Archive for the ‘Bioenergi’ Category

Latihan Bersama NAQS Hong Kong

N-Generation Hong Kong

Melatih Kepeka’an
Latihan kepekaan pada prinsipnya adalah untuk membiasakan diri merasakan, memperhatikan dan menganalisis diri sendiri, mau pun lingkungan serta perubahan-perubahan (feed back) yang terjadi. Hal ini sekaligus meningkatkan / mengaktifkan sensor penerimaan dan pemancaran energi dengan benar secara obyektif dari praktisi. Secara ringkas latihan kepekaan ini bertujuan mengaktifkan secara nyata kemampuan praktisi sebagai receiver mau pun transmitter suatu medan atau gelombang energi ( energi alam atau personal dll.)

 

Sebagai praktisi Reiki minimal kita dituntut untuk memiliki kepekaan (dasar), yaitu mampu merasakan medan atau gelombang energi, baik yang datang dari Ilahi/Semesta mau pun dari tubuh/obyek lainnya. Karena selama ini banyak sekali pernyataan dan pertanyaan dari praktisi, kenapa saya tidak dapat merasakan sensasi apa-apa, biar pun sudah menerima attunement tingkat Master sekali pun ?

Tujuan artikel pendek ini adalah untuk menjawab masalah sensitivitas tersebut. Karena biar pun energi / reiki tetap berjalan dan masuk ke obyek tanpa kita perlu merasakannya, akan lebih baik lagi jika kita mampu merasakan/memonitor keluar masuknya energi ybs. Akan lebih baik lagi jika kelak setelah peka dan chakra Ajna sudah aktif, maka diharapkan praktisi juga mampu tidak hanya merasakan tapi juga “melihat” warna energi tsb.

Latihan ini amat mudah diikuti oleh siapa pun baik yang belum menjadi praktisi reiki atau pun yang sudah belajar reiki. Jadi apa pun profesi Anda kesempatan belajar mengenal energi tetap terbuka dan mudah dipelajari.

Kita semua tahu bahwa telapak tangan dan ujung jari-jari merupakan bagian tubuh yang amat peka. Misal Anda menyentuh api maka tangan akan terbakar dan ada rasa panas di tangan atau jari-jari. Sebaliknya bila menyentuh sebongkah es maka tangan dan jari-jari merasa dingin dan terasa membeku.Sensasi kedua rasa tadi karena adanya energi eterik di tangan Anda dan dengan mudah dapat dirasakan pada telapak tangan dan ujung jari-jari.

Apakah kepekaan telapak tangan dan ujung jari-jari hanya milik praktisi reiki yang memang sudah peka sekali setiap kali menyalurkan energi reiki?

Tidak sahabatku…justru kali ini kami ingin mengajak Anda berlatih menajamkan kepekaan kedua telapak tangan dan ujung jari-jari agar Anda juga bisa merasakan sensasi energi eterik sekalipun bukan praktisi reiki.

Latihan Dasar 1 :
Duduk bersila dan berdoa memohon lindungan & bimbingan Tuhan YME. Rileksasikan seluruh tubuh. Lalu goyang atau kibas-kibaskan kedua telapak tangan Anda perlahan-lahan agar menjadi lemas. Tetap santai dan jangan konsentrasi.

Lalu tekan dengan telunjuk tangan kanan titik tengah telapak tangan kiri seraya membuat gerakan memutar sekitar 10 detik-15 detik. Lakukan hal sama untuk telapak tangan kanan dengan telunjuk tangan kiri. Bila kedua telapak tangan tadi sudah diputar dengan telunjuk tangan kanan dan kiri segera buka kedua telapak tangan dan tempatkan secara berhadapan-hadapan. Ingat Anda harus tetap santai.


Tahan sebentar posisi kedua telapak tangan berhadap-hadapan ini dan rasakan ada sesuatu memancar dari titik tengah telapak tangan Anda. Ya titik tengah telapak tangan Anda adalah tempat chakra telapak tangan. Kendatipun Anda bukan praktisi reiki getaran universal telapak tangan tetap terasa sekalipun lemah sekali.

Pelan-pelan jauhkan kedua telapak tangan hingga berjarak sekitar selebar badan Anda lalu dekatkan kembali kedua telapak tangan dengan perlahan-lahan dan saya mohon Anda tetap santai. Ketika kedua telapak tangan tadi berhadapan di satu posisi akan merasa kedua telapak tangan menyentuh sebuah dinding tipis yang tidak terlihat.Jauhkan sedikit kedua telapak tangan sekitar 5 cm dari posisi semula.

Nah Anda akan kembali merasakan adanya tekanan antara kedua telapak tangan ini lalu dekatkan kembali. Rasakan…seakan-akan Anda kembali menyentuh benda padat layaknya bola atau buah jeruk Bali yang manis. Nah tekanan yang Anda rasakan di tempat ini karena adanya aura dari kedua telapak tangan yang bertemu saling berhadapan.

Bila Anda ingin mendekatkan kedua telapak tangan, saya persilakan…tidak usah malu. Bila Anda peka akan terasa kedua telapak tangan mengalir energi halus karena kedua telapak tangan tadi saling berhadapan dan menembus aura milik Anda. Nah getaran seperti arus atau getaran halus ini adalah pancaran energi dari tubuh Anda sendiri.


Berlatihlah sesering mungkin agar kepekaan telapak dan jari-jari Anda semakin terasah. Tidak usah kecewa dan putus asa bila dalam latihan ini Anda tidak merasakan sensasi apa-apa. Yang penting kurang peka bukan berarti Anda tidak berbakat. Tetap berlatih setiap hari dan lama kelamaan Anda akan merasakan sensasi energi yang memancar keluar dari kedua telapak tangan. Anda tetap mempunyai energi dan aura, sebab Anda masih hidup. Lain halnya bila Anda menjadi praktisi reiki maka dengan mempraktekkan reiki setiap harinya kepekaan akan adanya energi akan cepat terasah. Selamat berlatih.

Latihan Dasar 2 (Berpasangan ) :


1. Prosedur sama seperti Latihan Dasar 1, hanya waktunya dipersingkat

2. Cari teman dan duduk bersila/berdiri berhadapan jarak 1 meter, masing-masing menjulurkan kedua telapak tangannya ke depan. Gantian mengirimkan energi ke pasangan masing-masing, jika sudah mampu merasakan sekarang kirimkan energi hanya ke salah satu telapak tangan (tapi jangan diberi tahu ke pasangan anda). Setelah energi terkirim tanyakan ke pasangan anda, tangan mana yang diberi energi. Kalau jawaban sudah betul 90% saja, maka kemampuan obyektif anda dalam menerima dan merasakan energi sudah lumayan.


3. Jika poin 2 sudah mahir, sekarang untuk meningkatkan obyektifitas anda merubah posisi duduk/berdiri dengan membelakangi pasangan anda. Sebaiknya telapak tangan dalam keadaan terbuka, lalu pasangan yang di belakang mengirimkan energi kali ini tidak perlu dengan menjulurkan telapak tangan, namun cukup dengan niat saja, beri instruksi atau visualisasi dengan pikiran, misal : energi ini saya kirim ke telapak tangan kiri si A. Lakukan bergantian dan berulang kali sampai mencapai ketepatan 90%.

4. Jika poin 3 sudah mahir, sekarang lakukan dari jarak jauh – tentu saja dengan perjanjian dulu- misalnya jam 10 malam nanti anda dan pasangan akan saling mengirimkan energi dan jangan lupa untuk dicatat hasilnya sebagai bahan evaluasi. Karena sekarang telepon sudah memasyarakat, latihan juga dapat dengan saling menelepon di mana saat masih memegang telepon anda dan pasangan anda saling mengirimkan energi dst.

JURUS MIM

Latihan Dasar 1 & 2 di atas jika rajin dilatih biasanya 2 minggu sudah akan terasa hasilnya, dan tentu saja ini akan sangat membantu dalam melakukan Healing kepada sesama.

 

Bio Energi & Meditasi

Hukum Resonansi.
Hal ini mirip tapi tidak persis dengan Hukum Ketertarikan (the Law of Attraction) yang mengatakan bahwa apa yang Anda pancarkan ke luar sana adalah apa yang akan Anda tarik ke dalam hidup Anda. Like attracts like (Seperti/sejenis menarik seperti/sejenis)

Dimana Hukum Ketertarikan adalah benar-benar sebuah situasi, pribadi individual.
Hukum Resonansi menjelaskan tentang hubungan relasional di alam semeta. Hukum Resonansi harus dilakukan dengan melibatkan dua hal atau lebih yang terkait.

Seorang rekan sahabat saya mempunyai cerita yang sempurna untuk menggambarkan hukum ini ini. Dia telah bekerja sebagai pegawai administrasi di sebuah firma hukum beberapa tahun yang lalu dan melihat sendiri bagaimana Hukum Resonansi terjadi dan mempengaruhinya.

Dia mengatakan kepada saya, “aku duduk di samping seorang wanita selama tiga setengah tahun, kami berbagi meja Dia. bekerja di firma hukum selama sepuluh tahun bahkan sebelum aku sampai di sana dan ia benar-benar orang yang paling negatif yang pernah saya temui. Lebih buruk lagi, dia tidak pernah berhenti bicara Dan jadi rentetan rutin keluhan dan kebohongan..

“Saya bersimpati pada awalnya dan akan memberikan nasihat mendukung dan saran untuk pindah keluar dari pola pikir negatifnya. Akhirnya, Pola pikir saya sendiri mulai tidak bisa lepas dari mengamati kondisinya dan aku melihat diriku makin terpengaruh dan berlaku sepertinya, mulai suka mengeluh dan menjadi negatif setiap hari, minggu, bulan, dan akhirnya tahun berlalu. ”

Jika Anda ada di sekitar seseorang secara konsisten, katakanlah selama delapan atau sembilan jam sehari, lima hari seminggu, atau jika Anda tinggal dengan seseorang yang telah gelap energi auranya, pesimis, dan Anda adalah seseorang yang memandang dunia dengan sikap positif, mungkin akan sulit untuk melawan alam bawah sadar anda yang menurunkan energi Anda karena mencoba untuk bersimpati dengan mereka.

Katakanlah Anda tidak bisa begitu saja berhenti dari pekerjaan di mana ada rekan kerja yang mengganggu atau mempunyai aura negatif. Anda akan perlu melakukan beberapa perlindungan diri ketika berhadapan dengan kepribadian negatif.

Hukum Resonansi mengatakan bahwa hubungan antara dua individu, terutama selama periode waktu yang panjang. Mengakibatkan terjadinya dua hal, yaitu akan membangkitkan energi yang negatif, menurunkan energi yang positif, atau menghasilkan kombinasi keduanya di mana mereka ‘ akan bertemu di suatu tempat di tengah.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri dari tenggelam ke tingkat mereka.

Hal ini tidak selalu mungkin, tetapi langkah pertama adalah mengelilingi diri Anda dengan orang-orang positif. Namun, kenyataannya kita tidak selalu dapat memilih setiap orang yang kita kehendaki sebagai lingkungan bergaul yang sesuai dengan yang kita inginkan, contohnya adalah lingkungan kerja dimana kita menghabiskan waktu terbesar kita dalam 24 jam untuk bergaul bersama mereka. Kuncinya adalah anda harus tetap waspada dan sadar akan energi dari orang di sekitar kita. Jika energi negatif mereka menguasai energi positif kita, maka kita akan mendapatkan getaran energi kita akan ditarik ke bawah.

Jadi apa yang terjadi antara sahabat saya dan rekan kantornya tersebuat?
Yah, akhirnya sahabat saya, memutuskan dirinya untuk mempunyai sebuah meja baru di sisi lain dari kantor. Dia pergi ke manajer kantornya dan menjelaskana situasinya dan mengusulkan untuk mendapat sebuah meja yang tenang sendirian di dekat perpustakaan. Untunglah manajernya bisa memahamai situasinya dan mengizinkan dia memperoleh mejanya sendiri. Dan akhirnya dia merasakan beban berat telah dihapus dari beban kerjanya.

Namun tentu saja tidak semua orang dapat mengajukan untuk pindah meja atau pindah kantor. Tentu ada cara lain selain dengan cara menghindar tersebut. Yaitu dengan memperkuat vibrasi anda sendiri sehingga mencapai level Untouchable dan kemudian meningkat menjadi semakin kuat sehingga mencapai level Leader (Khalifah), yang mampu menjadi agen perubahan dan trendsetter bagi lingkungannya.

Memperkuat Bioenergi
Alam semesta terjadi / terbuat dari sekumpulan Energi. Semua benda hidup pada dasarnya adalah Kosong, akan tetapi berenergi. Seperti benda hidup, tubuh manusia terdiri dari Trilliuan sel yang masing-masing punya sumber dasar energi dikenal sebagai Bio-Energi. Tubuh kita sendiri mempunyai medan getaran gelombang elektro-magnetik, dimana secara terus-menerus berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya.

Bio-Energetik tubuh kita senantiasa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik secara internal maupun external yang menyebabkan ketidak-seimbangan tubuh.

Sudah lumrah dan jadi kepercayaan banyak Dokter dan Ahli Terapi seluruh dunia dimana distorsi (penyimpangan) energi tersebut adalah awalnya tahapan penyakit fisik. Tubuh kita berkemampuan untuk penyembuhan diri-sendiri dengan memperbaiki (kembali ke fungsi kerjanya sendiri) dari ketidak-seimbangan saat tubuh sudah memperoleh energi yang cukup.

Alam semesta yang kita tempati diatur oleh hukum alam spesifik. Quantum fisika adalah sains (ilmu) yang mempelajari hukum alam ini. Quantum fisika menganalisa pembentukan segala sesuatu yang jadi hambatan di alam semesta kita dan menyulusuri kembali kejadian alam tersebut untuk dikembalikan ke sumber asalnya ( origin).

Quantum fisika menjadikan sebuah molekul memecah jadi level sub-atom. Setelah molekul terurai jadi atom, lalu dipecahkan jadi sub-atom partikel yang terdiri-dari foton, elektron, neuron, dan lain-lain.

Quantum fisika sekarang ini membawa kita langsung ke pengembangan kemajuan dari penjelasan fenomena-fenomena spiritual yang selama ini di anggap masih termasuk di dalam ranah kajian ilmu ghaib yang sukar untuk dinalar.

Transformasi Bioenergi dengan NAQS
Energi Ilahiah NAQS mempunyai frekwensi getaran yang sangat tinggi dan halus (Suci) serta belum terpolarisasi. Sehingga sangat tepat bila digunakan untuk menyeimbangkan ketidak seimbangan energi. Energi kekuatan supernya Sangat bermanfaat untuk keseimbangan gelombang (amplifier), penyimpanan, pemfokusan, transferan dan transformasi energi. Energi Ilahiah NAQS dapat digunakan untuk membersihkan, menyembuhkan, menarik, melindungi dan menjaga perbaikan medan energi. Karena tubuh kita diperkirakan 70-90% cairan (air), Energi Ilahiah NAQS ini juga meningkatkan aliran lancar (hidrasi) dalam tubuh dengan rata-rata kenaikan 23,5 % dan level oksigen darah juga meningkat rata-rata minimum 9,6 %. Juga dapat meningkatkan kuantitas nutrisi makanan dan naikkan kesegarannya.

Cara Kerja :
Pada saat Energi Ilahiah NAQS dipancarkan pada tubuh, getaran resonansinya mengubah struktur sel tubuh menjadi struktur molekular kembali ke keadaaan semula (origin) dan menetralkan kandungan susbstansi (zat) asing yang tidak dibutuhkan tubuh kita sehingga memberikan kelancaran aliran energi (hidrasi) dan proses asimilasi dalam struktur molekular. Semakin lancar aliran (hidrasi), semakin berefisiensi kerja tubuh mentransportasikan nutrisi dan hormon-hormon, juga mengeluarkan toksin-toksin. Energi Ilahiah NAQS bekerja untuk sistim imunitas kekebalan tubuh dan sistem saraf juga. Ketika Energi Ilahiah NAQS digunakan pada tubuh atau semua organisme hidup, maka getaran resonansinya mengaktifkan kekuatan energi dalam sel dan tisue jaringan lunak, membuka saluran energi dimana inisialisasi proses penyembuhan mandiri akan ditingkatkan

Manfaat :

  1. Meningkatkan level energi tubuh.
  2. Memperlancar peredaran darah, sehingga meningkatkan kenerja metabolisme.
  3. Cairan tubuh dan sel lebih berenergi.
  4. Air yang diminum, udara kita bernafas dan makanan yang dimakan menjadi lebih berenergi dan bermanfaat untuk metabolisme.
  5. Menetralkan efek radiasi (perusak) dari udara dan makanan yang dikonsumsi.
  6. Menguatkan dan restorasi(kembali ke fungsinya) “ATP” bioenergi tubuh.
  7. Membuka dan menguatkan semua aliran energi (chi) dalam tubuh.
  8. Merangsang positif fungsi semua organ tubuh dan kekebalan (imun) tubuh untuk memperlancar penghantaran oksigen ke semua sel tubuh.

MEDITASI dan  RESONANSI

Apakah Meditasi ?
Ada banyak versi yang menerangkan pengertian meditasi. Ada yang mengatakan mengkonsentrasikan Pikiran.
Ada yang mengatakan menghentikan Pikiran.

Jika diambil definisi konsentrasi pikiran, ini berarti ‘memaksa’ pikiran untuk bekerja, seperti saat mengerjakan soal matematika. Padahal dalam latihan meditasi kita diarahkan untuk relaks, mengendorkan seluruh bagian tubuh. Jadi pengertian mengkonsentrasikan pikiran sepertinya bertentangan dengan pelaksanaan meditasi itu sendiri.

Jika diambil definisi menghentikan pikiran, ini berarti pikiran akan diam dan kosong. Tetapi aneh saat diam, malah terjadi aktivitas tertentu menjadi sangat optimal.

MEDITASI adalah MERESONANSI PIKIRAN.

Pengertian Resonansi :
Jika kita amati senar sebuah gitar, jika di petik maka senar akan bergetar, dan mengeluarkan bunyi dengan frekuensi tertentu (misal 440 Hz). Sebaliknya jika bunyi dengan frkewensi 440 Hz di lantunkan dekat senar tadi. Maka senar yang bersangkutan akan ‘terganggu’ sehingga ikut bergetar, atau istilah bakunya Senar gitar BERESONANSI terhadap frekwensi lingkungan. Frekwensi 440 pada contoh diatas dikatakan sebagai frekwensi Pribadi.

Untuk gendang telinga ternyata bisa beresonansi dengan rentang frekuensi yang cukup lebar mulai dari 40 HZ hingga 20 KHz. Sehingga dalam waktu yang bersamaan bisa mendeteksi banyak sekali frekwensi. Gendang telinga sebetulnya menerima semua frekwensi tersebut secara proporsional, tetapi otak kemudian melakukan seleksi sehinga hanya frekwensi tertentu yang diinginkan saja diperhatikan oleh otak.

Ini memungkinkan kita tetap bisa bercakap ditengah bising lalulintas misalnya.

Bagimana caranya supaya gendang telinga hanya mendengar sedikit frekwensi saja?
Atau bagaimana supaya bisa mendengan diatas 20KHz ?
Hanya ada satu cara, gendang telinga tersebut harus di ‘Adjust’ sehingga frekwensi pribadinya berubah dan daerah resonansi-nya berubah.

Analogi dengan gendang telinga, Otak juga mempunyai frekwensi pribadi yang sangat lebar. Contohnya, ketika kita sedang melamun segala macam gambaran bisa muncul.

Jika dikaitkan dengan Holografik Universe, dan Teori kesetimbangan bagian kesetimbangan informasi/pola,
Maka di setiap titik di alam semesta akan mewarisi semua informasi. Termasuk di dalam Otak kita.

Sel Otak akan beresonansi dalam rentang tertentu saja. Ini berarti di setiap sel otak juga terdapat Informasi tentang seluruh alam semesta, pada rentang tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari bagian filter pada Otak akan menyeleksi Informasi mana saja yang dianggap perlu, Informasi hasil filter itulah yang kemudian muncul kepermukaan sebagai aktifitas pikiran.

Bagaimana cara nya supaya kita bisa mendapatkan informasi yang lainnya?

  1. Fungsi Filter harus diredam.
  2. Dipilih supaya daerah resonansi begeser.

Untuk meredam fungsi filter maka ritme aktivitas kehidupan harus diturunkan sehingga tingkat kesiapan dari si filter akan menurun dan tidak mudah bereaksi. Untuk menurunkan aktifitas tersebut, caranya adalah dengan relaksasi, dan seterusnya. Sehingga kesiagaan filter akan menurun. Kegiatan ini adalah awal mula memasuki tahap Meditasi.

Pada keadaan relaks sempurna ini maka segala bentuk frekuensi informasi akan masuk tanpa ada filter lagi, akibatnya akan terjadi over-lap dan interferensi sehingga tidak bisa lagi dibedakan antara informasi-yang satu dengan yang lain. Acak-acakan, mungkin muncul ini mungkin muncul itu, mungkin tidak muncul apa-apa. Inilah gambar-gambar yang terlihat dalam Mimpi !

Setelah segala macam frekuensi bisa masuk, Sekarang tugas kita adalah bagaimana supaya Pikiran hanya beresonansi pada satu frekuensi saja. Dengan resonansi pada daerah frekwensi yang sempit, maka kita bisa mengarahkan dan memilih informasi sesuai dengan yang diinginkan saja.

Inilah tahap kedua dari meditasi setelah relaks, Kita melakukan ‘adjustment’ agar daerah resonansi menjadi sempit, biasaya dilakukan dengan memperhatikan hal tertentu, misalnya memperhatikan aliran napas atau detak jantung. Pada tahap ini penerima untuk frekuensi yang lain akan berhenti, sehingga terasa seperti berhentinya Pikiran.

Tetapi Otak akan tetap mempunyai frekuensi pribadi, hanya saja lebar daerah resonansinya menjadi sangat sempit (Fokus), Dengan demikian sensitifitas pada daerah frekwensi sempit tersebut menjadi sangat-sangat tinggi!

Maka hal-hal yang biasanya tidak terasa menjadi terdeteksi. Pada kondisi ini, tergantung frekuensi apa yang dipilih. Jika awalnya diniatkan untuk mendapat ilmu silat, maka informasi mengenai ilmu itu yang akan diperoleh.

Jika awalnya diniatkan untuk mendapat pencerahan, maka frekwensi pencerahan yang akan diperoleh. Jika ingin mengendalikan nafsu hiper seks, bisa sembuh seketika. Dsb.

Tentu saja hanya dengan Niat, jika dengan keinginan maka filter mulai lagi bekerja, jadi harus dengan Niat. Selebihnya relaks dan relaks. Kemudian menyelaraskan pikiran untuk mulai menyempitkan daerah frekuensi sehingga bisa beresonansi.

Tetapi tunggu dulu, ada hal yang harus dikaji ulang :

Untuk merubah frekuensi pribadi senar gitar misalnya maka harus memodifikasi zat atau sifat fisik senar tersebut. Demikian pula, untuk bisa ‘adjustment’ sel otak maka harus memodifikasi struktur sel tersebut.

So, apakah mungkin ?
Lalu frekwensi yang dipilih hanyalah dengan niat, (begitu kenyataan empirisnya),
Maka apakah zat-zat real seperti sel otak bisa dipengaruhi hanya dengan niat ?

Maka dalam hal ini Otak yang saya uraikan diatas, bukanlah hanya otak secara kasar, tetapi menyangkut sisi imaginer dari Otak yaitu Chakra Mahkota.

Inilah sebetulnya yang disebut Meditasi, yaitu suatu aktifitas untuk meresonansikan Otak + Chakra Mahkota agar menjadi sensitif dalam menerima frekwensi tertentu. Sehingga Pikiran sebagai substansi yang ‘sadar’ bisa mengenali sesuatu yang disebut ‘pencerahan’

Meditasi NAQS
Pelatihan dalam bentuk Meditasi NAQS adalah sebuah jalan yang ditawarkan oleh NAQS Methode atas pengendalian pikiran dan kesadaran. Untuk memperoleh ketenangan bathin dan Fikiran serta sebagai sarana untuk pendekatan diri kepada Tuhan dan melakukan penyempurnaan jiwa dengan menyelaraskan atau meresonansikan vibrasi energi pribadinya dengan vibrasi Frekwensi Energi Ilahiah NAQS (Nuurun ‘ala nuurin) sehingga terjadilah sebuah proses Evolusi yang Holistik yang meliputi Body, Mind, & Spirit (Jasmani, Jiwa, & Ruh).

Karena meditasi NAQS menggunakan tekhnik resonansi dengan energi Kultivasi NAQS, maka hasilnya tentu tidak sama dengan tekhnik meditasi yang lain. Tahapan-tahapan yang ditempuhnyapun berbeda. Oleh karena itu belajar NAQS Methode tanpa memahami intisari pelajaran ini, maka si pelajar tidak akan memperoleh suatu hasil yang maksimal. Yang perlu di ingat adalah NAQS adalah sebuah sistem, anda tidak akan memperoleh manfaat yang banyak bila anda setengah-setengah dalam mengikutinya.

Jadilah bagian dari sistem, jagalah kondisi sistem, maka sistem akan menjagamu.