Apakah Aku Munafik…???

Ada sahabat yang bertanya, “Pak apakah saya ini termasuk orang yang MUNAFIK…??”

saya jawab, “KENAPA..??”

Dia berKata, “Kehidupan beragama saya sangat jelek pak, jarang ibadah, masih suka maksiat, tetapi anehnya orang-orang mengenal saya sebagai orang yang baik dan ngerti agama. Padahal saya ndak pernah ngaji.”

Saya jawab, “Kok bisa begitu, ceritanya bagaimana…??”

Dia jawab,”Saya kalau maksiat selalu di tempat yg jauh, sehingga kenalan saya tidak ada yg tahu. Dan saya juga sering dimintai nasehat oleh teman-teman. Dan dengan berbekal sedikit pengetahuan saya ttg agama, saya memberi nasehat mereka. Dan Alhamdulillah, merekapun jadi baik karena nasehat dari saya. Hingga akhirnya saya dijadikan langganan tempat curhat dari banyak orang. Apakah kelakuan saya ini termasuk kelakuan orang yg MUNAFIK pak…??”

Saya jawab,”Soal anda, saya tidak tahu mas….tetapi saya teringat dengan sabda Rasulullah yg seperti ini :

“Semua umatku akan diampuni kecuali orang yang melakukan kemaksiatan dengan terang-terangan. Dan sesungguhnya termasuk melakukan kemaksiatan dengan terang-terangan, yaitu seseorang yang melakukan perbuatan (kemaksiatan) pada waktu malam dan Allah telah menutupinya (yakni, tidak ada orang yang mengetahuinya), lalu ketika pagi dia mengatakan : “Hai Fulan, kemarin aku melakukan ini dan itu”, padahal pada waktu malam Allah telah menutupinya, namun ketika masuk waktu pagi dia membuka tirai Allah terhadapnya” [HR Al-Bukhari, no. 6069, Muslim no. 2990, ]

“Tidaklah Allah menutup aib seorang hamba di dunia melainkan nanti di hari kiamat Allah juga akan menutup aibnya.” (HR. Muslim no. 6537)

“Siapa yang melepaskan dari seorang mukmin satu kesusahan yang sangat dari kesusahan dunia niscaya Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan di hari kiamat. Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memudahkannya di dunia dan nanti di akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu menolong saudaranya….” (HR. Muslim no. 2699)

“Wahai sekalian orang yang mengaku berislam dengan lisannya dan iman itu belum sampai ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, janganlah menjelekkan mereka, jangan mencari-cari aurat mereka. Karena orang yang suka mencari-cari aurat saudaranya sesema muslim, Allah akan mencari-cari auratnya. Dan siapa yang dicari-cari auratnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya walau ia berada di tengah tempat tinggalnya.” (HR. At-Tirmidzi no. 2032, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, hadits no. 725, 1/581)

Allah swt juga telah berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang yang menyenangi tersebarnya perbuatan keji di kalangan orang-orang beriman, mereka memperoleh azab yang pedih di dunia dan di akhirat….” (QS. An-Nur: 19)

NAH…
SILAHKAN ANDA SIMPULKAN SENDIRI KONDISI ANDA, MENURUT ISYAROH DARI HADITS DAN FIRMAN ALLAH DI ATAS….

MUNGKIN DI ANTARA PARA PEMBACA DI SINI ADA YANG BISA MEMBERIKAN PENCERAHAN. SILAHKAN BERKOMENTAR DI KOLOM KOMENT DI BAWAH, TERIMA KASIH…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: