Archive for the ‘Ilmu Gendam Hipnotis’ Category

Sejarah Hypnosis

Sejarah hipnosis adalah catatan tentang perkembangan konsep, keyakinan, dan praktik yang berkaitan dengan fenomena Trance, Hipnosis dan Hipnoterapi dari zaman prasejarah sampai zaman modern. Karena hipnosis adalah fenomena alamiah manusia, maka sejarah hipnosis juga berumur setua manusia. Pemanfaatan Fenomena hipnosis untuk pengobatan sudah tercatat sejak ribuan tahun yang lalu, meskipun istilah hipnosis baru pertama kali diperkenalkan oleh James Braid pada tahun 1842. Braid mengadopsi istilah hipnotisme sebagai suatu kondisi pikiran (state of mind) subject dan bukan teknik yang diaplikasikan oleh operator, untuk membedakan pendekatan Braid (yang unik dan berpusat kepada subjek/klien) dengan para Mesmerist yang berpusat kepada operator.

Tradisional Hipnosis

Meskipun istilah hipnosis belum dipergunakan, namun metode-metode pengobatan yang memanfaatkan fenomena hipnosis/trance sudah banyak dilakukan sejak zaman sebelum masehi.

4000 SM
Di Assyo Babylonia, data arkeologis menunjukkan adanya praktik pengobatan oleh pendeta dengan pemanfaatan pembakaran dupa dan pembacaan doa . Api digunakan agar pasien konsentrasi. Sang pendeta memandang mata sang klien, pada saat yang sama disampaikan doa permintaan kepada Tuhan untuk mengusir penyakit. Selama proses penyembuhan diiringi dengan bunyi-bunyian tifa dan gong.

2000 SM
Wang Tai peletak dasar pengobatan Cina mengajarkan bagaimana memanfaatkan pikiran pasien untuk membantu menghilangkan penyakit baik fisik maupun emosi. Kitab Hindu Weda bahkan mengajarkan metode agar pasien memfokuskan pikiran terhadap organ tubuh tertentu yang memerlukan penyembuhan.

1552 SM
Pada manuskrip di Mesir dilaporkan ada praktik dokter saat itu yang menyembuhkan pasiennya dengan cara tangan sang dokter memegang kepala pasien, sang pasien kemudian menutup mata dan konsentrasi kepada bagian tubuh yang sakit, Sang dokter memperoleh kekuatan untuk menyingkirkan peyakit.

1200 SM
Dokter Yunani , Aesclepius melakukan ritual penyembuhan dengan membuat bangunan suci tidur . Pasien diminta tidur dan mendapakan penyembuhan melalui mimpi.

1000 SM
Di Mesir terdapat bangunan suci yang dipergunakan khusus untuk ritual penyembuhan. Pendeta melakukan penyembuhan dengan kekuatan sentuhan dan kata-kata.

928 SM
Di Yunani, Chiron seorang dokter pada saat itu melakukan operasi dengan membuat pasien terlebih dahulu masuk ke dalam keadaan trance yang diperoleh melalui menghirup aroma wewangian dan mendengarkan rapalan doa.

400-377 SM
Dokter Yunani , Hyppocrates memperkenalkan keadaan trance yang merupakan proses penyembuhan juga bagian dari upacara pelulusan . Ia pecaya bahwa karakter, kepribadian dan sikap mental pasien berkaitan erat dengan tipe penyakit yang diderita. Bahkan Hyppocrates mengatakan “jauh lebih penting mengenal orang yang mengalami penyakit tertentu ketimbang mengetahui penyakit apa yang di alami orang”. Ia juga mengatakan “Rasa sakit dialami oleh tubuh, Sang jiwa melihatnya sambil menutup mata”.

300-270 SM
Raja Phyrus dari Mesir adalah Raja-Pendeta yang menyiapkan tempat yang berguna untuk berdoa sekaligus tempat penyembuhan. Dia memberi nama “ Bangunan Suci Tidur”. Para peneliti menemukan pula dokumen dan gambar yang menunjukkan posisi tubuh pasien yang dalam saat ini dinyatakan sedang terinduksi dan mengalami trance.

70 SM
Kaisar Roma, Vespassian mengatakan bahwa ia bisa melakukan penyembuhan hanya dengan menggunakan sentuhan. Injil menyatakan fenomena penyembuhan alamiah jiwa-tubuh hingga dengan kekuatan supranatural. Dengan keyakinan kepada Tuhan, adanya penyakit menandakan adanya hukuman, penyembuhan dimaknai dengan adanya pemaafan.

Tahun 1060
Raja Edward dari Inggris menyatakan ia dapat melakukan penyembuhan dengan menyentuh.

Magnetism & Mesmerism

Paracelsus
Paracelsus (1493-1541) adalah Dokter dari Swiss, yang pertama kali menggunakan media magnet dalam pengobatan. Banyak pasiennya yang menyatakan sembuh setelah tubuhnya dilewati magnet oleh Paracelsus.

Johann Joseph Gassner
Johann Joseph Gassner (1727-1779), Seorang imam Katolik pada waktu itu, percaya bahwa penyakit disebabkan oleh roh-roh jahat dan bisa diusir dengan mantra dan doa.

Maximilian Hell
Maximilian Hell (1720-1792), Pendeta Jesuit yang menggunakan lempengan logam sebagai media penyembuhan. Salah satu muridnya adalah Franz Mesmer.

Franz Anton Mesmer
Franz Anton Mesmer (1734 – 1815) meyakini bahwa ada kekuatan magnetik dan cairan universal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh manusia. Apabila cairan dalam tubuh seseorang tersumbat atau tidak lancar maka orang tersebut menjadi sakit secara fisik ataupun mental. Mesmer meng-klaim bahwa dirinya memiliki kekuatan magnetis yang mampu melepaskan sumbatan dan memperlancar aliran cairan dalam tubuh manusia dan menyembuhkan penyakitnya. Teori Mesmer terdengar ilmiah, dan kebetulan bertepatan dengan penemuan listrik dan perkembangan astronomi pada masa itu. Mesmer diyakini sebagai dokter pertama yang memahami hubungan trauma psikologi terhadap penyakit. Dia memperkenalkan keadaan seperti trance kepada pasien, yang kelak dikenal sebagai mesmerism, dan dengan sukses mampu mengatasi kelainan pada saraf. Metode ini dinamakan sebagai animal magnetism dan populer dengan sebutan Mesmerisme. Teknik ini menjadi dasar bagi hypnotherapy modern. Melalui efek sugesti yang ditimbulkan dalam proses pengobatannya, banyak pasien yang berhasil disembuhkan dan membuat Mesmer menjadi terkenal & kaya serta menimbulkan pro dan kontra dikalangan dokter pada saat itu.

Tahun 1784 Raja Louis XVI membentuk komite khusus untuk menyelidiki metoda pengobatan Mesmer yang beranggotakan Ahli Kimia Antoine Lavoisier, dokter dan ahli Fisika Joseph Ignace Guillotin, Ahli Astronomi Jean Silvain Bailly, dan Duta Besar Amerika Benjamin Franklin. Komite tersebut menyimpulkan bahwa kesembuhan yang dialami pasien adalah akibat dari kepercayaan dan imajinasi pasien tersebut, dan tidak terjadi karena transfer energi yang tidak nampak (animal mesmerisme) dari mesmerist kepada pasiennya.

Marquis de Puységur
Marquis de Puységur adalah Murid dari Mesmer, yang pertama kali menciptakan dan menjelaskan istilah Somnambulism.

Abbé Faria
Abbé Faria adalah pendeta Portugis yang mengklaim bahwa fenomena magnetisme terjadi karena kekuatan pengharapan dan kerjasama dari dalam pikiran pasien. Teori Faria ini dikembangkan oleh penerusnya dan memberikan kontribusi yang besar terhadap teknik autosugesti.

Dr. James Esdaile
Dr. James Esdaile (1805-1859), Seorang dokter Skotlandia yang diberitakan telah melakukan 345 tindakan operasi besar termasuk amputasi dengan memanfaatkan keadaan trance mesmerisme sebagai anastesia alamiah.

Conventional Hipnosis

Pada masa inilah istilah hipnosis pertama kali dipergunakan dan metode pengobatannya mulai beralih kepada client centered. Meskipun menggunakan metode client centered namun para dokter dan psikolog pada masa ini masih menggunakan gaya yang Authoritarian

James Braid
James Braid (1795 – 1860), Seorang dokter dan ahli bedah dari Skotlandia, dengan spesialisasi pada kondisi mata & otot. James Braid-lah yang pertama kali memperkenalkan istilah hypnosis / hypnotism. Tahun 1843 Braid menerbitkan karyanya yang berjudul “Neurypnology or The Rationale of Nervous Sleep Considered In Relation With Animal Magnetism“. [1] Setelah menyimpulkan bahwa fenomena yang dialami pasien dalam proses magnetisme adalah Fenomena tidurnya saraf, Braid menyebut fenomena tersebut hypnotism, singkatan dari neuro-hypnotism. Hypnos sendiri merupakan nama Dewa Tidur & Mimpi dari Yunani.

Braid bekerja sama dengan Profesor William Benjamin Carpenter, seorang neuro-psikolog yang memperkenalkan teori sugesti ideo-motor reflex. Braid lalu mengasimilasikan pengamatan Carpenter kepada teorinya sendiri, menyadari bahwa pengaruh fokus perhatian adalah untuk meningkatkan respon ideo-motor reflek.

Tahun 1847 Braid menemukan bahwa semua fenomena utama hipnotisme seperti katalepsi, anastesia dan amnesia, dapat diinduksi “tanpa tidur”. Berdasarkan penemuan itu, Braid menyadari bahwa pilihan kata hypnosis kurang tepat, dan mencoba mengubahnya menjadi “monoideism” yang berarti konsentrasi / fokus kepada satu ide. Tetapi sudah terlambat, karena kata hipnosis sudah menjadi populer.

James Braid kemudian dikenal oleh banyak orang sebagai Hypnotherapist pertama dan Bapak Hypnotisme Modern.

Ambroise-Auguste Liébault
Ambroise-Auguste Liébault (1864 – 1904) Merupakan pendiri dari Nancy School dan orang pertama yang menuliskan pentingnya kerjasama atau building rapport antara Hypnotist dengan pasiennya.

Hippolyte Bernheim
Hippolyte Bernheim Merupakan rekan dari Liébault dan ikut mendirikan Nancy School. Bernheim menuliskan risalah ilmiah yang pertama tentang hypnosis berjudul Suggestive Therapeutic pada tahun 1886.

Jean-Martin Charcot
Jean-Martin Charcot (1825 – 1893) adalah seorang ahli saraf dari Perancis yang tidak setuju terhadap ide Liébault dan Bernheim bahwa sugesti adalah faktor penting dari hypnosis. Charcot berpendapat bahwa hypnosis hanyalah manifestasi lain dari suatu histeria. Terjadi pertentangan antara dua pemikiran tersebut, dan sejarah pada akhirnya membuktikan bahwa pendapat Charcot salah dan Liébault dan Bernheim yang benar.

Pada masa inilah proses Post Hipnotic Suggestion dideskripsikan untuk pertama kalinya. Terjadi peningkatan yang luar biasa pada sensor acuity dan memori/ingatan seseorang dibawah kondisi hypnosis. Mulailah terjadi pergeseran aplikasi hypnosis dari yang semula digunakan oleh para dokter bedah (untuk anastesia), kemudian diaplikasikan oleh para ahli saraf untuk kesehatan mental/psikologis.

Hasil kerja & penelitian Charcot kemudian dilanjutkan oleh muridnya yaitu Pierre Janet yang mengungkapkan teori dissociation.

Sigmund Freud
Sigmund Freud (1856 – 1939) adalah neurolog asal Austria yang menemukan psikoanalisis. Konsep teori Sigmund Freud yang terkenal adalah tentang pikiran bawah sadar (unconscious mind) yang mengendalikan sebagian besar perilaku manusia.

Setelah mendengar tentang Liébault dan Bernheim pada tahun 1890 Freud berkunjung ke Nancy. Pada awalnya, Freud adalah seorang pendukung antusias hypnotherapy, dan menekankan regresi hypnosis dan abreaction (katarsis) sebagai metode terapi. Bersama dengan Joseph Breuer Freud mengembangkan teknik abreaction therapy menggunakan hypnosis. Namun, karena sering gagal melakukan proses hypnosis terhadap pasien, Freud secara bertahap meninggalkan hypnotisme dan menggunakan metode baru untuk menyembuhkan penderita tekanan psikologis menggunakan psikoanalisa.

Penolakan Freud terhadap hipnosis menyebabkan kemunduran hipnosis dalam dunia medis, meskipun demikian praktik stage hipnosis tetap populer pada masa itu.

Pada periode ini terjadi peristiwa penting dalam dunia hipnosis yaitu:

  1. Konggres Hipnotisme Internasional yang pertama pada tanggal 8-12 Agustus 1889
  2. Pada tahun 1892 British Medical Association mengesahkan penggunaan hipnosis untuk terapi dan menolak teori mesmerisme dalam acara meeting tahunan BMA.
Modern Hipnosis

Pada masa ini peranan client dalam suatu proses hipnosis atau hipnoterapi memegang peranan penting. Para terapis mulai menggunakan gaya yang Permissive

Tahun 1951 adalah tahun berdirinya National Guild of Hypnotist (NGH), yang merupakan organisasi hipnotis profesional pertama.

Pada tanggal 23 April 1955 British Medical Association (BMA) menyetujui penggunaan hypnosis dalam psikoneurosis dan hypnoanesthsia dalam pain management proses melahirkan dan pembedahan. BMA juga menyarankan agar semua dokter dan mahasiswa kedokteran menerima pelatihan Hypnotherapy Fundamental.

Pandangan Gereja Katolik dan asosiasi Medis Amerika
Pada tahun 1956 Paus Pius XII memberikan persetujuannya terhadap hypnosis, mengubah pandangan Gereja Katolik Roma terhadap hypnosis yang sebelumnya telah melarang hipnotisme hingga pertengahan abad 20. Beliau menyatakan bahwa penggunaan hypnosis untuk diagnosa dan pengobatan oleh tenaga medis profesional diperbolehkan.

Pada tahun 1958 American Medical Association (AMA) menyetujui laporan penggunaan hypnosis untuk kepentingan medis.

Dua tahun setelah persetujuan dari AMA, American Psychological Association (APA) menyetujui hypnosis sebagai cabang dari psikologi dan masuk dalam divisi 30.[2]

Tahun 1961 Ernest Hilgard and André Muller Weitzenhoffer menciptakan Stanford Hypnosis Susceptibility Scale (SHSS).

Milton H. Erickson
Milton H. Erickson (1901 – 1980) adalah seorang Psikiater Amerika Serikat yang mengkhususkan diri pada medical hypnosis dan family terapi. Erickson adalah pendiri dari American Society for Clinical Hypnosis.

Erickson berpendapat bahwa kondisi hypnosis (hypnosis state) atau trance adalah peristiwa alamiah yang kita alami sehari-hari. Erickson meyakini bahwa seorang terapis juga perlu masuk dalam kondisi trance ketika melakukan terapi. Kepiawaian Milton Erickson dalam melakukan hypnotherapy telah menarik perhatian Richard Bandler dan John Grinder, yang kemudian memodel Milton Erickson dan menciptakan Neuro Linguistic Programming (NLP).

Dave Elman
Dave Elman (1900 – 1967) menulis buku berjudul Exploration in Hypnosis[3], serta Hypnotherapy. Teknik induksi yang dilakukan Dave Elman sangat populer dan banyak digunakan oleh para Hypnotherapist dan dikenal sebagai “Dave Elman Induction“.

Dr. John Kappas
Dr. John Kappas (1925 – 2002) adalah tokoh yang mengidentifikasikan 3 tipe sugestibilitas, yaitu :

  1. Emotional Suggestibility / Sugestibilitas Emosional
  2. Phisical Suggestibility / Sugestibilitas Fisik
  3. Intellectual Suggestibility / Sugestibilitas Intelektual

Charles Tebbets
Charles Tebbets

Ormond McGill
Ormond McGill (1913 – 2005), dikenal sebagai The Dean of American Hypnotists. Bukunya yang terkenal dan menjadi panduan para praktisi hipnosis adalah “New Encyclopedia of Stage Hypnosis”.

Berdasarkan piktograf yang ada, penggunaan hypnosis sudah ada sejak lama sebelum sejarah itu sendiri dicatat.Di Eber Papyrus yang telah berusia kurang lebih 3000 tahun mengkisahkan seorang peramal Yunani yang menggunakan teknik hypnosis dalam pekerjaannya. Dalam lembar papyrus Yunani diceritakan adanya suatu kuil pengobatan dimana seorang pendeta melalukan pengobatan dengan mengucapkan suatu kata-kata kepada pasien yang telah dibuat tidur dengan induksi. Di dinding kuil di India digambarkan suatu proses pengobatan pada saat pasien dalam kondisi trans dengan melalui suatu tarian atau gerakan-gerakan ritmis dalam acar ritual penyembuhan..

Pada sekitar tahun 1500 an Paracelcus memperkenalkan suatu istilah Magnetisme, yaitu dengan magnet seseorang dapat disembuhkan penyakitnya, seperti halnya yang dia lakukan kepada pasien-pasiennya.Pada tahun 1772, seorang dokter bernama Franz Anton Mesmer (1734-1815) yang juga murid dari seorang pendeta Kristen bernama Maxmillian Hell, melihat gurunya memberikan pengobatan dengan magnet. Mesmer menyatakan bahwa dalam tubuh manusia terdapat cairan universal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh.Cairan yang tidak mengalir dengan lancar, mungkin karena tersumbat, menyebabkan manusia menjadi tidak sehat baik mental maupun fisik. Untuk itu Mesmer menggunakan magnet untuk melepaskan sumbatan aliran cairan tadi. Istilah ini dinamakan Animal Magnetism.

Metoda terapi yang dilakukan Mesmer adalah dengan mengisi penuh sebuah bak dengan air lalu diisi besi. Pasien yang ingin diobati diminta memegang besi dalam bak air itu.. Jika pasiennya lebih dari satu, mereka diminta memegang tali yang menghubungkan satu sama lain dengan maksud agar energi magnet tersebut mengalir ke tiap tubuh pasien. Kemudian pada saat pengobatan, Mesmer melakukan suatu drama yang amat treatrikal dibantu dengan permainan kepulan asap dan cermin. Hal ini membuat pasien yang ada menjadi hanyut dan larut dalam imajinasi drama teatrikal tersebut bahkan ada beberapa diantaranya yang menjadi trans dimana tubuhnya bergoncang hebat. Kadang-kadang ada juga yang terhalusinasi oleh drama itu sehingga melihat seolah-olah tangan Mesmer mengeluarkan asap saat Mesmer menggerak-gerakkan tangannya di udara dan mengarahkannya ke bak. Pasien yang trans tadi kemudian disentuh oleh Mesmer dan kemudian dinyatakan telah sembuh. Mesmer menyatakan bahwa dia memiliki kekuatan khusus, suatu kesaktian. Dengan kekuatannya atau kesaktiannya, dia dapat menyalurkan dan mengalirkan magnet ke dalam gelas. Sehingga orang yang minum dari gelas itu dapat sembuh dari penyakitnya. Hal ini membuat Mesmer menjadi sangat terkenal dan kaya, tetapi di sisi lain ia mendapatkan perlawanan dari dunia medis ortodoks.

Ia dipanggil oleh komisi Akademi Kedokteran Perancis yang dikepalai oleh Benjamin Franklin, dimana anggotanya termasuk Dr. Joseph Guillotine dan Antonie Lavoisier, si ahli kimia, atas permintaan King Louis XVI, untuk diselidiki keilmiahan dari metoda Animal Magnetism tersebut.Dari pertemuan itu diisimpulkan oleh lembaga tersebut bahwa MESMER TIDAK MENGELUARKAN KEKUATAN APAPUN. Mesmer tidak mengeluarkan apapun dari tangannya. Tanpa magnetisme seperti yang biasa dilakukan Mesmer, pasien dapat juga menjadi trans dan sembuh. Malahan ada juga, seperti yang dilihat oleh Benjamin Franklin, ada seorang pasien yang menyentuh suatu benda, yang katanya telah dialiri energi magnet Mesmer, tidak sembuh sama sekali.Tanpa permainan drama treatrikal seperti yang dilakukan Mesmer, magnetisme tidak terjadi. Sehingga disimpulkan pula bahwa cairan magnetis tidak ada!Animal magnetisme tidak ada! Mesmer tidak menggunakan kesaktian apapun dalam menyembuhkan pasiennya. Pasien sembuh karena terimajinasi sehingga larut dalam suatu drama treatrikal….!!!.Sejak saat itu Mesmer terkucilkan dan pindah ke luar kota dan akhirnya meninggal dengan tenang di Swiss.Tetapi pengikut Mesmer pada saat itu sudah terlanjur banyak. Beberapa orang di antaranya adalah pendeta Katolik bernama Fr. Joseph Gassner, yang melakukan mesmerisme melalui kegiatan ritual.

Kemudian Marquis de Puysegur (1781-1825) yang menggunakan mesmerisme dalam mengobati pasien. Dia yang pertamakali mengenalkan hypnotic state seperti yang diketahui saat ini. Dalam pengobatannya, dia menemukan istilah somnambulisme atau sleepwalker dimana saat ini menjelaskan keadaan hypnosis yang sangat dalam.Dr John Elliotson (1791-1868) dan Dr. James Esdaile (1808-1859) menggunakan mesmerisme sebagai alat anesthesia. Lebih dari seratus orang yang telah dia obati dengan cara hypnosis mesmer.

Tetapi metoda dengan hypnosis ini menjadi tidak popular setelah diketemukan chloroform selain mendapat pertentangan dari gereja ortodoks bahwa menurut mereka Tuhan sudah melengkapi manusia dengan rasa sakit sehingga rasa sakit tidak boleh dihilangkan.

Sekitar tahun 1842 seorang dokter ahli syaraf keturunan Skotlandia bernama James Braid (1795 – 1860), memperkenalkan istilah Hypnosis yang diambil dari nama salah satu Dewa Yunani, Hypnos – Dewa tidur. Istilah ini diambil dari ilmu neurypnology yang berarti “nervous sleep”. Hal ini dilakukan agar keilmuan hypnosis lebih diterima masyarakat. Dia yang pertamakali menyatakan bahwa hypnosis adalah suatu fenomena psikis dan bukan fenomena fisik seperti yang telah ada sebelum itu. Dia mempopulerkan ‘monoideaism’, yaitu orang akan trans atau terhipnotis jika memandang ke satu titik dengan terus-menerus.

Hasil pengembangan Braid ini menarik perhatian Prof Jean Martin Charcot (1825-1893), seorang neurologist (sebutan zaman dulu untuk seorang psycholog), termasuk Piere Janet, Sigmund Freud dan Alfred Binet. Charcot menyatakan bahwa hypnosis dapat dihasilkan secara mekanis tanpa sugesti (suata anggapan yang sangat salah) tetapi dia mendapatkan mengenai klasifikasi fenomena hypnosis. Freud menyatakan bahwa hypnosis hanya dicapai jika pasien mencapai trans yang sangat dalam. Mereka Piere Janet dan Freud, gagal menghipnosis orang normal karena tidak berhasil membangun hubungan yang baik dengan klien pada saat interview. Akhirnya mereka mengatakan bahwa hypnosis hanya untuk orang yang sakit mental dan berbahaya. Kegagalan-kegagalan Freud dalam menentukan suatu subyek hypnosis yang baik, membuat dirinya dan yang lainnya meninggalkan hypnosis. Seperti kita ketahui saat ini, bahwa hypnotherapy sangat tergantung pada keinginan dan sugestifitas klien. Hal ini tidak diketahui Freud. Akhirnya Freud mengembangkan psikoanalisis dengan menganalisa perilaku manusia.

Di sisi lain ada dua orang professor, Dr. Ambroise Auguste Liebeault (1823-1904) dan Bernheim, mengembangkan seni hypnosis ini. Mereka mengatakan bahwa subyek dapat tidur dengan mudah dengan hanya diberikan sugesti saja. Beliau melakukan terapi dengan hypnosis. Pendekatannya terhadap hypnosis sesuai dengan keilmuan psikologi dan berkontribusi besar dalam psikiatri. Liebault sering disebut sebagai “Bapak Hypnosis”.

Pada tahun 1940 an Jung dan Clark Hull juga telah mengembangkan hypnosis. Mereka masih berpendapat bahwa proses hypnosis harus dilakukan secara otoriter (perintah) agar klien mengikuti apa yang dikehendaki oleh therapist.

Jung tidak mau melanjutkan hal ini karena dia tidak ingin memaksakan kehendak dirinya kepada klien.Pada tahun-tahun ini, hypnosis tidak berkembang dengan baik. Hal ini terjadi karena setiap orang-orang terkenal di atas berangapan bahwa dalam proses hypnosis, yang hebat adalah hypnotistnya atau orang yang melakukan hypnosis dan bukan kliennya yang dihypnosis. Dengan kekuatannya, mereka menggunakan pola otoriter kepada kliennya. Mereka menganggap dirinya mempunyai kekuatan hebat atau kesaktian sehingga dengan ucapan verbalnya saja seorang pasien dapat sembuh.

Pada pertengahan tahun 1940, ada seorang psikiatrist yang sangat jenius bernama adalah Milton Erickson (1901-1980) yang merupakan salah satu murid Hull. Bertentangan dengan pendahulunya, dia malah menyatakan bahwa dalam suatu proses hypnosis, yang hebat adalah subyek hypnosis atau kliennya. Karena klien dapat memahami dan mengikuti apa yang dikatakan oleh sang terapis. Dia juga menyatakan bahwa hypnosis adalah proses yang wajar dan tidak akan berproses bilamana bertentangan dengan nilai-nilai dasar dan keinginan klien. Semua pengendalian proses hypnosis berada di klien. Untuk itu dia mengubah pola-pola hypnosis yang selama ini menggunakan otoriter menjadi permisif sehingga klien mau mengikuti apa yang dikatakan oleh terapisnya. Dia juga yang mengembangkan pola-pola script hypnosis dari bentuk langsung (direct) menjadi tidak langsung (indirect).Dia juga mengembangkan teknik-teknik sugesti serta pendekatan ideodinamik (pola interaktif) dalam proses terapi.

Selama enam puluh tahun, M. Erickson rata-rata menghypnosis 14 orang per harinya! Dengan berbagai macam teknik yang dilakukan Erickson, prosentasi orang yang dapat dihipnosis dalam suatu komunitas menjadi naik. Orangnya sangat kocak, bahkan dengan non verbal pun dia dapat menghypnosis orang lain cukup hanya dengan bersalaman saja. Akibatnya banyak teman-teman dekat Erickson tidak mau bersalaman dengannya karena takut dihypnosis.Atas jasanya, maka hypnosis dapat diterima oleh Asosiasi Medis Amerika dan Asosiasi Psikiatris Amerika sebagai alat terapi sejak tahun 1958.

Milton H. Erickson sering disebut sebagai Master of Communication padahal dia seorang yang disleksia waktu masa remajanya, buta warna, dan polio sehingga dia lumpuh. Dengan hanya berkomunikasi verbal atau non verbal yang benar, orang dapat terhypnosis. Hal inilah yang kemudian dipelajari oleh Richard Bandler dan John Grinder dalam mengembangkan NLP (Neuro Language Programing) yang saat ini sangat poluper.

Orang-orang lain yang telah mengembangkan hypnosis setelah masa Erickson adalah seperti Dave Elman (1900 – 1967) yang mengembangkan teknik induksi cepat yang sangat berguna untuk dokter dan dokter gigi. Ormond Mc Gill yang spesialisasinya sebagai seorang Stage Hypnotist dan dijuluki sebagai The Dean of American Hypnotist.

Orang lainnya adalah Gil Boyne, Charles Tebbets (yang disebut sebagai Grandfather of Modern Hypnosis), John Kappas, dll.Saat ini hypnosis telah berkembang pesat, setiap orang mempunyai gaya tersendiri dalam mengaplikasikannya.

Hypnosis juga menjadi salah satu yang mendasari ilmu NLP (Neuro Lanquage Programming) yang dikembangkan oleh John Grinder dan Richard Blander, dimana mereka juga belajar metoda/ patern dari teknik hypnosis dari Milton H. Erickson. Saat ini NLP sangat populer khususnya dipergunakan dalam pengembangan diri, motivasi dan pemberdayaan diri manusia. Di kalangan motivator, mereka banyak menerapkan NLP dalam aplikasinya, seperti Anthony Robbins, seorang konsultan pengembangan diri dimana salah satu kliennya adalah ex Presiden USA-Bill Clinton, sebelum dia menjadi presiden.

Referensi : Wikipedia

Manfaat Hypnotherapy

Mengenal Hypnotherapy

Hypnotherapy adalah suatu metode terapi yang cukup efektif dan efisien dengan menggunakan tehnik-tehnik hypnosis dalam mengatasi atau mengurangi gangguan penyakit hingga menumbuhkan, serta membangkitkan serta meningkatkan potensi diri yang ada di dalam diri setiap manusia yang aman tanpa efek samping, alamiah, menggunakan potensi tersembunyi dalam setiap diri manusia, terbebas dari unsur-unsur magic maupun mistik.

Suatu metode untuk membantu perubahan perilaku manusia yang sangat efektif dan telah terbukti tingkat keberhasilannya. Hypnotherapy membantu menemukan apa yang sebenarnya menghambat anda menuju keberhasilan dan membantu mengatasi kesulitan – kesulitan yang membuat anda berhenti untuk meraih impian anda.

Hypnotherapy , banyak orang mungkin belum begitu paham dan mengetahui apa itu Hypnotherapy? Anda pasti tahu dengan Hypnosis, dan mungkin juga anda sering menyaksikan pertunjukan Hypnotist show di televisi yang sering disiarkan sekarang sekarang ini.

Apakah Hypnotherapy itu? Dan apa hubunganya dengan hyponosis? Hypnotherapy adalah sebuah seni, ya seni berkomunikasi dengan bawah sadar yang bertujuan untuk memberikan sebuah perubahan bagi orang yang dituju dari segi bawah sadar yang dimiliki oleh orang itu. Kenapa? Karena terkadang banyak hal dan permasalahan yang kita alami berasal dari bawah sadar kita.

Manfaat Hypnotherapy

1. Raih Kemajuan Dalam Perkembangan Diri Anda

  • Bangun kepercayaan diri anda
  • Mengatasi rasa malu / ragu
  • Menghentikan pemikiran negatif
  • Mengalahkan perasaan was was / ketidak nyamanan
  • Peningkatan Prestasi dalam Olahraga (Golf, Bowling, Swimming & other sports)

2. Peningkatan dalam Pembelajaran

  • Meningkatkan intelijen emosi
  • Meningkatkan konsentrasi / fokus pada kerjaan anda
  • Membina keberanian dalam bicara di muka umum
  • Mengalahkan perasaan malas
  • Menciptakan daya kreativitas yang tinggi

3. Nikmati Tingkat Flexibilitas yang tinggi dan Membuat Pilihan yang benar

  • Mengatasi rasa amarah
  • Menghentikan menggigit kuku
  • Mengatasi perasaan bersalah
  • Menyembuhkan dari Insomnia (ketidakmampuan untuk tidur)

4. Menghilangkan Fobia dan Ketakutan

  • Takut akan kegagalan
  • Takut akan pergi berterbangan
  • Mengatasi rasa tertolak
  • Mengalahkan ketakutan akan jarum suntik

5. Cara Praktis untuk Mempengaruhi pikiran dan Tubuh

  • Membantu untuk dapat Berhenti merokok
  • Meningkatkan Motivasi untuk menurunkan berat badan
  • Mempercepat penyembuhan
  • Menghilangkan tekanan darah rendah (migraines)
  • Mengatasi kecanduan obat, alkohol, pornografi

6. Menolong Memperbaiki Hubungan

  • Mengatasi perasaan gagal dalam menjalin hubungan
  • Mengatasi ketakutan akan komitmen
  • Kemandirian dalam hubungan
  • Mengatasi perasaan curiga tidak beralasan dalam hubungan

7. Menolong dalam Terapy Rasa Sakit

  • Mengalahkan perasaan sakit arthritis
  • Mengatasi penyakit secara kronis psikologis
  • Mengatasi rasa sakit pada bagian tubuh
  • Mengurangi rasa sakit dalam melahirkan

Mengatasi Kesurupan Massal di Sekolah & Pabrik

Source Image : Google

Kesurupan masal yang belakangan ini sering sekali terjadi sebenarnya pada awalnya merupakan kesurupan individual dan kemudian berubah menjadi masal dikarenakan orang lain yang melihat peristiwa tersebut menjadi tersugesti. Kesurupan individual yang terjadi muncul sebagai reaksi atas apa yang sedang dirasakan oleh individu sebelum proses kesurupan itu terjadi.

Kesurupan menurut Dr.Dadang Hawari adalah reaksi kejiwaan yang dinamakan reaksi disosiasi. Reaksi yang mengakibatkan hilangnya kemampuan seseorang untuk menyadari realitas di sekitarnya itu, yang disebabkan adanya tekanan fisik maupun mental.

Tetapi kalau kesurupannya massal, itu melibatkan sugesti. Dissociative trance disorder dapat terjadi secara perorangan atau bersama-sama, saling memengaruhi, dan tidak jarang menimbulkan kepanikan bagi lingkungannya (histeria massa). Bila dalam satu kelompok remaja ada seorang yang mengalami kesurupan, yang lain terutama yang punya risiko kesurupan, akan segera “tertular”. Ini merupakan definisi secara medis. Dunia kedokteran, khususnya psikiatri mengakui fenomena kesurupan sebagai suatu perubahan, tunggal atau episodik, dalam keadaan sadar, yang ditandai oleh penggantian rasa identitas pribadi. Biasanya dengan identitas baru. Bisa oleh suatu roh atau kekuatan. Kejadian kesurupan sering kali terjadi berulang dan kambuh-kambuhan.

Kesurupan atau possesion dan trance, kasusnya banyak dijumpai di negara dunia ketiga. Di India yang kultur dan budayanya miripIndonesia, kesurupan atau possesion syndrome atau possesion hysterical merupakan bentuk disosiasi yang paling sering ditemukan. Angka kejadiannya kurang lebih 1 – 4% dari populasi umum.

Kesurupan dalam pandangan dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, A. Supratiknya, Ph.Dmerupakan refleksi kegagalan yang sedang terjadi dalam berbagai bidang kehidupan. Maka pada prakteknya jangan heran kalau kesurupan dikait-kaitkan dengan makhluk halus. Menurut dia, kesurupan bisa dijelaskan secara rasional.

Kesurupan adalah gejala kejiwaan.
Kalau sekarang orang cenderung mencari jawaban pada paranormal, lonceng kematian bagi akal sehat sedang berdentang. Menurut pratiknya, kesurupan hanya merefleksi chaos luar biasa di tengah masyarakat. Kalau tekanannya jelas, kasat mata, orang mudah melawannya. Prof.Dr. dr. H.Soewadi, MPH, Guru Besar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, sepakat. Seperti ditulis harian lokal Kedaulatan Rakyat, dia yakin kesurupan bukan disebabkan makhluk halus. Soewadi memandang tekanan sosial sebagai biang kesurupan. Banjir, tsunami, gizi buruk, ketidakadilan, upah kecil, santun an tunai langsung, kesenjangan yang sangat mencolok, disebut Soewadi sebagai faktor penekan. Kesurupan, menurut ahli jiwa ini adalah gejala gangguan jiwa yang disebut folie a deux, yaitu gejala gangguan jiwa pada seseorang yang diikuti orang lain. Mereka kehilangan kepribadian yang asli. Yang muncul kepribadian yang lain. Jika pernah mendengar dan melihat sesuatu, kemudian masuk dalam alam bawah sadarnya, saat kepribadian dia rapuh, muncul kepribadian lain itu.

Rachmad K.Dwi Susilo yang didapuk untuk menjadi pembicara dalam seminar kali ini menyatakan bahwa kesurupan masal adalah salah satu keragaman dalam karakter masyarakat transisi dari agraris ke masyarakat industri. Tidak sedikit pula kebingungan ini menampakkan diri dalam perilaku yang menyimpang. “Masyarakat industri bisa dikatakan juga sebagai kemunculan masyarakat modern dimana menandai berakhirnya kepercayaan masyarakat terhadap mitos. Sementara dari perspektif psikologi, kesurupan sendiri sebenarnya telah menjadi kajian psikologi klinis, terutama psikologi abnormal.

Kesurupan dalam psikologi dikenal dengan istilah trans dissosiatif dan trans possession disosiatif. Trans dissosiatif adalah perubahan dalam kesadaran yang bersifat temporer atau hilangnya perasaan identitas diri tanpa kemunculan identitas baru. Sedang trans possession dissosiatif adalah perubahan dalam kesadaran yang dikarakteristikkan dengan penggantian identitas personal yang selama ini ada dengan identitas yang baru.

Mengapa Wanita Lebih Berisiko Kesurupan?
Berdasarkan jenis kelamin, perempuan mempunyai risiko lebih besar untuk kesurupan dibandingkan laki-laki. Hal ini terbukti dari kasus-kasus yang terjadi sebagian besar adalah perempuan. Hal ini mungkin karena perempuan lebih sugestible atau lebih mudah dipengaruhi dibandingkan laki-laki. Mereka yang memunyai kepribadian histerikal yang salah satu cirinya sugestible lebih berisiko untuk kesurupan atau juga menjadi korban kejahatan hipnotis.

Berdasarkan usia, sebagian besar korban kesurupan berusia remaja dan dewasa muda. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa mereka yang berisiko untuk kesurupan adalah perempuan usia remaja atau dewasa muda yang mudah dipengaruhi. Selain itu, wanita lebih labil ketimbang pria dan terjadi perubahan dalam jiwanya. Banyak hal bisa menjadi penyebabnya. Antara lain kondisi keluarga, kondisi sekolah, hubungan pertemanan, sosial politik, dan masih banyak lagi.

Gejala-Gejala Kesurupan
Gejala-gejala beberapa waktu sebelum kesurupan antara lain kepala terasa berat, badan dan kedua kaki lemas, penglihatan kabur, badan terasa ringan, dan ngantuk. Perubahan ini biasanya masih disadari oleh subjek, tetapi setelah itu ia tiba-tiba tidak mampu mengendalikan dirinya. Melakukan sesuatu di luar kemampuan dan beberapa di antaranya merasakan seperti ada kekuatan di luar yang mengendalikan dirinya.

Mereka yang mengalami kesurupan merasakan bahwa dirinya bukanlah dirinya lagi, tetapi ada suatu kekuatan yang mengendalikan dari luar. Keadaan saat kesurupan ada yang menyadari sepenuhnya, ada yang menyadari sebagian, dan ada pula yang tidak menyadari sama sekali. Dalam keadaan kesurupan korban melakukan gerakan-gerakan yang terjadi secara otomatis, tidak ada beban mental, dan tercetus dengan bebas. Saat itu merupakan kesempatan untuk mengekspresikan hal-hal yang terpendam melalui jeritan, teriakan, gerakan menari seperti keadaan hipnotis diri. Setelah itu, fisik mereka dirasa lelah tetapi, mental mereka mendapat kepuasan hebat.

Frigerio menyatakan, ada tiga stadium yang dialami orang kesurupan.

  1. Pertama, irradiation (subjek tetap menyadari dirinya tetapi ada perubahan yang dirasakan pada tubuhnya.
  2. Kedua being diside, subjek berada dalam dua keadaan yang berbeda, namun ada sebagian yang dialaminya disadarinya.
  3. Stadium ketiga disebut stadium incorporation, subjek sepenuhnya dikuasai oleh yang memasukinya dan semua keadaan yang dialami tidak diingatnya.

Kemampuan yang perlu ditingkatkan pada para korban kesurupan adalah mengajar dan melatih korban mengelola stres dan konflik dengan cara yang baik dan benar. Artinya, bila di kemudian hari mengalami stres atau konflik, atau diberi tanggung jawab yang berat, cara penyelesaiannya tidak lagi dengan kesurupan, tetapi dengan cara yang lebih konstruktif. Selain itu, perlu pula meningkatkan toleransi terhadap stres.

Meski fenomena kesurupan sejujurnya tidaklah berbahaya, tetapi faktual sangat merepotkan plus menakutkan.

Rasa takut akan kesurupan ini disebabkan media massa ikut mem-blow up sedemikian rupa sehingga kejadian itu teramat dekat dengan kita.

Kesalahan persepsi yang pertama tama , adalah anggapan bahwa kesurupan (trance) adalah fenomena mistik. Itu keliru, karena kesurupan adalah fenomena psikologis yang terjadi atas sekelompok mahkluk religius. Dalam konsep religiusitas, kita mengenal Tuhan dan setan. Nah, kesurupan dimaknai sebagai kehadiran setan, demit, makhluk halus dan sebangsanya. Suasananya menjadi haru biru.

Kesurupan juga disebabkan ulah manusia yang suka bikin jangkar spiritualitas, semacam pusaka. Sejak jaman animisme dinamisme, pusaka dijadikan simbol spiritualitas bagi pemiliknya. Pada jaman itu diyakini, empu dapat menghadirkan kekuatan Ilahi dalam benda fisik seperti keris dan tombak.

Pusaka itu sebenarnya hanyalah Jangkar atau Anchor. Jangkar yang dapat menghubungkan antara realitas dengan subrealitas serta supra realitas. Benda fisik apapun namanya tidak memiliki kekuatan apa apa, karena hanya jangkar bagi pemegangnya untuk sampai pada sebuah realitas diri yang lain.

Kesurupan pada awalnya dianggap sebagai fenomena mistik, yakni hadirnya kekuatan roh tertentu yang menyelusup ke raga seseorang. Fenoemena kesurupan acapkali dihadapi dengan rasa takut yang penuh hormat. Padahal sesungguhnya tidak perlu begitu.

Percaya atau tidak, kesurupan hanyalah fenomena menghipnotis diri (self hypnosis) yakni meloncatnya pikiran sadar (conscious) menuju bawah sadar (subconscious) sabagai akibat terbukanya RAS (Reticular activating system). RAS adalah semacam katup penghubung antara kesadaran dan ke-bawah sadaran. RAS ini sebetulnya berfungsi sebagai sebuah filter untuk menyaring data untuk diloading ke bawah sadar. Filter ini sepenuhnya dikendalikan oleh kesadaran melalui mekanisme penilaian serta dipengaruhi oleh emosional.

Mengapa RAS serta merta terbuka? Seorang yang pikirannya terfokus padas satu hal bisa mengalami hal ini. Seorang karyawati pabrik rokok di Malang mengalamai trance setelah mendengarkan bunyi gamelan pengiring kuda lumping di luar pabrik. Bunyi gamelan berfungsi sebagai penginduksi. Sayangnya tidak ada laporan situasi di beberapa sekolah yang mengalami kesurupan masal beberapa minggu yang lalu. Tetapi diyakini , siswa yang pertama kali mengalami kesurupan di sekolah itu tengah memikirkan sesuatu secara fokus.

Rumus bagi para guru saat menghadapi kesuruan adalah jangan panik. Ketika guru panik, ia terfokus pada satu persoalan, bingung, takut, serta emosi yang tidak tergambarkan, akhirnya malah ikut kesurupan. Sadarilah kesurupan hanyalah fenomena psikologis, bukan fenomena mistis.

Kedua, jauhkan anak anak dari siswa yang mengalami trance. Ini agar subconscious mereka tidak terinduksi . Ada baiknya guru mengisolasi anak yang kesurupan di ruang yang tak dapat dimasuki siswa lain. Guru yang menangani, usahakan tetap dalam kesadaran penuh.

Lalu , bagaimana dengan korban? Orang yang berada dalam kondisi hypnosis state umumnnya akan mengekspresikan kondisi bawah sadarnya. kalau pas takut, ia akan histeris menjerit njerit. Mereka juga bisa hanya lemas pengin tidur atau sering disebut tidur hypnosis. Kedua duanya tidak berbahaya, yang penting untuk anda ketahui adalah, orang yang sedang dalam kondisi ini sangat SUGESTIF. Pahamilah bahasa dia dan karakter sehari-harinya , berbicaralah dalam cara seperti itu, sebab dalam fase ini Anda tidak berbicara pada kesadaran, tetapi dengan bawah sadar. Ketika mengajak berbicara pakailah kata kata sugestif, hindari kata jangan tidak dan akan. Tepatnya pakai present counsinuous tense, kalau anda berhasil mengajaknya berbicara ia akan tunduk. Kalau sudah tunduk, suruh dia tidur tenang, sebentar kemudian dia akan sadar. Atau lebih mudahnya, anggap saja ini adalah sebuah sesi Hypnotherapy, dan anda sedang menghadapi subyek yang mengalami abreaksi.

Jadi point-point penting yang harus di ingat :

  1. Orang yang kesurupan berada dalam kondisi Trance State (Hypno State)
  2. Bersifat SUGESTIF (Mudah menerima sugesti)
  3. Dalam Fase ini Anda tidak berbicara pada kesadaran, tetapi dengan bawah sadar
  4. Gunakan kata-kata sugestif, hindari kata : Jangan, Tidak, dan Akan. Tepatnya pakai present counsinuous tense.
  5. Kalau sudah tunduk, suruh dia tidur tenang, sebentar kemudian dia akan sadar.
  6. Anggap saja ini adalah sebuah sesi Hypnotherapy, dan anda sedang menghadapi subyek yang mengalami abreaksi.

Satu hal yang perlu digarisbawahi, dalam ilmu hipnotis, kesurupan bukan diartikan sebagai fenomena masuknya roh jahat ke dalam tubuh, namun dimaknai sebagai kacaunya gelombang fikiran manusia, hingga tidak berada pada posisi gelombang yang seharusnya. Terkadang gelombang tersebut lebih pelan daripada normalnya, sehingga korban hanya tidur dan seperti pingsan, terkadang gelombang tersebut lebih cepat daripada biasanya, sehingga korban akan memberontak, banyak gerak, dan lain sebagainya. Tugas seorang hipnoterapi dalam mengatasi fenomena ini tentu untuk mengembalikan gelombang otak yang dimiliki oleh korban agar kembali ke frekuensi yang seharusnya.

Fenomena ini bisa merupakan bentuk dari abreaksi, ataupun histeria. jika dalam kondisi sendiri, namun tidak banyak gerak dan memilih untuk tidur, serta kepala berasa sangat pusing, maka mungkin yang terjadi adalah abreaksi. Jika yang terjadi adalah berteriak, meronta, apalagi berlangsung bersama banyak orang (kesurupan massal) maka mungkin yang terjadi adalah histeria. Menghadapi abreaksi tentu lebih mudah, caranya dengan menyuruhnya tidur, kemudian bangunkan dengan sugesti, jika tetap tidak mau, maka beri sedikit waktu untuk tidur, kemudian paksa agar ia benar-benar bangun. Atau bisa juga menggunakan short induction untuk membuatnya tidur, lalu beri sugesti dan bangunkan.

Perhatikan pula keadaan saat itu. Jika cuaca terlalu ramai, maka tidak akan kondusif. Begitu pula jika cuacanya terlalu panas, terlalu pengap dan lain sebagainya. Pilih tempat yang tenang, sejuk dan santai.

Juga jangan memegangi terlalu kuat atau berteriak memaksa si korban untuk sadar. cukup dipegangi dengan santai, tunggu saja sampai ia merasa lemas lalu kita mulai proses hipnoterapi. Jika korbannya ada banyak, jangan campurkan dalam satu ruangan. Karena sifat alamiah gelombang adalah meskipun kecil namun jika dikumpulkan akan menjadi gelombang yang kuat. Bagi orang yang tidak kesurupan juga diharap tenang, jangan histeris, apalagi panik, karena dalam kondisi panik dan blank, maka gelombang tersebut bisa saja menular ke yangtidak kesurupan.

Jika ia meronta, maka perhatikan betul apa yang sekiranya menjadi submodalitasnya. Jika korban merupakan orang yang tertarik secara visual, maka datangkan atau perlihatkan sosok orang yang ia banggakan atau orang yang membuatnya memiliki semangat untuk tetap hidup. Jika ia tertarik secara suara/auditori, maka perdengarkan suara atau kalimat yang merdu, tenang, misalnya ayat suci. Jika ia mudah tertarik secara kinestetik, maka gunakan tangan anda untuk menenangkannya, misal dengan merangkulnya, mengelus rambut dan lain sebagainya. Jika hal tersebut dilakukan dengan tepat, niscaya sang korban akan tenang dan diam.

Jika korban tidak mau diam dan terus memberontak, maka paksa dia untuk tenang. Bukan dengan memeganginya di banyak titik, cukup dengan memijat kuat pangkal ibu jari ataupun sekitar kuku ibu jari, namun jangan terlalu lama, jadikan itu sebagai ancaman pertama, sembari mengatakan bahwa jika ia tidak mau tenang, maka anda akan memijitnya dengan lebih keras. Setelah hal tersebut anda lakukan dan korban mulai tenang, maka segera berikan sugesti yang dapat membuatnya kembali bersemangat, misalnya :

Susi, sekarang sudah siang, saatnya kamu melanjutkan aktifitasmu, bukankah siang nanti kamu akan bermain futsal bersama teman-temanmu? lihat di sana, teman-teman kamu sudah menunggu, sekarang silahkan tenangkan dirimu, rileks, lalu saya akan menghitung satu sampai sepuluh, setiap hitungan merupakan langkah yang harus engkau lalui menuju kesadaran. Setelah saya selesai menghitung, maka itu pertanda kamu saatnya untuk terbangun dan melanjutkan keseharianmu, tenang, tarik nafas, satu, dua,, dst…

Setelah ia bangun, segera beri minum, kemudian ajak untuk berzikir dan bersyukur karena sudah berhasil melewati cobaan tersebut.

Lain halnya jika yang terjadi adalah seolah-olah ada “jin” yang merasuki korban, atau lebih tepatnya persepsi bawah sadar/subconcious korban menginginkan sesuatu untuk lepas dari kesadaran. Ingat, dalam hal ini, persepsi bawah sadar adalah persepsi imajinasi, bukan hal yang nyata. Misalnya korban menginginkan untuk makan agar dapat sadar, maka turuti saja kehendaknya. Namun jika yang diminta adalah suatu hal yang aneh, maka permainkan imajinasinya, buat ia seoplah-olah sudah mendapatkan apa yang ia inginkan. Karena hipnosis adalah ilmu komunikasi, maka dibutuhkan ketrampilan sang hipnoterapis untuk mengolah kata sehingga seolah-olah apa yang menjadi imajinasi dari sang korban kesurupan tersebut seakan sudah tercapai, lalu tidurkan ia, masukkan sugesti sebagaimana di atas, dan bangunkan.

Mungkin hanya itu secuplik apa yang saya tahu selama ini tentang permainan gelombang otak, jika anda igin tahu lebih dalam, tentu banyak master yang siap, mau dan bisa membimbing anda. Sekian share dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.

HypnoSelling

Menggali Pikiran Bawah Sadar Konsumen
Setiap tindakan manusia dipengaruhi oleh pikiran tidak sadar, termasuk dalam pengambilan keputusan pembelian dan pola konsumsi. Pemikiran di bawah sadar ini terbentuk dari pengalaman dan emosi dan dapat mempengaruhi pola pikir manusia. Pemasar perlu menggali sehingga dapat memanfaatkan pikiran bawah sadar konsumen untuk memasarkan produk.

Dalam bukunya yang berjudul ‘The Culture Code’, Clotaire Rapaille, menjelaskan bahwa setiap individu dapat memproses informasi yang sama dengan cara yang berbeda sehingga menghasilkan tindakan yang berbeda. Perbedaan pengolahan informasi ini, serta perbedaan tindakan yang diambil, dipengaruhi oleh suatu pemahaman bawah sadar yang melekat pada suatu barang atau isu. Pemahaman bawah sadar ini ia namakan ‘Kode’.

‘Kode’ ini terbentuk dari jejak-jejak pembelajaran dalam hidup seorang individu. Jejak ini terbentuk karena adanya pengalaman dan emosi yang timbul dari pengalaman tersebut. Semakin besar emosi yang terlibat, semakin dalam jejak yang terbentuk karena suatu pengalaman. Jejak pengalaman inilah yang membentuk ‘kode’ dan mengendalikan tindakan-tindakan seorang individu.

Karena terbentuk dari pengalaman, ‘kode’ menjadi identik dengan budaya dari suatu kelompok. Misalnya dalam buku tersebut, Rapaille, mengungkapkan salah satu risetnya bahwa ‘kode’ untuk makanan bagi orang Amerika adalah ‘bahan bakar’, sehingga banyak sekali restoran cepat saji bermunculan disana. Sedangkan bagi orang Perancis, makanan adalah ‘pengalaman untuk perbaikan’, sehingga dari sanalah banyak muncul restoran dengan konsep fine-dining.

Mungkin beberapa dari kita masih ingat pada awal peluncuran produknya, Ovaltine diri sebagai minuman coklat sebelum tidur yang dapat membuat tidur lebih nyenyak. Produk ini dulu bisa dikatakan tidak begitu berhasil. Konsumen Indonesia tidak terbiasa dengan konsep minuman coklat sebelum tidur, kita lebih terbiasa dengan minuman hangat, mulai dari teh, kopi, susu, di pagi hari untuk memulai aktivitas.

Contoh-contoh di atas memang terlihat terlalu menggeneralisir suatu budaya, tidak semua orang Amerika senang dengan restoran cepat saji, tidak sedikit juga orang Perancis yang bisa menikmati makan dengan cepat, dan tidak semua orang Indonesia suka minuman hangat pagi hari. Tetapi dalam level yang lebih sempit, konsep ini dapat digunakan oleh pemasar untuk mengetahui dorongan bawah sadar yang membentuk preferensi dan pola konsumsi kelompok konsumen yang ia target.

Pikiran bawah sadar sendiri dapat dibagi menjadi tiga level, individual unconscious, yaitu dorongan pribadi yang mengendalikan tindakan setiap individu yang unik membedakan satu individu dengan individu lain. Kedua, collective unconscious, yaitu dorongan bawah sadar yang mengendalikan tindakan individu sebagai anggota dari suatu kelompok. Dan yang terakhir, yang paling mudah dilihat, cultural unconscious, yaitu dorongan bawah sadar yang terbentuk dari budaya dimana individu tersebut tumbuh.

Suatu metode riset untuk menggali pikiran bawah sadar responden terhadap suatu isu diperkenalkan oleh Rapaille. Untuk mendapatkan ‘kode’ dari suatu isu atau produk, Rapaille melakukan riset yang dibagi menjadi tiga fase utama.

Fase pertama, yang ia sebut sebagai bad focus group hanya bertujuan untuk menanyakan pemahaman umum responden mengenai suatu isu atau produk. Fasilitator riset akan mengambil peran sebagai seseorang yang sama sekali tidak mengetahui apa-apa mengenai isu/ produk tersebut. Deskripsi-deskripsi yang diberikan ini akan menggambarkan apa yang responden pikirkan secara rasional. Deskripsi-deskripsi ini merupakan hasil dari lapisan pertama dari otak manusia, yaitu cortex.

Cortex adalah fungsi otak yang mengatur proses belajar, pemikiran abstrak, dan imaginasi. Pada bagian inilah logika dan pemikiran dibentuk, sehingga pemikiran yang timbul adalah pemikiran yang dianggap masuk akal. Cortex-lah yang memberikan alibi, atau alasan-alasan rasional terhadap suatu tindakan individu.

Pada fase kedua riset, partisipan diminta untuk duduk di lantai dan membuat kolase dari guntingan kata-kata untuk menggambarkan isu/ produk yang dibahas. Kemudian partisipan diminta untuk memberikan suatu cerita dari kata-kata yang ia pilih. Tujuan dari tahap ini adalah untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai pengalaman partisipan dengan isu/ produk yang sedang dibahas, yang terkait dengan limbic system.

Limbic system adalah fungsi otak yang mengatur emosi. Saat seorang individu harus memutuskan antara rasionalitas dan perasaan, limbic system akan bekerja. Bagian otak ini berpikir untuk merasa benar dan baik.

Terakhir, pada fase ketiga riset, partisipan diminta untuk berbaring di lantai (dengan bantal), diputarkan musik, diberikan aromatheraphy, dan berbagai cara lain untuk membuat partisipan santai. Kondisi yang santai dimaksudkan untuk menenangkan gelombang otak yang aktif. Pada fase ini responden diminta untuk mengingat pengalaman pertama, atau yang paling berkesan, berkaitan dengan isu atau produk yang sedang dibahas. Tujuan dari fase ini adalah untuk mengakses reptilian brain.

Reptilian brain adalah bagian otak yang mengatur kelangsungan hidup. Tujuan dari pemikiran yang terjadi di sini adalah untuk keberadaan individu. Karena itulah bagian otak inilah sebenarnya merupakan yang paling kuat mempengaruhi tindakan seorang individu, namun pengaruhnya sering tidak disadari. Dan disinilah ‘kode’ terbentuk.

Dengan mengungkap dorongan bawah sadar kelompok konsumen yang ditarget, pemasar dapat melakukan penawaran produk secara efektif. Pesan komunikasi yang menyentuh, produk atau layanan komplementer yang memberi nilai tambah, cara penjualan yang tepat, dapat digali dengan mengungkap dorongan bawah sadar konsumen.

Sebagai tambahan, Rapaille memberikan lima prinsip utama yang perlu diperhatikan untuk mengungkap dorongan bawah sadar suatu budaya/ kelompok:

  1. Jangan langsung mempercayai apa yang dikatakan. Bukan karena individu tersebut suka berbohong, hanya saja ia tidak mengatakan apa yang sebenarnya ia maksudkan. Karena umumnya, individu memberikan alasan rasional yang masuk akal dari cortex, dan tidak benar-benar mengetahui mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan.
  2. Emosi adalah energi yang diperlukan untuk mempelajari semua hal. Sehingga emosi adalah kunci pembelajaran dan proses pembentukan ‘kode’. Begitu pula dalam proses mengungkap ‘kode’, emosi diperlukan untuk menggali ‘kode’ lebih dalam.
  3. Struktur, bukan isi, adalah pesan utama. Yang dimaksud dengan struktur adalah kondisi dimana tindakan tersebut diambil, bisa bersifat individu, interaksi antar individu, maupun kelompok.
  4. Ada ruang waktu untuk pembentukan ‘jejak’dari suatu pengalaman, dan makna dari ‘jejak’ tersebut berbeda dari satu budaya dengan budaya lain. Setiap budaya/ kelompok konsumen memiliki cara yang berbeda dalam menanggapi suatu isu, tergantung dari bagaimana pengalaman dan kebiasaan terbentuk.
  5. Untuk memahami makna suatu ‘jejak’, kita perlu mempelajari bagaimana jejak tersebut terbentuk. Setiap budaya/ kelompok bisa memiliki jejak dan kode berbeda, tergantung dari pengalaman dan emosi yang membentuknya.

*Diambil dari Majalah Marketeers, Desember 2011

METAPHYSICAL HYPNOTHERAPY

HEALING WITH REIKI, PRANA, AURA, SUBTLE ENERGY, QUANTUM ENERGY, etc…etc…. = METAPHYSICAL HYPNOTHERAPY.

Penyembuhan dengan metode subtle energy, berbeda dengan metode kedokteran ataupun ketabiban.

Dalam metode kedokteran, obat dapat dimasukkan dengan berbagai cara dan media, baik melalui mulut, injeksi, atau cara yang lainnya…

Tidak demikian dengan metode subtle energy, obat hanya bisa masuk bila Critical Area dari fikiran dapat dibuka dan diterobos. Sehingga kondisi mental yang diperlukan dalam proses terapi dapat dimunculkan.

Lho, ini ilmu energy atau hypnosis bos, protes anda….

Maka saya jawab, sebenarnya metode energy itu adalah juga cabang dari ilmu hypnosis. Yaitu Metaphysical hypnosis…. Dan anda tidak akan dapat menjadi seorang terapist yang handal bila anda tidak memahami cara kerja pikiran dan hypnosis. Baik memahami secara autodidak ataupun datang ke pelatihan resmi…..

Metaphysical hypnosis adalah aplikasi hypnosis dalam meneliti berbagai fenomena metafisik seperti Out of Body Travel, ESP, Clairvoyance, Clairaudience, Komunikasi dengan inner-self, meditasi, mengakses kekuatan superconscious mind dan eksperimen-eksperimen metafisika lainnya.

Penyembuhan jarak jauh….

  1. Pasien mengenal kita.
    Maka di sini masih berlaku rumus dan syarat hypnosis, seperti keterangan di atas.
  2. Pasien sama sekali tidak mengenal kita, dan tidak menyadari sedang diterapi.
    Maka di sini yang menjadi kunci adalah diri sang terapis, dia sendiri yg harus mampu memasuki kondisi Alam Bawah Sadar, dan masuk ke dalam Zona Kesadaran Universal. Dimana semua makhluk adalah terhubung dalam satu jaringan spiritual universal. Di zona ini kita lakukan Unconscious Connected, empowering, & terapy……
METAPHYSICAL HYPNOTHERAPY TRAINING
Metaphysical Hypnotherapy merupakan teknik hipnoterapi & Ericksonian Empowerment yang dikombinasikan dengan pengetahuan metafisika modern, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan EFEKTIFITAS sesi Self Empowerment & Therapy yang dilakukan.
Training berbasis Terapi & Pemberdayaan Potensi diri ini secara khusus
di Desain dengan tujuan untuk membantu peserta pelatihan mengalami Transformasi Kehidupan secara Holistik dan Transendental.
ILMIAH, ALAMIAH, ILAHIAH

By Duo Grand Master :
1. Founder NAQS DNA : EDI SUGIANTO, CHt CI MNLP
2. Founder AMC : FIRMAN PRATAMA, ST CHt CNLP

Materi metaphysical hypnotherapy ini meliputi:

  • Bagaimana menciptakan hubungan telepatis antara terapis dengan klien sehingga pengaruh sugesti yang diberikan oleh terapis selama sesi terapi berlangsung menjadi lebih KUAT & POWERFUL.
  • Konsep dasar Hipnotis dan Hypnoterapi 
  • Awal mulanya Hipnotis di Kenal 
  • Bagaimana Alam bawah sadar kita menerima informasi 
  • Bagaimana Membuka alam bawah sadar, sehingga bisa memaksimalkan potensi diri dan melindungi diri sendiri dan orang lain 
  • Rahasia Hipnotis yang sebenarnya 
  • Sleep Hypnosis & Waking Hypnosis (Klien terhipnotis dalam keadaan buka mata)
  • Bagaimana membersihkan tubuh energi terapis sehingga terapis terbebas dari emosi negatif selama proses terapi berlangsung.
  • Bagaimana melakukan induksi energy
  • Bagaimana membersihkan tubuh energi klien secara keseluruhan melalui penyapuan energy pada seluruh tubuh dan cakra-cakra utama dari cakra dasar, cakra seks, cakra pusar, cakra jantung 1, cakra jantung 2, cakra tenggorokan, cakra mata ketiga, cakra dahi & cakra mahkota
  • Bagaimana melakukan deepening dengan energi
  • Bagaimana mengakses energi metafisika 4 unsur utama alam semesta, yaitu energi api,angin,air,tanah, untuk mempercepat kesembuhan klien
  • Bagaimana mengakses energi Bulan, Matahari, dan Bintang untuk meningkatkan daya magnetisme tubuh sehingga klien lebih mudah “percaya” dan “terpengaruh”
  • Bagaimana menyalurkan energi alam semesta yang sudah diakses oleh terapis, sehingga bisa disalurkan kembali ke tubuh, pikiran, dan jiwa klien untuk menghasilkan penyembuhan yang ajaib dan luar biasa
  • Sugesti pengaman dalam mengakses energi alam
  • Teknik untuk mengakses pribadi tinggi guna mendapatkan “bimbingan” Tuhan, sehingga mampu menerapi klien dengan lebih baik lagi & lebih aman lagi
  • Teknik untuk mengakses “spiritual guide” / roh pembimbing / Malaikat penyembuh, untuk menghasilkan energi penyembuhan yang efektif.
  • Bagaimana mengisi energi tubuh terapis kembali setelah melakukan terapi,recharge dilakukan dengan teknik HypnoMeditation
  • Bagaimana mengisi, dan mendownload energi alam semesta dengan cepat, dengan tetap melakukan pekerjaan lainnya, seperti mengemudi kendaraan, makan, dalam perjalanan, tanpa gerakan tubuh yang aneh-aneh atau mencurigakan.
  • Bagaimana mengakses energi di tempat umum, bahkan di tempat yang ramai sekalipun, seperti diskotik, cafe, konser dan sebagainya.
  • Bagaimana mempengaruhi perasaan atau pemikiran klien dengan energi untuk mempercepat kesembuhan klien, karena dorongan yang kuat dari klien untuk sembuh.

Detail Materi :

Memahami Hipnotis Secara Benar
Kenyataannya banyak orang yang masih salah paham mengenai hipnosis. Maka dari itu sebelum Anda belajar hipnosis kita perlu mengungkap segala mitos dan kesalahpahaman tentang hipnotis, kemudian menjelaskan fenomena hipnotis secara ilmiah dan benar. Akan dibahas juga soal “kejahatan hipnotis” dan modusnya, serta cara melindungi diri Anda serta keluarga Anda agar terhindar dari “kejahatan hipnotis”. Kami memberi tanda kutip untuk kata “kejahatan hipnotis” karena aksi kejahatan yang disebut-sebut menggunakan hipnotis belum tentu menggunakan hipnotis.

Memahami Pikiran Manusia
Manusia ternyata punya beberapa level kesadaran, diantaranya: Pikiran Sadar (conscious mind), Pikiran Bawah Sadar (subconscious mind), Pikiran Tidak Sadar (unconscious mind), dan Pikiran Super Sadar (superconscious mind). Setiap level kesadaran punya fungsi dan karakter yang berbeda-beda. Dengan memahami level-level pikiran dan fungsinya, Anda akan lebih mengenal diri Anda sendiri dan lebih bijaksana dalam menilai manusia secara keseluruhan.

Waking Hypnosis,
seni menghipnotis tanpa “menidurkan” subyek terlebih dulu. Hanya dengan percakapan biasa, Anda bisa membuat subyek tidak bisa menggerakkan tangannya, badannya kaku seperti patung, lupa namanya sendiri, tidak mampu mengangkat pensil, kedinginan tanpa sebab, dan sebagainya.

Menghipnotis secara tersembunyi.
Bagaimana menghipnotis seseorang tanpa meminta persetujuannya. Khusus untuk tujuan hiburan atau permainan saja. Pengetahuan ini penting karena di Indonesia sangat sulit mencari orang yang mau dihipnotis. Bahkan seandainya Anda membayar orang untuk dihipnotis, masih saja orang menolak karena takut dihipnotis, takut dipermalukan atau takut rahasianya terbongkar. Saya punya cara yang unik agar subyek bisa terhipnotis, meskipun dia tidak tahu kalau akan dihipnotis. Inilah cara menghipnotis secara tersembunyi alias “hipnotis colongan”.

Hipnoterapi Dasar
Hipnoterapi adalah sebuah terapi yang dilakukan pada klien dalam kondisi hipnosis. Pada pelatihan  ini, Anda akan belajar teknik hipnoterapi dasar yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah psikologis ringan hingga sedang serta bisa Anda gunakan untuk membantu orang lain meningkatkan potensi dirinya.

Berikut ini hal-hal yang akan Anda pelajari dalam Bab Hipnoterapi Dasar.

  • Langkah demi langkah hipnoterapi yang sukses.
  • Rahasia keberhasilan hipnoterapi yang hanya dipahami oleh hypnotherapist profesional.
  • Obrolan pembuka yang dirancang untuk kesuksesan hipnoterapi.
  • Tidak boleh dan tidak ada uji sugestibilitas dalam hipnoterapi, mengapa?
  • Teknik induksi yang cocok untuk hipnoterapi, termasuk shock induction, confusion, misdirection, Deep relaxation, Dave Elman Induction dll.
  • Cara efektif mengatasi subyek/pasien yang kesulitan masuk kondisi hipnosis.
  • Cara-cara terbaik untuk memperdalam hingga mencapai somnambulism atau level kondisi hipnosis yang sangat dalam.
  • Tanda-tanda kondisi hipnotis dilihat dari ciri fisik dan perubahan perilaku subyek.
  • Cara efektif dan tersembunyi untuk mengetahui apakah seseorang sudah mencapai kondisi hipnotis yang dalam (somnambulism) atau belum.
  • Hipnoterapi dengan sugesti langsung. Anda akan belajar cara menyusun sugesti yang benar dan efektif untuk hipnoterapi, dilengkapi contoh-contoh script hipnoterapi untuk berhenti merokok, menghilangkan fobia, menurunkan berat badan, percaya diri, motivasi, daya ingat, kreativitas, konsentrasi, melepaskan emosi negatif marah, dendam, kecewa, jengkel dan sakit hati.
  • Anchoring, teknik menanamkan “tombol pintas” untuk memicu suatu respon tertentu yang bekerja secara otomatis.
  • Mengakhiri hipnoterapi dan mengatasi subyek yang tidak mau bangun.
  • Cara sukses menghipnotis banyak orang sekaligus
  • Self-Hypnosis. Menghipnotis diri sendiri untuk motivasi, kepercayaan diri, kontrol emosi, memperkuat ingatan, konsentrasi, kreativitas.

Banyak pelatih hipnotis yang masih percaya bahwa manusia itu ada yang mudah dihipnotis dan ada yang sulit untuk dihipnotis. Padahal dalam konteks hipnoterapi (terapi dengan hipnosis), semua orang sebenarnya bisa dihipnotis dengan mudah tanpa terkecuali. Kami mengajarkan teknik induksi (cara menghipnotis) yang berhasil untuk semua orang yang ingin hipnoterapi. Bahkan Anda bisa melakukan hipnoterapi tanpa memberi tahu subyek atau pasien bahwa yang Anda lakukan adalah terapi dengan hipnotis. Tidak peduli seberapa tingkat sugestibilitas subyek, semua subyek bisa Anda bimbing menuju kondisi hipnotis untuk tujuan terapi.

Kami punya konsep bahwa semua orang bisa dihipnotis dengan mudah dan cepat, asalkan orang tersebut punya sikap mental yang tepat terhadap hipnotis. Anda akan tahu bagaimana cara meningkatkan sugestibilitas subyek (kerentanan seseorang terhadap sugesti) secara cepat. Dengan meningkatkan sugestibilitasnya, maka Anda bisa menghipnotis subyek dengan mudah. Cara meningkatkan sugestibilitas ini jarang dipahami oleh ahli hipnotis jaman dulu.

Advanced HypnoSleep
HypnoSleep adalah kondisi hipnotis yang dihasilkan dari kondisi tidur normal. Jika Anda sudah pernah melihat orang bangun dihipnotis, sekarang saatnya Anda tahu bahwa orang tidur pun bisa dihipnotis. HypnoSleep cocok digunakan untuk mengubah perilaku buruk dan mendapatkan jawaban dari bawah sadar orang lain. Sangat cocok digunakan untuk “menghipnotis” suami, istri, keluarga atau siapa saja yang bisa Anda temui dalam kondisi sedang tidur.

Self Hypnosis & Self Empowerment
Jika Anda bisa melakukan terapi kepada orang lain dan membantu orang lain untuk mencapai tujuannya, maka seharusnya Anda juga bisa melakukan hal yang sama kepada diri Anda sendiri. Self Hypnosis adalah bagaimana caranya agar Anda bisa memegang kendali penuh atas diri Anda sendiri. Sedangkan Self Empowerment adalah cara-cara, baik menggunakan hipnosis atau tidak, yang bisa membuat diri Anda lebih baik dalam segala bidang.

Pada pelatihan ini, Anda akan belajar:

  • Cara memasuki kondisi self hypnosis yang sangat dalam.
  • Cara memasang tombol pintas untuk masuk ke kondisi self hypnosis yang sangat dalam dengan cepat.
  • Cara memprogram pikiran dengan sugesti dan visualisasi.
  • Cara menyikapi sugesti agar efeknya sangat kuat dalam diri Anda. Mungkin selama ini Anda sudah belajar dan mempraktekkan self hypnosis, tapi hasilnya kurang maksimal. Oleh karena itu, Anda perlu tahu rahasia dibalik kekuatan sugesti self hypnosis yang jarang diketahui oleh praktisi hipnotis.
  • Puluhan contoh sugesti pendek untuk memprogram pikiran.
  • Menggunakan self hypnosis untuk mengatasi kelelahan fisik/mental, menghilangkan stress, mengatasi kesulitan tidur, membuat tidur lebih berkualitas, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi dalam belajar atau bekerja, dll.
  • Cara cepat untuk menghilangkan perasaan negatif (marah, kecewa, takut, sedih, dll.) dengan mengubah gambar dalam pikiran kita.
  • State Management. Bagaimana caranya agar Anda selalu dalam kondisi pikiran yang positif, gembira dan semangat. Menjalani segala aktivitas dan menghadapi tantangan dengan perasaan positif.

Self Hypnosis mirip dengan meditasi, hanya saja (menurut kami) selangkah lebih maju daripada teknik meditasi konvensional. Self hypnosis menggunakan sugesti dan imajinasi dalam prosesnya sehingga mempercepat segala proses. Beberapa siswa kami berasal dari kalangan meditator yang sudah bertahun-tahun mempraktekkan meditasi, setelah mereka mempelajari metode self hypnosis yang diajarkan, mereka mengaku ada peningkatan dalam kemampuan meditasinya. Metode self hypnosis yang kami ajarkan sangat mendukung proses meditasi agar lebih cepat mencapai kondisi “kesadaran” atau “trance” dan mendukung pencapaian spiritual yang dicari melalui meditasi.

Pendulum AJAIB
Pendulum AJAIB adalah metode ilmiah dalam menggunakan pendulum sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan Pikiran Bawah Sadar. Pendulum AJAIB digunakan untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi. Anda bisa mengetahui berbagai hal penting pada pribadi Anda, misalnya untuk mengetahui bakat, pekerjaan yang cocok, bisnis yang cocok, memilih pasangan yang cocok atau untuk mengetahui solusi masalah pribadi Anda. Anda juga bisa menemukan barang yang hilang karena jatuh atau lupa menaruh, mengetahui keberadaan penyakit dan bisa mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan walaupun kandungan baru berusia 5 hari. Sementara alat kedokteran tercanggih baru bisa tahu setelah 4 bulan.

Quantum Husada
Quantum Husada adalah Pelatihan dalam bidang pengembangan diri & terapi energi, Dalam program ini anda akan di didik menjadi seorang Terapis yang handal. Sekelas dengan seorang Master Energi Reiki. Anda Akan diberikan pelatihan tekhnik-tekhnik pengembangan diri serta tekhnik-tekhnik penyembuhan dengan energi spiritual. Seketika itu juga anda akan mampu menyalurkan energi kesembuhan untuk diri sendiri dan orang lain, baik untuk pasien yang ada di hadapan anda ataupun pasien yang berada dimanapun jua (Jarak Jauh). Serta tekhnik-tekhnik penyembuhan massal, sekaligus mengirim energi kesembuhan untuk ribuan orang secara sekaligus. Melakukan Programming energi, yaitu menyalurkan energi kesembuhan dengan kekuatan fikiran anda. Anda juga akan di ajarkan tekhnik-tekhnik Materialisasi, sebuah tekhnik untuk mewujudkan segala hajat, impian, cita-cita. dll.

Manfa’at
1. Membuat Tubuh Menjadi Lebih Sehat Dan Bersih
Untuk membersihkan tubuh agar tetap sehat dan lebih bersih, praktisi dapat menggunakan energi N-AQS. Jadi, N-AQS bisa menjadi “sabun pembersih” sekaligus sumber daya tahan tubuh. Seseorang seringkali tidak merasakan dan tidak menyadari hadirnya gejala penyakit dalam tubuhnya hingga kondisinya bertambah parah bahkan terlambat ditangani. Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada menyembuhkan/mengobati.

2. Menyembuhkan Penyakit
Energi N-AQS sangat baik digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Di zaman sekarang ini, di mana biaya hidup makin mahal dan harga pengobatan medis sulit terjangkau, bila seseorang memiliki kemampuan N-AQS, beban hidupnya bisa menjadi lebih ringan. Biaya pengobatan dapat diminimalkan, jika tubuh bisa lebih cepat sembuh dari penyakit. Bahkan pada banyak kasus, penyembuhan penyakit menggunakan obat-obatan memiliki banyak efek samping yang membahayakan. Nah, dengan energi N-AQS, efek tersebut dapat diminimalisasi bahkan dinetralisasi. Dalam hal ini, penyembuhan dengan metode N-AQS dapat digabungkan dengan metode medis untuk dapat saling melengkapi.

3. Melatih Lathaif Qalbu
Lathaif Qalbu merupakan Titik energi spiritualitas yang merupakan sentral dari spiritualitas seorang manusia. Energi Lathaif Qalbu yang telah terkultivasi oleh N-AQS akan memancarkan energi Kultivasi yang sangat baik untuk proses pembersihan dan pemurnian diri. Efek dari melatih Lathaif Qalbu selain pembersihan adalah munculnya kemampuan-kemampuan psikis yang sebenarnya telah ada pada diri setiap orang. Tujuan akhir dari melatih Lathaif Qalbu adalah mencapai pemurnian diri dan kesempurnaan diri sebagai manusia yang sempurna lahir bathin. Menjadi manusia luhur yang berderajat Insan Kamil.

Lathaif Qalbu berada di titik kepala jantung (Dua jari di sisi bawah agak kekiri dari puting susu). Setelah Lathaif Qalbu diaktifkan, energi Lathaif Qalbu mulai melakukan pembersihan setiap saat. Untuk membangkitkan Lathaif Qalbu dengan teknik konvensional, dibutuhkan waktu cukup lama serta latihan yang sangat berat dan rumit agar Lathaif Qalbu dapat aktif. Akan tetapi, dengan menggunakan teknik N-AQS, melatih Lathaif Qalbu menjadi sangat mudah dan hasil yang diperoleh sangat luar biasa dalam waktu yang cepat.

INVESTASI :
NORMAL Rp. 3.000.000,-
10 Pendaftar Pertama Rp. 2.500.000,-

WAKTU & TEMPAT : 2 HARI PELATIHAN
Surabaya, 10 & 11 Agustus 2012

INFO & PENDAFTARAN : 081231649477

Imunisasi Virus Gendam

Gendam itu Hipnotis…..???

Apa Itu Ilmu Gendam ?
Ilmu Gendam adalah ilmu olah kebatinan yang digunakan untuk memanipulasi kehendak orang lain, Kekuatan sebenarnya ada pada olah kebatinannya disertai keyakinan yang kuat sehingga tercipta energi dahsyat yang dapat memanipulasi kehendak orang yang menjadi sasaran.

Ilmu Gendam Jauh di atas”HIPNOTIS” Gendam Merupakan ilmu kekuatan batin, dengan kekuatan batin kita bisa mempengaruhi siapapun mereka secara langsung. Orang yang terkena”ILMU GENDAM” bagaikan kerbau di cocok hidungnya.

Manfaat & Bahaya Ilmu Gendam .
Ilmu gendam selama ini memiliki citra yang negatif, Banyak di antara kita yang memfonis kalau ilmu gendam itu memiliki citra yang miring di masyrakat, citra itu berawal dari pemanfaatan ilmu gendam yang disalah gunakan, atau mungkin ilmu ini jatuh kepada orang yang tidak bertanggung jawab, setelah mereka belajar dan memahami nya lalu digunakan semaunya. Untuk merugikan hak orang lain, dan informasi ini mungkin bisa menjadi acuan bagi seorang guru, ustad , ataupun paranormal untuk menyeleksi setiap orang yang ingin belajar kepada nya. Agar ilmu ini tidak menimbulkan banyak korban di kemudian hari.

Pada hakekat nya setiap ilmu itu terlahir dari filasafat atau pun pencaraian, atau bisa di kata sebenar nya tidak ada ilmu hitam atau pun ilmu putih, yang ada mungkin niat dari seeorang yang hendak mempelajari ilmu tersebut, jika niat nya baik maka baiklah ilmu itu akan tetapi jika niat nya buruk maka ilmu akan berefek buruk juga baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Daya kekuatan ilmu gendam itu bisa di gunakan untuk mempengaruhi orang lain agar orang tersebut mau mengikuti kita ataupun untuk mewujudkan sesuatu yang belum tampak, atau saya mengambil kutipan dari seorang guru  “ sir roso cahyaning roso, mut moyo tejaning moyo“ kutipan ini memiliki arti lebih kurang seperti berikut ini sesuatu yang tampak itu berasal dari yang tidak tampak. Jadi dengan memiliki daya kekuatan ilmu gendam kita dapat dengan mudah mewujudkan sesuatu apa pun yang ada dalam benak pikiran kita.

Oke sekarang bisa anda bayangkan seandai nya ada orang yang belajar ilmu ini memiliki niat buruk, maka yang jelas ilmu ini pasti akan di salah gunakan. Seperti untuk menghilangkan kesadaran seseorang agar mau mengikuti ke inginan kita, atau bisa dikata agar orang tersebut menjadi penurut, dan apa jadi nya jika ilmu jatuh kepada sindikat penjualan gadis dibawah umur alias perdagangan wanita, yang mana secara psikologis wanita muda itu sangat mudah dekali di pengaruhi karena faktor psikologis yang masih labil. Yang jelas para makelar itu akan dengan sangat mudah nya merayu dan memperdaya wanita-wanita yang hendak dijadikan wanita penghibur. Bagi mereka para sindikat tak jarang ilmu gendam ini di jadikan senjata yang sangat jitu untuk untuk mempengaruhi mereka.

Bayangkan Hanya dengan sekali tepuk di pundak atau bicara sepatah dua patah kata target pun terjaring dengan amat mudah. Modus gendam ini sering kali yang menjadi korban wanita wanita muda yang berasal dari desa desa karena mudah nya mereka di pengaruhi oleh iming iming uang yang besar. Tingkat pendidikan yang rendah dan pola pergaulan yang yang minim, membuat mereka mudah sekali menjadi sasaran empuk para sindikat perdagangan wanita. Memang pada awalnya, modus seperti ini sering kali di lakukan di tempat-tempat keramaian umum seperti terminal terminal bus, stasiun stasiun kereta api, pasar pasar atau super market,di tempat bioskop, dan tempat hiburan hiburan lainnya. Namun belakangan sering dengan semakin tingginya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap ragam modus tindak kejahatan, praktek gendam dilakukan di kantung wanita yang hendak dijadikan pelacur. Contoh saja, beberapa kasus kejahatan dengan menggunakan modus ilmu gendam yang marak akhir-akhir ini.

Mengingat bahaya ilmu ini, maka kita wajib juga untuk mengenalnya. Agar kita dapat memberikan antidot dan penangkal bagi penyalah gunaan ilmu ini oleh orang yang tidak bertanggung jawab..

Gendam juga mempunyai manfaat positif, Berikut ini manfaat positif ilmu gendam.

  1. Bisa untuk pengobatan,  ilmu gendam ini untuk penyembuhan hasilnya bisa di bilang spektakuler, dalam waktu 10 menit pasien langsung akan merasakan ada nya perubahan.
  2. Bisa untuk melancarkan usaha, atau kerejekian, ilmu gendam ini sangat cocok di gunakan oleh seorang marketing, yang sehari harinya berkecimpung dalam menjual sebuah produk.
  3. Bisa untuk mempengaruhi orang agar bisa di atur, ilmu gendam ini sangat cocok untuk anda yang ingin mengatur anak buah yang tidak di siplin,anaka yang nakal, istri yang susah di atur,dll.
  4. Bisa untuk meningkatkan omset penghasilan, biasa nya hasil akan terlihat jelas setelah 40 hari.
  5. Bisa untuk proteksi diri, karismatik, karir, mudah mendapatkan pasangan atau jodoh, dll.
  6. manfaat ilmu gendam sangat luas tergantung dari niat si pengguna nya.

Racun dilawan dengan Racun
Kita dapat menangkal racun, bila telah mengenal racunnya….

Salah satu fenomena menarik yang sering terjadi dalam workshop adalah ketika peserta di ajarkan Tekhnik menangkal kekuatan GENDAM TELEPATI. Dalam materi ini, untuk dapat menangkal kekuatan gendam telepati, terlebih dulu peserta diajarkan tekhnik  Telepati Gendam dengan menggunakan kekuatan batin, nah saat mempraktekkan tekhnik inilah sering perserta mengalami fenomena yang unik. Hanya dengan tatapan mata saja, peserta langsung ambruk….

Nah, dengan merasakan sendiri efek dari kekuatan gendam ini. Maka nanti dalam kehidupan sehari-hari, dia akan dapat mengenali bila ada orang lain yg berniat jahat padanya dan melancarkan kekuatan gendam padanya…. Sehingga secara otomatis dia akan dapat mengantisipasi serta menanggulanginya…..

Dan, tentu saja ilmu Telepati gendam yang kami ajarkan di dalam workshop ini tidak akan dapat digunakan oleh peserta untuk kejahatan. Karena sebelum ilmu ini kami ajarkan, segala nuansa negatifnya telah kami bersihkan. Ilmu Gendam yang kami ajarkan ini bisa di ibaratkan sebagai Imunisasi Virus Gendam. Virus Gendam yang telah dilemahkan kekuatannya, dan dijadikan sebagai media untuk meningkatkan antibody penangkal gendam di dalam diri siswa. Namun masih bisa digunakan hanya bila untuk tujuan yang bersifat positif dan di ridloi Tuhan semata.

KENALI DIRI DAN KENALI MUSUH ANDA…
MAKA ANDA AKAN MENANG DI SETIAP PERTEMPURAN….

SALAM SUKSES….

Nb.
Next Event Workshop : Jakarta, 23 & 24 Juni 2012
Info & Pendaftaran : www.keajaibanhati.com

Selengkapnya tentang Ilmu Gendam & penangkalnya, Klik di sini…

Saya tutup artikel ini, mengutip syair dari buku ke 2 Pak Krishnamurti : “Damaikan Setan dan Malaikat dalam Pikiranmu” di halaman 371 yaitu:
Ampunilah aku ya Allah…
Semoga Engkau menjagaku dari niat berbuat jahat.
Biarlah ilmu yang kumiliki ini hanya untuk kebaikan.
Biarlah potensi ini menjadi hikmah untuk orang banyak.
Ya, Allah. Izinkan aku makhluk daging yang lemah ini dijaga oleh Mu.
Jika ilmu hipnotisku dapat membuatku masuk neraka…
Kumohon cabutlah nyawaku ini secepatnya…
Jangan biarkan orang lain sengsara karena diriku…
Lebih baik aku kembali kepadaMu…
Dari pada aku menjadi sampah bangsaku…
Jakarta, refleksi tengah malam Maulud, Februari 2010.
Krishnamurti yang masih sering berbuat keliru…
Demikian sobat pembaca, artikel ini saya tuliskan untuk membangunkan keyakinan dalam diri Anda bahwa Manusia adalah Makhluk yang paling Mulia di dunia ini. Jadi, jangan pernah takut akan apapun, selama Anda berada di jalan kebenaran. Apalagi hanya hal sepele yang disebut Hipnotis Gendam he he he… Keciiiil…
Tangerang, 29 Agustus 2010

Referensi : berbagai sumber di google…

Covert Effect, Meta Covert Hypnosis

MASTER YAN NURINDRA

Covert Hypnosis. Covert artinya terselubung, tidak terdeteksi, tersamar.

Alasan kita menggunakan Covert Hypnosis adalah karena kita secara efektif dapat berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar orang lain tanpa mereka sadari. Jadi orang ini tidak tahu ia sedang masuk trance ringan. Bahkan boleh jadi ia tidak terlihat berada dalam keadaan trance seperti yang dipahami orang dalam Conventional Hypnosis, bahkan ia dalam kondisi sangat sadar. Artinya dalam kondisi bercakap kita bisa lakukan suatu “trance-work” tanpa orang itu sadar dirinya sudah masuk trance, bahkan tanpa ia sadari bahwa kita sedang “work something” padanya. Dalam covert hypnosis semua ‘pekerjaan’ dilakukan secara cerdik dengan menggunakan pola kata-kata yang sangat tersamar, indirect, tidak terdeteksi, bahkan tidak disangka-sangka oleh pendengarnya.

COVERT EFFECT by Yan Nurindra
Covert Hypnosis dalam sudut pandang saya, hari ini sudah saya “geser” dari pengertian generik-nya. Covert Hypnosis tidak perlu terlalu concern dengan teknik atau metode delivery-nya, melainkan harus peduli dengan apa yg disebut “Covert Effect”. Covert-Effect adalah instalasi ke Map seseorang, tetapi bersifat “beyond words“, dan akan diterjemahkan dalam bentuk perilaku, sikap, ekspresi linguistik, di suatu saat nanti (bukan sekarang) oleh “obyek” yg tentunya sesuai dengan yang kita inginkan ! Covert memiliki kemiripan dengan pola “Branding” pada pengetahuan Marketing. Lepaskan sekarang dan akan bereaksi kemudian !

Misalkan kita menulis status FB : “2 jam yg melelahkan mental, gara-gara GA 212 tertunda pengisian bahan bakarnya !”. Mungkin para rekan FB akan menjawab “Yg sabar Pak”, atau “Ya reframe saja Pak dengan baca-baca buku di Periplus”, dst. PADAHAL … covert yang berpotensi “masuk” ke map pembaca adalah : selera saya adalah naik Garuda Indonesia ! Jadi kalau mau mengundang saya sediakan ticket GA ya, bukan yang lain !!!! Wkk kkk kkkk !

Atau misalkan saya berkomentar “Saya ini mungkin memang punya servo aneh, entah jelek entah bagus, Kartu Kredit saya sudah melewati jumlah 40 buah ! Dasar DNA tukang hutang … nasib2 …! Lha orang2 kan umumnya mengumpulkan kartu debit, lha kok saya baru kelasnya di Kartu Kredit doang ! Nasib lagi2 nasib …!”. [Nah, apa yang tertangkap oleh fikiran anda mendengar komentar pak Yan ini…??]

Jika masih ada lintasan komentar langsung (linguistik) di pikiran di saat itu, itu berarti covertnya masih “gagal” ! Intinya ybs akan berkomentar apapun, tapi yg akan “masuk” justru bukan yang itu, komentar lebih consccious sedangkan covert langsung menjadi “image” ke subconscious ….! Tapi yg dimaksud “gagal” atau “sukses” tentu tergantung dari “outcome” kita !

Melanjutkan tentang Covert Hypnosis versi “plesetan” ! Covert-Effect harus memiliki efek seperti “hantu”, “demit”, atau “setan”, artinya kita sebenarnya tidak paham2 benar seperti apa sesungguhnya “mahluk2” itu, tapi dalam konteks tertentu kita dapat “menguraikan” (linguistik) fenomena mahluk itu dengan bahasa versi kita sendiri ! Demikian juga dengan Covert-Hypnosis, harus menghasilkan efek “Beyond-Words“, dan baru berubah menjadi “words” saat konteks tertentu ! Sadarkah bahwa kita sering melebih-lebihkan tokoh tertentu (dengan bahasa khas kita), padahal sesungguhnya kita nggak begitu tahu2 amat dengan tokoh tersebut ?! Ini merupakan Covert-Effect yg ter-install di Map kita, yg entah darimana datangnya !

Covert-Effect berada di tingkatan Unconscious ! Apapun yg dipikirkan oleh orang saat itu, adalah tahapan Conscious. Nah, buat suatu pola agar Conscious boleh berpikir tentang apapun juga, tetapi “pesan” justru sampai dalam bentuk “image” (non words) yg akan langsung terinstalasi di tingkat Unconscious ….!

Image yg dimaksud bukan berupa Submodalities VAKGO, tetapi lebih berupa “pemikiran meta” (beyond words).

Disini sebenarnya berlaku kaidah yang paling mendasar dari Ericksonian Hypnosis, yaitu “Siapapun juga dapat di-Hypnosis, selama masih memiliki Conscious, tidak perduli walaupun Conscious itu resistance, atau reject, selama masih memiliki Conscious maka masih dapat diramalkan dan diarahkan arahnya !”.

Misalkan kita membuart status, lalu yang membaca terpikir untuk “ngenyek” atau “melecehkan”, dimana justru kita berharap hal tersebut, karena kita memiliki misi lain (covert), maka orang tersebut dapat dikatakan sudah berhasil kita Hypnosis ala Covert.

Selamat berlatih “Covert Hypnosis” plesetan ….! 
Dan Selamat mengasah ketajaman ber-covert ria dengan formulasi plesetan dari saya ! 
SALAM
{Yan Nurindra)