Archive for the ‘Berita’ Category

BROSUR NAQS

DOWNLOAD FILE VIA ZIDDU :
HALAMAN DEPAN KLIK DI SINI……..
HALAMAN KEDUA KLIK DI SINI………

DOWNLOAD VIA SCRIBD
HALAMAN DEPAN :
LIHAT SATU HALAMAN PENUH KLIK DI SINI

HALAMAN 2 :
LIHAT SATU HALAMAN PENUH KLIK DI SINI

KEDUA

Lentera Sukses Organisasi

LSO (Lentera Sukses Organisasi) sebuah organisasi yang baru berumur 1 tahun dan mengkhususkan pada bidang pengembangan intelektual dan motivasi dari teman-teman BMI lainnya. Salah satu program kerja mereka adalah mengadakan sebuah pelatihan motivasi, yang mampu menjawab semua hambatan, halangan, dan tantangan yang dihadapi para BMI di Hongkong.

PADA TANGGAL 1 MARET 2009, TEMPAT TENDA PUTIH VICTORIA PARK CAUSEWAY BAY,TEMAN-TEMAN MENGADAKAN RAPAT GUNA MEMBAHAS KELANJUTAN PROSES BERLANGSUNGNYA “ONE DAY SEMINAR BECOMING MONEY MAGNET “BERSAMA BPK.ADI W GUNAWAN.DI HADIRI OLEH SEKITAR 12 ORANG BMI DAN HASIL RAPAT SEPAKAT MEMBENTUK STRUKTUR KEPANITIAAN DALAM SEBUAH ORGANISASI.DENGAN TUJUAN ADA YANG BERTANGGUNG JAWAB,KOMPAK DAN TRANSPARAN DI SETIAP EVENT YANG DI SELENGGARAKAN.

ORGANISASI BELUM PUNYA NAMA DAN RAPAT DI LANJUTKAN VIA TELEPHON.DAN PADA MINGGU BERIKUTNYA,TEPATNYA TANGGAL 8 MARET 2009,TERBENTUKLAH “LENTERA SUKSES ORGANISASI”ATAU DI SINGKAT LSO.

VISI & MISI LSO:

  1. MENINGKATKAN KUALITAS MENTAL & PENGEMBANGAN DIRI BMI HK.
  2. BERSOSIALISASI DALAM MEMBANGUN GENERASI-GENERASI BANGSA,DENGAN RENCANA JANGKA PANJANG, YAITU: MENDIRIKAN LEMBAGA PENDIDIKAN NON FORMAL DI INDONESIA.
  3. MENGADAKAN SEMINAR-SEMINAR PENGEMBANGAN DIRI DENGAN MENGUNDANG MOTIVATOR-MOTIVATOR  SUKSES  & TRAINER-TRAINER HANDAL TANAH AIR.

Source : http://lentera-sukses-organisasi.blogspot.com

Buruh Migran Indonesia, Agent of Change Bangsa

Hari Minggu pagi, 9 Januari 2011 para Buruh Migran Indonesia (BMI) yang biasanya memadati kawasan terkenal Victoria Park, Hong Kong, untuk mengisi hari libur mereka, kali itu berbondong-bondong memadati Gedung Seven Sea Commercial Center King’s Road. Sekitar 400 dari 142.000 BMI yang ada di Hong Kong berkumpul untuk mengikuti presentasi dari pendiri dan pim­pinan ESQ Dr. H.C Ary Ginanjar Agustian.

Sebagian dari mereka sudah sering mendengar dari kerabatnya di tanah air, melalui internet dan bahkan pekan lalu telah dimuat dalam surat kabar berbahasa Indonesia yang terbit di Hong Kong berbagai hal mengenai ESQ. Sejak awal acara suasana sudah terasa akrab, terlebih dengan sapaan Ary, “Chau san….le hou?” dan ratusan orang tersebut serempat menjawab, “Hau…!” (yang artinya adalah: Selamat Pagi, apa kabar? Maka mereka menjawab: baik…). Baca lebih lanjut

LSO, Seminar 5 Success Power di HK

Faktanya, ada lebih dari 150.000 WNI yang mengadu nasib di Hong Kong. Mereka biasa disebut sebagai BMI (Buruh Migran Indonesia) dan bekerja di sektor-sektor informal (pembantu rumah tangga). Mereka tersebar di seluruh pelosok Hong Kong dan 95% di antaranya didominasi oleh kaum hawa.

Merasa senasib sepenanggungan, sebagai pahlawan devisa bangsa mereka tampak kompak dan akrab satu sama lain. Setiap Minggu pagi, ribuan BMI berkumpul di Victoria Park. Kesempatan itu mereka gunakan untuk saling bersilahturami, berkumpul, dan melakukan berbagai aktivitas. Victoria Park memang sudah puluhan tahun lalu menjadi “base-camp” para BMI tersebut. Sebagai tambahan, para BMI ini, memperoleh hak libur 1 hari dalam seminggu dan kebanyakan jatuh di hari Minggu namun tidak sedikit yang jatuh di hari lain.

Mereka membentuk organisasi sesuai bidang mereka, mulai dari pengajian, seni, musik, dan pengembangan diri. Salah satunya adalah LSO (Lentera Sukses Organisasi) sebuah organisasi yang baru berumur 1 tahun dan mengkhususkan pada bidang pengembangan intelektual dan motivasi dari teman-teman BMI lainnya. Salah satu program kerja mereka adalah mengadakan sebuah pelatihan motivasi, yang mampu menjawab semua hambatan, halangan, dan tantangan yang dihadapi para BMI di Hong Kong. Baca lebih lanjut

Shelter Iqro’ Dompet Dhuafa HK

Managing Editor DDHK News di pintu masuk Kantor DDHK dan Shelter Iqro

Shelter adalah istilah bagi tempat penampungan Buruh Migran Indonesia (BMI) atau TKI/TKW bermasalah di Hong Kong. Ia juga menjadi tempat singgah, berkumpul, dan penginapan bagi BMI yang tidak tinggal di rumah majikan (stay out).  Sedikitnya ada 7 Shelter di seluruh Hong Kong –Hong Kong Island, Kowloon, dan New Territories.

Shelter juga menjadi tempat pembinaan rohani dan keterampilan (life skill) seperti kursus bahasa, komputer, dan sebagainya.

DDHK juga memiliki Shelter bernama Shelter Iqro, satu apartemen dengan Kantor DDHK di Haven Street, Causeway Bay, Hong Kong.


Redaksi DDHK News
DDHK News dimaksudkan sebagai media informasi dan komunikasi sebagai bagian dari pelayanan sekaligus profesionalisme dan akuntabilitas Dompet Dhuafa Hong Kong.

Selain berisikan informasi kegiatan DDHK, situs ini juga berisikan informasi keislaman dan keumatan aktual –bagian dari program dakwah DDHK dan pemberdayaan umat di bidang informasi keagamaan.

Publisher
Dompet Dhuafa Hong Kong
[Dompet Dhuafa Association Ltd. HK]

Pemimpin Umum
Abdul Ghofur

Business & Partnership
Bambang S. Soejadi

Chief Editor
ASM. Romli

Web Design
Kinta Mahadji

Alamat Redaksi:
Jardine Bazaar No. 62, 2/F, Causeway Bay, Hong Kong.
Phone +852 3119 4707 +852 6343 9047
E-Mail: ddhongkong@yahoo.com

Laboratorium Social Entrepreneur Muslim Hong Kong

“Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya di dunia ini sembilan dari sepuluh pintu rizki terdapat dalam usaha perdagangan.” [HR. Ahmad].

Pesan nabi tersebut di sampaikan sudah sejak berabad-abad yang lalu. Tidak sedikit ummat beliau yang memperhatikan dan melakukannya. Nabi pun bukan hanya mengatakan. Tapi beliau menjalani dan membuktikan kesuksesannya.

Sekarang lihatlah warga China. Kalau kita perhatikan warga China di Indonesia, sebagian besar orang-orangnya bergerak di dunia perdagangan. Secara ekonomi, mereka tampak lebih sukses dari kita. Mereka tahu bagaimana memegang hadits nabi di atas.

Di dalam negeri, banyak sekali produk yang bertuliskan Made In China. Dunia perdagangan telah didominasi oleh mereka orang-orang China, yang notabenenya bukan orang Muslim. Sementara kita, yang seorang Muslim, yang seharusnya lebih dulu tahu maksud sabda nabi tersebut, hanya rela menjadi pembeli. Ironis sekali.

Bahkan sebagian dari kita, setelah hijrah di Hong Kong pun masih juga bekerja pada orang China. Belanja kebutuhan sehari-hari pada orang-orang China. Baca lebih lanjut

Buruh Migran Indonesia (BMI) Menyemarakkan syiar Islam di HK

Holaqoh jumat-mesjid Wanchai

Hong Kong merupakan salah satu negara terfavorit untuk tujuan wisata dunia. Dan, di negeri ini, pariwisata merupakan tonggak utama perekonomian Hong Kong dengan jumlah wisatawan mencapai 21,81 juta orang tahun 2004. Bahkan, hampir setiap tahun, jumlah wisatawan terus meningkat rata-rata 11,1 persen per tahun.

Negara yang memiliki luas wilayah sekitar 1.100 kilometer persegi ini, dihuni oleh sekitar 6.880.000 jiwa berdasarkan sensus penduduk tahun 2006 dengan kepadatan penduduk mencapai 6.254 per kilometer persegi.

Di negara yang resmi diserahkan pada pemerintahan Republik Rakyat Cina (RRC) 1 Juli 1997 itu, didiami oleh berbagai komunitas agama, seperti Konghucu, Buddha, Kristen, Hindu, Katholik, dan Islam.

Dari sekitar 6,8 juta jiwa itu, sekitar 120 ribu penduduk Hong Kong menganut agama Islam. Sisanya terbagi atas Konghucu, Buddha, Kristen, Hindu, dan Katholik. Baca lebih lanjut