Jangan Sia-siakan Kegagalanmu

Jika kegagalan itu tidak ada, maka kesuksesan juga tidak akan pernah ada. Kegagalan adalah bagian dari keberhasilan. Sering dalam setiap workshop yang saya adakan saya selalu memberikan nasehat, bahwa bila kita ingin naik kelas dalam level kehidupan ini. Maka kita harus siap pula mengahadapi ujiannya. Karena dibalik masalah itulah, sedang menunggu karunia Allah swt.

Dibalik masalah ada anugerah.
Berbicara mengenai masalah, dapatkah anda membayangkan seandainya kehidupan dunia ini berlangsung tanpa adanya suatu permasalahan apapun….? Saya yakin dunia ini pasti mandeg…. Lho Kok bisa, protes anda.

Ya, bukankah setiap profesi pekerjaan yang dilakukan oleh setiap manusia itu adalah sebagai suatu solusi atas permasalahan orang lain…??

Sebuah contoh, Karena ada masalah berupa penyakit, maka ada dokter, ada apoteker, ada obat, berdiri pabrik farmasi, berdiri rumah sakit, berdiri sekolah kedokteran, dll.

Karena ada masalah, maka dunia ini dapat bergerak dan hidup dengan dinamis. Ketika kita dapat menemukan sebuah solusi atas sebuah masalah, maka solusi tersebut dapat juga digunakan untuk memecahkan masalah yang sama yg sedang dihadapi oleh orang lain. Dan di sinilah akhirnya anda dikenal sebagai seseorang yang ahli dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Nah, di dalam perjalanan kita mencari solusi atas permasalahan hidup kita. Tidak jarang kita menemui banyak kegagalan hingga sampai pada suatu titik dimana kita hampir menyerah. Namun, bila saat itu kita dapat pasrah berserah diri padaNya. Maka Insya Allah akan hadir pertolongan Allah swt. Sehingga kita dapat segera keluar dari permasalahan hidup kita.

Namun ketika baru satu dua kali gagal kita sudah putus asa dan berhenti berusaha. Maka kegagalan tersebut selamanya akan menghantui kita. Kegagalan dapat dengan segera berubah menjadi frustrasi. Dan menciptan mekanisme Servo negatif di alam bawah sadar kita. Yang akan menjadi Mental Block bagi kesuksesan kita di masa mendatang.

Namun sikap pantang menyerah ini juga jangan sampai menjadikan kita seorang yang keras kepala. Artinya, kita ngotot harus menggoalkan sebuah tujuan kita. Padahal kenyataannya sudah berbagai cara kita coba. Namun tiada kunjung berhasil juga. Nah, bila menghadapi situasi demikian. Kita harus juga memikirkan alternatif yang lain…

Batu penghalang yang menghadang, bila kita mampu. Cukup di singkirkan dengan kekuatan tangan. Tetapi bila tidak, mungkin biarkan saja batu tersebut berada di tempatnya. Kita saja yang mengalah dan mencari jalan lain. Bisa saja kita lompati sata batu tersebut, atau kita lewat di jalan lainnya. dll

Mengalah tidak berarti kalah, mengalah bisa juga diartikan sebagai sebuah langkah untuk memulihkan kekuatan diri sambil mengatur strategi baru. Atau memilih untuk menetapkan tujuan dan medan juang yang baru.

Yang pasti, apapun pilihan kita dalam menghadapi kegagalan. Jangan sia-siakan hikmah dan pelajaran positif yang dapat di ambil dari kegagalan tersebut. Hikmah positif yang kita peroleh dari suatu kegagalan adalah bahan bakar yang sangat kuat untuk menyalakan api semangat kita dalam menggapai apapun tujuan hidup kita.

Jangan sia-siakan kegagalan terjadi tanpa ada suatu hikmah yang dapat dipetik. Jangan rugi dua kali.

“Defeat is not defeat unless accepted as a reality in your own mind” 
Kekalahan tidak mengalahkan kecuali diterima sebagai kenyataan dalam pikiran Anda sendiri
(Bruce Lee).

“Defeat never comes to any man until he admits it” 
Kekalahan tidak pernah datang kepada siapapun sampai ia mengakui itu
(Josephus Daniel).

“Our greatest glory is not in never failing, but in rising up every time we fail” 
Kemuliaan kita yang terbesar adalah bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita gagal
(RalphWaldo Emerson).

“Edison failed 10, 000 times before he made the electric light. Do not be discouraged if you fail a few times.” 
Edison gagal 10, 000 kali sebelum ia membuat lampu listrik. Jangan berkecil hati jika Anda gagal beberapa kali.
(Napoleon Bonaparte).

Dalam Islam kita dilarang putus asa dan harus beriman kepada takdir. Kita menerima semua ujian karena yakin itu semua sudah ditetapkan oleh Allah.

Ibrahim berkata: “Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat.” [Al Hijr:56]

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Az Zumar:53]

“Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, tentu di adakan Nya jalan keluar baginya, Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. “. (Ath Tholaq ayat 2-3)

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan sia-sia begitu saja?“ (Al Qiyamah:36)

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (Al Mukminun:115).

 “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.” (Ad-Dukhan: 38)

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah.” (Shad: 27)

“Allah menganugerahkan al hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran.”( QS. Al Baqarah 2:269 )

“(Yaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh suatu kesusahan, mereka berkata: Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali.” [QS. Al-Baqarah, ayat 156]

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.“( QS Ali Imran : 190-191)

Nilai Sebuah Kegagalan
Bagi banyak orang kegagalan adalah sesuatu yg buruk. Apakah betul begitu? Untuk pikiran yang dangkal, hal itu memang betul. Namun apabila kita memikirkannya lebih dalam lagi, kegagalan tidak selamanya merupakan bencana. Bisa jadi, dengan kegagalan Tuhan mengingatkan kita bahwa kapasitas kita belum cukup untuk menerima kesuksesan. Barangkali Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa masih banyak hal yang harus kita pelajari, yang mana kalau kita sukses padahal kemampuan kita masih dangkal, kita akan terjatuh lebih dalam lagi.

Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang ahli investasi dari Amerika bahwa ‘orang bodoh dengan uang banyak adalah suatu fenomena yang sangat menarik’. Apakah yang akan terjadi bila orang bodoh tiba-tiba mendapatkan uang banyak? Jelas, dia akan menghabiskannya tanpa perhitungan hanya untuk barang-barang konsumtif dan kembali mengalami kesulitan keuangan karena kemungkinan besar barang-barang konsumtif tersebut akan dia beli dengan cara kredit. Apakah dia pantas disebut orang kaya? Jelas tidak, orang yang betul-betul kaya tahu betul apa yang akan dia perbuat dengan uangnya dan akan mengembangkannya lebih banyak lagi.

Poin utamanya adalah kesuksesan yang kita terima akan selalu sesuai dengan kapasitas diri kita. Jika kita menerima kesuksesan di luar kapasitas diri, malah kita akan jatuh lebih dalam dan gagal lebih parah. Maka dari itu, jangan terlalu mendramatisir kegagalan. Bisa jadi dengan kegagalan Tuhan menyelamatkan kita dari kegagalan yang lebih parah. Yang perlu kita fokuskan adalah bagaimana caranya agar kita bisa berkembang secara pribadi untuk layak menjadi orang yang betul-betul sukses sehingga kesuksesan kita bisa bertahan lama dan semakin berkembang.

Motivasi Diri Menghadapi Kegagalan
Hampir semua orang merasa takut jika mereka menghadapi kegagalan, takut gagal saat mencoba usaha, takut gagal saat mengikuti ujian test masuk kerja bahkan takut gagal dalam menjalani hidupnya. Sebenarnya perasaan takut yang ada pada diri seseorang hanya akan menghambat kesuksesan yang telah menunggu mereka.

Mungkin Sebagian besar dari Anda pernah mengalami kegagalan dalam mencoba peluang usaha. Kegagalan pun pernah dialami oleh para pengusaha sukses, bahkan tak jarang ada pengusaha yang pernah gagal sampai berkali – kali. Namun hebatnya banyak dari mereka tetap bisa sukses dengan adanya kegagalan yang pernah menimpa usaha mereka. Kuncinya hanya satu, yaitu berani mencoba dan terus memperbaiki penyebab kegagalan yang pernah mereka alami. Anda pun juga dapat sukses setelah mengalami kegagalan.

Berikut beberapa tips motivasi diri menghadapi kegagalan yang dapat Anda coba :

Selalu berpikiran positif tentang kegagalan. Hadapi kegagalan dengan pikiran yang positif, jangan pernah menyalahkan orang lain atas kegagalan yang Anda alami. Agar Anda dapat melaluinya dengan mencari solusi yang tepat pula, tanpa adanya penyesalan panjang yang akan menghambat kesuksesan di depan Anda.

Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran bagi Anda. Adanya kegagalan memberikan kesempatan bagi Anda untuk belajar, untuk itu jangan pernah hindari kegagalan. Karena secara tidak langsung Anda akan mencari tahu penyebab kegagalan tersebut dan berusaha mencari solusi serta menghindari hal – hal yang dapat menyebabkan kegagalan tersebut terulang lagi. Sehingga Anda mengetahui jalan mana yang salah dan cara apa yang benar.

Kegagalan bukan akhir dari segalanya, karena kegagalan hanya bersifat sementara. Satu kali, dua kali, bahkan sepuluh kali gagal bukan merupakan akhir dari hidup Anda. Kegagalan hanya bersifat sementara dan dapat selesai jika Anda mau merubahnya. Anggap kegagalan ibarat orang yang jatuh dari sepeda, orang tersebut tidak akan merasakan sakit yang lama jika dia segera bangkit dan mencari obat luka, begitu juga dengan kegagalan. Seseorang tidak akan terlalu lama merasakan gagal jika orang tersebut segera bangkit dari kegagalan dan mencari jalan keluarnya.

Berusaha bangkit dengan motivasi baru. Jangan terlena dengan penyesalan Anda, segeralah bangkit dari kegagalan. Kumpulkan kembali motivasi diri Anda, dan yakinkan diri Anda bahwa jika ada kegagalan pasti akan ada keberhasilan di depan sana. Keputusannya ada di tangan Anda, apakah Anda akan terus berjalan menjemput keberhasilan itu atau hanya akan berdiam terus meratapi kegagalan yang ada. Sebenarnya orang yang gagal adalah orang yang tidak mau berusaha keluar dari lubang kegagalan.

Kegagalan bukan hal yang perlu ditakuti, karena orang yang takut gagal adalah orang yang jauh dari kesuksesannya. Teruslah bangkit untuk mencoba dan belajar dari kegagalan yang Anda alami, jangan pernah menyerah oleh keadaan yang hanya sementara. Benar kata orang bijak, bahwa kegagalan hanyalah sukses yang tertunda. So, jangan terlalu lama menunda kesuksesan Anda.

SALAM SUKSES….
Edi Sugianto, CHt CI MNLP [081 231 649 477]
International Trainer, Personal Coach, Therapist, & Counselor.
|www.keajaibanhati.com |

Referensi : berbagai sumber

Berikut ini adalah sebuah contoh mengenai Spirit belajar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: