran dan satu tahun magang di bagian penyakit dalam, saya menganggap diri saya seorang ilmuwan sehingga saya ambil stopless itu, membuka pintu belakang dan membuang isinya kekotak sampah.” Kenang Dr. Vincent.

Tetapi prakteknya berjalan di Utica, Dr. Vincent terkejut karena sejumlah pasiennya-dengan berbagai kondisi medis- mengeluh bahwa obatnya tidak sebaik obat yang diberikan Dr. Kass. Salah satu ibu yang menderita radang sendi mengatakan, “ obat yang anda berikan tidak manjur seperti pil ungu yang Dr.kass berikan kepada saya,” pasien lain, seorang pria yang menderita hipertensi mengatakan, “ mungkin anda memiliki pil ungu yang Dr. Kass biasa berikan kepada saya untuk menurunkan tekanan darah?”

Akhirnya Dr. Vincent menelepon perusahaan obat yang membuat pil ungu dan memesan satu kantong besar. Dr. Vincent mengatakan bahwa ia belajarlebih banyak tentang kesehatan dalam waktu tujuh tahun sebagai dokter di pedesaan ketimbang hamper enam belas tahun berpraktek dan mengajar. Dan kebenaran yang ia peroleh dari pengalaman tersebut masih dapat diterapkan walaupun kemajuan ilmu kedokteran semakin pesat. Masih menurut Dr. Vincent, ia mengatakan, bahwa para pasiennya lebih menghargai kesungguhan dokter dalam mendengarkan keluhan pasien ketimbang penguasaan dokter terhadap tekhnologi mutakhir.

Nah, setelah anda memBACA secara seksama tulisan diatas, sebaiknya anda baik yang mengalami penderitaan (penyakit) atau rekan anda, mulai memahami terlebih dahulu keluhan anda apakah termasuk keluhan psikis, organ atau hanya fisiologis. Setelah memahaminya tentunya anda mengetahui langkah-langkah untuk tindakan selanjutnya. Menurut hemat saya, jika anda memang bangga sebagai makhluk yang sempurna diciptakan oleh Allah, sebaiknya lah anda menggunakan potensi yang anda miliki didalam diri yang telah diberikan Allah. Dan jangan lupa, setiap keluhan yang anda rasakan, apabila anda ikat dengan ketidak yakinan bakal sembuh akan membuat penyakit anda akan bertambah buruk.maka rubah believe sistem anda untuk dapat sembuh dengan self healing ini. Nah, mulailah anda mencari orang atau pengetahuan baik melalui internet ataupun buku-buku bagaimana cara menggali kekuatan penyembuhan yang ada didalam diri. Banyak tool yang saya rekomendasikan untuk anda pelajari dalam menggali kekuatan diri untuk penyembuhan. Seperti Self Hypnosis, NLP, terapi energy (Reiki, Quantum Touch, Lingchi, EFT dll), nah setelah anda merasa belum ada perbaikan baru anda kombinasikan dengan penyembuhan medis. Gunakanlah potensi yang diberikan Tuhan dalam menyembuhkan diri sendiri sebagai First Choice dalam mengangai keluhan-keluhan yang didapati. Semoga tulisan ini bermanfaat buat anda semua. You Know You Get.

NYERI
Rasa sakit atau nyeri secara fisik hanyalah salah satu bentuk penderitaan. Nyeri secara fisik sungguh sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Secara fisik, nyeri dapat diartikan sebagai pengalaman sensoris (rasa pedih,nyeri, panas dsb) dan emosional (kesakitan, menangis) yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan, baik sementara maupun permanen. Pengertian nyeri dalam konteks penderitaan tidak terbatas hanya nyeri secara fisik saja.

Menurut Christoper’s Hospice London nyeri terbagi atas beberapa dimensi :

  1. Nyeri fisik dan gejala somatic, misalnya tidak mau makan, mual, muntah,batuk, sesak nafas dsb
  2. Nyeri psikologis, antara lain rasa takut, agresif, keputusasaan, dan depresi
  3. Nyeri sosiologis, antara lain rasa terisolasi dimasyarakat, berhenti dari pekerjaan,perpisahan, masalah financial.
  4. Nyeri spiritual, antara lain rasa takut yang berkaitan dengan eksistensi manusia dan hubungannya dengan Tuhan, hidup tanpa makna dan tujuan

Sebagai manusia yang utuh, jika satu dimensi terganggu (misalnya fisik), dimensi lain , yaitu mental dan spiritual juga menjadi sakit, integritas menjadi hancur. Contohnya penderita kanker. Penelitian menyodorkan bukti bahwa pasien penderita kanker tidak sekedar sakit secara fisik, tapi juga mengalami “nyeri” secara psikologis, eksistensi diri dan relasi sosial.

Penderitaan kurang mendapat perhatian dokter
Pasien berasal dari kata Patiens, yang akar katanya dari Patio yang berarti orang yang menderita. Pasien datang kerumah sakit karna membutuhkan bantuan tenaga medis untuk menyembuhkan dirinya.dalam bahasa inggris, rumah sakit diterjemahkan Hospital. Kata Hospital mempunyai asal-usul kata yang sama dengan hospitaly-keramah tamahan. Hospital sendiri apabila diterjemahkan kebahasa latin yaitu Hospitalis- yang berasal dari kata hospitis atau tamu. Dengan kata lain, seorang pasien yang datang kerumah sakit adalah seorang tamu yang datang dalam keadaan menderita. sebagai tamu ia layak dan sepantasnya disambut dengan keramahtamahan dan dihormati.

Profesi medis pada umumnya berprinsip bahwa kedokteran adalah suatu cabang ilmu alam dan proses penyakit harus dapat dijelaskan dalam istilah anatomis dan fisiologis, para dokter beranggapan bahwa penyakit adalah fenomena biologis. Namun, bagi pasien yang sedang sakit, penderitaan yang tengah ia alami adalah persoalan harga diri, keputus asaan, gambaran kehidupan yang suram terhadap eksistensi diri. Perawatan emosi dan jiwa menjadi terabaikan dan terpinggirkan. Para pasien, orang yang sedang menderita, membutuhkan bantuan untuk menjadikannya utuh kembali.

Permasalahan dalam hubungan dokter-pasien dalam proses transaksi terapeutik lebih banyak pada hal komunikasi daripada masalah tekhnik medis. Dalam bukunya Kecerdasan Emosi, Daniel Goleman memberikan komentar bahwa cara perawatan modern saat ini terlampau sering kehilangan kecerdasan emosional. Petugas medis, baik dokter, perawat, dan petugas lainnya sering mengabaikan reaksi emosional pasien-pasiennya, bahkan ketika mereka memeriksa kondisi fisik pasien. Tiadanya kepedulian pada realitas emosi pasien akan penyakitnya berarti tidak menghiraukan bukti-bukti yang menumpuk yang menunjukkan bahwa emosi dapat memainkan peran yang terkadang amat berarti dalam mengatasi kekhawatiran terhadap penyakit dan dalam arah menuju kesembuhan

Dr. Mimi Guarneri, penulis buku Hearts Speaks dan seorang kardiolog terkenal, memberikan komentar mengenai sikap dokter, “ Beberapa (tidak semua) Dokter modern memiliki mental montir dengan menganggap tugas mereka adalah menemukan masalah secepat mungkin dan segera memperbaikinya, dan bukannya membangun hubungan jangka panjang.”. Pendapat Mimi diperkut oleh pernyataan Rabow dan Mc Phee, “ para Dokter lebih Berfokus pada pengobatan terhadap keluhan Fisik dan kurang memperhatikan aspek emosi, terlebih masalah penderitaan

STRES DAN PENYAKIT

  1. Peraturan pertama : Jangan membesar-besarkan masalah kecil.
  2. Peraturan kedua : Semuanya adalah kecil. JIka anda tidak dapat melawan dan melepaskan diri darinya, mengalir sajalah.”

(Robert Elliot – Kardiolog)

Secara otomatis tubuh kita telah diatur sedemikian rupa agar selalu dalam keadaan seimbang atau Homeostasis. Homeostasis berasal dari kata latin yang artinya “sama” dan “stabil”. Jadi Homeostasis dapat diartikan sebagai mekanisme tubuh untuk berada dalam kondisi stabil demi menjaga kelangsungan hidupnya. Teori homeostasis pertama kali dicetuskan oleh Claude Bernade dan dikembangkan oleh Walter Cannnon, Seorang ahli fisiologi dan neurologi.

Beberapa contoh homeostasis yang terjadi dalam tubuh manusia :

  • Suhu tubuh dijaga dalam rentang tertentu
  • Aktivasi system kekebalan tubuh untuk menghadapi kuman
  • Aktivasi system pembekuan darah saat perdarahan
  • Proses perbaikan dan regenerasi pada jaringan yang mengalami kerusakan
  • Pengendalian kadar gula darah melalui pengeluaran hormone insulin
  • Dsb

Tubuh selalu menjaga dirinya dalam keadaan homeostasis atau seimbang baik secara fisik maupun mental. Saat kita merasa gembira dan senang, misalnya karna mendapatkan kenaikan gaji. Beberapa saat kemudian kegembiraan kita hilang dan gaji yang diterima sudah dianggap sebagai kewajaran. Demikian pula saat kita sakit, baik secara fisik maupun mental. Contohnya saat kita menderita infeksi. Pada saat system kekebalan tubuh tidak mampu mengatasi kuman yang masuk kedalam tubuh, maka seseorang jatuh sakit, yang ditandai demam, tidak selera makan, mual,dsb. Tubuh mengalami sakit. Setelah beberapa saat, mungkin dengan bantuan pengobatan, tubuh dapat beradaptasi kembali sehingga kuman dapat dibinasakan-si orang sakit sehat kembali. Demikianlah juga halnya dengan gangguan psikologis atau mental. Pada saat seseorang mendapatkan beban psikologis (misalnya perceraian) yang besarnya melebihi kemampuan daya tahan psikologisnya, iya jatuh kedalam keadaan sakit. Dengan berjalannya waktu, baik karena kemampuan adaptasi fisik atau psikologis, orang tersebut mampu mengatasi stress yang dialaminya.

Stres Kronis memberikan efek merugikan dan menyulut respon maladaptive. Stres kronis yang tidak teratasi, sebagai mana yang dikatakan Hans Selye, membuat seseorang masuk ke dalam Fase kelelahan. Berbagai gangguan seperti depresi, kecemasan,panic, dan penyakit tertentu (jantung koroner, hipertensi, tukak lambung, dsb) adalah penderitaan lain yang harus ditanggung mereka yang tidak dapat mengatasi stress.

STRES DAN GANGGUAN MENTAL

Stres merupkan konsep psikologis yang berkaitan dengan tidak terpenhinya kebutuhan (needs) dan merupakan kenyataan hidup bahwa tidak semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi. Dengan demikian secara sederhana dapat dikatakan bahwa sesungguhnya stress selalu hadir dalam diri seseorang kapan dan dimana saja. Dalam derajat tertentu stress tidak tergolong patologis (penyakit) apabila seseorang dapat mengatasinya, terlebih jika stress tersebut justru mendorong perkembangan dan kematangan jiwa seseorang. Stress dikatakan patologis sehingga menggangu keseimbangan jika stress timbul dalam frekwensi, intensitas, dan dalam waktu yang lama. Dalan keadaan demikian, stress telah berada diluar kontrol kesadaran seseorang dan tidak dapat dihilangkan dengan cara mengalihkan perhatian, baik dengan upaya sendiri maupun bantuan orang lain. Stress yang tidak dapat dikelola dengan sehat akan membuat seseorang mengalami gangguan fisik dan kejiwaan. Stress yang telah berlangsung lama dan mengkristal serta menjelma menjadi keluhan fisik yang sangat mengganggu sering membingungkan dokter maupun si penderita. Ibarat telur dan ayam, mana yang ada terlebih dahulu- sakit fisik lantas stress atau stress yang menyebabkan gangguan fisik? Situasi yang sudah sulit dibedakan tersebut seringkali harus dibayar mahal oleh pasien seperti yang terjadi dalam kasus tersebut.

Stres yang bersifat akut dan berat, misalnya saja kematian anggota keluarga yang sangat dicintai, bencana, kecelakaan berat, atau perkosaan, akan membangkitkan reaksi emosi berupa kecemasan yang parah, kegelisahan, gangguan tidur, serangan panic dan reaksi fisik berupa jantung berdebar, berkeringat, gemetar dsb. Umumnya gangguan emosi dan kecemasan pada stress akut berlangsung dengan ukuran hari sampai minggu. Dengan berjalannya waktu, seseorang yang mengalami stress dapat menguasai diri dan kembali pada kehidupan yang normal. Namun, sebagian dari mereka yang mengalami psikososial berat tetap mengalami penderitaan yang berkepanjangan. Jika reaksi kecemasan tidak hilang, bahkan semakin sering timbul dan mengganggu sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi normal. Orang tersebut akan mengalami gangguan kejiwaan yang disebut dengan gangguan cemas pasca trauma

Stres berkepanjangan menyebabkan produksi kortisol meningkat dalam waktu yang lama. Para peneliti menemukan bukti bahwa sifat kortisol berubah menjadi cortical poisoning, meracuni. Terbukti dari 50% pasien yang mengalami depresi berat, kadar kortisolnya meningkat

STRES DAN PENYAKIT DIABETTES MELLITUS (DM)
Ada hubungan yang kuat antara penyakit DM dan stress. DM merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah didalam tubuh karena jumlah hormone insulin tidak mencukupi untuk meregulasi gula darah. Kondisi stress menyebabkan peningkatan adrenalin dan kortisol yang notabene bekerja berlawanan dengan hormone insulin, artinya, pada keadaan stress, kadar gula darah juustru meningkat sementara didalam tubuh sendiri kekurangan hormone insulin. Stres mempersulit pengaturan kadar gula darah.

STRESS DAN KEKEBALAN TUBUH
Ada sebuah penelitian menarik yang membuktikan hubungan stress dan kanker. Dalam penelitian, para ilmuwan kanker, sering menggunakan sel-sel S180-singkatan dari sarcoma 180, sel ini disuntikkan kepada tikus percobaan dan kemudian para ahli mengamati kesehatan tikus tersebut. Setelah disuntikkan pada tikus, S180 segera menggandakan diri dengan cepat sehingga mampu membuat massa tumor bertambah dua kali lipat setiap sepuluh jam. Pada akhirnya setelah jaringan rusak tikus-tikus percobaan akan mati. Profesor Zheng Cui merasa aneh dan terkejut ketika satu tikus No.6 yang disuntik dengan 200 ribu sel S180 tidak mati, padahal secara umum tikus-tikus yang mendapatkan suntikan S180 akan mati dalam waktu tidak lebih dari satu bulan.

Saking penasarannya, Prof. Zheng akhirnya menyuntikkan S180 hingga 200 Juta sel (seribu kali dosis standard), namun tikus no 6 tetap tidak mati. Akhirnya teka teki terjawab, Miller, kolega Prof Zheng, menemukan bahwa tikus yang resisten terhadap S180 mampu mengembangkan pertahanan kuat, berkat system imun mereka,bahkan setelah kanker berkembang. Salah satu pemeran dalam system kekebalan tubuh melawan kanker adalah sel Natural Killer (NK). Sel NK adalah agen khusus dari system imun. Seperti semua sel darah putih, mereka berpatroli terus menerus dalam tubuh untuk mencari bakteri, virus, atau sel kanker baru. Pada dasarnya sel-sel kanker bersifat dorman (sudah ada dalam tubuh dalam waktu yang lama), karna kuatnya system imun sel-sel kanker tidak mampu berkutik. Dalam Penelitian terbukti bahwa system kekebalan menjadi aktif dan kuat ketika mereka dipenuhi oleh nutrisi yang menyehatkan (mengandung anti oksidan), kehidupan yang tenteram dan bahagia, dukungan social, dan aktivitas teratur

Tabel 1 faktor- factor yang menghambat dan mengaktifkan produksi system imun (David Servan, 2009)

Menghambat
Mengaktifkan
Makanan berlemak
Diet mediterania, hidangan india,dan asia
Kemarahan dan keputusasaan yang berkepanjangan
Tenteram Bahagia
Isolasi social
Dukungan keluarga
Penyangkalan jati diri
Kesediaan menerima diri sendiri
Gaya hidup yang cenderung santai
Aktivitas fisik teratur

STRESS DAN PENYAKIT JANTUNG
Mayor Friedman dan Ray Rosesmann, yang keduanya adalah ahli jantung, telah membedakan tipe kepribadian menajadi “tipe A” dan “Tipe B”. Orang yang kepribadian tipe B bersifat adaptif, relaks dan menjalani hidup lebih tenang. Mereka tidak bereaksi secara berlebihan terhadap stress, sebaliknya menghadapinya dengan berusaha mendekati tujuan mereka dalam tempo yang menyenangkan. Bisa dimengerti mengapa orang-orang tipe B lebih sedikit terkena penyakit jantung.

Sebaliknya, orang-orang bertipe A cenderung lebih agresif, bermusuhan, dan tampak selalu terburu-buru. Sebuah penelitian yang melibatkan 1.305 laki-laki berusia 60 tahun, bertipe pemarah ( Tipe A ) yang tidak memiliki penyakit jantung koroner, dievaluasi selama 7 tahun. Selama itu, peneliti menyimpulkan bahwa serangan jantung koroner meningkat 2-3 kali pada populasi tersebut. Para peneliti yang berasal dari Fakultas Kedokteran Stanford meneliti 1.012 pria dan wanita yang menderita serangan jantung pertama dan dipantau selama 8 tahun. Dari situ disimpulkan bahwa kaum pria yang paling agresif dan paling suka bermusuhan mempunyai resiko tertinggi terkena serangan jantung kedua. Kemarahan akan melipatgandakan resiko serangan jantung pada orang-orang yang mengidap penyakit jantung..

Kemarahan tanpa disadari akan menyulutkan aksis HPA dan korteks adrenal dengan memproduksi hormon stress (terutama adrenalin dan noradrenalin), yang menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Dalam keadaan jantung sudah menderita, tuntutan bekerja lebih keras membuat jantung kekurangan oksigen. Bagi mereka yang menderita penyakit jantung koroner, keadaan demikian akan mempercepat serangan jantung ulang. Dalam penelitian dilaporkan bahwa stress dapat mempercepat terbentuknya karat di pembuluh darah (plak) melalui jalur aktivasi sel peradangan dan pembekuan darah. Menurut Mayo Clinik, Stres psikologis adalah indicator terkuat untuk serangan jantung dimasa depan. Windsor Ting (ahli Bedah jantung) dan Gregory Fricchione (professor-psikiater) menuliskan dalam bukunya The Heart Mind Connection, bahwa ada konspirasi antara jantung dan jiwa. Maksudnya, emosi dan persepsi sangat berkaitan erat dengan kerusakan system kardiovaskular.

Mereka mengidentifikasi 8 hal yang turut terlibat dalam menciptakan konspirasi tersebut :

  1. Depresi
  2. Kecemasan
  3. Marah dan permusuhan
  4. Isolasi social
  5. Stress kronis yang berhubungan dengan masalah pekerjaan dan relasi interpersonal
  6. Stress akut yang mencakup kehilangan pekerjaan, kehilangan seseorang yang dicintai, dan perang
  7. Serangan panic
  8. Seasonal affective disorder (gangguan depresi yang berhubungan dengan perubahan cuaca/musim)

MEMAHAMI SAKIT DAN PENYAKIT
Sebelum memahami defenisi sakit dan penyakut dalam konteks medis, ada baiknya dimengerti dahulu arti kata sehat. Badan Kesehatan Dunia ata WHO memberikan defenisi sehat sebagai keadaan atau status sehat secara utuh, baik secara fisik, mental (rohani), dan social, dan bukan hanya suatu keadaan yang bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan. Seseorang yang sedang tidak sehat atau sakit berarti sedang mengalami gangguan kesehatan baik secara fisik, mental, spiritual, dan social.

Dalam istilah kedokteran ada kata illness dan disease yang sering membuat kita bingung. Illnes atau rasa sakit (tidak nyaman) secara sederhana dapat diartikan sebagai apa yang dikeluhkan oleh pasien, seperti nyeri, cemas, berdebar-debar,tidak bisa tidur, kaki bengkak, dsb. Sedangkan penyakit (disease) adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami perubahan secara organic, yang dapat disebabkan paparan bibit penyakit (mikroorganisme), trauma, kelainan metabolic (misalnya terkena Diabetes Mellitus), kekurang gizi, proses degenerasi(sakit tua), atau kelainan sejak lahir ( misalnya bibir sumbing).

Prof. Dr. dr. Daldiyono dalam bukunya bagaimana Dokter berpikir dan bekerja membagi gangguan kesehatan menjadi 4 kategori, yaitu

  1. Pasien mengeluh dalam batas fisiologis,
  2. Pasien mengeluh karna ada gangguan psikis),
  3. Pasien mengeluh terganggunya faal tubuh,
  4. Pasien mengeluh karna terganggunya faal dan organic

(1) Pasien mengeluh dalam batas fisiologis
Menurut Cannon, system tubuh kita selalu berusaha dipertahankan dalam keadaan seimbang atau homeostasis. Contohnya, kalau kita minum banyak, ginjal akan mengatur volume didalam tubuh sedemikian rupa sehingga air kemih kita juga menjadi banyak,Pada saat kita dikejutkan oleh sesuatu hal, jantung kita memberikan respond dengan peningkatan denyut nadi sehingga kita merasa berdebar-debar. Meningkatnya debaran jantung terjadi karena jantung dirangsang oleh hormone adrenalin, namun dalam waktu dekat beberapa menit debaran jantung kita menjadi normal karena system syaraf kita berusaha mengembalikan denyut nadi kefrekwensi normal seperti sedia kala. Inilah keseimbangan fisiologis. Seandainya pasien mengeluh dadanya berdebar, bukan berarti jantungnya sakit. Jantung hanya memberikan respond terhadap rangsangan dari luar. Bagi mereka yang mengalami ganguan kecemasan, debaran jantung yang meningkat disalahtafsirkan sebagai sakit jantung

(2) Pasien Mengeluh karena adanya gangguan psikis
Menurut psikiater Maramis, apabila penyesuaian diri fisik dan psikologis terhadap stress pada seorang individu berjalan relative lancer, sesuai, baik, dan efektif, maka perilaku ini dinamakan sehat dan normal. Jika penyesuaian tersebut tidak berhasil, individu itu dipaksa agar berusaha lebih keras mempertahankan keutuhannya. Dan jika stress tersebut menjadi lebih besar dan cara-cara penyesesuaian yang biasa dipakai tidak berhasil, maka penyesuaian ini menjadi berlebihan dan menjadi tidak cocok lagi sehingga perilaku ini menjadi abnormal dan individu dikatakan mengalami gangguan kejiwaan. Ada berbagai bentuk gangguan kejiwaan, seperti depresi, kecemasan, gangguan stress pasca trauma,panic, fobia, dan gangguan jiwa berat (psikosis). Seringkali pasien mengeluh secara fisik yang sebenarnya disebabkan oleh problem psikososial , yang dalam ilmu kedokteran disebut sebagai psikosomatik. Keadaan ini dapat disebut sebagai kondisi dimana pikiran menguasai tubuh.

(3) Pasien mengeluh karena terganggunya faal tubuh
Dalam keadaan tertentu, tubuh dapat mengalami gangguan faal sebagai bentuk adaptasi tubuh terhadap perubahan yang sedang terjadi. Misalnya, pada ibu hamil. Demi menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin didalam rahim, maka secara faal, tubuh akan memproduksi hormone estrogen dan progesterone lebih banyak daripada dalam keadaan tidak hamil. Peningkatan kadar hormone ini salah satunya dapat menyebabkan munculnya keluhan mual dan muntah terutama pada masa kehamilan tiga bulan pertama. Dalam keadaan demikian, tentu upaya yang dilakukan oleh dokter bukan untuk menurunkan kedua hormone tersebut, melainkan menjaga dan menjamin terpenuhinya kebutuhan makan dan minum ibu hamil tersebut dengan mengurangi rasa mual dan muntah.

(4) Pasien mengeluh karena terganggunya faal dan organic
Untuk menjelaskan hal ini kita dapat mengambil contoh kasus terjadinya penyakit Diabetes mellitus. Dalam keadaan normal, setelah seseorang makan atau minuman yang mengandung gula (glukosa), tubuh akan segera mengeluarkan hormone insulin yang diproduksi pancreas untuk menjaga kadar gula darah selalu dalam keadaan normal (< 200mg/dl). Namun, apabila orang tersebut memiliki kebiasaan makan yang berlebihan dan kurang berolahraga, suatu saat pancreas akan mengalami kelelahan dalam memproduksi insulin. Saat pancreas tidak mampu lagi memproduksi insulin yang dibutuhkan tubuh itulah saat terjadi peningkatan kadar gula darah. Lalu terjadilah penyakit diabetes mellitus. Pada pasien dengan diabetes mellitus , dalam hal ini telah mengalami gangguan faal ( gula darah meningkat akibat menurunnya produksi insulin) yang disebabkan oleh gangguan organ pancreas sebagai penghasil insulin. Contoh lain gangguan organic yaitu penyakit jantung, ginjal, paru-paru, hipertensi.

( disadur dari buku Meraih Kekuatan Penyembuhan Diri yang tak terbatas, dr. J.B. Suharjo B.Cahyono, Sp.P.D) Source Milis : Indonesia NLP Society